• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Wujudkan Kebijakan Berbasis Bukti, Kemenkum Riau Ikuti Forum Policy Talks Series II
Dibaca : 139 Kali
Kanwil Kemenkum Gelar Forum Ilmiah Bertajuk Sinkronisasi dan Koordinasi Penguatan Peran Penyuluh Hukum
Dibaca : 140 Kali
Penuhi Rencana Aksi Triwulan II, Kemenkum Riau Ikuti Audiensi Merek Kolektif secara Virtual
Dibaca : 141 Kali
1.443 Wisudawan Dikukuhkan, UIR Kini Miliki 84.061 Alumni
Dibaca : 150 Kali
Perkuat Kompetensi SDM, Diskominfo Siak Gelar Pelatihan Media Sosial dan AI
Dibaca : 227 Kali

  • Home
  • Sosialita

Usung Judul Artikel Stres, Kopi, Begadang: Tiga Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Merusak Jantungmu

Dosen SMB UNIMUS Juara I Penulis Terbaik Nasional

Zulmiron
Selasa, 03 Maret 2026 10:20:44 WIB
Cetak
Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (SMB UNIMUS), Prima Trisna Aji.

Semarang, Hariantimes.com – Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (SMB UNIMUS), Prima Trisna Aji, berhasil meraih Juara I Penulis Terbaik Nasional dalam Lomba Menulis Nasional yang diselenggarakan oleh Antero Indonesia.

?Ajang yang dilaksanakan pada 29 Januari 2026 tersebut mengumumkan pemenangnya secara resmi pada 28 Februari 2026. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

?Penghargaan ini diraih melalui tulisannya yang berjudul “Stres, Kopi, Begadang: Tiga Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Merusak Jantungmu”. Artikel tersebut mengangkat isu gaya hidup modern yang sering dianggap biasa, namun menyimpan risiko besar bagi kesehatan jantung.

?Dalam tulisannya, Prima memotret fenomena yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Tekanan pekerjaan yang memicu stres, budaya minum kopi sebagai teman lembur, serta kebiasaan begadang demi menyelesaikan target menjadi gambaran yang akrab bagi banyak orang.

Baca Juga :
  • 1.443 Wisudawan Dikukuhkan, UIR Kini Miliki 84.061 Alumni
  • Muliardi: Mudah-Mudahan Jadi Inspirasi dan Menular ke Siswa-Siswa Madrasah Lainnya
  • Waspada Penipuan!, UIR Tegaskan Tidak Pernah Menagih UKT Melalui WhatsApp, SMS Maupun Medsos

?Sebagai dosen dengan spesialisasi jantung dan pembuluh darah, Prima menjelaskan, stres kronis dapat meningkatkan hormon kortisol yang berdampak pada naiknya tekanan darah. Konsumsi kafein berlebihan memacu kerja jantung secara terus-menerus. Sementara kurang tidur mengganggu ritme biologis tubuh yang berperan penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah dan metabolisme.

?Ketiganya, jika berlangsung dalam jangka panjang, berpotensi meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung koroner, hingga gagal jantung.

?“Masyaallah Tabarakallah, semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa mengubah kebiasaan masyarakat yang hobi begadang dan minum kopi berlebihan,” ujar Prima saat dimintai tanggapan atas penghargaan yang diraihnya.

?Prima menegaskan, banyak orang tidak menyadari bahwa kerusakan jantung sering kali bukan akibat satu peristiwa besar, melainkan akumulasi kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.

?Bukan Sekadar Opini, Melainkan Berdasarkan Riset

?Kekuatan tulisan tersebut terletak pada integrasi antara narasi populer dan basis ilmiah. Prima tidak hanya menulis berdasarkan pengamatan, tetapi juga memasukkan hasil penelitian yang ia lakukan sepanjang akhir tahun ini. Riset tersebut mencakup efektivitas self-management pada pasien hipertensi, penanganan kasus STEMI atau serangan jantung akut, penyakit jantung koroner, hingga manajemen gagal jantung.

?Temuan-temuan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa yang mudah dipahami pembaca umum tanpa kehilangan substansi ilmiahnya. Dewan juri menilai tulisan Prima memiliki kedalaman data, kekuatan refleksi, serta relevansi tinggi dengan kondisi masyarakat saat ini yang hidup dalam tekanan dan ritme cepat.

?Menurut Prima, pendekatan yang ia gunakan memang sengaja difokuskan pada kebiasaan mikro sehari-hari. Ia ingin menunjukkan bahwa pencegahan penyakit jantung bisa dimulai dari perubahan sederhana, bukan selalu menunggu kondisi darurat medis.

?Mengapa Tulisan Ini Menang?

?Dalam penilaian dewan juri, karya Prima dinilai unggul karena mampu mengangkat isu yang sangat dekat dengan pembaca, menggunakan bahasa yang ringan namun tetap berbasis bukti ilmiah (evidence-based), serta menghadirkan solusi, bukan sekadar peringatan. Tulisan tersebut tidak menggurui, melainkan mengajak pembaca bercermin pada kebiasaan masing-masing.

?Aspek keterbaruan atau novelty juga menjadi perhatian. Prima menggabungkan pendekatan micro-habit dengan evidence-based practice, sehingga edukasi kesehatan tidak terasa abstrak.

Prima juga menghadirkan konsep self-management sebagai solusi konkret yang bisa dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung sejak dini.
?Pendekatan ini dinilai sangat relevan dengan generasi produktif yang akrab dengan budaya lembur, kopi, dan kurang tidur. Banyak pembaca mengaku merasa “tersentil” karena apa yang ditulis seolah menggambarkan rutinitas mereka sendiri.

?Rencana Besar: Kembangkan Aplikasi untuk Pasien Jantung

?Ke depan, Prima tidak berhenti pada ranah literasi. Bahkan tengah mengembangkan penelitian lanjutan berupa aplikasi berbasis Android untuk mendukung self-management hipertensi dan penyakit jantung koroner. Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu pasien memantau tekanan darah secara mandiri, mengingatkan jadwal minum obat, mengatur pola makan, mengelola stres, serta memperbaiki pola tidur.

?Menurutnya, jika tulisan membangun kesadaran, maka teknologi dapat membantu menjaga konsistensi perubahan perilaku. Ia berharap inovasi ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam menekan angka penyakit kardiovaskular di Indonesia.

?Penyakit Jantung Masih Jadi Pembunuh Nomor Satu

?Secara nasional, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena berkembang tanpa gejala yang jelas.

Dalam konteks inilah, literasi kesehatan memiliki peran penting sebagai benteng pencegahan.

?Prestasi Prima Trisna Aji bukan hanya kebanggaan bagi UNIMUS, tetapi juga menjadi bukti bahwa dosen dan peneliti dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui tulisan yang edukatif dan berbasis ilmiah.

?Dari sebuah artikel tentang kopi dan begadang, lahir kesadaran tentang jantung. Dan dari ruang akademik, lahir pesan sederhana namun kuat: menjaga kesehatan tidak selalu dimulai dari langkah besar, melainkan dari perubahan kecil yang dilakukan hari ini. (*)
 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Wujudkan Kebijakan Berbasis Bukti, Kemenkum Riau Ikuti Forum Policy Talks Series II

Kanwil Kemenkum Gelar Forum Ilmiah Bertajuk Sinkronisasi dan Koordinasi Penguatan Peran Penyuluh Hukum

Penuhi Rencana Aksi Triwulan II, Kemenkum Riau Ikuti Audiensi Merek Kolektif secara Virtual

Kemenkum Riau Fasilitasi Rapat Koordinasi Kukerta Berdampak FH Unri dan Pemkab Kampar

Kemenko Kumham Imipas dan Kanwil Kemenkum Riau Matangkan Penguatan Peran Penyuluh Hukum Nasional

Sinergi Optimalkan Layanan Hukum, Kemenkum Riau Terima Kunjungan Ditjen AHU

Wujudkan Kebijakan Berbasis Bukti, Kemenkum Riau Ikuti Forum Policy Talks Series II

Kanwil Kemenkum Gelar Forum Ilmiah Bertajuk Sinkronisasi dan Koordinasi Penguatan Peran Penyuluh Hukum

Penuhi Rencana Aksi Triwulan II, Kemenkum Riau Ikuti Audiensi Merek Kolektif secara Virtual

Kemenkum Riau Fasilitasi Rapat Koordinasi Kukerta Berdampak FH Unri dan Pemkab Kampar

Kemenko Kumham Imipas dan Kanwil Kemenkum Riau Matangkan Penguatan Peran Penyuluh Hukum Nasional

Sinergi Optimalkan Layanan Hukum, Kemenkum Riau Terima Kunjungan Ditjen AHU



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Wujudkan Kebijakan Berbasis Bukti, Kemenkum Riau Ikuti Forum Policy Talks Series II
24 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Gelar Forum Ilmiah Bertajuk Sinkronisasi dan Koordinasi Penguatan Peran Penyuluh Hukum
24 Juni 2026
Penuhi Rencana Aksi Triwulan II, Kemenkum Riau Ikuti Audiensi Merek Kolektif secara Virtual
24 Juni 2026
1.443 Wisudawan Dikukuhkan, UIR Kini Miliki 84.061 Alumni
24 Juni 2026
Perkuat Kompetensi SDM, Diskominfo Siak Gelar Pelatihan Media Sosial dan AI
23 Juni 2026
Kemenkum Riau Fasilitasi Rapat Koordinasi Kukerta Berdampak FH Unri dan Pemkab Kampar
23 Juni 2026
Kemenko Kumham Imipas dan Kanwil Kemenkum Riau Matangkan Penguatan Peran Penyuluh Hukum Nasional
23 Juni 2026
Sinergi Optimalkan Layanan Hukum, Kemenkum Riau Terima Kunjungan Ditjen AHU
23 Juni 2026
Dorong Legalitas UMKM, Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Perseroan Perorangan di Kadin Dumai
23 Juni 2026
IZI Riau Bersama YBM PLN Gelar Khitan Massal Anak Sholeh di Inhu
22 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat
  • 2 Wadah Aspirasi Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik "PASTI ADA SOLUSI"
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu
  • 4 Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau dan FH Unri Perkuat Sinergi Kukerta Berdampak
  • 6 APP Group Perkuat Kolaborasi di Pelalawan
  • 7 Perkuat Akuntabilitas Organisasi, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis dan Evaluasi Peningkatan Kinerja
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Ranperda Tunjangan DPRD Siak
  • 9 FGD dan Workshop SMSI Riau, AI Bukan Menggantikan Pekerjaan Media
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved