• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Dibaca : 195 Kali
PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
Dibaca : 188 Kali
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif
Dibaca : 176 Kali
Lewat News Room Jaga Desa, SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Kolaborasi
Dibaca : 194 Kali
Besok, SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu Gelar Turnamen Persahabatan Tenis Meja di PWI Riau
Dibaca : 200 Kali

  • Home
  • Opini

Banjir Rumbai 2025, Musibah Tahunan yang Tak Kunjung Teratasi

Zulmiron
Senin, 24 Maret 2025 16:18:44 WIB
Cetak
Dwi Andini dan Nurul Aini.

Penulis: Dwi Andini dan Nurul Aini (Mahasiswa Universitas Islam Riau Program Studi Ilmu Komunikasi)


BANJIR yang melanda Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, di awal 2025 bukanlah kejutan. Setiap tahun, ketika curah hujan meningkat, daerah ini kembali terendam.

Ribuan warga harus mengungsi, aktivitas ekonomi lumpuh, dan penyakit mulai merebak. Namun, yang lebih menyedihkan adalah kenyataan bahwa bencana ini terus berulang tanpa solusi yang benar-benar efektif.  

Bencana yang Bisa Dihindari 

Baca Juga :
  • Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN
  • Hadapi Tantangan Zaman, MTsN 1 Siak Diminta Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

Hujan deras memang faktor utama, tetapi penyebab banjir di Rumbai lebih dari sekadar fenomena alam. Menurut data BMKG, curah hujan di Riau pada awal tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan akibat fenomena La Niña, yang menyebabkan debit air Sungai Siak melonjak drastis. Namun, tidak hanya faktor cuaca yang menyebabkan banjir ini, melainkan juga buruknya sistem tata kota dan pengelolaan drainase.  

Berdasarkan laporan BPBD Pekanbaru, lebih dari 2.000 rumah di Rumbai terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1-1,5 meter di beberapa titik. Selain itu, lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi ke posko darurat BPBD Pekanbaru. Jika melihat pola banjir sebelumnya, seharusnya ada langkah pencegahan yang lebih serius, seperti perbaikan drainase dan pengerukan sungai secara berkala.  

Dampak yang Tak Pernah Ringan

Banjir di Rumbai bukan hanya soal rumah yang terendam. Para pedagang kehilangan dagangan, buruh harian kehilangan pendapatan, dan anak-anak tidak bisa sekolah. Belum lagi risiko kesehatan akibat genangan air kotor yang memicu berbagai penyakit seperti diare dan infeksi kulit. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, sudah ada puluhan warga yang mengalami penyakit gatal-gatal, demam, batuk, muntah, hingga diare akibat adanya banjir tersebut, terutama anak-anak dan lansia.  

Selain itu, dampak psikologis juga tak bisa diabaikan. Warga yang kehilangan tempat tinggal harus beradaptasi di pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Ketidakpastian tentang kapan mereka bisa kembali ke rumah dan memperbaiki kerusakan hanya menambah beban mental yang berat.  

Janji yang Terus Diulang 

Setiap kali banjir datang, pemerintah berjanji akan mencari solusi jangka panjang. Sayangnya, janji ini hanya bertahan sebentar, lalu menghilang seiring dengan surutnya air. Menurut hasil evaluasi Dinas PUPR Pekanbaru, sistem drainase di wilayah Rumbai masih belum memadai untuk mengantisipasi tingginya debit air saat musim hujan. Beberapa proyek perbaikan drainase yang direncanakan sejak 2023 belum sepenuhnya terealisasi akibat kendala anggaran Dinas PUPR Pekanbaru.

Lebih buruk lagi, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga masih rendah. Studi dari DLHK Pekanbaru menunjukkan bahwa tumpukan sampah di aliran Sungai Siak menjadi salah satu penyebab banjir di Rumbai. Masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai, yang memperparah penyumbatan dan mempercepat luapan air, Jika pemerintah dan warga sama-sama abai, maka bencana ini hanya akan menjadi siklus tahunan yang terus berulang.  

Saatnya Berhenti Menyalahkan Alam

Banjir bukan sekadar bencana, tetapi juga konsekuensi dari pengelolaan lingkungan yang buruk. Jika kita terus menyalahkan cuaca atau perubahan iklim tanpa ada tindakan nyata, maka tidak akan ada perubahan. Pemerintah harus lebih serius dalam membangun infrastruktur pencegahan, bukan sekadar memberikan bantuan setelah bencana terjadi.  

Masyarakat juga harus mulai sadar bahwa mereka adalah bagian dari solusi. Tidak cukup hanya mengeluh setiap kali banjir datang, tetapi juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut mengawasi kebijakan yang dijalankan pemerintah.  

Banjir Rumbai 2025 adalah peringatan bahwa tanpa perubahan nyata, bencana ini akan terus terjadi. Apakah kita masih akan menunggu tahun depan untuk merasakan penderitaan yang sama?.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

DWP Kanwil Kemenkum Riau Gelar Arisan Keempat Tahun 2026

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
29 Juli 2026
PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
29 Juli 2026
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif
29 Juli 2026
Lewat News Room Jaga Desa, SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Kolaborasi
29 Juli 2026
Besok, SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu Gelar Turnamen Persahabatan Tenis Meja di PWI Riau
29 Juli 2026
FGD Penyusunan Panduan Sentra KI Perguruan Tinggi, Kemenkum Riau Perkuat Ekosistem Inovasi
29 Juli 2026
Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Kanwil Kemenkum Riau Susun Rencana Tindak Lanjut SPAK-SPKP
29 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
29 Juli 2026
Di Tengah Oversupply Global, Sambu Group Tetap Serap Kelapa Petani Inhil
29 Juli 2026
Di Tengah Tantangan Pasar Global, Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau
29 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 2 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 3 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 4 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
  • 5 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
  • 6 Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI
  • 7 Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN
  • 8 Kemenkum Riau Pantau Prolegda dan Propemperda Rohul
  • 9 Supriyadi: Instrumen Penting Mendorong Budaya Deteksi Dini Penyakit
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved