Milad Perak, Ketum IKLA Riau Tekankan Netralitas Politik Demi Persatuan
Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi
Milad Perak, Ketum IKLA Riau Tekankan Netralitas Politik Demi Persatuan
Pekanbaru, Hariantimes.com - Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-25, Ikatan Keluarga Alumni (IKLA) Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga jarak dari politik praktis.
Hal ini ditegaskan Ketua Umum IKLA Provinsi Riau HM Hanafi SH sesaat acara saat buka puasa bersama Pengurus IKLA dan Panitia Milad ke-25 tahun 2026 yang diselenggarakan di Sekretariat IKLA Provinsi Riau, Jalan Pekanbaru, Sabtu (07/03/2026).
Hanafi menyampaikan, organisasi yang didirikan sejak tahun 2000-2001 ini memiliki cita-cita murni untuk kepentingan sosial dan kemasyarakatan mengutamakan semangat "tanpa embel-embel politik". Dan ini menjadi fondasi utama yang ingin terus dipertahankan, terutama di tengah potensi tarikan politik yang sering muncul.
?"IKLA dibentuk murni untuk masyarakat dan silaturahmi. Kita tidak ingin organisasi ini dipecah belah oleh kepentingan politik praktis. Kita harus bangga menjaga kemurnian perjuangan para pendiri," ujar Hanafi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Agam dapil Kecamatan Tanjung Raya dan Kecamatan Matur ini.
?Komitmen Personal demi Organisasi
?Menariknya, sebut Hanafi, sikap netralitas ini ditunjukkan secara nyata oleh jajaran pengurus. Meski memiliki peluang besar untuk terjun ke kancah legislatif dengan dukungan tokoh masyarakat, pimpinan organisasi memilih untuk fokus menjaga soliditas IKLA.
?"Secara pribadi, tawaran untuk maju sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru itu ada. Namun demi menjaga agar IKLA tidak dipolitisasi, saya memilih untuk tetap fokus di sini. Kita ingin IKLA yang satu, tidak terpecah-pecah karena perbedaan pilihan politik," tegasnya.
?Persiapkan Milad yang Semarak
Terkait agenda perayaan Milad ke-25 tahun 2026, pesan Hanafi, panitia diharapkan membuat acara ini lebih meriah dari biasanya dengan berbagai rencana. Di antaranya hiburan tradisional seperti gendang, tambua, atau arak-arakkan untuk menyemarakkan suasana.
"Kesuksesan acara bukan hanya tanggung jawab panitia, melainkan seluruh pengurus dan warga perantau Luak Agam di Riau," katanya berharap agar acara milad ke-25 nanti dihadiri oleh banyak massa. Sehingga momentum ulang tahun perak ini benar-benar terasa gaungnya.
"?Melalui perayaan ini, dapat membuktikan bahwa IKLA Riau sebagai organisasi kedaerahan mampu tetap solid dan relevan dengan fokus pada pemberdayaan anggota dan pelestarian budaya, tanpa harus terkooptasi oleh kepentingan politik musiman," harap Hanafi.(*)
.jpeg)










Tulis Komentar