• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Gaungkan Gerakan P4GN, Harry Setiawan: Literasi Digital Jadi Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Dibaca : 101 Kali
Defizon: Enam Orang Jemaah Masih di Arab Saudi
Dibaca : 152 Kali
Waspada Penipuan!, UIR Tegaskan Tidak Pernah Menagih UKT Melalui WhatsApp, SMS Maupun Medsos
Dibaca : 207 Kali
Kloter BTH 18 Tiba di Tanah Air, Defizon: Kepulangan Jadi Bagian Proses Pemulangan Jemaah Haji Riau
Dibaca : 197 Kali
KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau
Dibaca : 234 Kali

  • Home
  • Meranti

Atasi Stunting di Meranti

Sekda Ajak RT/RW Serta Tomas Berperan Aktif

Redaksi
Selasa, 10 Desember 2019 13:15:13 WIB
Cetak
Sekdakab Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang.

Meranti, Hariantimes.com - RT/RW serta tokoh masyarakat (tomas) diajak untuk berperan aktif mendukung pemerintan daerah mengatasi Stunting (kekurangan gizi) pada Balita di Kepulauan Meranti.

Tanpa peran serta dan dukungan masyarakat  penuntasan masalah Stunting oleh pemda yang menjadi isu Nasional saat ini tidak akan optimal.

"Saya harap RT/RW dan tokoh masyarakat serta ulama dapat mendukung upaya pemda mengentaskan Stunting di Kepulauan Meranti. Dengan cara menyampaikan lewat pertemuan dan dakwah agama bagaimana cara menghidari Stuting bagi Ibu Hamil dan Balita 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (10/12/2019).

Sekda menyampaikan, Pemerintan Kepulauan Meranti sesuai instruksi yang disampaikan pemerintah pusat berkomitken dalam penuntasan masalah Stunting. Apalagi Meranti telah ditunjuk sebagai salah satu Locus (Lokasi) penuntasan masalah Stunting di Provinsi Riau.

"Ditunjuknya Meranti sebagai Locus penuntasan Stunting, karena Kabupaten termuda di Riau ini berada pada kawasan perbatasan dan strategis Nasional," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Meranti, sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita Stunting atau 12 persen dari total Balita sebKabupaten Meranti.

"Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen," sebut Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Roswita.

Saat ini, Pemkab Meranti telah membentuk Tim Satgas Penuntasan Stunting berkoordinasi dengan OPD/Dinas terkait, pihak Desa, Kecamatan serta Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat.

Adapun strategi penanganan akan difokuskan pada Desa-Desa yang memiliki angka Stunting diatas 20 persen.

"Karena kita sudah ditetapkan sebagai Locus penuntasan Stunting di Provinsi Riau. Saya harap Kader Posyandu, tokoh agama di Majelis Taklim dapat mensosialisasikan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita di 1.000 HPK apa itu Stunting dan bagaimana menanganinya. Sehingga tidak ada lagi Balita di Meranti yang menderita Stunting," jelasnya lagi.

Dan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita diusia 1.000 HPK, dihimbau untuk memeriksakan kehamilan dan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu dan Puskemas sehingga perkembangan Janin dan Balita dapat dipantau. Andai kata terindikasi Stunting dapat segera dilakukan penanganan.

"Kami berharap kepada Para ibu dapat memeriksakan perkembangan Janin dan balitanya, sehingga memudahkan pihak kesehatan untuk melakukan Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif dalam upaya mengantisipasi masalah Stunting," papar Sekda.

Intervensi Spesifik adalah upaya untuk mencegah dan mengurangi masalah gizi secara langsung. Sementara Intervensi Sensitif berkaitan dengan air bersih dan sanitasi untuk menghidari Ibu Hamil dan Balita dari Kuman Penyakit yang menjadi salah satu faktor penyebab Stunting.

Terakhir kepada Camat, Kades dan Lurah Sekda Meranti meminta untuk turun langsung kelapangan memantau kondisi kesehatan masyarakat khususnya Ibu Hamil dan Balita bersama-sama dengan Kader Posyandu.

"Tujuannya agar Stunting dapat diantisipasi dan diatasi," pungkas Sekda.

Sekedar informasi turut hadir dalam kegiatab Stop Stunting yang ditaja Puskesmas Selatpanjang Kepala Puskesmas Selatpanjang dr. Joko Santoro, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Para Dokter, Para Kades dan Lurah, Kader Posyandu, Ibu Hamil dan pemilik Balita dan lainnya.(Humas Pemkab Meranti/*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Gaungkan Gerakan P4GN, Harry Setiawan: Literasi Digital Jadi Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
21 Juni 2026
Defizon: Enam Orang Jemaah Masih di Arab Saudi
21 Juni 2026
Waspada Penipuan!, UIR Tegaskan Tidak Pernah Menagih UKT Melalui WhatsApp, SMS Maupun Medsos
20 Juni 2026
Kloter BTH 18 Tiba di Tanah Air, Defizon: Kepulangan Jadi Bagian Proses Pemulangan Jemaah Haji Riau
20 Juni 2026
KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau
20 Juni 2026
16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat
19 Juni 2026
Wadah Aspirasi Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik "PASTI ADA SOLUSI"
19 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu
19 Juni 2026
Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
19 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual di Rohil
19 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
  • 2 Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
  • 3 Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
  • 4 Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
  • 5 Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
  • 6 PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
  • 7 Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
  • 8 Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
  • 9 Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved