• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
Dibaca : 149 Kali
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
Dibaca : 149 Kali
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
Dibaca : 148 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
Dibaca : 141 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
Dibaca : 147 Kali

  • Home
  • Meranti

Atasi Stunting di Meranti

Sekda Ajak RT/RW Serta Tomas Berperan Aktif

Redaksi
Selasa, 10 Desember 2019 13:15:13 WIB
Cetak
Sekdakab Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang.

Meranti, Hariantimes.com - RT/RW serta tokoh masyarakat (tomas) diajak untuk berperan aktif mendukung pemerintan daerah mengatasi Stunting (kekurangan gizi) pada Balita di Kepulauan Meranti.

Tanpa peran serta dan dukungan masyarakat  penuntasan masalah Stunting oleh pemda yang menjadi isu Nasional saat ini tidak akan optimal.

"Saya harap RT/RW dan tokoh masyarakat serta ulama dapat mendukung upaya pemda mengentaskan Stunting di Kepulauan Meranti. Dengan cara menyampaikan lewat pertemuan dan dakwah agama bagaimana cara menghidari Stuting bagi Ibu Hamil dan Balita 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (10/12/2019).

Sekda menyampaikan, Pemerintan Kepulauan Meranti sesuai instruksi yang disampaikan pemerintah pusat berkomitken dalam penuntasan masalah Stunting. Apalagi Meranti telah ditunjuk sebagai salah satu Locus (Lokasi) penuntasan masalah Stunting di Provinsi Riau.

"Ditunjuknya Meranti sebagai Locus penuntasan Stunting, karena Kabupaten termuda di Riau ini berada pada kawasan perbatasan dan strategis Nasional," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Meranti, sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita Stunting atau 12 persen dari total Balita sebKabupaten Meranti.

"Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen," sebut Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Roswita.

Saat ini, Pemkab Meranti telah membentuk Tim Satgas Penuntasan Stunting berkoordinasi dengan OPD/Dinas terkait, pihak Desa, Kecamatan serta Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat.

Adapun strategi penanganan akan difokuskan pada Desa-Desa yang memiliki angka Stunting diatas 20 persen.

"Karena kita sudah ditetapkan sebagai Locus penuntasan Stunting di Provinsi Riau. Saya harap Kader Posyandu, tokoh agama di Majelis Taklim dapat mensosialisasikan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita di 1.000 HPK apa itu Stunting dan bagaimana menanganinya. Sehingga tidak ada lagi Balita di Meranti yang menderita Stunting," jelasnya lagi.

Dan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita diusia 1.000 HPK, dihimbau untuk memeriksakan kehamilan dan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu dan Puskemas sehingga perkembangan Janin dan Balita dapat dipantau. Andai kata terindikasi Stunting dapat segera dilakukan penanganan.

"Kami berharap kepada Para ibu dapat memeriksakan perkembangan Janin dan balitanya, sehingga memudahkan pihak kesehatan untuk melakukan Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif dalam upaya mengantisipasi masalah Stunting," papar Sekda.

Intervensi Spesifik adalah upaya untuk mencegah dan mengurangi masalah gizi secara langsung. Sementara Intervensi Sensitif berkaitan dengan air bersih dan sanitasi untuk menghidari Ibu Hamil dan Balita dari Kuman Penyakit yang menjadi salah satu faktor penyebab Stunting.

Terakhir kepada Camat, Kades dan Lurah Sekda Meranti meminta untuk turun langsung kelapangan memantau kondisi kesehatan masyarakat khususnya Ibu Hamil dan Balita bersama-sama dengan Kader Posyandu.

"Tujuannya agar Stunting dapat diantisipasi dan diatasi," pungkas Sekda.

Sekedar informasi turut hadir dalam kegiatab Stop Stunting yang ditaja Puskesmas Selatpanjang Kepala Puskesmas Selatpanjang dr. Joko Santoro, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Para Dokter, Para Kades dan Lurah, Kader Posyandu, Ibu Hamil dan pemilik Balita dan lainnya.(Humas Pemkab Meranti/*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
05 Agustus 2026
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
05 Agustus 2026
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
05 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
05 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
05 Agustus 2026
Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
05 Agustus 2026
Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
05 Agustus 2026
Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas
04 Agustus 2026
PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik
04 Agustus 2026
PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
04 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 2 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 3 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 4 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 5 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 6 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 7 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 8 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 9 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved