• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
Dibaca : 127 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
Dibaca : 157 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi
Dibaca : 139 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai
Dibaca : 142 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum
Dibaca : 158 Kali

  • Home
  • Wisata

Kunjungan Jurnalistik Pemenang LKJ Manggala Agni ke Manado

Eko: Bunaken Sudah Mendunia, Bahkan Super Dunia

Redaksi
Jumat, 27 September 2019 22:30:08 WIB
Cetak
Panitia dan pemenang LKJ Manggala Agni saat menikmati indahnya pasir timbul di Pulau Bungin.
Manado, Hariantimes.com - Rombongan pemenang terbaik Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) Manggala Agni mengunjungi sejumlah objek wisata menarik di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (27/09/2019).

Sebelum bertolak ke lokasi yang dituju, pemenang terbaik LKJ Manggala Agni melakukan meeting poin di Kantor Balai Taman Nasional (TN) Bunaken. Pada meeting ini, pemenang LKJ diberi penjelasan singkat atau gambaran umum terkait kawasan TN Bunaken. Selanjutnya melakukan persiapan keberangkatan menuju Pulau Nain, Bungin (Pasir Timbul) dan Manthehage serta menginap di Woka Resort & Dive, Manado Tua, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

"Kita melakukan meeting poin dulu di Kantor Balai TN Bunaken dulu. Habis itu kita terus berangkat ke Dernaga Grand Luley. Dari Dermaga Grand Lauley, kita berangkat menuju ke Pulau Nain. Selama perjananan ke Pulau Naim, kita melintasi bagian utara TN Bunaken. Semoga kita ada keberuntungan melihat Ikan Lumba-Lumba dan Ikan Paus disitu. Karena itu jarang sekali muncul. Tetapi, untuk Lumba-Lumba itu di antara jam 08.30 sampai 09.30 dia melintas. Di Bali itu orang mengejar. Tapi di Teluk Manado ini orang tidak perlu mengejar. Setiap hari ada," ujar Eko Wahyu Handoyo SHut selaku pejabat Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TN Bunaken kepada awak media, Kamis (26/09/2019) malam.

Lalu, ada berapa jumlah komunitas Ikan Lumba-Lumba di Teluk Manado ini? Eko mengatakan, kalau Lumba-Lumba itu setasean. Bisa mencapai ratusan bahkan ribuan ekor.

"Kita tidak bisa menghitung secara pasti. Sedangkan Ikan Paus jelas setasean. Jumlahnya soliter. Ada dua, tiga. Tapi kadang-kadang munculnya banyak. Yang jelas tidak lebih dari 10 ekor. Sementara Lumba-Lumba akan banyak sekali muncul," sebut Eko.

Perjalanan selanjutnya beber Eko, menuju Pulau Nain. Namun belum sampai di pulaunya, tapi di reef luar. Yakni di rataan terumbu, karena tergantung pasang surut air untuk bisa kapal masuk. 

"Kita ke daerah Bungin (pasir timbul). Kalau orang sini bilang pasir timbul. Jangka waktu Bungin itu antara 30 menit hingga 60 menit. Pas saat surut rendah. Setelah itu tergenang air lagi. Nah sebelum surut, kapal-kapal wisata itu berhenti untuk menikmati keindahan pasir timbul," jelas Eko.

Dari Bungin, sebut Eko lagi, menuju Pulau Nain. Dan dalam perjalan bisa melihat terumbu karang, budi daya rumput laut, rumah suku bajo (tompal) termasuk sistem sosial dan budaya masyarakat serta sumber air jere. 

"Setelah itu, kita menuju Dermaga Buhias (Mantehage). Di Dermaga Buhias, bisa melihat suasana menara pandang, mangrove park mantehage, rural village sambil jalan menuju ke Desa Tinongko untuk berdiskusi dengan Kader Konservasi di Building Information Center bersama Kader Konservasi," jelas Eko.

Usai mengunjungi Pulau Manthehage, rombongan diajak ke pulau sebelahnya yakni Pulau Manado Tua. 

"Pulau Manado Tua adalah cikal bakalnya Kota Manado sebenarnya. Di Pulau Manado ini pula lah, rombongan menginap semalam di Woke Resort & Dive untuk persiapan pendakian. Dimana pendakiannya tidak curam.  Karena kependekkan jaraknya yakni sekitar 400 meter diatas permukaan lain atau sekitar 1,5 kilometer, memang agak miring sedikit. Kira-kira 6 jam lah kita habiskan untuk itu. Dan jam 12 kita turun lagi untuk berkemas-kemas untuk menuju ke Pulau Bunaken," terang Eko.

Lantas apa harapan terhadap kunjungan jurnalistik ini? Eko menyebutkan, Bunaken kan sudah mendunia. Bahkan super dunia. 

"Kita berharap ini menjadi publikasi yang memberikan efek positif untuk pengembangan pariwisata dan kehidupan masyarakat yang memanfaatkan jasa lingkungan dan wisata alam di Bunaken ini, Sulawesi Utara Khususnya dan Indonesia pada umumnya," harap Eko.

Lalu seberapa banyak tingkat destinasi wisatawan berkunjung ke Pulau Naim, Bungin, Manthehage, Manado Tua dan Bunaken ini? Eko menyebutkan sekitar 20 ribuan wisatawan mancanegara masuk ke Pulau Bunaken. Sedangkan untuk wisatawan lokal tergantung season saja. Tapi kira-kira hampir 40 ribu. 

"Mudah-mudahan dengan pemberitaan teman-teman wartawan ini, kita bisa meningkatkan jumlah kunjungan khusus untuk wisatawan ekultur. Karena ini kawasan pelestarian alam dan bukan wisatawan yang merusak. Tapi wisatawan yang memberikan efek positif untuk pengembangan pelestarian dan ekowisata di Bunaken ini," ujar Eko.(*)

Penulis/Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai
23 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Kebijakan Permenkumham Nomor 16 Tahun 2021
23 September 2026
Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Perencanaan Regulasi Daerah
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 2 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 4 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 5 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 6 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 7 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 8 MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Mediasi Dugaan Pelanggaran Indikasi Geografis Kopi Liberika Meranti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved