• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
Dibaca : 483 Kali
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Dibaca : 421 Kali
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Dibaca : 431 Kali
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Dibaca : 398 Kali
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Dibaca : 469 Kali

  • Home
  • Nasional

Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang Luncurkan Video Edukasi Multimodal Terapi Kombinasi untuk Pasien Hipertensi

Zulmiron
Senin, 02 Februari 2026 15:35:00 WIB
Cetak
Dosen Spesialis Keperawatan Medikal Bedah (SKMB) Prima Trisna Aji secara resmi meluncurkan inovasi video edukasi terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi napas dalam bagi pasien hipertensi, Jumat (30/01/2026).

Jawa Tengah, Hariantimes.com - Dosen Spesialis Keperawatan Medikal Bedah (SKMB) Prima Trisna Aji secara resmi meluncurkan inovasi video edukasi terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi napas dalam bagi pasien hipertensi, Jumat (30/01/2026).

Peluncuran tersebut bertepatan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Lansia Donohudan Boyolali Jawa Tengah. 

Kegiatan launching berlangsung di wilayah Boyolali dan merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang. Program tersebut dilaksanakan selama tiga bulan dengan sasaran utama lansia penderita hipertensi.

Prima Trisna Aji menjelaskan, inovasi video edukasi ini dirilis sebagai upaya menjawab kebutuhan pasien hipertensi terhadap media edukasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

Baca Juga :
  • Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir

“Selama ini, banyak pasien hipertensi kesulitan melakukan terapi nonfarmakologis secara konsisten. Melalui video ini, pasien dibimbing langkah demi langkah untuk melakukan self-management hipertensi, sehingga diharapkan mampu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi jangka panjang,” ujarnya.

Video edukasi tersebut dikembangkan secara kolaboratif bersama dosen Universitas Muhammadiyah Semarang, Arie Shofyan Bhaidhowy, serta dosen dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Doktor Elinda Rizkasari.

Salah satu peserta Posyandu Lansia Donohudan, Mbah Karmo, mengaku terbantu dengan adanya video edukasi tersebut.

Menurutnya, selama ini belum ada media edukasi kesehatan yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami oleh lansia.

“Videonya jelas, pelan, dan bisa diulang di rumah. Jadi kami tidak takut salah saat praktik,” ungkapnya.

Keterbaruan (Novelty) Inovasi

Keunggulan utama dari inovasi ini terletak pada penggabungan terapi fisik sederhana (rendam kaki air hangat) dan teknik relaksasi napas dalam dalam satu media video terstruktur, berbasis edukasi keperawatan dan pendekatan self-management dengan penggabungan yang disebut dengan terapi multimodal. Tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, video ini juga dirancang sebagai panduan praktik mandiri yang aplikatif, khususnya bagi lansia dengan keterbatasan literasi kesehatan dan akses layanan kesehatan.

Berbeda dari edukasi konvensional yang bersifat lisan dan sesaat, video ini memungkinkan pasien untuk belajar berulang, mandiri, dan berkelanjutan, sehingga memperkuat peran pasien sebagai subjek aktif dalam pengendalian penyakit hipertensi. Terapi multimodal ini juga sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi dalam waktu singkat yaitu sebanyak 30 hingga 40 mmHg yang sangat signifikan daripada terapi yang lainnya. 

Sebagai bentuk perlindungan dan pengakuan inovasi, video edukasi terapi kombinasi tersebut telah resmi didaftarkan dan memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ke depan, tim pengembang berharap inovasi ini dapat diadopsi lebih luas oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama, posyandu lansia, serta program promotif dan preventif di berbagai daerah.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir

Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Usung Tema YONO, Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat

Hadir Nyata Lewat Surau Berdaya, Jaringan Indosat di Aceh Aman dan Stabil

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir

Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Usung Tema YONO, Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat

Hadir Nyata Lewat Surau Berdaya, Jaringan Indosat di Aceh Aman dan Stabil



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
15 Maret 2026
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
14 Maret 2026
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
14 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
14 Maret 2026
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
14 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 2 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 3 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 4 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
  • 5 Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
  • 6 Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
  • 7 Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
  • 8 Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat
  • 9 Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved