• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
Dibaca : 346 Kali
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
Dibaca : 415 Kali
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
Dibaca : 413 Kali
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
Dibaca : 401 Kali
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
Dibaca : 393 Kali

  • Home
  • Nasional

Kunjungi Indonesia, Delegasi UPF Sampaikan Usulan Mendirikan Asia Pacific Union

Zulmiron
Selasa, 14 Januari 2025 11:18:17 WIB
Cetak
Delegasi Tingkat Tinggi Universal Peace Federation (UPF) mengunjungi Indonesia dari tanggal 09 hingga 12 Januari 2025.

Jakarta, Hariantimes.com - Delegasi Tingkat Tinggi Universal Peace Federation (UPF) mengunjungi Indonesia dari tanggal 09 hingga 12 Januari 2025.

Delegasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Internasional UPF Dr Chang Shik Yang dan Ketua UPF Asia Pasifik Hon Ek Nath Dhakal.

Dalam kunjunganya ke Indonesia, Delegasi UPF mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh Indonesia seperti Jusuf Kalla yang pernah menjabat dua kali sebagai Wakil Presiden Indonesia, pada tanggal di kediamannya.

“Kami telah membahas tentang tantangan dan prospek Perdamaian di Asia Pasifik dan sepakat untuk menemukan solusi bersama melalui dialog dan kerja sama,” kata Chang Shik Yang.

Baca Juga :
  • Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
  • Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
  • Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Dalam pertemuan tersebut Dr Chang Shik Yang mengundang secara langsung kepada Jusuf Kalla untuk berpartisipasi dalam KTT Dunia UPF 2025 yang akan diadakan di Korea pada tanggal 10-14 April dengan mengangkat tema “Tantangan Kontemporer bagi Tatanan Dunia: Membangun Era Baru Perdamaian dan Kesejahteraan.”

Dalam diskusi dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla delegasi juga menyampaikan usulan pesan pendiri UPF, Dr Hak Ja Han Moon, untuk mendirikan “Asia Pacific Union” demi perdamaian dan kemakmuran bersama yang inklusif bagi bangsa dan masyarakat Asia.

Selain itu, Dr Yang juga memaparkan mengenai tantangan yang dihadapi Semenanjung Korea saat ini dan mengharapkan bantuan Jusuf Kalla untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi reunifikasi damai Semenanjung Korea.

Selanjutnya Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Dr Agung Laksono Mantan Ketua DPR RI yang juga merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang turut didampingi oleh Anggota DPR RI, Dave Fikarno Laksono yang menjamu delegasi UPF sebagai bentuk penghargaan untuk kunjungan ini.

Adapun salah satu materi yang dibahas adalah “Konferensi Ketua Parlemen Uni Asia Pasifik” yang akan diselenggarakan di Korea selama KTT Dunia 2025. Delegasi berharap Mantan Ketua DPR Agung Laksono untuk mengoordinasikan delegasi tingkat tinggi dari DPR Indonesia dan menyerahkan undangan termasuk kepada Ketua DPR RI saat ini Dr Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi.

Dalam kunjungannya Delegasi UPF mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta dan menyusuri terowongan bawah tanah “Terowongan Silaturahmi, atau Terowongon Persahabatan” menuju Katedral Jakarta.

“Saya sangat terkesan dengan simbol kerukunan antar umat beragama yang penting di Indonesia ini. Dan simbol ini sangat penting bagi perdamaian dan toleransi,” kata Ketua UPF Dr Chang Shik Yang usai mengunjungi Masjid dan Katedral.

Sebelumnya UPF Indonesia menyelenggarakan program interaksi dengan delegasi internasional ini di Borobudur Conference Center pada tanggal 11 Januari 2025.

Dalam sambutannya kepada para peserta, Dr Yang berbagi pengalamannya dalam mempromosikan perdamaian antar-agama di seluruh dunia. Dan juga menyerukan perdamaian di Timur Tengah melalui dialog.

Dr Yang, juga teringat dan mengenang mendiang mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid “Gus Dur” sebagai pemimpin perdamaian dan menghargai karyanya dengan para Pendiri UPF, Dr Sun Myung Moon dan Dr Mrs Hak Ja Han Moon dalam mempromosikan dialog antar-agama di Timur Tengah.

Sementara itu Ketua Asia Pasifik, Hon Ek Nath Dhakal menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan organisasi berbasis agama untuk membangun perdamaian abadi. Dhakal juga memperkenalkan

“Piagam Perdamaian Universal” yang baru-baru ini disetujui di Kamboja sebagai instrumen multilateral untuk perdamaian," ujar Ek Nath Dhakal yang juga mantan Anggota Parlemen Nepal.

Sekretaris Jenderal UPF Asia Pasifik, Ibu Ursula McLackland menekankan pentingnya spiritualitas dan etika moral untuk budaya perdamaian. Peserta lain yang berbicara dalam interaksi tersebut adalah mantan anggota dewan Hon. Yasril Baharuddin, mantan Duta Besar K.H. Abdul Wahid Maktub, Dr Inna Junaenah, Prof Dr Payaman Simanjuntak, dan hadir juga ketua IMAP UPF yang membawahi Media, Mercys Charles Loho untuk memberikan dukungan terhadap inisiatif UPF.

Interaksi tersebut dipandu langsung oleh sekretaris jenderal UPF Indonesia,Bapak Alfred RF, Delegasi UPF juga mengadakan sejumlah pertemuan konsultasi tentang prospek “Asia Pacific Union” dengan mantan Menteri Luar Negeri Dr Alwi Shihab dan mantan Duta Besar Indonesia untuk PBB Dr
Makarim Wibisono secara terpisah.

Federasi Perdamaian Universal (UPF),sendiri merupakan jaringan internasional dan antar agama yang terdiri dari individu dan organisasi, termasuk perwakilan dari agama, pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta,didedikasikan untuk mencapai perdamaian dunia. Sebagai NGO yang berstatus Konsultatif Umum 
dengan Dewan Ekonomi dan Sosial dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

UPF juga mendukung kegiatan PBB, khususnya di bidang pembangunan perdamaian antar-agama, pendidikan perdamaian, dan penguatan perkawinan dan keluarga. UPF sendiri didirikan oleh Dr dan Ny Sun Myung Moon.

UPF menganjurkan pembaruan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk usulan agar PBB membentuk dewan 
antar-agama dalam strukturnya. UPF juga melaksanakan program-programnya melalui jaringan global Duta 
Perdamaian.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani

Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan

Logo Resmi Dipatenkan, IKWI Perkuat Identitas dan Legalitas Organisasi

Prof Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani

Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan

Logo Resmi Dipatenkan, IKWI Perkuat Identitas dan Legalitas Organisasi

Prof Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
03 April 2026
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
02 April 2026
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
02 April 2026
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
02 April 2026
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
02 April 2026
Pemkab Siak Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wabup: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
02 April 2026
Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"
02 April 2026
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
02 April 2026
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan
02 April 2026
Lantik Anggota Bapekam se Kecamatan Mempura, Afni Tekankan Kolaborasi Program Strategis di Tengah Defisit Anggaran
01 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
  • 2 Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
  • 3 PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
  • 4 Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
  • 5 KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
  • 6 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 7 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 8 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 9 Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved