• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
Dibaca : 207 Kali
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
Dibaca : 209 Kali
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
Dibaca : 188 Kali
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
Dibaca : 188 Kali
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
Dibaca : 192 Kali

  • Home
  • Opini

Membangun Kecerdasan Sosial yang Sangat Diperlukan dalam Dunia Pendidikan

A Kasim
Ahad, 11 April 2021 11:03:57 WIB
Cetak
Oleh: Musalbiah,S.Ag (Guru PAI SD Negeri 3 Siak Kecil Kab. Bengkalis)

Dalam dunia pendidikan, seorang guru biasanya berpokus pada pembelajaran yang berbentuk pemberian materi kepada anak, kemudian memberikan peniaan untuk memngukur kemampuan siswa dari apa yang sudah diberikan oleh guru disekolah.

Untuk mendalami sebuat materi guru bisa memberikan tugas dirumah dan dinilai kembali disekolah pada hari dan jadwal yang sudah ditentukan, begitu seterusnya. Hal ini dilakukan untuk meningkat daya ingat siswa terhadap materi pembelajaran atau meningkatkan daya ingat siswa yang lebih menjurus pada IQ anak itu sendiri. Disamping itu banyak hal lain yang harus di tanamkan dan dikembangkan oleh guruterhadap  siswanya di sekolah., antara lain membangun kecerdasan sosial dalam diri anak didik di sekolah.

Seorang tokoh pendidik mempopulerkan kecerdasan emosional , Daniel Goelman mengumumkan dari dari hasil penelitiannya. Kecerdasan Intelektual (IQ) menentukan sukses seseorang sebesar 20 persen, sedangkan kecerdasan emosi (EQ) memberikan kontribusi 80 persen. Kecerdasan emosional ini secara subtansial tidak bisa dilepas dari kecerdasan spiritual  (SQ).

Dari pernyataan tersebut kecerdasan intelektual yang tinggi tidak menentukan kesuksesan seseorang dimasa depan,  jika tidak diiringi dengan kecerdasan emosional, spiritual dan kecerdasan sosial. Untuk itu seorang guru atau orang tua harus bisa melatih pada diri anak supaya tumpuh dan berkembang dalam dirinya empat kecerdasan ini, yaitu intelektual,emosional ,sosial dan spiritual. Dengan empat  kecerdasan ini ingsa Allah anak bisa menjeput kesuksesannya dimasa depan.

Baca Juga :
  • Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
  • Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR
  • Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan

Kecerdasan sosial atau intelegen Sosial(IS) atau sering disebut dengan kecerdasan interpersonal yaitu kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain. Orang yang mempunyai kecerdasan ini mampu mempersepsi dan membedakan suasana hati, maksud, motivasi, serta perasaan orang lain. Seseorang yang memiliki kecerdasan  sosial yang tinggi ia akan mudah menyelesaikan permasalahannya dengan orang lain , lebih bisa memahami perasaan orang lain, dan tidak menjadi orang yang egois dalam bertindak.

Seorang pemimpin yang memiliki  kecerdasan interpersonal lebih mudah mengatasi anggotanya, ia tau bagaimana membangun kerjasama yang baik, orang yang memiliki kecerdasan interpersonal  tidak akan seperti pepatah “Mengukur baju orang lain dengan badan sendiri”. Hal ini tentunya tidak akan cocok setiap manusia memiliki ukuran yang berbeda-beda. Kita tidak harus memaksa orang lain harus seperti kita, yang penting bagaimana cara memahami orang lain, sifat seperti ini hanya bisa dimiliki oleh seorang yang memilki kecerdasan interpersonal atau kecerdasan sosial (IS).

Untuk menumbuhkan kecerdasan interpersonal dalam diri siswa tentunya membutuhkan proses yang sangat panjang. Kecerdasan ini perlu dilatih sejak kecil. Oleh sebab itu sangat penting membangun kecerdasan sosial  lewat dunia pendidikan yang dimulai dari sekolah TK, SD, dan SMP. Kecerdasan sosial ini sebenarnya tidak begitu terlihat dalam diri seseorang, karena ia tergantung oleh niat seseorang yang akan melakukan perbuatannya, jika niatnya benar, maka akan membangun konsep diri yang kuat. Selanjutkan konsep diri inilah yang akan mendorong seseorang seseorang sukses dikemudian hari. Dia bisa bekerja sama dengan lingkungannya. Dia bisa melakukan aktifitas yang didukung oleh lingkungan yang juga akan memahami dirinya.

Untuk menumbuhkan kecerdasan sosial dalam diri anak salah satunya dengan cara menumbuhkan rasa empati. Karena tuntunan kurikulum, terkadang kita lupa bahwa rasa empati perlu ditumbuhkan. Padahal, kalau kita lihat kurikulum, rasa empati, jiwa sosial,serta kekeluargaan secara tersirat dan tersurat sudah ada. Lalu bagaimana wujudnya? Sekolah lebih senang bermain-main dengan nialai-nilai angka dibanding dengan penilaian sikap. Hal terlihat pada penilaian tertulis. Sedangkan rasa empati dan jiwa sosial anak kurang mendapat porsi yang cukup.

Dalam dunia pendidikan dipandang sangat perlu menumbuhkan rasa empati pada diri anak, agar anak nanti dapat mengatasi permasalahan hidupnya dengan baik. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar tumbuh rasa empati, antara lain : Pertama, menumbuhkan kerjasama, untuk menumbuhkan kerjasama pada diri anak bisa diterapkan dalam diri anak melalui proses belajar mengajar di kelas. Seorang guru dapat menggunakan pembelajaran kooperatif dan kolaborasi. Pembelajaran ini mampu menumbuhkan kerjasama dalam hal yang baik.

Kedua, melakukan pembiasaan , pembiasaan yang dimaksudkan disini adalah seperti berjabat tangan dan mengucapkan salam, kita harus ingat bahwa mengucapkan salam itu adalah doa, jika hal ini sering ditanamkan dan dibiasakan kepada anak baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga akan membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Budaya inilah yang harus diterpkan disekolah karena ini merupakan cara membangun karakter anak di sekolah, yang kelah dapat dijadikan bekal dimasa depan.

Ketiga, mengadakan kegiatan sosial, bermacam-macam kegiatan sosial dapat dilakukan di sekolah. Kegiatan yang dapat dilakukan disekolah seperti santunan anak yatim, gotong royong, pemberian ta`jil ketika bulan ramadhan, mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana dan lain sebagainya. Dengan kegiatan ini diharapkan agar anak merasakan bahwa ada orang lain yang membutuhkan bantuannya.

Keempat, menghargai perbedaan, sejak dini anak hendaknya diajarkan bahwa manusia tumbuh dengan perbedaan, baik dari bentuk fisik maupun rohaninya. Anak juga diajarkan cara mengenal nama temannya dan mereka juga diajarkan cara bergaul dengan teman sebayanya dan orang yang lebih tua darinya.

Sebenarnya masih banyak cara lain untuk melatih kecerdasan sosial pada diri anak. Dalam hal ini bukan hanya di sekolah saja bisa ditanakkan, tapi dilingkungan keluarga juga bisa ditanamkan, tergantung bagaimana cara memdidik anak dikeluarga masing-masing.***

 

           


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
07 Agustus 2026
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
07 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital dan Percepatan Layanan Hukum
07 Agustus 2026
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau dan Pemkab Meranti Perkuat Perlindungan Kopi Liberika dan Sagu
07 Agustus 2026
Mewujudkan Keadilan Restoratif, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi PK Bapas dan Penyuluh Hukum
07 Agustus 2026
PLN UID Riau dan Kepri Raih Penghargaan Riau Industry Marketing Champion 2026
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 2 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 4 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 5 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 6 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 7 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 8 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 9 PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved