• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
Dibaca : 150 Kali
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
Dibaca : 150 Kali
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
Dibaca : 149 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
Dibaca : 142 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
Dibaca : 148 Kali

  • Home
  • Meranti

1.170 Balita di Meranti Menderita Stunting

Redaksi
Kamis, 05 Desember 2019 20:47:13 WIB
Cetak
Acara Pertemuan dan Pencegahan Penurunan Stunting Lintas Sektor, di Ballroom Hotel AKA Meranti, Selatpanjnag, Kamis (05/12/2019).

Meranti, Hariantimes.com - Dari hasil pendataan pihak Dinas Kesehatan Meranti, saat ini sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita Stunting atau 12 persen dari total Balita se Kabupaten Meranti.

Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Roswita menungkapkan, jumlah Stunting terbesar di Meranti tersebar di 24 desa dari 103. Di antaranya Pelantai, Sungai Tohor Barat dan lainnya. Namun untuk yang tertinggi berada di Desa Tanjung Dahrul Takzim Kecamatan Tebing Tebing Tinggi Barat dengan jumlah balita penderita mencapai 30 persen.

"Angka Stunting di Meranti mencapai 12 persen masih jauh dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30.8 persen. Artinya, masih diposisi aman. Meski begitu, masalah ini perlu ditangani dengan serius agar dapat ditekan dan tidak terjadi penambahan," jelas Roswita saat menghadiri dan membuka acara Pertemuan dan Pencegahan Penurunan Stunting Lintas Sektor, di Ballroom Hotel AKA Meranti, Selatpanjnag, Kamis (05/12/2019).

Kadiskes menyampaikan, masalah Stunting di Indonesia mendapat perhatian serius dari Pemerintan Pusat untuk dituntaskan. Tak tanggung-tanggung, untuk penanganan masalah ini langsung dipimpin Wakil Presiden RI.

Untuk mendukung program ini, katanya, Pemerintan Pusat pun menganggarkan dana miliaran rupiah untuk dikucurkan di tahun 2020 mendatang. Dana ini dititipkan dibeberapa OPD terkait. Salah satunya Dinas Kesehatan Meranti.

"Untuk Dinas Kesehatan di tahun 2020 kita diberikan dana Rp1.5 miliar. Belum lagi OPD terkait lainnya," sebut Kadiskes dr Roswita.

Menurut Roswita, upaya yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Meranti untuk menuntaskan masalah Stunting di Meranti adalah dengan pembentukan Tim Satgas berkoordinasi dengan OPD/Dinas terkait, pihak Desa, Kecamatan serta Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat. Adapun strategi penanganan akan difokuskan pada Desa-Desa yang memiliki angka Stunting diatas 20 persen.

"Untuk desa-desa yang memilik angka Stunting di atas 20 persen, akan kita lakukan intervensi. Sehingga masalah Stunting dapat segera dituntaskan," ujar Roswita.

Locus Penuntasan Stunting

Letak Meranti yang berada di kawasan perbatasan atau strategis nasional, membuat daerah ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Untuk itu, Pemerintah Pusat telah menetapkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai salah satu Lokus (lokasi) penuntasan masalah Stunting di Indonesia.

Bahkan, keinginan Pemerintah Pusat untuk menuntaskan masalah Stunting di Indonesia ini sangat sejalan dengan  komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.

Sekda Meranti H Yulian Norwis SE MM mengatakan, saat ini Pemkab Meranti telah membentuk Satgas mulai dari pemerintahan terkecil RT/RW, desa, kecamatan. Satgas ini dibentuk untuk mendata dan mengawasi Stunting diwilayahnya masing-masing agar dilakukan penanganan cepat.

"Dengan keterlibatan semua pihak, kita menargetkan tahun 2020 mendatang Meranti bebas dari Stunting," jelas Sekda.

Untuk lebih mengoptimalkan upaya tersebut, kata Sekda, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah pula mengeluarkan himbauan kepada RT/RW, Perangkat Desa dan Kecamatan untuk bersama-sama dengan Kader Posyandu untuk melakukan pengawasan dan pendataan.

"Kita juga meminta kepada Kades untuk menggunakan sebagian dana Desa dalam upaya penuntasan masalah Stunting diwilayahnya. Jika penuntasan masalah ini dilakukan secara bersama-sama saya yakin tahun 2020 mendatang Meranti akan terbebas dari masalah Stunting," pungkas Sekda.

Kegiatan tersebur dihadiri Kepala Dinas/Bagian, serta Camat dan Kades se Kabupaten Kepulauan Meranti. Di antaranya Kepala Dinas Sosial Perlindunga Perempuan dan Anak Agusyanto SE MSi, Kasatpol PP Meranti Helfandi SE MSi, Kepala Dinas Pertanian Idris Sudin, Sekretaris Dinas Perikanan Heldi, Sekretaris Dinas Perindag Meranti Rudi SAg MH, Sekretaris Disdukcapil Meranti, Sekretaris Bappeda Meranti, Kepala Puskesmas dan lainnya.

Juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama yang diawali oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM, diikuti Perwakilan OPD, Camat, Kades dan Kepala Puskemas se Kabupaten Meranti.(*)


Penulis: Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
05 Agustus 2026
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
05 Agustus 2026
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
05 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
05 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
05 Agustus 2026
Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
05 Agustus 2026
Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
05 Agustus 2026
Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas
04 Agustus 2026
PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik
04 Agustus 2026
PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
04 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 2 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 3 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 4 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 5 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 6 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 7 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 8 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 9 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved