• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV
Dibaca : 126 Kali
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
Dibaca : 218 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
Dibaca : 239 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
Dibaca : 212 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
Dibaca : 212 Kali

  • Home
  • Sosialita

CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

Zulmiron
Jumat, 30 Januari 2026 11:27:34 WIB
Cetak
CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera.

Jakarta, Hariantimes.com - Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan senilai 50.000 Euro bagi mahasiswa terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Bantuan beasiswa ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda yang terdampak bencana alam, sekaligus mendukung pemulihan sosial jangka panjang di wilayah terdampak.

Bantuan beasiswa ini disalurkan melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan didistribusikan kepada para penerima manfaat melalui tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Syiah Kuala (Aceh), Universitas Sumatra Utara (Medan), dan Universitas Andalas (Padang). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Sekretariat APINDO di Jakarta, Jumat (30/01/2026).

Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina menyampaikan, program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen CCEP Indonesia dalam mendukung pemulihan sosial pascabencana, khususnya di sektor pendidikan.

Baca Juga :
  • Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
  • Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
  • Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan

Menurut Karina, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam membangun ketahanan masyarakat paskabencana.

"Melalui program beasiswa ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban mahasiswa dan keluarga mereka, sekaligus memastikan mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan,” ujar Karina menambahkan, dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pemulihan masyarakat. Oleh karena itu, bantuan ini tidak hanya dipandang sebagai tanggap darurat, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dunia usaha dalam mendukung pemulihan dan pembangunan di wilayah terdampak.

Di saat yang bersamaan, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala
Prof Dr Mustanir MSc menyampaikan apresiasinya atas dukungan beasiswa bagi mahasiswa terdampak bencana di Aceh.

“Bencana tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan perekonomian masyarakat, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan studi mahasiswa. Beasiswa ini memberikan ruang bagi mahasiswa kami untuk tetap melanjutkan pendidikan dengan lebih tenang dan fokus,” katanya.

Rektor Unand, Efa Yonnedi PhD menilai, kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi sangat penting dalam menjaga ketahanan pendidikan pascabencana.

“Pemulihan tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga keberlanjutan pendidikan dan masa depan generasi muda. Beasiswa ini memberikan harapan dan kepastian bagi mahasiswa terdampak di UNAND. Kami mengapresiasi kolaborasi CCEP Indonesia dan APINDO yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan sosial jangka panjang,” ungkapnya.

Wakil Rektor 3 Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama Universitas Sumatera Utara
Prof Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan SSi MSi Apt menyampaikan, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi salah satu bentuk dukungan penting dalam menjaga akses pendidikan bagi mahasiswa terdampak bencana.

“Kami mengapresiasi inisiatif CCEP Indonesia yang memberikan perhatian pada sektor pendidikan paskabencana. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban mahasiswa secara finansial, tetapi juga memberikan motivasi moral bagi mereka untuk terus berprestasi,” ucap Prof Poppy.

Sementara itu, Ketua Umum APINDO, Shinta W Kamdani menegaskan, keberlanjutan pendidikan harus menjadi prioritas bersama, termasuk dalam situasi bencana.

Menurut Shinta, pendidikan tidak boleh terhenti karena bencana, dan di tengah kondisi sulit, korban terdampak bencana tetap berhak mendapatkan akses belajar sebagai bekal masa depan mereka.

Shinta menambahkan, kolaborasi APINDO dan CCEP Indonesia mencerminkan komitmen nyata dunia usaha untuk berperan aktif dalam pemulihan sosial.

“Kolaborasi ini merupakan wujud tanggung jawab dunia usaha untuk hadir di saat masyarakat paling membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor usaha dan masyarakat dalam membangun ketahanan pascabencana,” ujarnya.

Dengan sinergi antara CCEP Indonesia, APINDO, dan perguruan tinggi, inisiatif ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi strategis dunia usaha dalam memperkuat ketahanan sosial dan memastikan masa depan generasi muda tetap terjaga, bahkan di tengah situasi bencana.

Pada kesempatan yang sama, CCEP Indonesia juga menyalurkan bantuan 222 unit mesin filter air bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan melalui ketiga perguruan tinggi penerima bantuan beasiswa serta melalui Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (Yayasan HaKa). Inisiatif ini bertujuan untuk membantu memulihkan akses terhadap air bersih dan air minum yang aman di wilayah yang terdampak banjir dan longsor.

Karina menekankan, pemulihan pascabencana tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama akses air minum yang layak.

“Di banyak lokasi terdampak banjir, air minum menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Melalui penyediaan mesin filter air ini, kami berharap dapat membantu memastikan masyarakat terdampak memiliki akses terhadap air yang aman untuk dikonsumsi, sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih sehat dan penuh semangat,” harap Karina.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) per Desember 2025, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat berdampak pada sejumlah 18.824 mahasiswa di 60 perguruan tinggi. Banyak di antaranya berisiko tidak dapat melanjutkan kuliah akibat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak bencana.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing

Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu

PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing

Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV
25 September 2026
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
24 September 2026
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
24 September 2026
Kaukus Parlemen Hijau Riau Segera Dideklarasikan, Fraksi PKS Nyatakan Dukungan
24 September 2026
Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu
24 September 2026
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved