• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Supriyadi: Instrumen Penting Mendorong Budaya Deteksi Dini Penyakit
Dibaca : 156 Kali
Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan Kantor Imigrasi Pekanbaru
Dibaca : 163 Kali
Gelar Muskab, SOIna Siak Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi
Dibaca : 165 Kali
IKWI Riau Juara I Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara Tingkat Nasional
Dibaca : 175 Kali
Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak
Dibaca : 184 Kali

  • Home
  • Wisata

Kunjungan Jurnalistik Pemenang LKJ Manggala Agni ke Manado

Eko: Bunaken Sudah Mendunia, Bahkan Super Dunia

Redaksi
Jumat, 27 September 2019 22:30:08 WIB
Cetak
Panitia dan pemenang LKJ Manggala Agni saat menikmati indahnya pasir timbul di Pulau Bungin.
Manado, Hariantimes.com - Rombongan pemenang terbaik Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) Manggala Agni mengunjungi sejumlah objek wisata menarik di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (27/09/2019).

Sebelum bertolak ke lokasi yang dituju, pemenang terbaik LKJ Manggala Agni melakukan meeting poin di Kantor Balai Taman Nasional (TN) Bunaken. Pada meeting ini, pemenang LKJ diberi penjelasan singkat atau gambaran umum terkait kawasan TN Bunaken. Selanjutnya melakukan persiapan keberangkatan menuju Pulau Nain, Bungin (Pasir Timbul) dan Manthehage serta menginap di Woka Resort & Dive, Manado Tua, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

"Kita melakukan meeting poin dulu di Kantor Balai TN Bunaken dulu. Habis itu kita terus berangkat ke Dernaga Grand Luley. Dari Dermaga Grand Lauley, kita berangkat menuju ke Pulau Nain. Selama perjananan ke Pulau Naim, kita melintasi bagian utara TN Bunaken. Semoga kita ada keberuntungan melihat Ikan Lumba-Lumba dan Ikan Paus disitu. Karena itu jarang sekali muncul. Tetapi, untuk Lumba-Lumba itu di antara jam 08.30 sampai 09.30 dia melintas. Di Bali itu orang mengejar. Tapi di Teluk Manado ini orang tidak perlu mengejar. Setiap hari ada," ujar Eko Wahyu Handoyo SHut selaku pejabat Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TN Bunaken kepada awak media, Kamis (26/09/2019) malam.

Lalu, ada berapa jumlah komunitas Ikan Lumba-Lumba di Teluk Manado ini? Eko mengatakan, kalau Lumba-Lumba itu setasean. Bisa mencapai ratusan bahkan ribuan ekor.

"Kita tidak bisa menghitung secara pasti. Sedangkan Ikan Paus jelas setasean. Jumlahnya soliter. Ada dua, tiga. Tapi kadang-kadang munculnya banyak. Yang jelas tidak lebih dari 10 ekor. Sementara Lumba-Lumba akan banyak sekali muncul," sebut Eko.

Perjalanan selanjutnya beber Eko, menuju Pulau Nain. Namun belum sampai di pulaunya, tapi di reef luar. Yakni di rataan terumbu, karena tergantung pasang surut air untuk bisa kapal masuk. 

"Kita ke daerah Bungin (pasir timbul). Kalau orang sini bilang pasir timbul. Jangka waktu Bungin itu antara 30 menit hingga 60 menit. Pas saat surut rendah. Setelah itu tergenang air lagi. Nah sebelum surut, kapal-kapal wisata itu berhenti untuk menikmati keindahan pasir timbul," jelas Eko.

Dari Bungin, sebut Eko lagi, menuju Pulau Nain. Dan dalam perjalan bisa melihat terumbu karang, budi daya rumput laut, rumah suku bajo (tompal) termasuk sistem sosial dan budaya masyarakat serta sumber air jere. 

"Setelah itu, kita menuju Dermaga Buhias (Mantehage). Di Dermaga Buhias, bisa melihat suasana menara pandang, mangrove park mantehage, rural village sambil jalan menuju ke Desa Tinongko untuk berdiskusi dengan Kader Konservasi di Building Information Center bersama Kader Konservasi," jelas Eko.

Usai mengunjungi Pulau Manthehage, rombongan diajak ke pulau sebelahnya yakni Pulau Manado Tua. 

"Pulau Manado Tua adalah cikal bakalnya Kota Manado sebenarnya. Di Pulau Manado ini pula lah, rombongan menginap semalam di Woke Resort & Dive untuk persiapan pendakian. Dimana pendakiannya tidak curam.  Karena kependekkan jaraknya yakni sekitar 400 meter diatas permukaan lain atau sekitar 1,5 kilometer, memang agak miring sedikit. Kira-kira 6 jam lah kita habiskan untuk itu. Dan jam 12 kita turun lagi untuk berkemas-kemas untuk menuju ke Pulau Bunaken," terang Eko.

Lantas apa harapan terhadap kunjungan jurnalistik ini? Eko menyebutkan, Bunaken kan sudah mendunia. Bahkan super dunia. 

"Kita berharap ini menjadi publikasi yang memberikan efek positif untuk pengembangan pariwisata dan kehidupan masyarakat yang memanfaatkan jasa lingkungan dan wisata alam di Bunaken ini, Sulawesi Utara Khususnya dan Indonesia pada umumnya," harap Eko.

Lalu seberapa banyak tingkat destinasi wisatawan berkunjung ke Pulau Naim, Bungin, Manthehage, Manado Tua dan Bunaken ini? Eko menyebutkan sekitar 20 ribuan wisatawan mancanegara masuk ke Pulau Bunaken. Sedangkan untuk wisatawan lokal tergantung season saja. Tapi kira-kira hampir 40 ribu. 

"Mudah-mudahan dengan pemberitaan teman-teman wartawan ini, kita bisa meningkatkan jumlah kunjungan khusus untuk wisatawan ekultur. Karena ini kawasan pelestarian alam dan bukan wisatawan yang merusak. Tapi wisatawan yang memberikan efek positif untuk pengembangan pelestarian dan ekowisata di Bunaken ini," ujar Eko.(*)

Penulis/Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Supriyadi: Instrumen Penting Mendorong Budaya Deteksi Dini Penyakit
22 Juli 2026
Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan Kantor Imigrasi Pekanbaru
22 Juli 2026
Gelar Muskab, SOIna Siak Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi
22 Juli 2026
IKWI Riau Juara I Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara Tingkat Nasional
22 Juli 2026
Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak
22 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Tata Kelola Kinerja Organisasi
21 Juli 2026
Kemenkum Riau Gelar Diskusi Publik Layanan Kewarganegaraan di Siak
21 Juli 2026
Kemenkum Riau Hadiri FGD Kurikulum Magister Kenotariatan dan Doktor Ilmu Hukum Unri
21 Juli 2026
Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up
21 Juli 2026
Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja
21 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi PP Nomor 30 Tahun 2026
  • 3 Dua Lokasi Masih Membara, Ferdian: Vegetasi Kering dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Riau
  • 4 BRK Syariah Siak Permudah Layanan TASPEN bagi ASN Pensiun
  • 5 Karhutla di Kubu Capai 4 Hektare, Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Api
  • 6 Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium
  • 7 Kemenkum Riau Ikuti Transfer Knowledge Pengelolaan Pengaduan dan Keamanan Siber
  • 8 Kemenkum Riau Dorong UMK Naik Kelas dan Berbadan Hukum
  • 9 Karhutla Kembali Melanda Rohil, Manggala Agni Padamkan 2 Ha Lahan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved