• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Bersatu di Rimbang Baling, Mahasiswa, Polri dan Intelektual Perkuat Gerakan Cegah Karhutla dan Narkoba di Riau
Dibaca : 107 Kali
Bentuk Satgas Anti Narkoba, Plt Gubri dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
Dibaca : 109 Kali
Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
Dibaca : 183 Kali
443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah
Dibaca : 236 Kali
Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
Dibaca : 243 Kali

  • Home
  • Opini

Banjir Rumbai 2025, Musibah Tahunan yang Tak Kunjung Teratasi

Zulmiron
Senin, 24 Maret 2025 16:18:44 WIB
Cetak
Dwi Andini dan Nurul Aini.

Penulis: Dwi Andini dan Nurul Aini (Mahasiswa Universitas Islam Riau Program Studi Ilmu Komunikasi)


BANJIR yang melanda Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, di awal 2025 bukanlah kejutan. Setiap tahun, ketika curah hujan meningkat, daerah ini kembali terendam.

Ribuan warga harus mengungsi, aktivitas ekonomi lumpuh, dan penyakit mulai merebak. Namun, yang lebih menyedihkan adalah kenyataan bahwa bencana ini terus berulang tanpa solusi yang benar-benar efektif.  

Bencana yang Bisa Dihindari 

Baca Juga :
  • Sosialisasi EMIS GTK IMP, Syamsurizal Tekankan Akurasi Data Madrasah di Siak
  • Halal bi Halal PGRI Riau, Adolf Bastian: Mari Kita Perbarui Niat
  • KWQ Serahkan Mushaf Al-Qur’an ke Pelajar Tahfidz Mushalla Al-Ukhuwah Pekanbaru

Hujan deras memang faktor utama, tetapi penyebab banjir di Rumbai lebih dari sekadar fenomena alam. Menurut data BMKG, curah hujan di Riau pada awal tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan akibat fenomena La Niña, yang menyebabkan debit air Sungai Siak melonjak drastis. Namun, tidak hanya faktor cuaca yang menyebabkan banjir ini, melainkan juga buruknya sistem tata kota dan pengelolaan drainase.  

Berdasarkan laporan BPBD Pekanbaru, lebih dari 2.000 rumah di Rumbai terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1-1,5 meter di beberapa titik. Selain itu, lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi ke posko darurat BPBD Pekanbaru. Jika melihat pola banjir sebelumnya, seharusnya ada langkah pencegahan yang lebih serius, seperti perbaikan drainase dan pengerukan sungai secara berkala.  

Dampak yang Tak Pernah Ringan

Banjir di Rumbai bukan hanya soal rumah yang terendam. Para pedagang kehilangan dagangan, buruh harian kehilangan pendapatan, dan anak-anak tidak bisa sekolah. Belum lagi risiko kesehatan akibat genangan air kotor yang memicu berbagai penyakit seperti diare dan infeksi kulit. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, sudah ada puluhan warga yang mengalami penyakit gatal-gatal, demam, batuk, muntah, hingga diare akibat adanya banjir tersebut, terutama anak-anak dan lansia.  

Selain itu, dampak psikologis juga tak bisa diabaikan. Warga yang kehilangan tempat tinggal harus beradaptasi di pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Ketidakpastian tentang kapan mereka bisa kembali ke rumah dan memperbaiki kerusakan hanya menambah beban mental yang berat.  

Janji yang Terus Diulang 

Setiap kali banjir datang, pemerintah berjanji akan mencari solusi jangka panjang. Sayangnya, janji ini hanya bertahan sebentar, lalu menghilang seiring dengan surutnya air. Menurut hasil evaluasi Dinas PUPR Pekanbaru, sistem drainase di wilayah Rumbai masih belum memadai untuk mengantisipasi tingginya debit air saat musim hujan. Beberapa proyek perbaikan drainase yang direncanakan sejak 2023 belum sepenuhnya terealisasi akibat kendala anggaran Dinas PUPR Pekanbaru.

Lebih buruk lagi, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga masih rendah. Studi dari DLHK Pekanbaru menunjukkan bahwa tumpukan sampah di aliran Sungai Siak menjadi salah satu penyebab banjir di Rumbai. Masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai, yang memperparah penyumbatan dan mempercepat luapan air, Jika pemerintah dan warga sama-sama abai, maka bencana ini hanya akan menjadi siklus tahunan yang terus berulang.  

Saatnya Berhenti Menyalahkan Alam

Banjir bukan sekadar bencana, tetapi juga konsekuensi dari pengelolaan lingkungan yang buruk. Jika kita terus menyalahkan cuaca atau perubahan iklim tanpa ada tindakan nyata, maka tidak akan ada perubahan. Pemerintah harus lebih serius dalam membangun infrastruktur pencegahan, bukan sekadar memberikan bantuan setelah bencana terjadi.  

Masyarakat juga harus mulai sadar bahwa mereka adalah bagian dari solusi. Tidak cukup hanya mengeluh setiap kali banjir datang, tetapi juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut mengawasi kebijakan yang dijalankan pemerintah.  

Banjir Rumbai 2025 adalah peringatan bahwa tanpa perubahan nyata, bencana ini akan terus terjadi. Apakah kita masih akan menunggu tahun depan untuk merasakan penderitaan yang sama?.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Umumkam Pemenang Lomba Menulis Opini, Syahrul Aidi Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Redefinisi Fakir dan Miskin: Memberi 'Ikan' atau 'Kail'?

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Umumkam Pemenang Lomba Menulis Opini, Syahrul Aidi Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Redefinisi Fakir dan Miskin: Memberi 'Ikan' atau 'Kail'?

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Bersatu di Rimbang Baling, Mahasiswa, Polri dan Intelektual Perkuat Gerakan Cegah Karhutla dan Narkoba di Riau
25 April 2026
Bentuk Satgas Anti Narkoba, Plt Gubri dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
25 April 2026
Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
25 April 2026
443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah
24 April 2026
Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
24 April 2026
Isak Tangis Kolega Mewarnai Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Zulmansyah Sekedang
24 April 2026
Buka ICEV-MIA 2026, Agung Nugroho Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Negara
24 April 2026
Hadiri Wisuda UGM, Prof Junaidi Sematkan Pin Alumni ke Wisudawan
24 April 2026
Syahrul Aidi: KDMP Program Strategis, tapi Punya Risiko Ganggu Usaha Masyarakat Desa
23 April 2026
PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
23 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR
  • 2 Halal bi Halal PGRI Riau, Adolf Bastian: Mari Kita Perbarui Niat
  • 3 PWI Pusat Serahkan Sagu Hati ke Ahli Waris Almarhum Zulmansyah Sekedang
  • 4 Lewat Pelatihan Wirausaha, Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas
  • 5 Agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja, Kemnaker Rancang Program Pelatihan Vokasi Nasional
  • 6 Kompetisi Teknisi Perangkat Digital Perluas Kesempatan Kerja
  • 7 KWQ Serahkan Mushaf Al-Qur’an ke Pelajar Tahfidz Mushalla Al-Ukhuwah Pekanbaru
  • 8 Milad ke-25 IKLA Riau, Markarius Anwar: Jadi Simbol Keharmonisan Budaya di Pekanbaru
  • 9 Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved