• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 237 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 247 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 224 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 321 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 326 Kali

  • Home
  • Sosialita

58 Pasangan Berpakaian Adat Mewarnai Parade Bhinneka Tunggal Ika di Riau

Zulmiron
Ahad, 01 September 2024 15:50:00 WIB
Cetak
Parade Bhinneka Tunggal Ika tahun 2024 yang dipusatkan di Jalan Gajahmada Pekanbaru, Minggu (01/09/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Parade Bhinneka Tunggal Ika tahun 2024 yang dipusatkan di Jalan Gajahmada Pekanbaru, Minggu (01/09/2024) diikuti hampir 5.000 peserta yang terdaftar dari 58 paguyuban.

58 paguyuban ini mengirimkan 58 pasangan berpakaian adat. Selain itu juga ada bendera merah putih dengan panjang 79 meter yang dibawa oleh purna  paskibra serta ada 47 bazar dan kerajinan dari paguyuban-paguyuban yang ada di Provinsi Riau.

"Kegiatan Parade Bhinneka Tunggal Ika dalam rangka Hari Jadi Provinsi Riau ke-67 dan Hari Kemerdekaan RI ke-79 ini juga dimeriahkan oleh pagelaran dari 8 seni budaya yang sudah dipilih," sebut Ketua Panitia Parade Bhinneka Tunggal Ika tahun 2024, Peng Suyoto saat menyampaikan laporan.

Peng Suyoto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, Forkompinda, para pembina FPK Riau yang selalu mendukung kegiatan FPK Provinsi Riau.

Baca Juga :
  • Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

"Kami juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada setiap sponsor yang ikut menyukseskan acara ini, para panitia yang telah bekerja keras, para wartawan serta peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika tahun 2024 dan juga ormas yang sudah sekian bulan mempersiapkan untuk menyukseskan perayaan Hari Jadi Provinsi Riau ke-67 dan Hari Kemerdekaan RI ke-79 ini," ucap Peng Suyoto.

Berkat pembinaan dan dukungan dari semua pihak, sambung Peng Suyoto, indeks toleransi di Provinsi Riau semakin membaik. Senua ini berkat peran Gubernur Riau serta Forkopimda yang mendukung forum-forum seperti FPK, FKUB dan FKDM dalam kegiatan-kegiatan pembauran dan kebhinnekaan ini.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen M Iqbal dalam sambutannya menyampaikan empat pilar utama yang menjadi dasar kekuatan bangsa dan negara. Empat pilar utama tersebut yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

'Intinya adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Meskipun berbeda-beda, kita tetap bersaudara. Toleransi di negara kita, khususnya di Bumi Lancang Kuning, harus terus kita jaga," ujar Irjen M Iqbal sembari menegaskan, walaupun berbeda etnik, budaya, ras, dan suku namun satu kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Terimakasih kepada Ketua FPK dan jajaran. Kita tahu ada empat konsensus kebangsaan yang semuanya itu adalah untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, walaupun kita berbeda-beda, tatapi kita berbeda, kita pertahankan bangsa ini, TNI dan Polri sangat terbantu dengan forum pembauran kebangsaan untuk menjaga toleransi dan harmonisasi," katanya.


Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri RI Drajat Wisnu Setyawan  dalam sambutannya mengatakan, parade ini dilaksanakan dalam rangka membangkitkan semangat keberagaman serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dia pun mengapresiasi terselenggaranya kegiatan para kebudayaan yang ditaja oleh FPK Provinsi Riau ini.

"Tentu saja ini bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, untuk berkaitan atau program berkaitan dengan persatuan dan kesatuan. Tentu saja ini upaya untuk merawat persatuan dan kesatuan, agar tetap dilaksanakan tahun - tahun mendatang," ungkapnya.

Diharapkan kedepannya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bersinergi untuk membangun persatuan dan kesatuan.

"Menjelang Pilkada ini tentu bentuk kegiatan seperti ini yang tentu saja diharapkan menciptakan stabilitas politik dan kondusifitas agar Pilkada berjalan aman dan sukses untuk melahirkan pimpinan daerah terutama di Riau ini," katanya.

Dikatakannya, acara parade Bhinneka Tunggal Ika ini merupakan salah satu cara mempertahankan kerukunan umat dan keberagaman yang ada di Riau.

"Spesial tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan Rakor dan pemberian penganugerahan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Jadi kita mengundang FPK se Indonesia," katanya.

Sedangkan Plh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Togap Simangunsong menjelaskan, pengibaran bendera sepanjang 79 meter ini merupakan bagian dari rangkaian acara pemberian penghargaan 10 juta bendera merah putih.

Kemendagri telah memberikan penghargaan kepada 10 provinsi, 10 kota, dan 10 kabupaten yang dinilai terbaik dalam membagikan 10 juta bendera untuk memperingati HUT ke-79 RI.

"Pembagian 10 juta bendera merah putih dilaksanakan secara sinergis di seluruh Indonesia, mulai dari kabupaten, kota, provinsi, hingga pusat. Pada 1 Agustus lalu, pencanangan dilakukan di Ibukota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Pasir Utara. Acara puncak diselenggarakan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau," jelasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved