• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
Dibaca : 129 Kali
Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
Dibaca : 132 Kali
PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
Dibaca : 134 Kali
Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
Dibaca : 133 Kali
KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
Dibaca : 135 Kali

  • Home
  • Nasional

Cegah Degradasi Bahasa, Hashim: Saya Mohon SMSI Tolong Membina Anggotanya

Zulmiron
Ahad, 28 April 2024 17:55:00 WIB
Cetak
Dialog Nasional yang bertemakan “Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintah yang Baru” di aula Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (26/04/2024).

Jakarta, Hariantimes.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo menekankan pentingnya peran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. 

Hal ini sejalan dengan peran wartawan sebagai pelindung budaya Indonesia.

“Saya berharap SMSI dapat mengarahkan anggotanya untuk memelihara Bahasa Indonesia dengan baik,” ungkap Hashim dalam acara Dialog Nasional bertema ‘Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintah yang Baru’ yang digelar Vox Point Indonesia bekerja sama dengan SMSI Pusat di Aula Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (26/04/2024).

Menurut Hashim, media, terutama insan pers, memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia.
“Wartawan Indonesia adalah penjaga, pelindung budaya Indonesia, termasuk Bahasa Indonesia, dan itu adalah tanggung jawab yang harus diemban dengan penuh kesadaran,” katanya.

Baca Juga :
  • PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
  • Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
  • Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Hashim juga menyoroti tantangan dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, terutama di tengah ancaman degradasi bahasa.

“Bagaimana kita dapat menjaga kemurnian Bahasa Indonesia, dengan tetap menggunakan aturan yang baku dan tata bahasa yang baik. Ini adalah hal yang sangat penting untuk menghindari degradasi bahasa. Saya telah mengunjungi 45 negara dan saya menyadari betapa pentingnya bahasa sebagai penyatuan bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut Hashim menegaskan, Bahasa Indonesia merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa Indonesia.

“Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keaslian dan keutuhan Bahasa Indonesia sebagai aset bangsa.”

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, juga menyoroti isu nasionalisme. Dalam sambutannya, Firdaus mengungkapkan bahwa pendirian SMSI bertujuan sebagai portal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami memahami kekhawatiran media-media kecil di seluruh Indonesia terhadap masa depan pers Indonesia. Kami percaya bahwa SMSI dapat menjadi pintu gerbang NKRI, meskipun arus utama berpusat di Jakarta. Oleh karena itu, kami mendirikan SMSI sebagai portal NKRI untuk kebangsaan,” jelas Firdaus.

Sekretaris Jenderal SMSI, HM Nasir, yang turut serta menjadi narasumber, mengungkapkan tren pesatnya pertumbuhan perusahaan media startup, termasuk yang berada di bawah naungan SMSI yang kini memiliki anggota sekitar 2.600 perusahaan pers siber.
Mantan wartawan Harian Kompas ini menyoroti kesadaran SMSI akan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan startup media dan para jurnalisnya.

Dalam diskusi yang juga dihadiri Wakil Direktur Sekolah Jurnalisme Pendidikan (SJI) PWI Iman Handiman, Nasir mengatakan para profesional media startup perlu membekali diri dengan pendidikan yang memadai. Sebagai media yang baru berkembang, mereka membutuhkan pengetahuan khusus untuk menjawab dinamika era disrupsi media.

Aspek redaksional termasuk pengaturan kerja jurnalistik, perencanaan berita, rapat redaksi sebagai kebijakan editorial, serta proses penulisan dan publikasi berita menjadi kunci utama.

Lebih jauh, prinsip fundamental media adalah memberikan panggung kepada seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang sosial, politik, atau keagamaan, demi mewujudkan ruang publik yang inklusif dan beragam.

Tema mengenai daerah kepulauan dan daerah terpencil juga dibahas dalam acara dialog tersebut. Salah satu narasumber, Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabbagalet, menyampaikan kondisi para siswa SD hingga SMA di daerahnya yang memprihatinkan.

“Kami optimis dalam memperjuangkan daerah yang tertinggal. Melalui dialog seperti ini, kami dapat menyampaikan aspirasi kami, karena tidak semua persoalan bisa diatasi melalui jalur formal seperti dewan atau DPRD,” ungkap Yudas.

Ia juga mengusulkan agar kewenangan SMA dan SMK tidak hanya menjadi tanggung jawab gubernur, tetapi juga bupati, mengingat daerahnya merupakan daerah kepulauan yang terpencil.

“Kami berharap agar koordinasi antara sekolah dan pemerintah daerah lebih baik, dan tidak hanya mengandalkan gubernur saja,” tambahnya.

Ketua Vox Point Indonesia, Yohanes Handoyo Budhisedjati, menyatakan bahwa dialog ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Vox Point.

“Kami ingin mengetahui masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, karena kami ingin membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah tersebut,” ujarnya.

Handoyo menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam berbicara, sambil berharap agar pemerintah bisa merespons masalah yang dihadapi masyarakat dengan baik.

“Kami akan terus mendukung program-program pemerintah, namun kami juga ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat yang sebenarnya,” tandasnya. (*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
30 Maret 2026
Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
28 Maret 2026
PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
28 Maret 2026
Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
30 Maret 2026
KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
30 Maret 2026
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 2 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 3 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 4 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 5 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 6 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 7 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 8 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 9 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved