• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
Dibaca : 130 Kali
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
Dibaca : 120 Kali
Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
Dibaca : 123 Kali
Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
Dibaca : 131 Kali
Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
Dibaca : 131 Kali

  • Home
  • Sosialita

Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri

Zulmiron
Rabu, 28 Januari 2026 22:30:25 WIB
Cetak
Salah satu unit turbin yang beroperasi di fasilitas pembangkit listrik, Minas, Riau. Fasilitas ini berfungsi sebagai penunjang utama kebutuhan energi untuk kegiatan operasi PHR di WK Rokan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Suasana di ruang kendali pusat atau Operational Command Center (OCC) PHR di Rumbai - Riau, mendadak berubah tegang pada Jumat sore, awal Januari lalu.

Alarm peringatan berkedip di layar monitor, menandakan anomali serius pada pasokan energi. Di luar gedung, langit Riau mulai gelap, namun bagi para insinyur dan operator di dalamnya, hari yang sangat panjang baru saja dimulai.

Laporan masuk beruntun: Pasokan gas dari pipa transmisi milik pihak ketiga (TGI)—yang menjadi "nyawa" bagi pembangkit listrik Blok Rokan mengalami gangguan. Indikator tekanan gas anjlok drastis.

Situasi ini bukan sekadar gangguan teknis biasa; ini adalah ancaman nyata bagi salah satu tulang punggung energi nasional.

"Saat itu kami tahu, kami sedang berpacu dengan detik. Jika listrik padam total (blackout), dampaknya bukan hanya mesin mati, tapi ribuan sumur minyak bisa mengalami pembekuan (congeal) dan butuh waktu berbulan-bulan untuk memulihkannya. Itu skenario terburuk yang harus kami cegah dengan cara apapun," ujar salah satu Power Dispatcher senior PHR yang bertugas saat insiden terjadi.

Manuver Senyap di Tengah Krisis

Ketika pasokan gas terhenti, tim Incident Management Team (IMT) PHR langsung diaktifasi dan menjalankan protokol darurat. Tanpa menunggu lama, keputusan krusial diambil: melakukan manuver teknis yang sangat kompleks bernama Fuel Switching.

Para "Penjaga Energi" ini harus mengubah bahan bakar unit-unit Turbin Gas (GT) vital dari gas ke bahan bakar cair (liquid/solar) secara cepat. Dalam kondisi normal, proses ini butuh persiapan matang. Namun dalam situasi seperti itu, tim di lapangan melakukan hal yang nyaris mustahil: menjaga turbin tetap berputar agar listrik tidak mati total, sambil melakukan transisi bahan bakar secara manual di tengah malam buta.

"Tidak ada yang tidur. Tim di lapangan bekerja dalam shift ketat 24 jam. Kami berjibaku dengan katup, panel kontrol, dan koordinasi tanpa henti. Fokus kami cuma satu: Jangan sampai operasi negara ini berhenti," ungkap salah satu operator dengan nada heroik, di fasilitas pembangkit listrik Minas.

Menyelamatkan Tulang Punggung Negara

Dengan pasokan daya yang terbatas akibat kurangnya gas, PHR dihadapkan pada pilihan sulit. Energi yang tersedia tidak lagi cukup untuk menghidupkan seluruh operasi secara serentak.

Menggunakan data engineering yang presisi, PHR menerapkan strategi prioritas (Pareto). Strategi ini difokuskan untuk menyelamatkan area yang kritikal agar minyak tidak membeku (congeal) di Stasiun Pengumpul maupun di Jaringan Pipa.

Secara bersamaan, tim juga berupaya menghidupkan sumur-sumur dengan produktivitas tinggi, dengan mengacu pada sistem pengurangan beban otomatis (load shedding) yang dimiliki oleh PHR.

Baca Juga :
  • Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers
  • Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
  • PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X

Sisanya, dengan berat hati harus dihentikan hingga kondisi normal kembali, demi menjaga kestabilan jaringan. Strategi ini terbukti efektif: mayoritas produksi berhasil diselamatkan meskipun dalam kondisi defisit energi.

Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menegaskan bahwa ketangguhan yang ditunjukkan oleh pekerja PHR di lapangan bentuk pertahanan terbaik demi menjaga ketahanan energi nasional.

"Di tengah situasi akibat gangguan pada pihak ketiga seperti ini, saya melihat semangat juang yang luar biasa. Tim kami tidak menyerah pada keadaan. Manuver teknis dan strategi prioritas yang mereka lakukan berhasil meminimalkan dampak kehilangan produksi secara signifikan. Jika tidak ada aksi cepat tanggap dan mitigasi yang militan ini, dampak yang ditimbulkan bisa jauh lebih fatal," tegas Arifin, Minggu (25/01/2026).

Bangkit Lebih Kuat

Kini, kerja keras dan malam-malam tanpa tidur itu mulai membuahkan hasil. Seiring dengan upaya perbaikan pipa gas oleh pihak terkait, PHR langsung melakukan ramp-up atau kenaikan produksi secara agresif. Namun langkah ini dilakukan dengan penuh perhitungan dan terukur, demi menjaga kestabilan sistem saat operasi dipulihkan kembali.

Grafik operasional kini mulai merangkak naik, meskipun proses pemulihan ini masih diwarnai dinamika fluktuasi tekanan dari pipa penyalur. Namun, berkat ketangguhan tim IMT dan operasi PHR, stabilitas produksi berhasil dijaga dan operasional terus berjalan mendekati level normal. Sumur-sumur dan mesin pembangkit yang sempat tertidur kini sebagian besar telah hidup kembali, seiring pulihnya "denyut nadi" energi di Blok Rokan.

"Ini bukan tentang menyalahkan keadaan, tapi tentang seberapa tangguh kita bangkit dari krisis. PHR telah membuktikan bahwa sistem kami, dan yang terpenting, orang-orang kami, memiliki resiliensi kelas dunia untuk menjaga kedaulatan energi nasional," pungkas Arifin.

Kisah dari Riau ini adalah pengingat bahwa di balik kelancaran pasokan energi negeri ini, ada keringat dan dedikasi para pekerja yang tetap tegak berdiri menjaga nyala api produksi, siang dan malam, meski badai tantangan datang menghantam.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers

Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam

Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni

PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X

KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi

Jelang HPN 2026, Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers

Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam

Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni

PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X

KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi

Jelang HPN 2026, Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
28 Januari 2026
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
28 Januari 2026
Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
28 Januari 2026
Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
28 Januari 2026
Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
28 Januari 2026
MAN 1 Pekanbaru Buka PMBM 2026/2027, Tersedia Dua Jalur Penerimaan
28 Januari 2026
Ajukan Anggaran Tambahan, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen
28 Januari 2026
Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers
28 Januari 2026
Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
27 Januari 2026
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
26 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
  • 2 Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
  • 3 Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan
  • 4 Unri Kukuhkan 8 Profesor, Dari Ahli Rantai Pasok Ikan Hingga Perancang Mobil Masa Depan
  • 5 PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X
  • 6 Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik, Sri Sultan HB X: Kemerdekaan Pers Harus Berjalan Beriringan dengan Integritas
  • 7 Cegah Listrik Padam di Sumatera, PLN Minta Gubernur Sumsel Buka Jalan Truk Batubara di Lubuk Linggau
  • 8 KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi
  • 9 UIR Mewujudkan Kontribusi Pendidikan bagi Masyarakat Pasaman
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved