Gelar Workshop dan FGD AI di Batam, SMSI Riau Kupas Peluang Bisnis Era New Media
Pekanbaru, Hariantimes.com - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau akan menggelar workshop dan Forum Group Discussion (FGD) Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Kota Batam Provinsi Kepualauan Riau mulai 17 hingga 19 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung tema Transformasi Media Siber: Mewujudkan Model Bisnis Berkelanjutan Tanpa Mengorbankan Etika Jurnalistik ini menghadirkan CO Founder & CEO Props Ilona Juwita, Praktisi Media Digital Zabur Anjasfianto serta sharing session terkait jurnalisme AI bersama Syam Irfandi.
Ketiga narasumber tersebut akan membahas berbagai peluang dan tantangan media siber di era AI, mulai dari transformasi ruang redaksi, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses produksi berita, hingga strategi menjadikan media baru sebagai peluang bisnis yang berkelanjutan tanpa mengorbankan etika jurnalistik.
Ketua SMSI Riau Luna Agustin mengatakan, workshop dan FGD ini merupakan salah satu program kerja SMSI Riau dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia media agar mampu beradaptasi dengan cepat di tengah disrupsi teknologi digital.
"Dari Workshop ini, pengurus SMSI Riau nantinya akan mendapatkan pengayaan ilmu untuk mendapatkan peluang-peluang income bagi perusahaan, di era new media ini," harap Luna menyampaikan, dunia media digital kini memasuki era baru, yakni era New Media atau media baru. Transformasi masif dari media online konvensional menuju era New Media ini menciptakan lanskap ekonomi baru di dunia media digital. Dan SMSI Riau ingin beradaptasi dengan model bisnis media baru ini.
"Nah bagaimana posisi kita media-media online yang konvensional ini masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advetorial dan galeri di tengah transformasi yang begitu masif. Nanti akan kita bahas bersama para pakar yang sudah berpengalaman di bidangnya," ujar Luna menekankan, kehadiran AI telah mengubah banyak aspek dalam dunia jurnalistik. Karena itu, media harus mampu menempatkan diri, bukan hanya sebagai pengguna teknologi. Tetapi juga sebagai pihak yang memahami dan bisa mengelolanya secara profesional dan memenuhi kode etik jurnalistik.
"SMSI Riau berharap insan media semakin adaptif, inovatif, namun tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan," harapnya.(*)
.jpeg)










Tulis Komentar