• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
Dibaca : 216 Kali
Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
Dibaca : 307 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
Dibaca : 321 Kali
Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
Dibaca : 331 Kali
HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
Dibaca : 321 Kali

  • Home
  • Sosialita

Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla

Zulmiron
Jumat, 11 September 2026 21:47:20 WIB
Cetak
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/09/2026).

Siak, Hariantimes.com - Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri mengapresiasi upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak yang dinilai berjalan berkat kolaborasi dan kerjasama seluruh pihak.

Menurut Thomas Nifinluri, kerja-kerja seperti ini yang seharusnya terus digelorakan karena menjadi kunci dalam pengendalian karhutla.

"Kami mendapat laporan, kerjasama dan kolaborasi gotong royongnya sangat luar biasa," kata Thomas saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/09/2026).

Thomas Nifinluri mengatakan, Kabupaten Siak merupakan wilayah yang memiliki kawasan hidrologi gambut luas sehingga memerlukan perhatian khusus dalam upaya pengendalian karhutla.

"Memang penting memperhatikan peta kawasan hidrologi gambut karena Kabupaten Siak merupakan daerah yang rawan karhutla. Kami sangat apresiasi  kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pengendalian karhutla, luar biasa sekali," katanya.

Prediksi BMKG menunjukkan puncak musim kemarau berlangsung pada September bahkan dapat berlanjut hingga awal tahun 2027. Karena itu, pihaknya akan mengambil langkah terukur  agar Kabupaten Siak tidak diselimuti kabut asap.

"Kita akan siapkan strategi, mulai dari modifikasi cuaca, bahkan skema pemantauan darat dan udara dengan mengerahkan sumber daya yang ada,"  ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan kondisi penanganan karhutla di lapangan sekaligus menyerahkan dokumen permohonan dukungan kepada Kementerian Kehutanan.

Menurutnya, sebagian besar wilayah yang terbakar berada di lahan gambut dan kawasan hutan sehingga membutuhkan penanganan yang serius. Kondisi tersebut diperberat dengan keterbatasan sarana, peralatan, serta anggaran operasional yang dimiliki pemerintah daerah.

"Kami bekerja seikhlas-ikhlasnya tanpa memandang bulu, kami berusaha untuk bagaiamana agar api segera padam. Karena yang kami jaga adalah keselamatan masyarakat sekaligus kawasan hutan tempat satwa tinggal yang juga menjadi aset negara," ucap Syamsurizal.

Syamsurizal mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak berharap kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus langkah awal memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pengendalian karhutla di Kabupaten Siak.

"Kami berharap kunjungan ini menjadi jalan keluar bagi persoalan yang kami hadapi di lapangan. Penanganan karhutla di Siak kami lakukan secara gotong royong bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, perusahaan hingga masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara mengatakan hingga 10 September 2026 luas karhutla di Kabupaten Siak mencapai 273,423 hektare, terdiri atas 111,33 hektare di kawasan hutan dan sisanya di lahan masyarakat.

Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu sejak status siaga ditetapkan pada Februari melalui pembentukan Satgas Karhutla, patroli, mitigasi, serta pelaporan hotspot dan fire spot secara berkala kepada pemerintah provinsi hingga BNPB.

Namun memasuki Agustus hingga September, eskalasi karhutla meningkat, terutama di kawasan Taman Nasional Zamrud, Kampung Dayun, Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu hingga Tasik Betung. Kondisi tersebut membuat personel dan peralatan harus dibagi di beberapa lokasi penanganan secara bersamaan.

"Tantangan terbesar di lapangan adalah keterbatasan anggaran, alat berat, logistik, serta kebutuhan operasional untuk penanganan kebakaran di lahan gambut," ringkas Novendra.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Layanan Hukum

Audiensi dengan Plt Gubri, Kakanwil Kemenkum Riau Bahas Keberlanjutan HARMONITAS

SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Layanan Hukum

Audiensi dengan Plt Gubri, Kakanwil Kemenkum Riau Bahas Keberlanjutan HARMONITAS



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
11 Oktober 2026
Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
10 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
09 Oktober 2026
Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
08 Oktober 2026
Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
08 Oktober 2026
PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
08 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
08 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
08 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
  • 2 Johny S Mundung: 12.000 Warga Dilaporkan Mulai Terserang ISPA
  • 3 UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal
  • 4 Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless
  • 5 Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum
  • 6 Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru
  • 7 Bersama Rumah Sehat Segar Jakarta, IKWI Riau Gelar Baksos Layanan Terapi Akupunktur dan Fashdu
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta ke Pelaku Kreatif di Kampar
  • 9 ForKI Siap Berkiprah Lagi Kawal Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved