• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 430 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 423 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 413 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 389 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 391 Kali

  • Home
  • Opini

Pentingnya Etno-Vlog Sebagai Media Pembelajaran di Era Millenial

Zulmiron
Sabtu, 31 Juli 2021 13:08:39 WIB
Cetak

Oleh : Ermina Sari
Dosen Unilak, Mahasiswa S3 Pendidikan IPA UNP

 
Revolusi Industri 4.0 membawa respon yang sangat besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Revolusi ini secara fundamental telah mengubah pola pikir, kehidupan dan hubungan masyarakat. 

Cara kita hidup dan berkomunikasi tidak lepas dari peran teknologi. Perkembangan teknologi digital di era Industri 4.0 saat ini telah menciptakan revolusi dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Saat ini pendidikan mulai berbenah diri untuk meningkatkan kualitas melalui Revolusi Industri 4.0. 

Munculnya pandemi Covid 19 dalam beberapa waktu terakhir memaksa pemerintah menerapkan kebijakan untuk menutup sekolah dan universitas untuk membatasi penyebaran virus corona. Hal ini memaksa dunia pendidikan mentranformasikan proses pembelajaran dari konvensional menjadi daring/online.
 
Teknologi berperan dalam mempercepat proses pembelajaran secara online dan memungkinkan peserta didik memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan kurikulum pemerintah. Sistem pembelajaran dilakukan melalui komputer (PC/laptop) atau ponsel Android yang terhubung dengan internet. 

Namun, pembelajaran online tidak efektif tanpa dukungan media pembelajaran. Keberadaan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran merupakan fakta yang tak terbantahkan. 

Oleh karena itu, diperlukan media yang dapat mempermudah proses belajar peserta didik dan memudahkan pendidik dalam memberikan materi pembelajaran. Selain itu, media ini juga harus memotivasi peserta didik untuk terus belajar tanpa merasa bosan saat belajar online. 

Media pembelajaran memegang peranan penting dalam membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Salah satu sarana yang efektif digunakan dalam pembelajaran online adalah video blog atau Vlog, dimana pendidik menyajikan materi pembelajaran melalui video. 

Vlog merupakan bentuk media infomasi berupa video yang dikemas secara sederhana yang dioperasikan melalui blog dan youtube. Pembelajaran Vlog menarik karena Vlog disukai oleh anak-anak dan orang dewasa. Orang-orang menjadi Vlogger (sebagai pembuat Vlog) dan muncul dengan berbagai konten, mulai dari komedi, perjalanan, tutorial, gaya, kiat, saran, hingga konten non-edukasi. Etno-vlog adalah vlog yang berbasis etnosains.

Menurut Profesor Sudarmin (pakar etnosains dari UNNES), pendekatan ilmiah yang disarankan dalam pendidikan di Indonesia saat ini adalah Etnosains, yaitu pengetahuan asli dalam bentuk bahasa, adat istiadat, budaya, moral,  dan juga teknologi yang diciptakan oleh masyarakat atau orang tertentu yang mengandung pengetahuan ilmiah.
 
Etnosains adalah kegiatan yang bertujuan untuk mentransformasikan sains asli (pengetahuan yang berkembang di masyarakat) menjadi sains ilmiah. Sains asli berkaitan dengan pengetahuan ilmiah yang diperoleh melalui budaya lisan yang telah ada sejak lama. Dalam hal ini, nilai-nilai yang diyakini masyarakat merupakan bagian dari pemahaman sains asli, yang dapat direkonstruksi dalam sains ilmiah. 

Etnosains dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan berbagai topik pembelajaran. Selain melindungi budaya lokal, mempelajari ilmu-ilmu kesukuan diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter peserta didik. 

Dari pemaparan ini, pengembangan media pembelajaran berupa etno-vlog (vlog yang berbasis etnosains) dirasa berguna untuk mengatasi krisis karakter generasi millenial yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman. 

Melalui etno-vlog ini budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang menjadi ciri bangsa yang nyaris tenggelam dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga peserta didik dapat melihat budayanya sendiri dan dapat menyerap pelajaran yang bersifat abstrak dengan menyediakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan melibatkan peserta didik secara kompleks sesuai dunia nyata (kontekstual). 

Selain itu melalui etno-vlog dapat dijadikan sebagai alternatif memperkaya media pembelajaran secara online dan sebagai satu langkah mewujudkan pembentukan karakter nasionalisme melalui penguatan nilai kearifan lokal daerah dengan implementasi etnosains.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved