• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Dibaca : 195 Kali
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
Dibaca : 248 Kali
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
Dibaca : 304 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
Dibaca : 275 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
Dibaca : 262 Kali

  • Home
  • Riau

Lapangan Pekerjaan Tidak Banyak Tersedia

Husnul: Salah Satu Solusinya Adalah Industri Kreatif

Redaksi
Sabtu, 31 Agustus 2019 01:39:41 WIB
Cetak
Gubernur Riau Drs H Syamsuar foto bersama pengurus BRCN.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Industri kreatif saat ini sedang leading dan berkembang pesat serta terus meningkat. 

Oleh karena itu, sebagai masyarakat Riau secara khusus harus bisa mengambil peran dan menjadi pelaku industri kreatif agar bisa bersaing serta lebih hebat dikemudian hari.

Badan Riau Creative Network lahir dari salah satu visi utama Gubernur Riau untuk memajukan kegiatan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Riau. 

"Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini lapangan pekerjaan tidak banyak tersedia kalau kita masih tergantung kepada orang lain. Makanya kita harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Salah satu solusinya adalah industri kreatif. Mudah-mudahan dengan niat ini, kita bisa menciptakan apa yang dicita-citakan oleh orangtua kita. Sehingga kelak bisa kita tinggalkan untuk anak cucu kita," ujar Ketua Badan Riau Creative Networking (BRCN) Husnul Kausarian MSc PhD dalam pidato perdanya usai dikukuhkan oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi di Ruang Balai Serindit, Gubernuran Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Jumat (30/08/2019) malam.

Acara tersebut dihadiri Penasehat BRCN Wan Abu Bakar, Mantan Bupati Siak Aswin AS, Fakhri Yasin, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Doni Apriyaldi, unsur Fokopimda, sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau dan kalangan pengusaha.

Husnul mengatakan, menjawab tantangan global saat ini, maka BRCN dibentuk dengan kekuatan yang sangat kuat. Yaitu melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Dengan begitu, kekuatan ini nanti akan bisa sama-sama diberdayakan.

"Jadi perlu dipahami, bahwa BRCN bukan lembaga ekslusif. Tapi BRCN adalah lembaga buat kita semua. Siapapun bisa bergabung, siapapun bisa mengakselerasikan hal-hal ataupun industri kreatif yang akan dikembangkan. Maka kami segenap pengurus yang baru saja dikukuhkan ini hanyalah simbol. Dan sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa BRCN ini bersifat katalis. Artinya, katalis itu sebagaimana sama-sama kita ketahui yakni hanya menjembatani dan memediasi. Tapi pelakunya adalah  orang-orang yang bergerak di pelaku industri kreatif itu," papar Husnul.

Jadi dengan terbentuknya BRCN ini, harap Husnul, bisa tersebar secara luas ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau. Soalnya di Riau ini sudah banyak industri kreatif maupun UMKM. Jadi dengan adanya BRCN ini, bisa mempercepat dan meningkatkan lagi industri kreatif maupun UMKM yang ada di Provinsi Riau.

"Semoga kita bersama-sama menggerakkan dan meningkatkan industri kreatif dan UMKM yang ada di Provinsi Riau ini," ujar Husnul diakhir sambutannya.

Dikesempatan itu, Ketua Indonesia Creative City Network (ICCN) Tubagus Fiki Satari spontan diawal sambutannya menyatakan, pengukuhan kepengurusan BRCN ini luar biasa. Dan ini sebagai bukti komitmen dari Gubernur Riau dan seluruh jajaran.

"Saya rasa sejak berdirinya Indonesia Creative City Network di kabupaten/kota kreatif se Indonesia, kami hadiri sudah 211 kabupaten/kota yang bergabung, rasanya inilah forum pelantikan yang paling luar biasa yang kita pernah ikuti," ucap Fiki.

Disebutkan Fiki, Indonesia Creative City Network ini dibeberapa provinsi juga sudah terbentuk. Seperi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. 

"Dan sekali lagi, Riau ini yang saya rasa luar biasa. Dengan begitu, saya menjadi optimis. Namun demikian, ini juga menjadi beban bagi BRCN. Artinya setelah dilantik dan disaksikan oleh tokoh-tokoh Riau, kita tunggu program-program kreatifnya yang mewarnai bagaimana pengembangan Provinsi Riau dengan 12 kabupaten/kotanya betul-betul menjadi ujung tombak ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Fikri.

Sedangkan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi menyampaikan, BRCN ini merupakan upaya untuk menerima aspirasi dan sebagai penyambung lidah baik dengan mitra usaha termasuk juga dengan pemerintah daerah.

“Kita ingin mengangkat dan mengembangkan ekonomi kreatif, karena potensi Riau ini cukup besar hingga membentuk Badan Riau Creative Network. Dulu kita selalu membanggakan adanya Migas dan sawit di Riau, tapi kondisi sekarang tidak bisa menjadi kebanggaan lagi. Kalau kita ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di Riau maka kreatiflah," ucap Syamsuar.

BRCN ini, jelas Syamsuar, sebuah lembaga yang independen, di dalamnya berisikan orang-orang yang hoby dengan kreatifitas bernilai ekonomis. 

“Pengurus BRCN adalah orang-orang yang berkarya dan membuat penyaluran, dan menggunakan IT untuk menampung informasi kreatifitas di Riau,” katanya.

Indonesia, menurut Syamsuar, jika ingin melawan negara maju maka tidak akan terlawan. Kecuali dengan ekonomi kreatif karena potensi Indonesia cukup besar.

Adanya BRCN ini, harap Syamsuar, adalah potensi besar dan kesempatan bagi Riau bersaing dengan negara maju karena tanah Melayu ini punya potensi yang sangat besar. (*)


Penulis/Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
30 Agustus 2026
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
29 Agustus 2026
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
28 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
28 Agustus 2026
Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
28 Agustus 2026
Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan
28 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
27 Agustus 2026
Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP
27 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Kemnaker Sinergi dengan ILO
  • 2 Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran
  • 3 Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah Selaras dan Berkepastian Hukum
  • 4 Lantik Kepala KUA, Muliardi: Jadikan Aturan sebagai Pegangan Menjalankan Amanah
  • 5 Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
  • 6 Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat
  • 7 Ombudsman Nilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Imigrasi Pekanbaru
  • 8 Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
  • 9 Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved