• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 265 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 286 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 240 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 347 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 350 Kali

  • Home
  • Wisata

Istana Gunung Sahilan Memprihatinkan, Budayawan Riau Kunni Masrohanti Sebut Pemerintah Tidak Peduli

Zulmiron
Jumat, 16 Juni 2023 17:43:26 WIB
Cetak
Budayawan Riau, Kunni Masrohanti.

Kampar, Hariantimes.com - Budayawan Riau, Kunni Masrohanti menyebutkan, kondisi Istana Darussalam Kerajaan Rantau Kampar Kiri di Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, cukup memprihatinkan.

Bagaimana tidak? Istana yang ada sejak abad ke-17 ini tidak berpagar. Lahan kosong yang cukup luas di sekitar Istana juga belum dimanfaatkan. Padahal istana ini merupakan Cagar Budaya.

"Bagaimana Saya tidak prihatin melihat kondisi Istana Darussalam Gunung Sahilan ini. Meski bangunannya lebih cerah karena sudah dicat dibandingkan tahun 2018, tapi tidak berpagar. Pagarnya hanya di bagian depan. Buruk pula. Padahal wisatawan yang datang dari berbagai negara," kata Kunni yang membawa ratusan penyair mancanegara.dan Indonesia saat merayakan Hari Puisi Indonesia (HPI) di Riau tahun 2018. Waktu itu juga dihadiri Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri.

Perubahan cat istana yang sudah lebih baik dari tahun sebelumnya itu juga atas inisiatif Raja Kerajaan Gunung Sahilan H Tengku Muhammad Nizar bersama Permaisuri dan keluarga.

Kunni juga menyebutkan, Raja sudah membawa pejabat Kampar, bahkan Riau untuk mewujudkan rencana pembangunan kawasan wisata dan sejarah di sekitar istana. Sayangnya, sampai saat ini, belum ada yang terealisasi, kecuali MCK umum di sebelah kiri bangunan istana yang juga tidak maksimal pemanfaatannya.

"Setahu saya, sudah banyak yang dibawa Raja ke Istana. Mulai gubernur, wakil gubernur, bupati, dinas pariwisata, LAM dan masih banyak lainnya supaya melihat langsung istana bersejarah ini hingga kondisi bangunannya. Kepada setiap pejabat yang datang. Raja juga selalu menyampaikan tentang kondisi istana yang perlu perhatian dan kerja nyata banyak pihak untuk pembangunan kawasan istana lebih baik. Tapi apa hasilnya, nol. Lambat. Jadi upaya pemajuan kebudayaan secara riil itu tidak ada. Pemerintah tidak peduli. Padahal istana ini warisan berharga bagi Riau," sambung Kunni  penerima Anugerah Budaya kategori Budayawan dari Yayasan Sagang tahun 2019, Anugerah Kebudayaan dari Gubernur Riau  tahun 2014 dan 2021 serta se gudang Anugerah lainnya.

Sebagai wilayah adat yang masih ada perangkat adanya, adat istiadatnya, tanah ulayatnya dan hukum adatnya, ditambah sebagai tempat bersejarah, istana Gunung Sahilan merupakan objek wisata religi, budaya dan sejarah paling potensial.

"Jika kawasan istana ini dibangun dan ditata dengan baik, maka ekonomi  masyarakat akan berputar kencang di sini. Kulinernya, ekrafnya, seninya, homestay  jasa guide dan masih banyak lainnya. SDM pun bisa diberlakukan," sambung Kunni yang juga pengurus Indonesia Adventure Trade and Travel (IATTA) Riau.

Apa yang disampaikan Kunni memang benar adanya.

Raja kembali meyampaikan kondisi istana kepada Kerabat Kesultanan Negeri Sembilan, saat berkunjung ke sana, Minggu (11/06/2023).

"Setahu saya inilah satu-satunya istana yang tidak berpagar. Ada pagarnya, tapi lihatlah. Hanya di bagian depan saja, dan tidak layak," kata Raja di hadapan para tamu, termasuk msyarakat adat Kota Dumai, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar, serta tokoh masyarakat Riau lainnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci

Indosat Mitra Resmi Ajang Samosir Run 2025, Agus Sulistio: Kami Ingin Jadi Bagian dari Pertumbuhan Danau Toba

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci

Indosat Mitra Resmi Ajang Samosir Run 2025, Agus Sulistio: Kami Ingin Jadi Bagian dari Pertumbuhan Danau Toba



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved