• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor
Dibaca : 166 Kali
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 11 Diberangkatkan, Defizon: 3.981 Orang Telah Menuju Tanah Suci
Dibaca : 186 Kali
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 03 Bergerak ke Makkah, Satu Jemaah Dirawat di RS Saudi German Hospital
Dibaca : 249 Kali
Hari Kebebasan Pers se Dunia, Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi
Dibaca : 244 Kali
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 10 Diberangkatkan, Defizon: 3.537 jemaah Sudah di Terbangkan ke Madinah
Dibaca : 258 Kali

  • Home
  • Wisata

Bersama Merawat Tradisi dengan Jalan Puisi

Komunitas Sastra PPI Pulang ke Kampung Tradisi di Yogyakarta

Zulmiron
Senin, 04 Juli 2022 14:00:00 WIB
Cetak
Kunni Masrohanti.

Yogyakarta, Hariantimes.com - Komunitas Sastra Penyair Perempuan Indonesia (PPI) yang dipimpin Kunni Masrohanti kembali menggelar kegiatan Pulang ke Kempung Tradisi (PKT).

Kali yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 1 hingga 3 Juli 2022 ini dihadiri peserta dari Aceh, Bengkulu  Riau, Lampung, Bekasi, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah

"Pulang ke Kampung Tradisi, bersama merawat tradisi dengan jalan puisi. Mengapa PKT kali ini dilaksanakan di Jogja, karena Jogja ini istimewa dan ini atas kesepakatan bersama keluarga besar PPI, " kata Kunni, perempuan kelahiran Siak Sri Indrapura, Riau ini.

Disebutkan Kunni, PKT ini merupakan yang kedua sejak PPI berdiri akhir 2018. PKT pertama dilaksanakam di Garut Jawa Barat awal tahun 2020 dan kedua di Jogja tahun 2022. Tahun 2021 tidak dilaksanakan karena pandemi.

Mengapa kegiatan ini disebut Pulang ke Kampung Tradisi? Kata Kunni karena kembali kepada awal niat berdirinya PPI yang diinisiasinya tersebut, yakni, mengangkat, menjaga, merawat, dan mewariskan kembali tradisi (kearifan lokal) khususnya yang berkaitan dengan perempuan, melalui jalan puisi.

"Sesuai niat awal berdirinya PPI, yakni mengaktualisasikan potensi diri perempuan yakni sebagai pewaris dan mewariskan, maka kami ingin mencatat kembali kekayaan Indonesia yakni kearifan lokalnya melalui puisi. Pulang ke Kampung Tradisi merupakan kegiatan obervasi, riset. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, kami semua akan menulisnya dalam puisi, dicatat, dan dibukukan." kata Kunni.

Diwarnai Berbagai Kegiatan
Berbagai bentuk acara mewarnai kegiatan ini. Antara lain, Jogja Berpuisi, diskusi, penanaman pohon, edukasi kearifan lokal dan sejarah, serta peluncuran dan bedah buku.

Di hari pertama, Jumat (1/7), peluncuran dan bedah buku Transformasi; Perpustakaan Desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, kunjungan ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sleman. Selain PPI, acara yng diinisiasi TBM Temon dan Gowes Literasi ini juga dihadiri para penulis buku tersebut dan berbagai komunitas literasi di Sleman.

Usai peluncuran buku, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Perpusda Sleman. Di sini, PPI berkolaborasi dengan Perpusda, khususnya terkait literasi dan dukungan yang diberikan selama kegiatan PKT berlangsung.

Kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri jamuan makan di Restoran Liwet Asep Stroberi di Kaliurang. Puluhan anggota PPI yang hadir bukan hanya disuguhi makanan khas Sunda-Jawa tapi juga makna dan asal mula makanan itu bermula. Istimewanya lagi, makan hari itu diiringi dengan musik lumpang oleh kaum ibu, aksi lukis dan tarian khas Jawa oleh penari asal Kordoba, Kristina.

Malamnya, PPI menggelar diskusi Pulang ke Kampung Tradisi dengan tema 'Merawat Tradisi dengan Puisi'. Diskusi yang menghadirkan nara sumber Sosiawan Leak penyair asal Solo, Hamdy Salad penyair asal Jogja dan Kunni sendiri, berjalan santai, asyik dan penuh catatan serta masukan. Diskusi ini dipandu oleh Jauza Imani penyair asal Lampung.

Pada hari kedua, Sabtu (2/7), kegiatan diawali dengan observasi dan eduksi kearifan lokal di Watu Lumbung. Di sini, seluruh peserta mendapatkan pengetahuan tentang tembang dan berbagai kuliner. Bukan hanya teori tapi juga praktek. Mulai proses masak sego degan, wedang sereh dan ikan pedak.

Di Watu Lumbung ini, peserta juga mendapat bonus sket wajah oleh seniman setempat, Warisman, dan oleh-oleh lainnya. Istimewanya lagi, di tempat ini dilaksanakan penanaman pohon.

Seluruh kegiatan di Watu Lumbung diawali dengan cerita dan doa yang dipandu oleh seniman sekaligus tokoh budaya Jogja, Gus Nas. Sedangkan seluruh kegiatan digagas dan dikomandoi oleh Mbah Boy. Gus Nas sendiri hadir sejak hari pertama tepatnya saat jamuan makan di Restoran Liwet Asep Stroberi.

Usai, mengikuti edukasi berbagai kearifan lokal Jogja di Watu Lumbung, seluruh pesrta mengunjungi Galeri Gus Nas. Di sini peserta dijamu dengan makanan khas berupa tiwul dan dawet, serta melihat kemegahan dan keindahan lukisan yang ada di galeri tersebut.

Perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Kraton. Sego degan dan ikan pedak yang sudah diikuti proses pembuatannya di Watu Lumbung, disajikan di tempat ini. Lagi-lagi Mbah Boy berperan penting di sini. Dengan semangat dan ramah, Mbah Boy tidak bosan-bosannya menjelaskan setiap sajian yang dihidangkan.

Taman Sari, menjadi lokasi kunjungan berikutnya. Di sini, seluruh peserta mendapat pengetahuan tentang keputren, kehidupan perempuan kraton dan seluruh kisah yang pernah terjadi di tempat tersebut.

Seharian mengelilingi dan menggali khazanah kearifan lokal dan sejarah yang ada di Jogja, tidak membuat puluhan peserta ini lelah. Kegiatan lanjut di Kampung Caturharjo, Kabupaten Sleman, tepatnya RT 04 RW 13.

Di sini seluruh peserta menikmati makan malam di angkringan dengan suguhan pertunjukan seni oleh masyarakat setempat. Ratusan masyarakat bersama perangkat dusun dan desa, hadir bersama mengelilingi panggung sederhana tapi istimewa.

Beruntungnya lagi, kegiatan yang dilaksanakan PPI berkerjasama dengan Angkringan Pasinaon di bawah komando Rahmadi Gunawan alias Mbah Gun ini, dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Banjir Puisi
Salah satu kegiatan besar di dalan iven Pulang ke Kampung Tradisi kali ini adalah Jogja Berpuisi. Di setiap kegiatan, setiap hari selama kegiatan berlangsung, selalu diwarnai dengan pembacaan puisi. Bukan hanya oleh peserta PPI  tapi juga masyarakat setempat.

Pembacaan puisi memeriahkan peluncuran dan bedah buku, jamuan makan di restoran Liwet Asep Stroberi, diskusi 'Merawat Tradisi dengan Puisi', edukasi kearifan lokal Watu Lumbung, dan malam di angkringan Desa Caturharjo.

"Kegembiraan dan keakraban selama PKT berlangsung menjadi hal penting, tapi yang lebih penting adalah karya puisi yang dihasilkan dalam perjalanan ini. PR besarnya di sini. Karena tujuannya memang karya puisi yang dilahirkan dari akar tradisi," kata Kunni lagi.

Kunni juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya PKT di Jogja, seperti TBM Temon, The Temon, Dinas Pendidikan Sleman, Dinas Perpustakaan Sleman, pengelola Watu Lumbung, Founder Restoran Liwet Asep Stroberi, Galeri Gus Nas, dan terkhusus panitia pelaksana.

"Atas keja keras panitia atau tim PPI Jogja Pulang ke Kampung Tradisi ini berjalan lancar. Terimakasih Mbak Asmariah atau Asma Temon yang juga pemilik TBM Temon selaku ketua panitia bersama Mbak Ana Ratri dan Mbak Yoza. Kerja keras yang luar biasa. Terimakasih juga kepada seluruh pendukung yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu," kata Kunni.

Selaku ketua panitia, Asma Temon, mengaku tidak bisa berkerja dengan baik tanpa dukungan dan kerja keras tim panitia yang lain.

"Saya tidak bisa berkerja tanpa dukungan tim panitia yang lain, termasuk Forum Anak dan mahasiswa yang banyak membantu. Alhamdulillah, segala hal menjadi pengalaman dan pelajaran. Terimakasih buat semua yang mendukung kegiatan ini," kata Asma.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci

443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor
04 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 11 Diberangkatkan, Defizon: 3.981 Orang Telah Menuju Tanah Suci
04 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 03 Bergerak ke Makkah, Satu Jemaah Dirawat di RS Saudi German Hospital
03 Mei 2026
Hari Kebebasan Pers se Dunia, Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi
03 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Kloter BTH 10 Diberangkatkan, Defizon: 3.537 jemaah Sudah di Terbangkan ke Madinah
03 Mei 2026
437 Jemaah Riau BTH 09 Menuju Madinah, Defizon: Ddampingi 2 PHD dan 4 Petugas Kloter
01 Mei 2026
Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang
01 Mei 2026
Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan
30 April 2026
Lindungi Hak Buruh, Pemerintah Perketat Aturan Main Outsourcing
30 April 2026
445 Jemaah Kloter BTH 08 Menuju Tanah Suci, Defizon: Berangkat Tanpa 'Open Seat'
30 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lindungi Hak Buruh, Pemerintah Perketat Aturan Main Outsourcing
  • 2 Pemkab Siak Terima Bantuan 20 Traktor Roda 4, Afni: Ini Janji Bapak Menteri Pertanian
  • 3 Dawanus Mahmud Muhammad, Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi
  • 4 Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat
  • 5 Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Menag: Yang Kompeten dan Memiliki Sertifikat Pendidik Berhak atas TPG
  • 6 Unilak Wisuda 1.253 Lulusan, Prof Junaidi: Mohon Doa S3 Hukum Berdiri
  • 7 Hadapi Ancaman Karhutla di Riau, Hanif Faisol: Diperlukan Langkah Antisipasi yang Lebih Serius dan Terintegrasi
  • 8 Defizon: Satu Jemaah Kloter BTH 07 Tertunda Keberangkatannya
  • 9 Menag Nasaruddin Umar tak Larang Warga Sembelih Kurban
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved