• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 222 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 219 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 222 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 219 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 300 Kali

  • Home
  • Meranti

Atasi Stunting di Meranti

Sekda Ajak RT/RW Serta Tomas Berperan Aktif

Redaksi
Selasa, 10 Desember 2019 13:15:13 WIB
Cetak
Sekdakab Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang.

Meranti, Hariantimes.com - RT/RW serta tokoh masyarakat (tomas) diajak untuk berperan aktif mendukung pemerintan daerah mengatasi Stunting (kekurangan gizi) pada Balita di Kepulauan Meranti.

Tanpa peran serta dan dukungan masyarakat  penuntasan masalah Stunting oleh pemda yang menjadi isu Nasional saat ini tidak akan optimal.

"Saya harap RT/RW dan tokoh masyarakat serta ulama dapat mendukung upaya pemda mengentaskan Stunting di Kepulauan Meranti. Dengan cara menyampaikan lewat pertemuan dan dakwah agama bagaimana cara menghidari Stuting bagi Ibu Hamil dan Balita 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (10/12/2019).

Sekda menyampaikan, Pemerintan Kepulauan Meranti sesuai instruksi yang disampaikan pemerintah pusat berkomitken dalam penuntasan masalah Stunting. Apalagi Meranti telah ditunjuk sebagai salah satu Locus (Lokasi) penuntasan masalah Stunting di Provinsi Riau.

"Ditunjuknya Meranti sebagai Locus penuntasan Stunting, karena Kabupaten termuda di Riau ini berada pada kawasan perbatasan dan strategis Nasional," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Meranti, sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita Stunting atau 12 persen dari total Balita sebKabupaten Meranti.

"Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen," sebut Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Roswita.

Saat ini, Pemkab Meranti telah membentuk Tim Satgas Penuntasan Stunting berkoordinasi dengan OPD/Dinas terkait, pihak Desa, Kecamatan serta Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat.

Adapun strategi penanganan akan difokuskan pada Desa-Desa yang memiliki angka Stunting diatas 20 persen.

"Karena kita sudah ditetapkan sebagai Locus penuntasan Stunting di Provinsi Riau. Saya harap Kader Posyandu, tokoh agama di Majelis Taklim dapat mensosialisasikan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita di 1.000 HPK apa itu Stunting dan bagaimana menanganinya. Sehingga tidak ada lagi Balita di Meranti yang menderita Stunting," jelasnya lagi.

Dan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita diusia 1.000 HPK, dihimbau untuk memeriksakan kehamilan dan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu dan Puskemas sehingga perkembangan Janin dan Balita dapat dipantau. Andai kata terindikasi Stunting dapat segera dilakukan penanganan.

"Kami berharap kepada Para ibu dapat memeriksakan perkembangan Janin dan balitanya, sehingga memudahkan pihak kesehatan untuk melakukan Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif dalam upaya mengantisipasi masalah Stunting," papar Sekda.

Intervensi Spesifik adalah upaya untuk mencegah dan mengurangi masalah gizi secara langsung. Sementara Intervensi Sensitif berkaitan dengan air bersih dan sanitasi untuk menghidari Ibu Hamil dan Balita dari Kuman Penyakit yang menjadi salah satu faktor penyebab Stunting.

Terakhir kepada Camat, Kades dan Lurah Sekda Meranti meminta untuk turun langsung kelapangan memantau kondisi kesehatan masyarakat khususnya Ibu Hamil dan Balita bersama-sama dengan Kader Posyandu.

"Tujuannya agar Stunting dapat diantisipasi dan diatasi," pungkas Sekda.

Sekedar informasi turut hadir dalam kegiatab Stop Stunting yang ditaja Puskesmas Selatpanjang Kepala Puskesmas Selatpanjang dr. Joko Santoro, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Para Dokter, Para Kades dan Lurah, Kader Posyandu, Ibu Hamil dan pemilik Balita dan lainnya.(Humas Pemkab Meranti/*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 2 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 3 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 4 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 5 Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • 6 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 7 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 8 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 9 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved