• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 273 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 549 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 552 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 474 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 609 Kali

  • Home
  • Riau

Pasca Terbitnya KMA Nomor 660 Tahun 2021, CJH Riau Tertunda Lagi Berangkat ke Tanah Suci

Zulmiron
Sabtu, 12 Juni 2021 02:59:09 WIB
Cetak
Ekspos pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021 di aula Kanwil Kemenag Riau Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (11/06/2021).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah karena penyebaran Covid-19.

Ditambah menyusul terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriyah atau 2021 Masehi.

Setelah terbitnya KMA Nomor 660 Tahun 2021, belum ada calon jamaah haji yang mengambil uang pelunasan BPIH.

Sebagaimana diketahui, pada tanggal 03 Juni 2021 pemerintah bersama legislatif dalam hal Komisi VIII DPR RI telah membuat suatu keputusan yaitu dengan dikeluarkannya KMA No 660 tahun 2021 menyangkut tentang pembatalan keberangkatan haji untuk jamaah Indonesia tahun 2021.

Terkait hal ini, Indonesia sudah dua kali tidak mengirimkan jamaahnya untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Yang pertama tahun 2020 dengan dikeluarkannya KMA No 494 dan menyusul dikeluarkannya KMA No 660.

"Tentu kita sudah banyak melihat, mendengar, membaca serta meneliti bahwa banyak berita-berita tentang dikeluarkannya KMA No 660 ini. Ada yang menanggapi berita ini secara positif dsn ada juga yang negatif. Maka kami dari Kementerian Agama sebagai teknis penyelenggaraan jamaah haji rasanya sangat perlu menyampaikan hal-hal ini. Bagaimana sebetulnya ibadah haji pada tahun 2021 ini. Apakah sesuai dengan yang kita dengar dan kita lihat, atau bagaimana," terang Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau H Darwison MA mengawali ekspos pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021 di aula Kanwil Kemenag Riau Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (11/06/2021).

Hadir pada kesempatan itu antara lain Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau Drs H Mahyudin MA, perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, Majelis Dakwah Indonesia, IKMI, DDI, ICMI dan Alwasliyah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau Drs H Mahyudin MA menyampaikan, saat ini pihaknya ingin mencoba mengambil inisiatif terutama banyaknya informasi-informasi yang kurang baik terhadap pembatalan pemberangkatan calon jamaah haji. Oleh karena itu, kepada ormas dimohon bantuannya agar bisa menyampaikan kepada pengurus ormasnya terkait dikeluarkannya KMA No 660 tahun 2021 tentang pembatalan pemberangkatan jamaah haji. Ini yang sangat penting.

"Kami berharap supaya ormas ini bisa menyampaikan kepada pengurus atau bahkan kepada calon jamaah haji dan ummat untuk bisa menjelaskan sejelas-jelasnya," harap Mahyudin seraya juga berharap kepada media supaya bisa mengekspose seluas-luasnya kepada masyarakat. Karena media ini sangat membantu menyampaikan informasi yang penting ini.

"Mudah-mudahan di dua sisi, satu di ormas dan satu lagi di media akan terekspose sebaik-baiknya. Kalau di ormas akan tersampaikan sebaik-baiknya kepada masyarakat, kenapa KMA No 660 ini keluar pada tanggal 03 Juni 2021," katanya.

Pembatalan pemberangkatan calon jamaah haji, sebut Mahyudin, karena belum berakhirnya pandemi Covid-19 melanda dunia.

Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi hingga kini belum mengundang negara pengirim jamaah, termasuk Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2021. Sehingga persiapan yang telah dilakukan sejak Desember 2020 lalu, belum dapat difinalisasi.

"Hingga kini pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan kuota penyelenggaraan ibadah haji. Kondisi ini berdampak pada persiapan yang sudah kita lakukan, belum dapat difinalisasi," sebut Mahyudin.

Untuk layanan dalam negeri misalnya kontrak penerbangan, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), penyiapan dokumen perjalanan, penyiapan petugas, dan pelaksanaan bimbingan manasik, sambung Mahyudin, semuanya baru bisa diselesaikan apabila besaran kuota haji sudah diterima dari Arab Saudi. Demikian pula penyiapan layanan di Arab Saudi terkait akomodasi, konsumsi, transportasi, belum bisa difinalisasi sebelum ada kepastian besaran kuota, termasuk juga skema penerapan protokol kesehatan haji, dan lainnya," jelas Mahyudin.

Terkait dengan setoran haji yang gagal berangkat tahun 2020 dan 2021, katanya, boleh mengambilnya ke Badan
Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Jika calon jamaah haji hanya mengambil setoran pelunasan haji yang besarannya Rp8 juta, maka nomor porsinya tetap terdaftar. Dalam artian, calon jamaah haji tersebut akan tetap menjadi prioritas pemberangkatan haji tahun depan dengan membayarkan kembali uang pelunasan haji yang sudah diambil sebelumnya," katanya.

Namun, sebut Mahyudin, kalau calon jamaah haji tersebut mengambil uang porsi pendaftaran sebesar Rp25 juta, maka nomor porsi keberangatannya tahun depan akan hilang. Artinya, calon jamaah haji itu kembali mendaftar awal dan harus mengikuti antrean keberangkatan dan harus menunggu 22 tahun lagi.

"Untuk calon jamaah haji Riau, hingga kini belum ada satupun yang mengambil dana hajinya, baik itu dana pelunasan maupun uang porsi pendaftaran haji. Bahkan tidak ada yang protes terhadap penundaan keberangkatan haji ini. Begitu juga dengan dana haji mereka, belum ada yang melakukan pengambilan," sebut Mahyudin sembari memastikan, uang calon jamaah haji aman.

"Seperti info yang beredar di media sosial tentang dana haji dipakai untuk infrastruktur itu tak benar alias hoaks," tandasnya.

Berdasarkan data, ungkap Mahyudin, jumlah calon Jamaah Haji Riau yang tertunda pemberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi sampai 09 Juni 2021 sebanyak 110.822.

"Itu jumlah calon jamaah haji Riau yang sedang menunggu untuk diberangkatkan atau waiting list. Jadi cukup banyak," sebut Mahyudin seraya menyampaikan, pembatalan keberangkatan calon jamaah haji tahun 2021 ini, katanya, karena pertimbangan Covid-19 yakni mengutamakan keselamatan jiwa para calon jamaah haji itu sendiri.(*)


Penulis: Zulmiron


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Kemenag Riau Pastikan Gaji Pegawai Peralihan ke Kemenhaj Dibayarkan Hingga Januari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

FPK Riau Minta Tempat Hiburan di Pekanbaru Patuhi Aturan dan Nilai Melayu

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Kemenag Riau Pastikan Gaji Pegawai Peralihan ke Kemenhaj Dibayarkan Hingga Januari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

FPK Riau Minta Tempat Hiburan di Pekanbaru Patuhi Aturan dan Nilai Melayu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved