• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Belasan Warga Tembilahan Luka-Luka Diserang Monyet Ekor Panjang
Dibaca : 94 Kali
Allinone Cote Kenalkan Pupuk Pintar 360 Hari
Dibaca : 151 Kali
Kemenkum Riau Fasilitasi Penyempurnaan Ranperda Inisiatif DPRD Inhil
Dibaca : 142 Kali
Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II
Dibaca : 148 Kali
Polda Riau Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kampung Teluk Lanus
Dibaca : 162 Kali

  • Home
  • Indragiri Hilir

Belasan Warga Tembilahan Luka-Luka Diserang Monyet Ekor Panjang

Zulmiron
Kamis, 06 Agustus 2026 20:23:17 WIB
Cetak
Tim WRU BBKSDA Riau memasang jaring di lokasi.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Konflik satwa liar jenis Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) terjadi di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk menangani konflik ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Bidang KSDA Wilayah I terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono menegaskan, penanganan konflik satwa liar harus dilakukan secara terukur. Untuk itu, baik pemerintah, aparat keamananan, dan masyarakat harus bersinergi bersama.

"Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan konflik satwa liar. Namun demikian, upaya mitigasi juga harus tetap mengedepankan prinsip konservasi. Karena itu, kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pemantauan, identifikasi, serta penanganan yang tepat terhadap individu satwa penyebab konflik tanpa menimbulkan risiko yang lebih besar bagi masyarakat maupun satwa itu sendiri," kata Supartono.

Tim WRU BBKSDA Riau pada Rabu (05/06/2026) melaksanakan koordinasi bersama Kapolres Indragiri Hilir, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Tembilahan dan Lurah Tembilahan Kota. Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Lurah Tembilahan Kota tersebut bertujuan menyamakan langkah penanganan sekaligus mengevaluasi perkembangan konflik yang terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga :
  • Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas
  • Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up
  • Api di Mandau Padam, Ferdian Krisnanto: Penanganan Asap Terus Dilanjutkan Hingga Tuntas

Berdasarkan hasil koordinasi, konflik terjadi di kawasan Parit 12, Parit 13, Parit 14, dan Parit 15, Jalan Malagas, Kelurahan Tembilahan Kota.

Sejak pertama kali dilaporkan pada 23 Juli 2026 hingga 5 Agustus 2026, tercatat 19 warga mengalami luka akibat serangan. Selain itu menimbulkan keresahan dan dampak psikologis di tengah masyarakat. Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa serangan diduga dilakukan oleh satu individu Monyet Ekor Panjang dewasa yang diperkirakan berjenis kelamin jantan, dengan ciri khusus terdapat bekas luka (codet) pada bagian pipi.

Pola serangan umumnya terjadi ketika korban berada seorang diri atau dalam kondisi lengah, dengan sasaran gigitan pada bagian kaki sebelum satwa melarikan diri.

Hingga saat ini, individu tersebut juga belum merespons umpan yang diberikan berupa pisang. Sebelum keterlibatan Tim WRU BBKSDA Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Forkopimda telah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain penyisiran lokasi menggunakan jaring dan tangguk yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, relawan, serta unsur masyarakat.

Berbagai langkah mitigasi juga telah dilakukan untuk mengurangi potensi terjadinya korban baru. Melalui rapat koordinasi tersebut disepakati bahwa penanganan konflik akan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus tetap memperhatikan prinsip-prinsip konservasi satwa liar.

Seluruh pihak diminta untuk tidak melakukan perburuan terhadap satwa, melainkan memperkuat pemantauan di lapangan dan menyiapkan kandang perangkap sebagai sarana evakuasi yang aman apabila individu satwa berhasil teridentifikasi.

BBKSDA Riau juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, menghindari beraktivitas seorang diri di lokasi yang berpotensi menjadi jalur pergerakan satwa, tidak memberikan pakan kepada satwa liar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat individu monyet dengan ciri-ciri yang telah diidentifikasi.

Balai Besar KSDA Riau mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi. Penanganan konflik satwa liar memerlukan kerja sama seluruh pihak agar keselamatan masyarakat dapat terjamin, sekaligus memastikan satwa liar tetap ditangani sesuai dengan prinsip-prinsip konservasi satwa liar.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Sempena Hari Pohon se Dunia 2025, BDPN dan Perempuan Duanu Tanam 10.000 Mangrove

Go To School di Yayasan Nantara, SMSI Inhil Bersama IKM Bagikan Ginas Gratis ke Santri

Cegah Stunting, SMSI Inhil Ajak Anak TK Hidup Sehat dengan Susu Ginas

Goes To School, SMSI Inhil Bagikan 80.000 Susu dan Edukasi Cerdas Bermedia

Resmikan Dapur SPPG di Inhil, Kapolda Riau Minta Polres Memantau 24 Jam

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Imigrasi Tembilahan Tanam Pohon Kelapa Serentak

Sempena Hari Pohon se Dunia 2025, BDPN dan Perempuan Duanu Tanam 10.000 Mangrove

Go To School di Yayasan Nantara, SMSI Inhil Bersama IKM Bagikan Ginas Gratis ke Santri

Cegah Stunting, SMSI Inhil Ajak Anak TK Hidup Sehat dengan Susu Ginas

Goes To School, SMSI Inhil Bagikan 80.000 Susu dan Edukasi Cerdas Bermedia

Resmikan Dapur SPPG di Inhil, Kapolda Riau Minta Polres Memantau 24 Jam

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Imigrasi Tembilahan Tanam Pohon Kelapa Serentak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Belasan Warga Tembilahan Luka-Luka Diserang Monyet Ekor Panjang
06 Agustus 2026
Allinone Cote Kenalkan Pupuk Pintar 360 Hari
06 Agustus 2026
Kemenkum Riau Fasilitasi Penyempurnaan Ranperda Inisiatif DPRD Inhil
06 Agustus 2026
Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II
06 Agustus 2026
Polda Riau Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kampung Teluk Lanus
06 Agustus 2026
PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
06 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Pelaksanaan Audit Pengelolaan Keuangan TA 2025
06 Agustus 2026
Melalui Hak Cipta, Kemenkum Riau Dampingi Rumah Batik Seroja Kreatif Lindungi Karya Motif Batik
06 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pemberi Bantuan Hukum
06 Agustus 2026
Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg
06 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 2 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 3 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 4 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 5 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 6 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 7 PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
  • 8 First Half Media Update 2026, Vikram: NeoCloud Jadi Mesin Pertumbuhan Indosat
  • 9 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved