• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
Dibaca : 195 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
Dibaca : 214 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
Dibaca : 193 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
Dibaca : 192 Kali
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
Dibaca : 211 Kali

  • Home
  • Riau

Dorong Kolaborasi Tata Kelola Air dan Berbagi Air

KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau

Zulmiron
Sabtu, 20 Juni 2026 14:03:01 WIB
Cetak
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air (water sharing) dan pemantauan emisi di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Pelalawan, Hariantimes.com - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memperkuat upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui tata kelola air yang inklusif dan berbasis sains. 

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air (water sharing) dan pemantauan emisi di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Menteri Jumhur menegaskan bahwa pencegahan karhutla memerlukan pendekatan kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada kawasan konsesi, tetapi juga menjangkau wilayah masyarakat di sekitarnya.

"Kita melihat mitigasi bencana kebakaran lahan, kolaborasi antara korporasi dengan masyarakat. Dan hari ini kita melihat juga bagaimana water management atau tata kelola air, untuk memastikan gambut-gambut atau lahan gambut ini terairi tidak hanya pada kawasan konsesi, tetapi juga pada kawasan masyarakat. Itu yang terjadi," ujar Menteri Jumhur.

Baca Juga :
  • Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota
  • Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi
  • PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Jumhur melihat langsung sistem pengelolaan tata air gambut yang dilakukan melalui pembagian zona berdasarkan keseragaman elevasi lahan. Infrastruktur hidrologi seperti pembangunan dan pemeliharaan sekat kanal serta pemantauan tinggi muka air terus disempurnakan untuk menjaga kondisi gambut tetap basah, sehingga risiko karhutla dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, KLH/BPLH juga memberikan perhatian pada pentingnya keterbukaan data ilmiah dalam mendukung mitigasi perubahan iklim. Di lokasi, Menteri Jumhur meninjau operasional menara pemantauan gas rumah kaca (GRK) yang mengukur laju aliran karbon dioksida (CO?) dan metana (CH?) secara waktu nyata (real-time). Data hidrologi dan emisi tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan strategi pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.

Menteri Jumhur menilai praktik yang diterapkan APRIL Group dapat menjadi contoh yang baik bagi industri lain dalam mengelola kawasan gambut dan memantau emisi secara berbasis data. Ia menekankan bahwa pengelolaan gambut tropis di Indonesia perlu terus dikembangkan melalui pendekatan ilmiah yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus mengambil peran. Praktik seperti water sharing dan pembangunan sekat kanal yang kami lihat merupakan contoh kolaborasi yang perlu terus diperkuat, sehingga upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif," tutup Menteri Jumhur.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT RAPP, Sihol Aritonang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian KLH/BPLH terhadap pengembangan pengelolaan gambut berbasis sains. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan, upaya pencegahan kebakaran, serta pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan gambut tropis di Indonesia.

"RAPP berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional, termasuk melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan dan upaya pencegahan kebakaran. Kami juga mendukung upaya pengembangan riset dan ilmu pengetahuan Indonesia di bidang pengelolaan lahan gambut tropis, termasuk pengukuran emisi, sebagai landasan bagi kebijakan dan praktik pengelolaan yang berbasis sains," jelas Sihol.

Menurut Sihol, tantangan perubahan iklim dan perlindungan ekosistem gambut memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan kalangan akademisi. Karena itu, perusahaan terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengelolaan lanskap yang lebih luas.

Tak hanya fokus pada pengelolaan gambut, kunjungan kerja KLH/BPLH juga menyoroti upaya transisi energi bersih melalui peninjauan instalasi panel surya berkapasitas total 50 MW. Proyek energi terbarukan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan APRIL2030 melalui pilar Climate Positive. Melalui komitmen tersebut, APRIL terus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan berbasis sains, pengelolaan lanskap yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem, serta peningkatan pemanfaatan energi terbarukan.

Melalui integrasi antara pengelolaan tata air, pemantauan emisi berbasis sains, dan pengembangan energi bersih, upaya pencegahan karhutla dan mitigasi perubahan iklim diharapkan dapat terus diperkuat demi menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
24 September 2026
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
24 September 2026
Kaukus Parlemen Hijau Riau Segera Dideklarasikan, Fraksi PKS Nyatakan Dukungan
24 September 2026
Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu
24 September 2026
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved