• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Dibaca : 206 Kali
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
Dibaca : 209 Kali
Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Dibaca : 199 Kali
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
Dibaca : 233 Kali
Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
Dibaca : 291 Kali

  • Home
  • Opini

Pentingnya Etno-Vlog Sebagai Media Pembelajaran di Era Millenial

Zulmiron
Sabtu, 31 Juli 2021 13:08:39 WIB
Cetak

Oleh : Ermina Sari
Dosen Unilak, Mahasiswa S3 Pendidikan IPA UNP

 
Revolusi Industri 4.0 membawa respon yang sangat besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Revolusi ini secara fundamental telah mengubah pola pikir, kehidupan dan hubungan masyarakat. 

Cara kita hidup dan berkomunikasi tidak lepas dari peran teknologi. Perkembangan teknologi digital di era Industri 4.0 saat ini telah menciptakan revolusi dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Saat ini pendidikan mulai berbenah diri untuk meningkatkan kualitas melalui Revolusi Industri 4.0. 

Munculnya pandemi Covid 19 dalam beberapa waktu terakhir memaksa pemerintah menerapkan kebijakan untuk menutup sekolah dan universitas untuk membatasi penyebaran virus corona. Hal ini memaksa dunia pendidikan mentranformasikan proses pembelajaran dari konvensional menjadi daring/online.
 
Teknologi berperan dalam mempercepat proses pembelajaran secara online dan memungkinkan peserta didik memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan kurikulum pemerintah. Sistem pembelajaran dilakukan melalui komputer (PC/laptop) atau ponsel Android yang terhubung dengan internet. 

Namun, pembelajaran online tidak efektif tanpa dukungan media pembelajaran. Keberadaan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran merupakan fakta yang tak terbantahkan. 

Oleh karena itu, diperlukan media yang dapat mempermudah proses belajar peserta didik dan memudahkan pendidik dalam memberikan materi pembelajaran. Selain itu, media ini juga harus memotivasi peserta didik untuk terus belajar tanpa merasa bosan saat belajar online. 

Media pembelajaran memegang peranan penting dalam membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Salah satu sarana yang efektif digunakan dalam pembelajaran online adalah video blog atau Vlog, dimana pendidik menyajikan materi pembelajaran melalui video. 

Vlog merupakan bentuk media infomasi berupa video yang dikemas secara sederhana yang dioperasikan melalui blog dan youtube. Pembelajaran Vlog menarik karena Vlog disukai oleh anak-anak dan orang dewasa. Orang-orang menjadi Vlogger (sebagai pembuat Vlog) dan muncul dengan berbagai konten, mulai dari komedi, perjalanan, tutorial, gaya, kiat, saran, hingga konten non-edukasi. Etno-vlog adalah vlog yang berbasis etnosains.

Menurut Profesor Sudarmin (pakar etnosains dari UNNES), pendekatan ilmiah yang disarankan dalam pendidikan di Indonesia saat ini adalah Etnosains, yaitu pengetahuan asli dalam bentuk bahasa, adat istiadat, budaya, moral,  dan juga teknologi yang diciptakan oleh masyarakat atau orang tertentu yang mengandung pengetahuan ilmiah.
 
Etnosains adalah kegiatan yang bertujuan untuk mentransformasikan sains asli (pengetahuan yang berkembang di masyarakat) menjadi sains ilmiah. Sains asli berkaitan dengan pengetahuan ilmiah yang diperoleh melalui budaya lisan yang telah ada sejak lama. Dalam hal ini, nilai-nilai yang diyakini masyarakat merupakan bagian dari pemahaman sains asli, yang dapat direkonstruksi dalam sains ilmiah. 

Etnosains dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan berbagai topik pembelajaran. Selain melindungi budaya lokal, mempelajari ilmu-ilmu kesukuan diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter peserta didik. 

Dari pemaparan ini, pengembangan media pembelajaran berupa etno-vlog (vlog yang berbasis etnosains) dirasa berguna untuk mengatasi krisis karakter generasi millenial yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman. 

Melalui etno-vlog ini budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang menjadi ciri bangsa yang nyaris tenggelam dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga peserta didik dapat melihat budayanya sendiri dan dapat menyerap pelajaran yang bersifat abstrak dengan menyediakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan melibatkan peserta didik secara kompleks sesuai dunia nyata (kontekstual). 

Selain itu melalui etno-vlog dapat dijadikan sebagai alternatif memperkaya media pembelajaran secara online dan sebagai satu langkah mewujudkan pembentukan karakter nasionalisme melalui penguatan nilai kearifan lokal daerah dengan implementasi etnosains.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut

Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

Rekonsialisasi Elit Riau

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut

Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

Rekonsialisasi Elit Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
14 Maret 2026
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
14 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
14 Maret 2026
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
14 Maret 2026
Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
13 Maret 2026
Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
13 Maret 2026
Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat
12 Maret 2026
Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
12 Maret 2026
Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat
12 Maret 2026
Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
12 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara
  • 2 Safari Ramadhan di Sabak Auh, Pemkab Siak Salurkan Zakat dan Tekankan Pelayanan Ikhlas
  • 3 Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
  • 4 Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat
  • 5 BBKSDA Riau Dua Truk Bermuatan Kayu Olahan di Kawasan Suaka Margasatwa Teluk Meranti
  • 6 Rapimnas SMSI Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital
  • 7 Milad Perak, Ketum IKLA Riau Tekankan Netralitas Politik Demi Persatuan
  • 8 Milad ke-25 IKLA Riau akan Digelar Bersamaan Halalbihalal pada 19 April 2026
  • 9 Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved