• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi
Dibaca : 178 Kali
Indosat Percepat Transformasi Berbasis AI, Vikram: Semakin Integral dalam Pengalaman Digital Sehari-Hari Pelanggan
Dibaca : 179 Kali
First Half Media Update 2026, Vikram: NeoCloud Jadi Mesin Pertumbuhan Indosat
Dibaca : 218 Kali
Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja
Dibaca : 154 Kali
Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak
Dibaca : 164 Kali

  • Home
  • Nasional

Cegah Degradasi Bahasa, Hashim: Saya Mohon SMSI Tolong Membina Anggotanya

Zulmiron
Ahad, 28 April 2024 17:55:00 WIB
Cetak
Dialog Nasional yang bertemakan “Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintah yang Baru” di aula Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (26/04/2024).

Jakarta, Hariantimes.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo menekankan pentingnya peran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. 

Hal ini sejalan dengan peran wartawan sebagai pelindung budaya Indonesia.

“Saya berharap SMSI dapat mengarahkan anggotanya untuk memelihara Bahasa Indonesia dengan baik,” ungkap Hashim dalam acara Dialog Nasional bertema ‘Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintah yang Baru’ yang digelar Vox Point Indonesia bekerja sama dengan SMSI Pusat di Aula Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (26/04/2024).

Menurut Hashim, media, terutama insan pers, memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia.
“Wartawan Indonesia adalah penjaga, pelindung budaya Indonesia, termasuk Bahasa Indonesia, dan itu adalah tanggung jawab yang harus diemban dengan penuh kesadaran,” katanya.

Baca Juga :
  • Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja
  • Semangat Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
  • Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak

Hashim juga menyoroti tantangan dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, terutama di tengah ancaman degradasi bahasa.

“Bagaimana kita dapat menjaga kemurnian Bahasa Indonesia, dengan tetap menggunakan aturan yang baku dan tata bahasa yang baik. Ini adalah hal yang sangat penting untuk menghindari degradasi bahasa. Saya telah mengunjungi 45 negara dan saya menyadari betapa pentingnya bahasa sebagai penyatuan bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut Hashim menegaskan, Bahasa Indonesia merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa Indonesia.

“Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keaslian dan keutuhan Bahasa Indonesia sebagai aset bangsa.”

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, juga menyoroti isu nasionalisme. Dalam sambutannya, Firdaus mengungkapkan bahwa pendirian SMSI bertujuan sebagai portal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami memahami kekhawatiran media-media kecil di seluruh Indonesia terhadap masa depan pers Indonesia. Kami percaya bahwa SMSI dapat menjadi pintu gerbang NKRI, meskipun arus utama berpusat di Jakarta. Oleh karena itu, kami mendirikan SMSI sebagai portal NKRI untuk kebangsaan,” jelas Firdaus.

Sekretaris Jenderal SMSI, HM Nasir, yang turut serta menjadi narasumber, mengungkapkan tren pesatnya pertumbuhan perusahaan media startup, termasuk yang berada di bawah naungan SMSI yang kini memiliki anggota sekitar 2.600 perusahaan pers siber.
Mantan wartawan Harian Kompas ini menyoroti kesadaran SMSI akan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan startup media dan para jurnalisnya.

Dalam diskusi yang juga dihadiri Wakil Direktur Sekolah Jurnalisme Pendidikan (SJI) PWI Iman Handiman, Nasir mengatakan para profesional media startup perlu membekali diri dengan pendidikan yang memadai. Sebagai media yang baru berkembang, mereka membutuhkan pengetahuan khusus untuk menjawab dinamika era disrupsi media.

Aspek redaksional termasuk pengaturan kerja jurnalistik, perencanaan berita, rapat redaksi sebagai kebijakan editorial, serta proses penulisan dan publikasi berita menjadi kunci utama.

Lebih jauh, prinsip fundamental media adalah memberikan panggung kepada seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang sosial, politik, atau keagamaan, demi mewujudkan ruang publik yang inklusif dan beragam.

Tema mengenai daerah kepulauan dan daerah terpencil juga dibahas dalam acara dialog tersebut. Salah satu narasumber, Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabbagalet, menyampaikan kondisi para siswa SD hingga SMA di daerahnya yang memprihatinkan.

“Kami optimis dalam memperjuangkan daerah yang tertinggal. Melalui dialog seperti ini, kami dapat menyampaikan aspirasi kami, karena tidak semua persoalan bisa diatasi melalui jalur formal seperti dewan atau DPRD,” ungkap Yudas.

Ia juga mengusulkan agar kewenangan SMA dan SMK tidak hanya menjadi tanggung jawab gubernur, tetapi juga bupati, mengingat daerahnya merupakan daerah kepulauan yang terpencil.

“Kami berharap agar koordinasi antara sekolah dan pemerintah daerah lebih baik, dan tidak hanya mengandalkan gubernur saja,” tambahnya.

Ketua Vox Point Indonesia, Yohanes Handoyo Budhisedjati, menyatakan bahwa dialog ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Vox Point.

“Kami ingin mengetahui masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, karena kami ingin membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah tersebut,” ujarnya.

Handoyo menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam berbicara, sambil berharap agar pemerintah bisa merespons masalah yang dihadapi masyarakat dengan baik.

“Kami akan terus mendukung program-program pemerintah, namun kami juga ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat yang sebenarnya,” tandasnya. (*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja

Semangat Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak

Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja

Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

Lestarikan Budaya Lokal, Sanggar Kamang Wangko Woloan Latih Generasi Muda Menulis Sastra Lokal di Tomohon

Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja

Semangat Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak

Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja

Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

Lestarikan Budaya Lokal, Sanggar Kamang Wangko Woloan Latih Generasi Muda Menulis Sastra Lokal di Tomohon



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi
28 Juli 2026
Indosat Percepat Transformasi Berbasis AI, Vikram: Semakin Integral dalam Pengalaman Digital Sehari-Hari Pelanggan
28 Juli 2026
First Half Media Update 2026, Vikram: NeoCloud Jadi Mesin Pertumbuhan Indosat
28 Juli 2026
Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja
28 Juli 2026
Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak
28 Juli 2026
Semangat Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual
28 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kesiapan Purnabakti
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Nanas Mahkota Siak Raih Perlindungan Indikasi Geografis
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Kawal Penguatan Regulasi Daerah
28 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 2 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
  • 3 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
  • 4 Supriyadi: Instrumen Penting Mendorong Budaya Deteksi Dini Penyakit
  • 5 Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan Kantor Imigrasi Pekanbaru
  • 6 Kakanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Tata Kelola Kinerja Organisasi
  • 7 Kemenkum Riau Gelar Diskusi Publik Layanan Kewarganegaraan di Siak
  • 8 Kemenkum Riau Hadiri FGD Kurikulum Magister Kenotariatan dan Doktor Ilmu Hukum Unri
  • 9 Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved