• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
Dibaca : 205 Kali
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
Dibaca : 244 Kali
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
Dibaca : 242 Kali
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
Dibaca : 233 Kali
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
Dibaca : 227 Kali

  • Home
  • Riau

Dorong Kolaborasi Tata Kelola Air dan Berbagi Air

KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau

Zulmiron
Sabtu, 20 Juni 2026 14:03:01 WIB
Cetak
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air (water sharing) dan pemantauan emisi di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Pelalawan, Hariantimes.com - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memperkuat upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui tata kelola air yang inklusif dan berbasis sains. 

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air (water sharing) dan pemantauan emisi di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Menteri Jumhur menegaskan bahwa pencegahan karhutla memerlukan pendekatan kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada kawasan konsesi, tetapi juga menjangkau wilayah masyarakat di sekitarnya.

"Kita melihat mitigasi bencana kebakaran lahan, kolaborasi antara korporasi dengan masyarakat. Dan hari ini kita melihat juga bagaimana water management atau tata kelola air, untuk memastikan gambut-gambut atau lahan gambut ini terairi tidak hanya pada kawasan konsesi, tetapi juga pada kawasan masyarakat. Itu yang terjadi," ujar Menteri Jumhur.

Baca Juga :
  • Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II
  • Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg
  • Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Jumhur melihat langsung sistem pengelolaan tata air gambut yang dilakukan melalui pembagian zona berdasarkan keseragaman elevasi lahan. Infrastruktur hidrologi seperti pembangunan dan pemeliharaan sekat kanal serta pemantauan tinggi muka air terus disempurnakan untuk menjaga kondisi gambut tetap basah, sehingga risiko karhutla dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, KLH/BPLH juga memberikan perhatian pada pentingnya keterbukaan data ilmiah dalam mendukung mitigasi perubahan iklim. Di lokasi, Menteri Jumhur meninjau operasional menara pemantauan gas rumah kaca (GRK) yang mengukur laju aliran karbon dioksida (CO?) dan metana (CH?) secara waktu nyata (real-time). Data hidrologi dan emisi tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan strategi pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.

Menteri Jumhur menilai praktik yang diterapkan APRIL Group dapat menjadi contoh yang baik bagi industri lain dalam mengelola kawasan gambut dan memantau emisi secara berbasis data. Ia menekankan bahwa pengelolaan gambut tropis di Indonesia perlu terus dikembangkan melalui pendekatan ilmiah yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus mengambil peran. Praktik seperti water sharing dan pembangunan sekat kanal yang kami lihat merupakan contoh kolaborasi yang perlu terus diperkuat, sehingga upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif," tutup Menteri Jumhur.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT RAPP, Sihol Aritonang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian KLH/BPLH terhadap pengembangan pengelolaan gambut berbasis sains. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan, upaya pencegahan kebakaran, serta pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan gambut tropis di Indonesia.

"RAPP berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional, termasuk melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan dan upaya pencegahan kebakaran. Kami juga mendukung upaya pengembangan riset dan ilmu pengetahuan Indonesia di bidang pengelolaan lahan gambut tropis, termasuk pengukuran emisi, sebagai landasan bagi kebijakan dan praktik pengelolaan yang berbasis sains," jelas Sihol.

Menurut Sihol, tantangan perubahan iklim dan perlindungan ekosistem gambut memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan kalangan akademisi. Karena itu, perusahaan terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengelolaan lanskap yang lebih luas.

Tak hanya fokus pada pengelolaan gambut, kunjungan kerja KLH/BPLH juga menyoroti upaya transisi energi bersih melalui peninjauan instalasi panel surya berkapasitas total 50 MW. Proyek energi terbarukan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan APRIL2030 melalui pilar Climate Positive. Melalui komitmen tersebut, APRIL terus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan berbasis sains, pengelolaan lanskap yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem, serta peningkatan pemanfaatan energi terbarukan.

Melalui integrasi antara pengelolaan tata air, pemantauan emisi berbasis sains, dan pengembangan energi bersih, upaya pencegahan karhutla dan mitigasi perubahan iklim diharapkan dapat terus diperkuat demi menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
08 Agustus 2026
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
07 Agustus 2026
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
07 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital dan Percepatan Layanan Hukum
07 Agustus 2026
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau dan Pemkab Meranti Perkuat Perlindungan Kopi Liberika dan Sagu
07 Agustus 2026
Mewujudkan Keadilan Restoratif, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi PK Bapas dan Penyuluh Hukum
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 2 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 3 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 5 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 6 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 7 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 8 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 9 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved