• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 224 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 221 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 223 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 221 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Meranti

Legislator Riau Dapil 5 Kunker ke Pemkab Meranti

Redaksi
Kamis, 27 Februari 2020 00:50:09 WIB
Cetak
Anggota DPRD Provinsi Riau dapil 5 bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (26/02/2020).

Meranti, Hariantimes.com - Anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan (dapil) 5 (Meranti, Dumai, Bengkalis) bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (26/02/2020).

kedatangan Legislator Riau dalam rangka kunjungan kerja dan reses ini disambut langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim di Gedung Biru, Kantor Bupati.

Rombongan Legislator Riau ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Hardiyanto (Gerindra) bersama Anggota Mira Roza (PKS), Amyurlis (Golkar), Eddy AM Yatim (Demokrat), M Adil (PKB) serta dr Sunaryo (PAN). 

Para Legislator yang hadir sebagian besar merupakan Anggota Banggar yang tergabung dalam Komisi 5 DPRD Riau yang membidangi masalah Kesejahteraan Rakyat.

Wakil Ketua DPRD Riau Hardiyanto menyampaikan, kedatangan Legislator ini untuk menyerap aspirasi masyarakat yang berada di dapil 5, khususnya Kepulauan Meranti terkait berbagai masalah strategis yang terjadi di daerah untuk segera dicarikan solusi penuntasannya.

"DPRD Provinsi Riau sering sekali didatangi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Meranti yang mengaku dianaktirikan oleh Pemerintah Provinsi, khususnya dalam hal pengalokasian anggaran pembangunan. Berangkat dari situ anggota DPRD Provinsi Riau merasa terpanggil turun ke daerah untuk mendengar aspirasi langsung dari masyarakat Meranti," terangnya.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan DPRD Riau terhadap alokasi APBD Provinsi Riau untuk Meranti, beber Hardiyanto, memang tergolong kecil. Yakni berkisar Rp211 miliar lebih atau sekitar 4 persen dari total keseluruhan APBD Riau. Namun begitu, pihaknya berjanji DPRD Riau tidak lepas tangan dan berjanji akan memperjuangkan anggaran untuk Kabupaten Meranti.

"Kecilnya alokasi anggaran APBD Riau untuk Meranti disebabkan beberapa faktor. Pertama; kurang mampunya OPD yang ada untuk meyakinkan Pemerintah Provinsi. Kedua; kurangnya koordinasi dengan Legislator dan ketiga; karena terganjal PP No. 23 Tahun 2014 Tentang Pengelompokan Kewenangan Pemerintah dalam membangun Infrastruktur jalan," beber Hardiyanto.

Menurutnya, komunikasi dan konsultasi dengan DPRD Provinsi Riau juga sangat penting. Sebab dalam hal pembahasan anggaran bukan saja dilakukan oleh Esekutif dalam hal ini Pemerintah Provinsi tapi juga DPRD Riau.

"Jadi kedepan, jangan hanya mengirimkan proposal ke gubernur. Karena dalam pembahasan anggaran, Legislator memiliki peran yang sama penting," jelas Hardiyanto.

Selanjutnya, untuk usulan pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran cukup besar seperti pembangunan turap pemecah ombak antisipasi Abrasi, Hardiyanto menyarankan adanya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten, Provinsi Riau dan Legislator untuk sama-sama bersuara memperjuangkan anggaran APBN.

"Jika hanya mengharapkan dana APBD bahkan Provinsi pun tak akan cukup. Jadi perlu alokasi dana APBN," ujarnya.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim sangat mengapresiasi kedatangan Legislator DPRD Riau ini.

Wabup berharap kepada Wakil Rakyat tersebut dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat Meranti untuk mendapatkan alokasi anggaran Provinsi yang pada dasarnya juga milik masyarakat Meranti. 

"Jika pertemuan ini bisa memberikan solusi terhadap masalah Isolasi Meranti maka pertemuan ini akan menjadi pertemuan yang bersejarah bagi Meranti," ujar Wabup.

Adapun masalah yang hingga saat ini masih menghantui Meranti dikatakan Wabup adalah, minimnya infrastruktur, tingginya angka kemiskinan yang mencapai 26.78 persen tertinggi di Riau, sulitnya lapangan kerja, masalah pendidikan, kesehatan dan lainnya. Dan masalah yang paling krusial penyebab tingginya angka kemiskinan di Meranti adalah Isolasi daerah.

"Jika Isolasi terbuka dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat," ucap Wabup.

Kendati demikian, kondisi saat ini masih banyak jalan dan jembatan yang kondisinya masih sangat parah dan upaya membuka isolasi dengan pengoperasian Roro Kampung Balak. Fakta saat ini, jelas Wabup, belum dilalui saja sudah turun. Solusi lain lewat Tj. Cempenai Mengkikip-Sungai Rawa Tj. Pal sepanjang 3 KM. Lokasi ini sudah dirintis dengan membangun pelabuhan. 

"Jika ini bisa dikembangkan menjadi pelabuhan rakyat untuk pengoperasian Kempang saja sudah sangat baik,"ujar Wabup.

Sebagai daerah perbatasan dan berada di kawasan prioritas Nasional tak membuat Meranti menjadi objek pembangunan.

"Kebijakan Lokpri belum Signifikan dirasakan oleh Meranti," kata Wabup.

Dari data yang disampaikan Wakil Bupati, sebanyak 30 persen angka angkatan kerja di Meranti bekerja di negara tetangga Malaysia dan Singapura. 

"Mereka bekerja dengan menggunakan Pasport turis yang terus kucing-kucingan dengan aparat Imigrasi malaysia, ini sangat merendahkan marwah kita," ujar Wabup.

Selanjutnya didampingi pembangunan Infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi yang tak kalah penting menurut Wabup adalah pembangunan sumber daya manusia. Hal ini sesuai dengan amanat pemerintah pusat yang sudah mulai konsen pada upaya pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia.

"Karena ini sangat strategis dan prinsip, agar kita tidak terus menjadi bangsa yang terjajah, karena lemahnya kualitas Sumber Daya Manusia," jelasnya.

Dalam hal membangun kualitas pendidikan fakta di lapangan saat ini dikatakan Wabup kita belum dapat menata sekolah dengan benar. Masih banyak guru yang masih memikirkan hal diluar Tupoksinya seperti gedung rusak, kursi rusak dan lainnya, bahkan para guru dijadikan objek bisnis penjualan buku. 

Dalam pertemuan itu juga digelar dialog dengan Kepala OPD dan Kepala Desa terkait usulan kegiatan prioritas untuk diperjuangkan ditingkat Provinsi. Diantaranya Kades Tj. Pranap yang berharap jalan Tanjung Peranap - KP. Balak dapat terbangun dengan begitu ekonomi berputar dan lapangan kerja terbuka dengan sendirinya.

Kadis Perhubungan Meranti Dr. Aready menjelaskan, sebagai satu satunya daerah Kepulauan di Riau yang bergantung pada transportasi laut. Namun alokasi anggaran yang diperoleh dari Provinsi sangat minim sekali dan dari rapat-rapat yang diikuti ditingkat Provinsi tampaknya Pemprov lebih fokus pada wilayah darat, meskipun Gubernur dalam pernyataannya mengaku akan memprioritaskan pembangunan daerah pesisir.

"Padahal kewenangan Provinsi ada disini tapi Provinsi kemana...?," tanya Aready.

Aready juga berharap kepada Pemerintah Provinsi dapat membangun SMK Pelayaran di Meranti.

Kades Alai usul sebagai salah satu Desa tertua di Meranti berharap pembangunan pelabuhan yang saat ini mati suri. Kadis Kesehatan dr. Misri mengusulkan Bank Darah, Alat Kesehatan yang memadai di tiap Puskemas. 

Kadis Pertanian M Arif mengusulkan rehabilitasi sawah sampai pembangun tanggul di semua Kecamatan plus jalan pertanian untuk aksesibilitas membawa hasil pertanian. Dan yang paling besar anggarannya adalah pembangunan tanggul antisipasi Abrasi disepanjang Pulau Rangsang.

Dengan banyaknya masalah yang dihadapi Meranti tersebut, Wabup berharap kedatangan Legislator DPRD Provinsi Riau ini dapat memfasilitasi alokasi anggaran Provinsi Riau untuk pembangunan Infrastruktur sesuai dengan kewenangannya.(*)


Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 2 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 3 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 4 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 5 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 6 Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • 7 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 8 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 9 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved