• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 152 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 203 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 187 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 229 Kali
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 399 Kali

  • Home
  • Sosialita

Buruh Harian PT Mas Diterkam Buaya Sinyulong di Kanal Rawang Empat

Zulmiron
Ahad, 19 Juni 2022 20:05:39 WIB
Cetak
Lokasi Kanal Rawang Empat Tempat Buruh Harian PT Mas Diterkam Buaya Sinyulong.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Buruh harian PT Mas Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Katius Zebua diserang Buaya Sinyulong di Rawang Empat, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Jum'at (17/06/2022) sekira pukul 17. 00 WIB.

Sebelum diserang buaya, korban bersama temannya pergi mencari ikan ke kanal batas PT Cakra Alam Sakti (CAS) menggunakan jala. Saat jala ditebar ke dalam kanal, jala tersebut tersangkut kayu. Lalu korban terjun ke dalam kanal untuk melepaskan jala. Tiba- tiba datang seekor buaya menyerang dan menarik korban.

Korban berteriak minta tolong kepada temannya. Lalu teman korban mencoba membantu, namun korban terus ditarik oleh Buaya ke dasar kanal hingga tidak terlihat lagi. Teman korban meminta bantuan kepada pihak perusahaan PT CAS dan melaporkan Kepada Kepala Desa Terbangiang.

Dan sekira pukul 21.00 WIB, Balai Besar KSDA Riau menerima laporan dari masyarakat, bahwa seorang warga di Rawang Empat, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan telah diterkam seekor Buaya dan hingga malam korban belum ditemukan.

Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara segera memerintahkan Tim untuk turun ke lokasi. Dan Sabtu (18/06/2022) pagi, Tim Balai Besar KSDA Riau dari SKW I Bidang Wilayah I yang dipimpin Kepala Resort Kerumutan Selatan, bapak Zulkifli menuju ke lokasi dimaksud. Tim melakukan koordinasi dengan Kades Pangkalan Malako dan Kades Terbangiang serta Maneger PT CAS terkait adanya satwa liar Buaya menyerang manusia di lokasi Kanal Batas PT CAS.

Dari koordinasi tersebut diperoleh keterangan, bahwa korban telah ditemukan pada hari Sabtu (18/06/2022) dini hari pukul 03.00 WIB oleh Tim BPBD Kabupaten Pelalawan, TNI, Polri dan dibantu masyarakat setempat.

"Korban dibawa/diseret oleh Buaya lebih kurang 100 meter dari tempat kejadian. TKP temuan korban adalah di perbatasan Desa Pangkalan Malako dengan Desa Terbangiang di dalam Kanal PT CAS " sebut Fifin didampingi Kepala Bidang KSDA Wilayah I Andri Hansen Siregar.

Fifin mengatakan, Tim melakukan penelusuran kanal PT CAS untuk mencari keberadaan satwa Buaya. Namun Tim tidak menemukannya. Dari keterangan masyarakat yang melihat, Buaya tersebut adalah jenis Sinyulong.

"Dari pengamatan Tim di lapangan, lokasi terjadinya serangan Buaya terhadap korban Katius Zebua merupakan habitat Buaya. Karena lokasi tersebut merupakan hamparan rawa dan dialiri oleh sungai Kerumutan yang terhubung dengan Kanal milik PT CAS, ketika curah hujan tinggi dan banjir," beber Fifin.

Terkait adanya konflik satwa liar buaya dan manusia ini, sebut Fifin, Tim melakukan sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai dan kanal yang memang merupakan habitat Buaya. Terutama saat hari mulai gelap antara pukul 17.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. Karena di waktu tersebut, biasanya Buaya sedang mencari mangsa.

"Tim mengingatkan masyarakat agar tidak memburu dan membunuh Buaya, karena merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang-Undang (UU). Tim menyampaikan agar Kades dan Pihak Perusahaan untuk memasang papan himbauan di sekitar lokasi gabitat Buaya Sinyulong tersebut. Hingga saat ini, Tim masih tetap melakukan pemantauan bersama Pihak Perusahaan dan masyarakat  sampai kondisi di lokasi kembali aman," katanya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau

Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla

Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri

Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama

Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik

Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta

Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau

Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla

Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri

Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama

Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik

Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 3 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 4 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
  • 7 IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • 8 Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
  • 9 LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved