• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 436 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 446 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 378 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 501 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 493 Kali

  • Home
  • Siak

Sosialisasi BIAN dan PD3I, Sekda Siak Minta Kadis Bangkitkan Potensi yang Ada di Diskes

Zulmiron
Jumat, 27 Mei 2022 22:22:16 WIB
Cetak
Sekdakab Siak Arfan Usman membuka Sosialisasi Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan BIAN dan PD3I di Ruang Raja Indra Pahlawan (Lt.II Kantor Bupati Siak), Jumat (27/05/2022).

Siak, Hariantimes.com - Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Siak Arfan Usman membuka Sosialisasi Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan Bulan Imunisasai Anak Nasional (BIAN) dan Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) di Ruang Raja Indra Pahlawan (Lt.II Kantor Bupati Siak), Jumat (27/05/2022).

Sosialisasi BIAN dan PD3I yang ditaja oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Siak ini merupakan rangkaian kegiatan dari pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang telah resmi dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan target capaian imunisasi, khususnya di kabupaten/kota se Indonesia.

Sekda mengatakan, kegiatan ini merupakan sosialisasi dan advokasi bulan imunisasi dalam rangka mewujudkan komitmen Indonesia untuk mencapai eliminasi Campak dan Rubella/ Congengital Rubella Syndrome (CSR) pada tahun 2023 serta mempertahankan status bebas Polio dalam mewujudkan Dunia Bebas Polio pada tahun 2026.

“Sudah merupakan suatu kaharusan bagi sebuah institusi yang sudah ditargetkan, tentu itu semua dapat terwujud dengan kerjasama yang baik antara kita semua yang terkait, dengan tidak melepaskan semua tanggungjawab ini kepada Dinas Kesehatan,” sebut Sekda.

Melalui kesempatan ini Sekda meminta semua OPD terkait agar dapat memberikan kontribusi yang positif, terhadap penyampaian-penyampaian dalam program ini. Dan juga diharapkan kerjasama semua pihak agar dapat membantu Dinas Kesehatan dalam menjalankan program BIAN ini.

“Mari kita membuat satu langkah bersama dengan tetap mengedepankan pihak Dinas Kesehatan sebagai leading sektornya. Tetapi kita semua benar-benar seirama langkah dan tujuan kita harus sama. Dan dalam kesempatan ini kami juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan agar dapat benar-benar membangkitkan potensi yang ada di Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Tony Chandra menjelaskan, menurut para ahli kesehatan dilihat dari situasi imunisasi global, pada tahun 2019 cakupan imunisasi mencapai 86 persen. Dan jumlahnya kembali menurun di tahun 2020 menjadi 83 persen, hal ini disebabkan oleh situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Sehingga banyak anak-anak Indonesia saat ini tidak melengkapi status imunisasi lengkap yakni berjumlah 3,4 juta orang. Yang mana hal ini hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat berakibat terhadap berbagai jenis penyakit berisiko tinggi seperti penyakit Campak dan Rubella,” jelasnya.

Tony menjelaskan, Kabupaten Siak sudah melaksanakan kegiatan ini sejak Bulan Mei Tahun 2022, dan pelaksanaannya akan dilakukan selama satu bulan. Sosialisasi BIAN ini perlu disampaikan kepada seluruh perangkat daerah, karena pelaksanaannya perlu mendapatkan dukungan dari lintas sektor.

“Pemberian imunisasi ini adalah untuk melengkapi vaksinasi yang belum lengkap, dan mengejar ketertinggalan anak-anak yang belum di vaksinasi. Vaksin yang diberikan pada BIAN ini adalah vaksin Campak, Rubella, Polio dan lainnya, baik oral maupun injeksi. Vaksin yang digunakan telah mendapatkan rekomendasi dari WHO dan dari BPOM,” pungkasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat

Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp

Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat

Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan

Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah

Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat

Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp

Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat

Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan

Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 3 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 4 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 5 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 6 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 7 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 8 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 9 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved