• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
Dibaca : 286 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
Dibaca : 256 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dibaca : 240 Kali
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
Dibaca : 259 Kali
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
Dibaca : 257 Kali

  • Home
  • Sosialita

Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla

Zulmiron
Jumat, 11 September 2026 21:47:20 WIB
Cetak
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/09/2026).

Siak, Hariantimes.com - Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri mengapresiasi upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak yang dinilai berjalan berkat kolaborasi dan kerjasama seluruh pihak.

Menurut Thomas Nifinluri, kerja-kerja seperti ini yang seharusnya terus digelorakan karena menjadi kunci dalam pengendalian karhutla.

"Kami mendapat laporan, kerjasama dan kolaborasi gotong royongnya sangat luar biasa," kata Thomas saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/09/2026).

Thomas Nifinluri mengatakan, Kabupaten Siak merupakan wilayah yang memiliki kawasan hidrologi gambut luas sehingga memerlukan perhatian khusus dalam upaya pengendalian karhutla.

"Memang penting memperhatikan peta kawasan hidrologi gambut karena Kabupaten Siak merupakan daerah yang rawan karhutla. Kami sangat apresiasi  kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pengendalian karhutla, luar biasa sekali," katanya.

Prediksi BMKG menunjukkan puncak musim kemarau berlangsung pada September bahkan dapat berlanjut hingga awal tahun 2027. Karena itu, pihaknya akan mengambil langkah terukur  agar Kabupaten Siak tidak diselimuti kabut asap.

"Kita akan siapkan strategi, mulai dari modifikasi cuaca, bahkan skema pemantauan darat dan udara dengan mengerahkan sumber daya yang ada,"  ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan kondisi penanganan karhutla di lapangan sekaligus menyerahkan dokumen permohonan dukungan kepada Kementerian Kehutanan.

Menurutnya, sebagian besar wilayah yang terbakar berada di lahan gambut dan kawasan hutan sehingga membutuhkan penanganan yang serius. Kondisi tersebut diperberat dengan keterbatasan sarana, peralatan, serta anggaran operasional yang dimiliki pemerintah daerah.

"Kami bekerja seikhlas-ikhlasnya tanpa memandang bulu, kami berusaha untuk bagaiamana agar api segera padam. Karena yang kami jaga adalah keselamatan masyarakat sekaligus kawasan hutan tempat satwa tinggal yang juga menjadi aset negara," ucap Syamsurizal.

Syamsurizal mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak berharap kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus langkah awal memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pengendalian karhutla di Kabupaten Siak.

"Kami berharap kunjungan ini menjadi jalan keluar bagi persoalan yang kami hadapi di lapangan. Penanganan karhutla di Siak kami lakukan secara gotong royong bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, perusahaan hingga masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara mengatakan hingga 10 September 2026 luas karhutla di Kabupaten Siak mencapai 273,423 hektare, terdiri atas 111,33 hektare di kawasan hutan dan sisanya di lahan masyarakat.

Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu sejak status siaga ditetapkan pada Februari melalui pembentukan Satgas Karhutla, patroli, mitigasi, serta pelaporan hotspot dan fire spot secara berkala kepada pemerintah provinsi hingga BNPB.

Namun memasuki Agustus hingga September, eskalasi karhutla meningkat, terutama di kawasan Taman Nasional Zamrud, Kampung Dayun, Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu hingga Tasik Betung. Kondisi tersebut membuat personel dan peralatan harus dibagi di beberapa lokasi penanganan secara bersamaan.

"Tantangan terbesar di lapangan adalah keterbatasan anggaran, alat berat, logistik, serta kebutuhan operasional untuk penanganan kebakaran di lahan gambut," ringkas Novendra.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH

Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH

Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
06 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
06 November 2026
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
06 November 2026
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
06 November 2026
Ruang Fiskal Menyempit, Kebutuhan Pembangunan Meningkat
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
  • 2 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 3 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 4 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 5 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  • 7 Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
  • 8 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 9 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved