• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
Dibaca : 168 Kali
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Dibaca : 183 Kali
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
Dibaca : 184 Kali
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
Dibaca : 174 Kali
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
Dibaca : 163 Kali

  • Home
  • Riau

Lapangan Pekerjaan Tidak Banyak Tersedia

Husnul: Salah Satu Solusinya Adalah Industri Kreatif

Redaksi
Sabtu, 31 Agustus 2019 01:39:41 WIB
Cetak
Gubernur Riau Drs H Syamsuar foto bersama pengurus BRCN.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Industri kreatif saat ini sedang leading dan berkembang pesat serta terus meningkat. 

Oleh karena itu, sebagai masyarakat Riau secara khusus harus bisa mengambil peran dan menjadi pelaku industri kreatif agar bisa bersaing serta lebih hebat dikemudian hari.

Badan Riau Creative Network lahir dari salah satu visi utama Gubernur Riau untuk memajukan kegiatan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Riau. 

"Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini lapangan pekerjaan tidak banyak tersedia kalau kita masih tergantung kepada orang lain. Makanya kita harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Salah satu solusinya adalah industri kreatif. Mudah-mudahan dengan niat ini, kita bisa menciptakan apa yang dicita-citakan oleh orangtua kita. Sehingga kelak bisa kita tinggalkan untuk anak cucu kita," ujar Ketua Badan Riau Creative Networking (BRCN) Husnul Kausarian MSc PhD dalam pidato perdanya usai dikukuhkan oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi di Ruang Balai Serindit, Gubernuran Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Jumat (30/08/2019) malam.

Acara tersebut dihadiri Penasehat BRCN Wan Abu Bakar, Mantan Bupati Siak Aswin AS, Fakhri Yasin, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Doni Apriyaldi, unsur Fokopimda, sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau dan kalangan pengusaha.

Husnul mengatakan, menjawab tantangan global saat ini, maka BRCN dibentuk dengan kekuatan yang sangat kuat. Yaitu melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Dengan begitu, kekuatan ini nanti akan bisa sama-sama diberdayakan.

"Jadi perlu dipahami, bahwa BRCN bukan lembaga ekslusif. Tapi BRCN adalah lembaga buat kita semua. Siapapun bisa bergabung, siapapun bisa mengakselerasikan hal-hal ataupun industri kreatif yang akan dikembangkan. Maka kami segenap pengurus yang baru saja dikukuhkan ini hanyalah simbol. Dan sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa BRCN ini bersifat katalis. Artinya, katalis itu sebagaimana sama-sama kita ketahui yakni hanya menjembatani dan memediasi. Tapi pelakunya adalah  orang-orang yang bergerak di pelaku industri kreatif itu," papar Husnul.

Jadi dengan terbentuknya BRCN ini, harap Husnul, bisa tersebar secara luas ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau. Soalnya di Riau ini sudah banyak industri kreatif maupun UMKM. Jadi dengan adanya BRCN ini, bisa mempercepat dan meningkatkan lagi industri kreatif maupun UMKM yang ada di Provinsi Riau.

"Semoga kita bersama-sama menggerakkan dan meningkatkan industri kreatif dan UMKM yang ada di Provinsi Riau ini," ujar Husnul diakhir sambutannya.

Dikesempatan itu, Ketua Indonesia Creative City Network (ICCN) Tubagus Fiki Satari spontan diawal sambutannya menyatakan, pengukuhan kepengurusan BRCN ini luar biasa. Dan ini sebagai bukti komitmen dari Gubernur Riau dan seluruh jajaran.

"Saya rasa sejak berdirinya Indonesia Creative City Network di kabupaten/kota kreatif se Indonesia, kami hadiri sudah 211 kabupaten/kota yang bergabung, rasanya inilah forum pelantikan yang paling luar biasa yang kita pernah ikuti," ucap Fiki.

Disebutkan Fiki, Indonesia Creative City Network ini dibeberapa provinsi juga sudah terbentuk. Seperi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. 

"Dan sekali lagi, Riau ini yang saya rasa luar biasa. Dengan begitu, saya menjadi optimis. Namun demikian, ini juga menjadi beban bagi BRCN. Artinya setelah dilantik dan disaksikan oleh tokoh-tokoh Riau, kita tunggu program-program kreatifnya yang mewarnai bagaimana pengembangan Provinsi Riau dengan 12 kabupaten/kotanya betul-betul menjadi ujung tombak ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Fikri.

Sedangkan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi menyampaikan, BRCN ini merupakan upaya untuk menerima aspirasi dan sebagai penyambung lidah baik dengan mitra usaha termasuk juga dengan pemerintah daerah.

“Kita ingin mengangkat dan mengembangkan ekonomi kreatif, karena potensi Riau ini cukup besar hingga membentuk Badan Riau Creative Network. Dulu kita selalu membanggakan adanya Migas dan sawit di Riau, tapi kondisi sekarang tidak bisa menjadi kebanggaan lagi. Kalau kita ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di Riau maka kreatiflah," ucap Syamsuar.

BRCN ini, jelas Syamsuar, sebuah lembaga yang independen, di dalamnya berisikan orang-orang yang hoby dengan kreatifitas bernilai ekonomis. 

“Pengurus BRCN adalah orang-orang yang berkarya dan membuat penyaluran, dan menggunakan IT untuk menampung informasi kreatifitas di Riau,” katanya.

Indonesia, menurut Syamsuar, jika ingin melawan negara maju maka tidak akan terlawan. Kecuali dengan ekonomi kreatif karena potensi Indonesia cukup besar.

Adanya BRCN ini, harap Syamsuar, adalah potensi besar dan kesempatan bagi Riau bersaing dengan negara maju karena tanah Melayu ini punya potensi yang sangat besar. (*)


Penulis/Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
18 Oktober 2026
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
18 Oktober 2026
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
18 Oktober 2026
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
17 Oktober 2026
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
17 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved