• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah
Dibaca : 151 Kali
ULZ Palito Minang Berdaya dan IZI Sumbar Salurkan bantuan biaya pendidikan kepada 73 Penerima Manfaat
Dibaca : 182 Kali
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
Dibaca : 193 Kali
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
Dibaca : 241 Kali
Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
Dibaca : 286 Kali

  • Home
  • Opini

Dua Jempol untuk Firdaus, Suara Daerah Menggema di Dunia

Zulmiron
Sabtu, 03 Mei 2025 15:10:00 WIB
Cetak
Ketua umum SMSI Pusat Firdaus di kegiatan peringatan World Press Freedom Day 2025 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Oeh: Zulfikar Tanjung (Anggota Litbang SMSI Pusat)

DI TENGAH  gegap gempita peringatan World Press Freedom Day 2025 yang digelar meriah di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, ada satu sosok yang patut kita beri dua jempol penuh apresiasi: Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Kiprah dan keteguhan sikapnya dalam mengangkat marwah media siber daerah ke panggung global bukan hanya menginspirasi, tapi juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang jujur, konsisten, dan memahami ruh zaman adalah kunci utama kemajuan pers Indonesia.

Bukan sekadar hadir sebagai tamu, SMSI di bawah kepemimpinan Firdaus tampil aktif, membawa semangat dari daerah untuk dunia.

Baca Juga :
  • Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah
  • SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
  • Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah

Melalui booth pameran yang menyuarakan “Suara Media Siber dari Daerah untuk Dunia”, SMSI menjelma sebagai simbol kekuatan jurnalisme lokal yang beretika, berdaya saing, dan melek digital.

Langkah ini bukan sekadar representasi organisasi, melainkan manifestasi dari visi besar seorang pemimpin yang tahu bahwa media daerah bukan pelengkap, tetapi fondasi dari keberagaman informasi yang berkualitas.

*Mengapa Firdaus Patut Diapresiasi?*

Pertama, kesadaran momentum. Firdaus memahami betul bahwa World Press Freedom Day bukan sekadar seremoni tahunan.

Ia menjadikannya panggung untuk memperlihatkan eksistensi media lokal sebagai bagian penting dalam demokrasi global. Di tengah derasnya arus informasi digital yang seringkali didominasi pusat-pusat informasi dunia, ia memastikan bahwa suara dari kabupaten, kota, dan pelosok Indonesia tidak hanya terdengar, tapi juga dihargai.

Kedua, komitmen pada nilai dan etika jurnalisme. Firdaus tidak terjebak dalam glamor kebebasan pers yang bebas tanpa arah. Ia menekankan bahwa kebebasan harus dibarengi tanggung jawab, bahwa kecepatan harus diiringi akurasi, dan bahwa media yang dipercaya adalah media yang menjaga integritas. Di tengah disrupsi algoritma dan tekanan ekonomi, ia tetap menanamkan pada anggotanya bahwa jurnalisme adalah jalan pengabdian kepada kebenaran.

Ketiga, penguatan struktur dan jaringan media daerah. Di bawah kepemimpinannya, SMSI tak hanya menjadi organisasi pers terbesar di Indonesia, tapi juga yang paling merata ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Ini bukan capaian administratif semata, tapi bukti keberhasilan strategi membangun ekosistem media yang saling menopang dan berjejaring.

*Ruh Momentum Ini: Kebebasan Pers sebagai Nafas Demokrasi*

World Press Freedom Day adalah momen reflektif bagi seluruh insan pers di dunia. Di sinilah kita kembali diingatkan bahwa kebebasan pers bukanlah hak istimewa segelintir orang, tetapi syarat utama agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, kritis, dan membebaskan.

Dalam konteks Indonesia, di mana media daerah seringkali berada di bawah bayang-bayang kekuasaan lokal atau minim dukungan infrastruktur, kehadiran SMSI menjadi jembatan untuk menjadikan mereka setara di mata demokrasi.

Ruh dari momentum ini, seperti ditegaskan Firdaus, adalah bagaimana menjadikan media bukan sekadar kanal berita, tapi penjaga moral publik. Sebuah media yang merdeka, bertanggung jawab, dan punya keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat tanpa takut dikekang atau dibeli.

*Manfaat bagi Profesionalisme Media Siber Daerah*

Dampak dari kiprah SMSI dalam momentum ini sungguh luas. Pertama, meningkatkan kepercayaan publik terhadap media daerah. Ketika media lokal dilihat tampil percaya diri di panggung internasional, publik juga akan lebih menghargai produk jurnalistik mereka.

Kedua, memperkuat etos profesionalisme di kalangan wartawan lokal — bahwa menjadi jurnalis di daerah tidak membuat mereka kurang penting dibandingkan jurnalis nasional. Ketiga, membuka peluang kerja sama lintas daerah dan internasional, baik dalam bentuk pelatihan, kolaborasi konten, hingga akses dukungan sumber daya.

Di sinilah letak keunggulan seorang Firdaus — ia bukan hanya pemimpin organisasi, tapi pemimpin pergerakan. Pergerakan untuk membangkitkan martabat media siber lokal agar berdiri sejajar, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di kancah global. Kepemimpinan yang membumi, tapi bermata dunia.

Maka tak berlebihan jika dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini, kita memberi jempol penuh salut kepada Firdaus. Ia telah membuktikan bahwa dari daerah, suara kebenaran bisa menggema hingga ke dunia.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah
12 Juli 2026
ULZ Palito Minang Berdaya dan IZI Sumbar Salurkan bantuan biaya pendidikan kepada 73 Penerima Manfaat
11 Juli 2026
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
11 Juli 2026
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
11 Juli 2026
Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
11 Juli 2026
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
10 Juli 2026
Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
10 Juli 2026
Jaminan Kesehatan Masyarakat, Harmonisasi Ranperwako Pekanbaru Ditingkatkan
10 Juli 2026
Perpustakaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Menuju Digitalisasi dan Akses Publik Luas
10 Juli 2026
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
10 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan
  • 2 Astra International Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan
  • 3 Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional
  • 4 Hashim Djojohadikusumo: Perempuan Harus Jadi Penggerak Kemajuan Desa
  • 5 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
  • 6 Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional di Graha Pengayoman
  • 8 Kemenkum Riau Bersama DPRD Pastikan Transparansi APBD 2025
  • 9 Kemenkum Riau Laksanakan Pengawasan dan Monitoring Notaris
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved