• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
Dibaca : 269 Kali
Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
Dibaca : 249 Kali
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Dibaca : 312 Kali
Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
Dibaca : 380 Kali
Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
Dibaca : 360 Kali

  • Home
  • Nasional

Kunjungi Indonesia, Delegasi UPF Sampaikan Usulan Mendirikan Asia Pacific Union

Zulmiron
Selasa, 14 Januari 2025 11:18:17 WIB
Cetak
Delegasi Tingkat Tinggi Universal Peace Federation (UPF) mengunjungi Indonesia dari tanggal 09 hingga 12 Januari 2025.

Jakarta, Hariantimes.com - Delegasi Tingkat Tinggi Universal Peace Federation (UPF) mengunjungi Indonesia dari tanggal 09 hingga 12 Januari 2025.

Delegasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Internasional UPF Dr Chang Shik Yang dan Ketua UPF Asia Pasifik Hon Ek Nath Dhakal.

Dalam kunjunganya ke Indonesia, Delegasi UPF mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh Indonesia seperti Jusuf Kalla yang pernah menjabat dua kali sebagai Wakil Presiden Indonesia, pada tanggal di kediamannya.

“Kami telah membahas tentang tantangan dan prospek Perdamaian di Asia Pasifik dan sepakat untuk menemukan solusi bersama melalui dialog dan kerja sama,” kata Chang Shik Yang.

Baca Juga :
  • Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
  • Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
  • Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch I

Dalam pertemuan tersebut Dr Chang Shik Yang mengundang secara langsung kepada Jusuf Kalla untuk berpartisipasi dalam KTT Dunia UPF 2025 yang akan diadakan di Korea pada tanggal 10-14 April dengan mengangkat tema “Tantangan Kontemporer bagi Tatanan Dunia: Membangun Era Baru Perdamaian dan Kesejahteraan.”

Dalam diskusi dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla delegasi juga menyampaikan usulan pesan pendiri UPF, Dr Hak Ja Han Moon, untuk mendirikan “Asia Pacific Union” demi perdamaian dan kemakmuran bersama yang inklusif bagi bangsa dan masyarakat Asia.

Selain itu, Dr Yang juga memaparkan mengenai tantangan yang dihadapi Semenanjung Korea saat ini dan mengharapkan bantuan Jusuf Kalla untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi reunifikasi damai Semenanjung Korea.

Selanjutnya Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Dr Agung Laksono Mantan Ketua DPR RI yang juga merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang turut didampingi oleh Anggota DPR RI, Dave Fikarno Laksono yang menjamu delegasi UPF sebagai bentuk penghargaan untuk kunjungan ini.

Adapun salah satu materi yang dibahas adalah “Konferensi Ketua Parlemen Uni Asia Pasifik” yang akan diselenggarakan di Korea selama KTT Dunia 2025. Delegasi berharap Mantan Ketua DPR Agung Laksono untuk mengoordinasikan delegasi tingkat tinggi dari DPR Indonesia dan menyerahkan undangan termasuk kepada Ketua DPR RI saat ini Dr Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi.

Dalam kunjungannya Delegasi UPF mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta dan menyusuri terowongan bawah tanah “Terowongan Silaturahmi, atau Terowongon Persahabatan” menuju Katedral Jakarta.

“Saya sangat terkesan dengan simbol kerukunan antar umat beragama yang penting di Indonesia ini. Dan simbol ini sangat penting bagi perdamaian dan toleransi,” kata Ketua UPF Dr Chang Shik Yang usai mengunjungi Masjid dan Katedral.

Sebelumnya UPF Indonesia menyelenggarakan program interaksi dengan delegasi internasional ini di Borobudur Conference Center pada tanggal 11 Januari 2025.

Dalam sambutannya kepada para peserta, Dr Yang berbagi pengalamannya dalam mempromosikan perdamaian antar-agama di seluruh dunia. Dan juga menyerukan perdamaian di Timur Tengah melalui dialog.

Dr Yang, juga teringat dan mengenang mendiang mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid “Gus Dur” sebagai pemimpin perdamaian dan menghargai karyanya dengan para Pendiri UPF, Dr Sun Myung Moon dan Dr Mrs Hak Ja Han Moon dalam mempromosikan dialog antar-agama di Timur Tengah.

Sementara itu Ketua Asia Pasifik, Hon Ek Nath Dhakal menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan organisasi berbasis agama untuk membangun perdamaian abadi. Dhakal juga memperkenalkan

“Piagam Perdamaian Universal” yang baru-baru ini disetujui di Kamboja sebagai instrumen multilateral untuk perdamaian," ujar Ek Nath Dhakal yang juga mantan Anggota Parlemen Nepal.

Sekretaris Jenderal UPF Asia Pasifik, Ibu Ursula McLackland menekankan pentingnya spiritualitas dan etika moral untuk budaya perdamaian. Peserta lain yang berbicara dalam interaksi tersebut adalah mantan anggota dewan Hon. Yasril Baharuddin, mantan Duta Besar K.H. Abdul Wahid Maktub, Dr Inna Junaenah, Prof Dr Payaman Simanjuntak, dan hadir juga ketua IMAP UPF yang membawahi Media, Mercys Charles Loho untuk memberikan dukungan terhadap inisiatif UPF.

Interaksi tersebut dipandu langsung oleh sekretaris jenderal UPF Indonesia,Bapak Alfred RF, Delegasi UPF juga mengadakan sejumlah pertemuan konsultasi tentang prospek “Asia Pacific Union” dengan mantan Menteri Luar Negeri Dr Alwi Shihab dan mantan Duta Besar Indonesia untuk PBB Dr
Makarim Wibisono secara terpisah.

Federasi Perdamaian Universal (UPF),sendiri merupakan jaringan internasional dan antar agama yang terdiri dari individu dan organisasi, termasuk perwakilan dari agama, pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta,didedikasikan untuk mencapai perdamaian dunia. Sebagai NGO yang berstatus Konsultatif Umum 
dengan Dewan Ekonomi dan Sosial dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

UPF juga mendukung kegiatan PBB, khususnya di bidang pembangunan perdamaian antar-agama, pendidikan perdamaian, dan penguatan perkawinan dan keluarga. UPF sendiri didirikan oleh Dr dan Ny Sun Myung Moon.

UPF menganjurkan pembaruan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk usulan agar PBB membentuk dewan 
antar-agama dalam strukturnya. UPF juga melaksanakan program-programnya melalui jaringan global Duta 
Perdamaian.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi

Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch I

Lantik 12 Pejabat, Menaker: Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

Menaker: Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI, Hubungan Industrial Harus Naik Kelas

Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi

Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch I

Lantik 12 Pejabat, Menaker: Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

Menaker: Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI, Hubungan Industrial Harus Naik Kelas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
12 April 2026
Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
12 April 2026
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
11 April 2026
Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
10 April 2026
Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
10 April 2026
Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out
09 April 2026
Versi EduRank dan UniRank, UIR Tiga Tahun Berturut Sukses Duduki Peringkat 1 PTS se Riau
09 April 2026
Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR
09 April 2026
Dorong Produktivitas Petani, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi
09 April 2026
Prodi Magister Manajemen Rekayasa Unilak Resmi Berdiri, Junaidi: Siap Menerima Mahasiswa Baru
09 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Indosat dan Google Berkolaborasi Hadirkan Akses Google Gemini AI Plus
  • 2 SMSI Riau Dukung Kebijakan Plt Gubri Rombak Direksi BUMD
  • 3 Pantau TKA di SMPN 1 Mempura, Sekda Siak Mahadar Dorong Siswa Adaptif di Era Digital
  • 4 Cetak Hafidz 30 Juz, KWQ Salurkan 97 Mushaf ke Mahasiswa Tahfidz UMRI
  • 5 PEKOPI 2026 Hadirkan Spektrum Emosi yang Lengkap
  • 6 560 Atlet Sepatu Roda Siap Bertarung di Pekanbaru Open International 2026
  • 7 Agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI, Hubungan Industrial Harus Naik Kelas
  • 8 Kemnaker Buka Program Pembinaan K3, Gratis untuk 2.100 Peserta
  • 9 Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Peserta MagangHub, Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved