• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Dibaca : 114 Kali
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
Dibaca : 187 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
Dibaca : 144 Kali
Kemenkum Riau Edukasi Masyarakat Rengat
Dibaca : 143 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi
Dibaca : 147 Kali

  • Home
  • Opini

Banjir Rumbai 2025, Musibah Tahunan yang Tak Kunjung Teratasi

Zulmiron
Senin, 24 Maret 2025 16:18:44 WIB
Cetak
Dwi Andini dan Nurul Aini.

Penulis: Dwi Andini dan Nurul Aini (Mahasiswa Universitas Islam Riau Program Studi Ilmu Komunikasi)


BANJIR yang melanda Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, di awal 2025 bukanlah kejutan. Setiap tahun, ketika curah hujan meningkat, daerah ini kembali terendam.

Ribuan warga harus mengungsi, aktivitas ekonomi lumpuh, dan penyakit mulai merebak. Namun, yang lebih menyedihkan adalah kenyataan bahwa bencana ini terus berulang tanpa solusi yang benar-benar efektif.  

Bencana yang Bisa Dihindari 

Baca Juga :
  • Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Hujan deras memang faktor utama, tetapi penyebab banjir di Rumbai lebih dari sekadar fenomena alam. Menurut data BMKG, curah hujan di Riau pada awal tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan akibat fenomena La Niña, yang menyebabkan debit air Sungai Siak melonjak drastis. Namun, tidak hanya faktor cuaca yang menyebabkan banjir ini, melainkan juga buruknya sistem tata kota dan pengelolaan drainase.  

Berdasarkan laporan BPBD Pekanbaru, lebih dari 2.000 rumah di Rumbai terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1-1,5 meter di beberapa titik. Selain itu, lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi ke posko darurat BPBD Pekanbaru. Jika melihat pola banjir sebelumnya, seharusnya ada langkah pencegahan yang lebih serius, seperti perbaikan drainase dan pengerukan sungai secara berkala.  

Dampak yang Tak Pernah Ringan

Banjir di Rumbai bukan hanya soal rumah yang terendam. Para pedagang kehilangan dagangan, buruh harian kehilangan pendapatan, dan anak-anak tidak bisa sekolah. Belum lagi risiko kesehatan akibat genangan air kotor yang memicu berbagai penyakit seperti diare dan infeksi kulit. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, sudah ada puluhan warga yang mengalami penyakit gatal-gatal, demam, batuk, muntah, hingga diare akibat adanya banjir tersebut, terutama anak-anak dan lansia.  

Selain itu, dampak psikologis juga tak bisa diabaikan. Warga yang kehilangan tempat tinggal harus beradaptasi di pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Ketidakpastian tentang kapan mereka bisa kembali ke rumah dan memperbaiki kerusakan hanya menambah beban mental yang berat.  

Janji yang Terus Diulang 

Setiap kali banjir datang, pemerintah berjanji akan mencari solusi jangka panjang. Sayangnya, janji ini hanya bertahan sebentar, lalu menghilang seiring dengan surutnya air. Menurut hasil evaluasi Dinas PUPR Pekanbaru, sistem drainase di wilayah Rumbai masih belum memadai untuk mengantisipasi tingginya debit air saat musim hujan. Beberapa proyek perbaikan drainase yang direncanakan sejak 2023 belum sepenuhnya terealisasi akibat kendala anggaran Dinas PUPR Pekanbaru.

Lebih buruk lagi, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga masih rendah. Studi dari DLHK Pekanbaru menunjukkan bahwa tumpukan sampah di aliran Sungai Siak menjadi salah satu penyebab banjir di Rumbai. Masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai, yang memperparah penyumbatan dan mempercepat luapan air, Jika pemerintah dan warga sama-sama abai, maka bencana ini hanya akan menjadi siklus tahunan yang terus berulang.  

Saatnya Berhenti Menyalahkan Alam

Banjir bukan sekadar bencana, tetapi juga konsekuensi dari pengelolaan lingkungan yang buruk. Jika kita terus menyalahkan cuaca atau perubahan iklim tanpa ada tindakan nyata, maka tidak akan ada perubahan. Pemerintah harus lebih serius dalam membangun infrastruktur pencegahan, bukan sekadar memberikan bantuan setelah bencana terjadi.  

Masyarakat juga harus mulai sadar bahwa mereka adalah bagian dari solusi. Tidak cukup hanya mengeluh setiap kali banjir datang, tetapi juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut mengawasi kebijakan yang dijalankan pemerintah.  

Banjir Rumbai 2025 adalah peringatan bahwa tanpa perubahan nyata, bencana ini akan terus terjadi. Apakah kita masih akan menunggu tahun depan untuk merasakan penderitaan yang sama?.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
Kemenkum Riau Edukasi Masyarakat Rengat
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi
29 Oktober 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Lintas Sektor
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Sentra KI Terintegrasi
29 Oktober 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi
29 Oktober 2026
Gusri Putra Dodi: KI Pusat Diminta Tidak Membiarkan Perbedaan Prosedur
29 Oktober 2026
PWI Siak Bekali Kepsek Literasi Jurnalistik di Era Digital
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 2 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
  • 3 Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
  • 4 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 5 KPP Pratama Rengat Gelar Forum Konsultasi Publik
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Landasan Hukum Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 9 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved