• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
Dibaca : 222 Kali
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
Dibaca : 222 Kali
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Dibaca : 198 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
Dibaca : 221 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
Dibaca : 220 Kali

  • Home
  • Riau

PHR Tularkan Komitmen Aspek Keselamatan Bagi Perusahaan Mitra Kerja

Zulmiron
Sabtu, 16 November 2024 17:46:48 WIB
Cetak
PT PHR memberikan penghargaan kepada perusahaan mitra kerja (kontraktor) pada kegiatan Forum Komunikasi HSSE Kontraktor 2024 di Pekanbaru, Rabu (13/11/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Rokan terus mendorong peningkatan aspek keselamatan bagi perusahaan mitra kerja (kontraktor) di wilayah kerja (WK) Rokan.

Bahkan PHR secara konsisten mengingatkan pekerja maupun mitranya untuk mengutamakan kesehatan, keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan (HSSE).  

Dalam diskusi panel Forum Komunikasi HSSE Kontaktor PHR WK Rokan, Executive Vice President (EVP) Upstream Business PHR WK Rokan Andre Wijanarko mengatakan, PHR senantiasa berpedoman pada Corporate Live Saving Rules (CLSR) serta prinsip Golden Rules dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja.

“Ini adalah program Pertamina (Persero), tentunya kami berharap perusahaan yang menjadi mitra kerja juga dapat memahami dan menerapkannya sebagai safeguard untuk menjaga para pekerja agar dapat bekerja dengan selamat,” kata Andre.

Baca Juga :
  • Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP
  • Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla
  • APHI-GAPKI Dorong Penguatan Kolaborasi Multipihak Percepat Pemadaman Karhutla

PHR mendorong manajemen perusahaan mitra kerja rutin melakukan kunjungan ke lapangan atau Management Walkthrough (MWT) untuk berinteraksi langsung dengan para pekerja di lapangan. Hal ini penting guna memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk menjamin pekerja beraktivitas dengan aman dan selamat.

“Komunikasi yang harmonis akan memberikan kedekatan emosional. Jangan sekedar menerima laporan, karena observasi langsung di lapangan akan memberikan kedekatan sosial yang sangat berarti bagi pekerja,” ucapnya.

Dengan turun ke lapangan, manajemen perusahaan tentunya akan lebih mengenal dan mengetahui kondisi pekerja di lapangan. Memberikan perhatian dan peduli terhadap pekerja menjadi aspek penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dalam bekerja.

“Kita harus bisa mengenal pekerja, mendengar keluh kesah dan kesulitan mereka dalam bekerja, sebisa mungkin diatasi sesuai dengan kontrak yang kita punya, namun jika ada sesuatu hal yang penting untuk dibicarakan maka persilakan untuk berdiskusi untuk memecahkan masalahnya,” ucap Andre.

Dalam operasinya, PHR berupaya mencapai target produksi yang sudah diamanahkan oleh negara. Bersamaan dengan itu PHR juga meletakkan aspek keselamatan paling utama di atas segalanya. Tidak ada pencapaian yang lebih berharga selain dapat menjamin pekerja dapat pulang dan kembali kepada keluarga dengan selamat.

Pjs Vice President Operation and Maintenance (O&M) PHR WK Rokan I Gede Putu Ambara Guna mengatakan PHR menerapkan prinsip HSSE Golden Rules yakni Patuh, Intervensi dan Peduli. Patuhi segala aturan dan lakukan intervensi apabila melihat situasi tidak aman di lingkungan kerja.

“Kita harus punya komitmen, kita harus memiliki standar kerja yang tinggi dalam kepatuhan keselamatan dan itu yang kita harapkan kepada segenap perusahaan mitra kerja, patuhilah apa yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Kemudian intervensi apabila melihat situasi yang tidak aman dalam bekerja. Pekerja punya hak untuk menghentikan pekerjaan dalam kondisi tidak aman atau Stop Work Autority (SWA). PHR kata Gede, sangat menjunjung tinggi SWA sebagai komitmen dalam menjamin keselamatan kerja bagi pekerja.

Lalu peduli terhadap sesama pekerja. Dalam  operasinya, PHR senantiasa memperhatikan kesehatan pekerja dengan menerapkan prinsip fit to work  sebagaimana disebutkan dalam pedoman CLSR.

Hal ini  bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja agar dapat bekerja dengan aman dan sesuai standar. Fit to work dilakukan untuk memastikan pekerja tidak membahayakan diri sendiri, rekan kerja, atau lingkungan kerja. Pemeriksaan kesehatan rutin dilaksanakan sebagai langkah antisipasi risiko dalam bekerja.

“Apa yang kita jalankan ini bukan untuk menghambat untuk bekerja, tapi ini adalah komitmen untuk memastikan pekerja dapat pulang dengan aman dan selamat,” ucapnya.

Ramzy S Amier, VP QHSE & Compliance dari mitra kerja PT Radiant Utama Interinco Tbk, mengaku penerapan aspek HSSE di perusahaannya sejalan dengan program keselamatan yang dimiliki oleh Pertamina. “Kita tinggal mengimplementasikannya semaksimal mungkin,” ujarnya.

Menurut Ramzy, perusahaannya peduli dengan kesehatan, keselamatan dan keamanan pekerja. Untuk mencegah illness fatality, pihaknya telah  memiliki dokter perusahaan untuk memantau kesehatan para pekerja setiap waktu. 

“Mulai tahun depan kita akan lakukan program mini medical check up (MCU) setiap sebulan sekali di lapangan untuk memonitor kesehatan pekerja di lapangan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, perusahaannya juga tengah menyiapkan program pemeriksaan kesehatan mental bagi pekerja.

Menurutnya, pekerja sebenarnya paham dengan prinsip aspek keselamatan, namun terkadang abai dan lalai dengan aturan karena adanya permasalahan dari rumah yang mempengaruhi mental dan kesehatannya sehingga menjadi risiko saat bekerja.

General Manager PT Besmindo Materi Sawatama, Saido mengatakan, tindakan untuk melindungi pekerja (Safeguard) selaras dengan aspek HSSE yang ditertapkan oleh Pertamina. Sebelum memulai pekerjaan, perusahaannya memberikan mandatory induction terkait aspek HSSE di lapangan.

“Kami juga hadir terus di lapangan memantau dan mengawasi para pekerja. Begitu juga melakukan audit dan sidak bagi pekerja yang berkendara. Inilah bagian dari safeguard yang kami lakukan,” jelasnya.

Kemudian melakukan pendekatan dengan mengunjungi langsung pekerja di lapangan (MWT). Pihaknya mendengar permasalahan masing-masing pekerja yang membawa masalah dari rumah yang dapat menggangu pekerjaanya.

“Kami siapkan mitigasi untuk masalahnya. Seperti persoalan ekonomi, biasanya terjadi saat pertengahan bulan atau saat musim anak masuk sekolah. Untuk memitigasinya, kami sudah mendirikan koperasi pekerja serta bekerja sama dengan sejumlah bank untuk mengatasi masalah finansial pekerja,” katanya.  

Forum Komunikasi HSSE Kontraktor 2024 merupakan media koordinasi dan komunikasi antara PHR WK Rokan dengan Perusahaan Kontraktor untuk mencapai keselamatan operasi di PHR WK Rokan. Kali ini  PHR mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lindung Lingkungan (Zero LTI dan KPI Tercapai)”.

Forum Komunikasi HSSE Kontraktor 2024 diikuti 174 pimpinan perusahaan mitra kerja PHR di WK Rokan. Para mitra kerja dapat saling berdiskusi dan berbagi pengalaman penerapan standar keamanan dan keselamatan kerja di perusahaan masing-masing.

Perusahaan mitra kerja juga mendapatkan pembekalan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau.SMK3 adalah pedoman yang berisi kaidah-kaidah untuk mengembangkan dan melaksanakan keselamatan kerja di industri migas.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
04 September 2026
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
04 September 2026
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
04 September 2026
Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Bersama Menteri Hukum RI
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
04 September 2026
Bekali Mahasiswa Kukerta, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Bantuan Hukum dan Posbankum
04 September 2026
Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
03 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020
03 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 2 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 3 Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
  • 4 Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
  • 6 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
  • 8 Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
  • 9 Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved