• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal
Dibaca : 182 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Kebijakan Standar Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 183 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Resmi Berganti
Dibaca : 176 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Kampar
Dibaca : 172 Kali
Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah
Dibaca : 244 Kali

  • Home
  • Opini

Membangun Kecerdasan Sosial yang Sangat Diperlukan dalam Dunia Pendidikan

Redaksi
Ahad, 11 April 2021 11:03:57 WIB
Cetak
Oleh: Musalbiah,S.Ag (Guru PAI SD Negeri 3 Siak Kecil Kab. Bengkalis)

Dalam dunia pendidikan, seorang guru biasanya berpokus pada pembelajaran yang berbentuk pemberian materi kepada anak, kemudian memberikan peniaan untuk memngukur kemampuan siswa dari apa yang sudah diberikan oleh guru disekolah.

Untuk mendalami sebuat materi guru bisa memberikan tugas dirumah dan dinilai kembali disekolah pada hari dan jadwal yang sudah ditentukan, begitu seterusnya. Hal ini dilakukan untuk meningkat daya ingat siswa terhadap materi pembelajaran atau meningkatkan daya ingat siswa yang lebih menjurus pada IQ anak itu sendiri. Disamping itu banyak hal lain yang harus di tanamkan dan dikembangkan oleh guruterhadap  siswanya di sekolah., antara lain membangun kecerdasan sosial dalam diri anak didik di sekolah.

Seorang tokoh pendidik mempopulerkan kecerdasan emosional , Daniel Goelman mengumumkan dari dari hasil penelitiannya. Kecerdasan Intelektual (IQ) menentukan sukses seseorang sebesar 20 persen, sedangkan kecerdasan emosi (EQ) memberikan kontribusi 80 persen. Kecerdasan emosional ini secara subtansial tidak bisa dilepas dari kecerdasan spiritual  (SQ).

Dari pernyataan tersebut kecerdasan intelektual yang tinggi tidak menentukan kesuksesan seseorang dimasa depan,  jika tidak diiringi dengan kecerdasan emosional, spiritual dan kecerdasan sosial. Untuk itu seorang guru atau orang tua harus bisa melatih pada diri anak supaya tumpuh dan berkembang dalam dirinya empat kecerdasan ini, yaitu intelektual,emosional ,sosial dan spiritual. Dengan empat  kecerdasan ini ingsa Allah anak bisa menjeput kesuksesannya dimasa depan.

Baca Juga :
  • UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal
  • Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa
  • 50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kecerdasan sosial atau intelegen Sosial(IS) atau sering disebut dengan kecerdasan interpersonal yaitu kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain. Orang yang mempunyai kecerdasan ini mampu mempersepsi dan membedakan suasana hati, maksud, motivasi, serta perasaan orang lain. Seseorang yang memiliki kecerdasan  sosial yang tinggi ia akan mudah menyelesaikan permasalahannya dengan orang lain , lebih bisa memahami perasaan orang lain, dan tidak menjadi orang yang egois dalam bertindak.

Seorang pemimpin yang memiliki  kecerdasan interpersonal lebih mudah mengatasi anggotanya, ia tau bagaimana membangun kerjasama yang baik, orang yang memiliki kecerdasan interpersonal  tidak akan seperti pepatah “Mengukur baju orang lain dengan badan sendiri”. Hal ini tentunya tidak akan cocok setiap manusia memiliki ukuran yang berbeda-beda. Kita tidak harus memaksa orang lain harus seperti kita, yang penting bagaimana cara memahami orang lain, sifat seperti ini hanya bisa dimiliki oleh seorang yang memilki kecerdasan interpersonal atau kecerdasan sosial (IS).

Untuk menumbuhkan kecerdasan interpersonal dalam diri siswa tentunya membutuhkan proses yang sangat panjang. Kecerdasan ini perlu dilatih sejak kecil. Oleh sebab itu sangat penting membangun kecerdasan sosial  lewat dunia pendidikan yang dimulai dari sekolah TK, SD, dan SMP. Kecerdasan sosial ini sebenarnya tidak begitu terlihat dalam diri seseorang, karena ia tergantung oleh niat seseorang yang akan melakukan perbuatannya, jika niatnya benar, maka akan membangun konsep diri yang kuat. Selanjutkan konsep diri inilah yang akan mendorong seseorang seseorang sukses dikemudian hari. Dia bisa bekerja sama dengan lingkungannya. Dia bisa melakukan aktifitas yang didukung oleh lingkungan yang juga akan memahami dirinya.

Untuk menumbuhkan kecerdasan sosial dalam diri anak salah satunya dengan cara menumbuhkan rasa empati. Karena tuntunan kurikulum, terkadang kita lupa bahwa rasa empati perlu ditumbuhkan. Padahal, kalau kita lihat kurikulum, rasa empati, jiwa sosial,serta kekeluargaan secara tersirat dan tersurat sudah ada. Lalu bagaimana wujudnya? Sekolah lebih senang bermain-main dengan nialai-nilai angka dibanding dengan penilaian sikap. Hal terlihat pada penilaian tertulis. Sedangkan rasa empati dan jiwa sosial anak kurang mendapat porsi yang cukup.

Dalam dunia pendidikan dipandang sangat perlu menumbuhkan rasa empati pada diri anak, agar anak nanti dapat mengatasi permasalahan hidupnya dengan baik. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar tumbuh rasa empati, antara lain : Pertama, menumbuhkan kerjasama, untuk menumbuhkan kerjasama pada diri anak bisa diterapkan dalam diri anak melalui proses belajar mengajar di kelas. Seorang guru dapat menggunakan pembelajaran kooperatif dan kolaborasi. Pembelajaran ini mampu menumbuhkan kerjasama dalam hal yang baik.

Kedua, melakukan pembiasaan , pembiasaan yang dimaksudkan disini adalah seperti berjabat tangan dan mengucapkan salam, kita harus ingat bahwa mengucapkan salam itu adalah doa, jika hal ini sering ditanamkan dan dibiasakan kepada anak baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga akan membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Budaya inilah yang harus diterpkan disekolah karena ini merupakan cara membangun karakter anak di sekolah, yang kelah dapat dijadikan bekal dimasa depan.

Ketiga, mengadakan kegiatan sosial, bermacam-macam kegiatan sosial dapat dilakukan di sekolah. Kegiatan yang dapat dilakukan disekolah seperti santunan anak yatim, gotong royong, pemberian ta`jil ketika bulan ramadhan, mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana dan lain sebagainya. Dengan kegiatan ini diharapkan agar anak merasakan bahwa ada orang lain yang membutuhkan bantuannya.

Keempat, menghargai perbedaan, sejak dini anak hendaknya diajarkan bahwa manusia tumbuh dengan perbedaan, baik dari bentuk fisik maupun rohaninya. Anak juga diajarkan cara mengenal nama temannya dan mereka juga diajarkan cara bergaul dengan teman sebayanya dan orang yang lebih tua darinya.

Sebenarnya masih banyak cara lain untuk melatih kecerdasan sosial pada diri anak. Dalam hal ini bukan hanya di sekolah saja bisa ditanakkan, tapi dilingkungan keluarga juga bisa ditanamkan, tergantung bagaimana cara memdidik anak dikeluarga masing-masing.***

 

           


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal
06 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Kebijakan Standar Layanan Bantuan Hukum
06 Oktober 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Resmi Berganti
06 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Kampar
06 Oktober 2026
Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah
05 Oktober 2026
Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless
05 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penguatan Sentra KI Perguruan Tinggi dan Pemda
05 Oktober 2026
Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum
04 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru
04 Oktober 2026
Bersama Rumah Sehat Segar Jakarta, IKWI Riau Gelar Baksos Layanan Terapi Akupunktur dan Fashdu
03 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 PDC Himpun 100 Kantong Darah di Aksi Kemanusiaan Sempena HUT ke-45
  • 2 Universitas Abdurrab dengan Skor 3-1, Tim Unilak Juara Group
  • 3 RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan SIKIDA
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Daerah
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
  • 8 KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor
  • 9 Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved