• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Sukseskan Puncak Peringatan HPN, Pengurus PWI Pusat Rapat Konsolidasi Bersama Panitia
Dibaca : 180 Kali
Lantik 5 Penyidik PNS di Riau, Rudy Hendra Pakpahan: Kami Berharap Selalu Berpedoman pada Aturan Hukum yang Berlaku
Dibaca : 180 Kali
Pelindungan KI Sektor Ekonomi Kreatif, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Dinas Pariwisata
Dibaca : 174 Kali
Operasi Keselamatan LK 2026, Satlantas Polres Siak Gencarkan Edukasi Tertib Lalu Lintas
Dibaca : 186 Kali
Dukung LK 2026, Polres Siak Periksa Kelengkapan Berkendara Milik Seluruh Personel
Dibaca : 187 Kali

  • Home
  • Meranti

Atasi Stunting di Meranti

Sekda Ajak RT/RW Serta Tomas Berperan Aktif

Redaksi
Selasa, 10 Desember 2019 13:15:13 WIB
Cetak
Sekdakab Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang.

Meranti, Hariantimes.com - RT/RW serta tokoh masyarakat (tomas) diajak untuk berperan aktif mendukung pemerintan daerah mengatasi Stunting (kekurangan gizi) pada Balita di Kepulauan Meranti.

Tanpa peran serta dan dukungan masyarakat  penuntasan masalah Stunting oleh pemda yang menjadi isu Nasional saat ini tidak akan optimal.

"Saya harap RT/RW dan tokoh masyarakat serta ulama dapat mendukung upaya pemda mengentaskan Stunting di Kepulauan Meranti. Dengan cara menyampaikan lewat pertemuan dan dakwah agama bagaimana cara menghidari Stuting bagi Ibu Hamil dan Balita 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM saat membuka kegiatan Stop Stunting yang dilaksanakan oleh UPT Puskemas Selatpanjang, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (10/12/2019).

Sekda menyampaikan, Pemerintan Kepulauan Meranti sesuai instruksi yang disampaikan pemerintah pusat berkomitken dalam penuntasan masalah Stunting. Apalagi Meranti telah ditunjuk sebagai salah satu Locus (Lokasi) penuntasan masalah Stunting di Provinsi Riau.

"Ditunjuknya Meranti sebagai Locus penuntasan Stunting, karena Kabupaten termuda di Riau ini berada pada kawasan perbatasan dan strategis Nasional," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Meranti, sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita Stunting atau 12 persen dari total Balita sebKabupaten Meranti.

"Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen," sebut Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Roswita.

Saat ini, Pemkab Meranti telah membentuk Tim Satgas Penuntasan Stunting berkoordinasi dengan OPD/Dinas terkait, pihak Desa, Kecamatan serta Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat.

Adapun strategi penanganan akan difokuskan pada Desa-Desa yang memiliki angka Stunting diatas 20 persen.

"Karena kita sudah ditetapkan sebagai Locus penuntasan Stunting di Provinsi Riau. Saya harap Kader Posyandu, tokoh agama di Majelis Taklim dapat mensosialisasikan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita di 1.000 HPK apa itu Stunting dan bagaimana menanganinya. Sehingga tidak ada lagi Balita di Meranti yang menderita Stunting," jelasnya lagi.

Dan kepada para ibu hamil dan memiliki Balita diusia 1.000 HPK, dihimbau untuk memeriksakan kehamilan dan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu dan Puskemas sehingga perkembangan Janin dan Balita dapat dipantau. Andai kata terindikasi Stunting dapat segera dilakukan penanganan.

"Kami berharap kepada Para ibu dapat memeriksakan perkembangan Janin dan balitanya, sehingga memudahkan pihak kesehatan untuk melakukan Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif dalam upaya mengantisipasi masalah Stunting," papar Sekda.

Intervensi Spesifik adalah upaya untuk mencegah dan mengurangi masalah gizi secara langsung. Sementara Intervensi Sensitif berkaitan dengan air bersih dan sanitasi untuk menghidari Ibu Hamil dan Balita dari Kuman Penyakit yang menjadi salah satu faktor penyebab Stunting.

Terakhir kepada Camat, Kades dan Lurah Sekda Meranti meminta untuk turun langsung kelapangan memantau kondisi kesehatan masyarakat khususnya Ibu Hamil dan Balita bersama-sama dengan Kader Posyandu.

"Tujuannya agar Stunting dapat diantisipasi dan diatasi," pungkas Sekda.

Sekedar informasi turut hadir dalam kegiatab Stop Stunting yang ditaja Puskesmas Selatpanjang Kepala Puskesmas Selatpanjang dr. Joko Santoro, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Para Dokter, Para Kades dan Lurah, Kader Posyandu, Ibu Hamil dan pemilik Balita dan lainnya.(Humas Pemkab Meranti/*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Sukseskan Puncak Peringatan HPN, Pengurus PWI Pusat Rapat Konsolidasi Bersama Panitia
03 Februari 2026
Lantik 5 Penyidik PNS di Riau, Rudy Hendra Pakpahan: Kami Berharap Selalu Berpedoman pada Aturan Hukum yang Berlaku
03 Februari 2026
Pelindungan KI Sektor Ekonomi Kreatif, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Dinas Pariwisata
03 Februari 2026
Operasi Keselamatan LK 2026, Satlantas Polres Siak Gencarkan Edukasi Tertib Lalu Lintas
03 Februari 2026
Dukung LK 2026, Polres Siak Periksa Kelengkapan Berkendara Milik Seluruh Personel
03 Februari 2026
SMSI Riau Kirim Delegasi ke Puncak HPN 2026 di Serang, Banten
03 Februari 2026
Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang Luncurkan Video Edukasi Multimodal Terapi Kombinasi untuk Pasien Hipertensi
02 Februari 2026
HPN 2026 di Banten, Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa
02 Februari 2026
PW Hima Persis Riau Minta Pemerintah dan Aparat Harus Tegas
01 Februari 2026
Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama
01 Februari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
  • 2 Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
  • 3 Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
  • 4 Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
  • 5 Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
  • 6 Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
  • 7 Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
  • 8 Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
  • 9 MAN 1 Pekanbaru Buka PMBM 2026/2027, Tersedia Dua Jalur Penerimaan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved