• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
Dibaca : 239 Kali
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
Dibaca : 271 Kali
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
Dibaca : 289 Kali
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 304 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 305 Kali

  • Home
  • Nasional

ICMI Ingin Jadikan Budaya Nusantara Islam Jadi Ikon Budaya Indonesia Modern

Zulmiron
Sabtu, 24 Februari 2024 18:50:00 WIB
Cetak
Wakil Ketua Umum ICMI, Mohammad Najib.

Jakarta, Hariantimes.com - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.

Bahkan, ICMI akan selalu hadir memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia.

Hal itu diutarakan Wakil Ketua Umum ICMI, Mohammad Najib dalam siaran kepada media, Sabtu (24/02/2024).

Najib menyampaikan, saat ini ICMI ingin menjadikan budaya nusantara Islam dapat bangkit menjadi ikon budaya Indonesia modern melalui even Festival Budaya Islam Keraton Nusantara. Sebab diyakini, Islam dapat diterima hadir di nusantara melalui pendekatan budaya.

"Melalui upaya elobarasi dan rekontruksi dalam festival ini, ICMI bekerjasama dengan Forum Sultan dan Keraton Nusantara (FSKN) agar tumbuh kesadaran ulang bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini dibangun dari elemen-elemen budaya kerajaan dan keraton yang memberikan mandat kepada pemerintah RI untuk menyejahterakan dan memberikan keadilan kepada rakyat," ujar Najib.

Menurut Najib, dalam catatan BPUPKI menunjukan bahwa nusantara adalah peralihan dari 250 keraton dan kerajaan sebelum menjadi NKRI dan saat ini FSKN adalah penyangga peradaban trah keraton yang ada.

Najib juga menegaskan, nilai budaya nusantara sesungguhnya sudah sesuai dengan nilai-nilai Islam karena ia disebarkan ke Indonesia dengan pendekatan budaya serta  mengapresiasi nilai budaya nusantara.

"Itulah prinsip yang digunakan para pendakwah Islam di masa Wali Songo, sehingga diakui bahwa Islam sangat efektif didakwahkan di bumi nusantara. Bahkan kita lihat bahwa masyarakat nusantara sangat mengapresiasi para pendakwah, karena dapat bersinergi dengan nilai-nilai budaya dan itulah yang akan dicapai dalam tujuan festival ini," ujar Najib.

Menurutnya, hingga saat ini banyak warisan budaya nusantara yang beririsan dengan nuansa Islam dan sebaliknya hingga dapat menjadi ciri khas atau distingsi Islam di nusantara dan di luarnya.

Festival Budaya Islam Keraton Nusantara rencananya akan dilaksanakan di beberapa kota yang pernah menjadi pusat kekuasaan Keraton dan Kerajaan Nusantara seperti Jakarta, Cirebon, Banten, Surakarta, Yogyakarta, dan lokasi lainnya di luar Pulau Jawa.

Kegiatan yang akan dilakukan adalah Seminar Nasional, Musyawarah Agung, Kirab Keraton Nusantara, Pagelaran Seni Budaya Keraton dan pameran benda pusaka keraton dan beragam acara lainnya.

"Festival ini akan terbuka untuk umum, dan menggandeng berbagai pihak seperti Kementerian, Ormas Islam dan praktisi kebudayaan nusantara," pungkas Najib.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 2 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 3 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 4 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 5 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 6 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 7 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 8 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
  • 9 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved