• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
Dibaca : 121 Kali
IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
Dibaca : 127 Kali
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
Dibaca : 231 Kali
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
Dibaca : 231 Kali
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Dibaca : 205 Kali

  • Home
  • Opini

Dua Jempol untuk Firdaus, Suara Daerah Menggema di Dunia

Zulmiron
Sabtu, 03 Mei 2025 15:10:00 WIB
Cetak
Ketua umum SMSI Pusat Firdaus di kegiatan peringatan World Press Freedom Day 2025 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Oeh: Zulfikar Tanjung (Anggota Litbang SMSI Pusat)

DI TENGAH  gegap gempita peringatan World Press Freedom Day 2025 yang digelar meriah di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, ada satu sosok yang patut kita beri dua jempol penuh apresiasi: Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Kiprah dan keteguhan sikapnya dalam mengangkat marwah media siber daerah ke panggung global bukan hanya menginspirasi, tapi juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang jujur, konsisten, dan memahami ruh zaman adalah kunci utama kemajuan pers Indonesia.

Bukan sekadar hadir sebagai tamu, SMSI di bawah kepemimpinan Firdaus tampil aktif, membawa semangat dari daerah untuk dunia.

Baca Juga :
  • Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
  • Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
  • Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Melalui booth pameran yang menyuarakan “Suara Media Siber dari Daerah untuk Dunia”, SMSI menjelma sebagai simbol kekuatan jurnalisme lokal yang beretika, berdaya saing, dan melek digital.

Langkah ini bukan sekadar representasi organisasi, melainkan manifestasi dari visi besar seorang pemimpin yang tahu bahwa media daerah bukan pelengkap, tetapi fondasi dari keberagaman informasi yang berkualitas.

*Mengapa Firdaus Patut Diapresiasi?*

Pertama, kesadaran momentum. Firdaus memahami betul bahwa World Press Freedom Day bukan sekadar seremoni tahunan.

Ia menjadikannya panggung untuk memperlihatkan eksistensi media lokal sebagai bagian penting dalam demokrasi global. Di tengah derasnya arus informasi digital yang seringkali didominasi pusat-pusat informasi dunia, ia memastikan bahwa suara dari kabupaten, kota, dan pelosok Indonesia tidak hanya terdengar, tapi juga dihargai.

Kedua, komitmen pada nilai dan etika jurnalisme. Firdaus tidak terjebak dalam glamor kebebasan pers yang bebas tanpa arah. Ia menekankan bahwa kebebasan harus dibarengi tanggung jawab, bahwa kecepatan harus diiringi akurasi, dan bahwa media yang dipercaya adalah media yang menjaga integritas. Di tengah disrupsi algoritma dan tekanan ekonomi, ia tetap menanamkan pada anggotanya bahwa jurnalisme adalah jalan pengabdian kepada kebenaran.

Ketiga, penguatan struktur dan jaringan media daerah. Di bawah kepemimpinannya, SMSI tak hanya menjadi organisasi pers terbesar di Indonesia, tapi juga yang paling merata ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Ini bukan capaian administratif semata, tapi bukti keberhasilan strategi membangun ekosistem media yang saling menopang dan berjejaring.

*Ruh Momentum Ini: Kebebasan Pers sebagai Nafas Demokrasi*

World Press Freedom Day adalah momen reflektif bagi seluruh insan pers di dunia. Di sinilah kita kembali diingatkan bahwa kebebasan pers bukanlah hak istimewa segelintir orang, tetapi syarat utama agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, kritis, dan membebaskan.

Dalam konteks Indonesia, di mana media daerah seringkali berada di bawah bayang-bayang kekuasaan lokal atau minim dukungan infrastruktur, kehadiran SMSI menjadi jembatan untuk menjadikan mereka setara di mata demokrasi.

Ruh dari momentum ini, seperti ditegaskan Firdaus, adalah bagaimana menjadikan media bukan sekadar kanal berita, tapi penjaga moral publik. Sebuah media yang merdeka, bertanggung jawab, dan punya keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat tanpa takut dikekang atau dibeli.

*Manfaat bagi Profesionalisme Media Siber Daerah*

Dampak dari kiprah SMSI dalam momentum ini sungguh luas. Pertama, meningkatkan kepercayaan publik terhadap media daerah. Ketika media lokal dilihat tampil percaya diri di panggung internasional, publik juga akan lebih menghargai produk jurnalistik mereka.

Kedua, memperkuat etos profesionalisme di kalangan wartawan lokal — bahwa menjadi jurnalis di daerah tidak membuat mereka kurang penting dibandingkan jurnalis nasional. Ketiga, membuka peluang kerja sama lintas daerah dan internasional, baik dalam bentuk pelatihan, kolaborasi konten, hingga akses dukungan sumber daya.

Di sinilah letak keunggulan seorang Firdaus — ia bukan hanya pemimpin organisasi, tapi pemimpin pergerakan. Pergerakan untuk membangkitkan martabat media siber lokal agar berdiri sejajar, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di kancah global. Kepemimpinan yang membumi, tapi bermata dunia.

Maka tak berlebihan jika dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini, kita memberi jempol penuh salut kepada Firdaus. Ia telah membuktikan bahwa dari daerah, suara kebenaran bisa menggema hingga ke dunia.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
05 September 2026
IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
05 September 2026
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
04 September 2026
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
04 September 2026
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
04 September 2026
Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Bersama Menteri Hukum RI
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
04 September 2026
Bekali Mahasiswa Kukerta, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Bantuan Hukum dan Posbankum
04 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 2 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 3 Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
  • 4 Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
  • 6 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
  • 8 Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
  • 9 Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved