• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang Luncurkan Video Edukasi Multimodal Terapi Kombinasi untuk Pasien Hipertensi
Dibaca : 153 Kali
HPN 2026 di Banten, Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa
Dibaca : 192 Kali
PW Hima Persis Riau Minta Pemerintah dan Aparat Harus Tegas
Dibaca : 316 Kali
Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama
Dibaca : 367 Kali
Gelar Majelis Edukasi Bulanan, DWP Kemenag Riau Perkuat Kepedulian untuk Anak Inklusi
Dibaca : 346 Kali

  • Home
  • Meranti

Kemiskinan dan Stunting Masih Menghantui Masyarakat Meranti

Redaksi
Senin, 27 Januari 2020 15:05:36 WIB
Cetak
Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim saat bertindak sebagai Pembina Upacara di halaman Kantor Bupati Meranti, Senin (27/01/2020).

Meranti, Hariantimes.com - Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk fokus pada penuntasan masalah kemiskinan dan Stunting yang masih menghantui masyarakat Meranti.

Karena hanya dengan kebersamaan, sesulit apapun persoalan yang dihadapi akan dapat diselesaikan.

"Saya minta seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan kerjasama antara satu dan yang lain. Karena kita semua menyadari memiliki kemampuan yang terbatas tapi dengan kerjasama dan koordinasi yang baik antara satu dan yang lain akan membuat kita kuat dan mampu menuntaskan berbagai persoalan yang berat sekalipun," ujar Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim saat bertindak sebagai Pembina Upacara Senin pagi di lingkungan Pemkab Meranti di halaman Kantor Bupati Meranti, Senin (27/01/2020).

Turut hadir Penjabat Sekdakab Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Asisten II Sekdakab Meranti Drs H Asroruddin, Asisten III Sekdakab Meranti H. Rosdaner, Staf Ahli Bupati Yulian Norwis SE MM dan Jajaran Pejabat Eselon II lainnya, para Pejabat Eselon III dan IV.

Selanjutnya, Wabup mengulas permasalahan yang masih menghantui masyarakat, khususnya yang tinggal di pelosok desa dan sudut-sudut kampung. Yakni kemiskinan yang menyebabkan mereka tidak berdaya, serta stunting yang membuat anak-anak tumbuh tidak normal dan menjadi ancaman bagi pembangunan Meranti kedepan.

"Masih banyak masyarakat yang tinggal di sudut-sudut kampung dalam keadaan miskin dan tidak berdaya. Bahkan dalam keadaan sakit yang sangat membutuhkan perhatian. Ini hendaknya menjadi tanggung jawab kita sebagai abdi negara untuk menyelesaikannya," ucap Wabup.

Hal itu menurut Wabup, sesuai dengan sumpah dari ASN itu sendiri yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi ataupun kelompok.

"Untuk itu, mari kita gunakan tugas dan wewenang kita semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat mewujudkan visi dan misi daerah," ajak Said Hasyim.

Menurut fakta di lapangan, sebut Wàbup, secara fisik pembangunan di Meranti sudah banyak perubahan. Namun kondisi masyarakat masih banyak yang harus dinenahi, khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan dan Stunting.

Hal ini dibuktikan dari hasil survei yang menunjukan angka kemiskinan di Meranti masih cukup tinggi yakni 27 persen lebih, serta banyak anak SMP dan SMU yang tumbuh tidak sesuai standar kesehatan akibat kurangnya asupan protein dan gizi.

"Anak-anak kita sangat kurang meminum susu, mengkonsumsi daging dan ikan akibatnya mereka tumbuh tidak normal, kadar protein dalam tubuhnya sangat rendah," jelas Wabup.

Ada beberapa hal yang kemungkinan menjadi penyebab, yakni masyarakat di Meranti tidak tebiasa minum susu, makan daging atau mungkin disebabkan karena kemampuan membeli dari masyarakat yang sangat lemah.

"Padahal kita tinggal dilahan yang subur dan luas namun kita tidak bisa mengembangkan ternak sapi, tinggal didaerah penghasil ikan tapi ikan yang dimakan dan beredar dipasaran ikan beku. Begitu juga harga buah-buahan Nenas, Pisang sangat mahal karena harus dibawa dari luar daerah," papar Wabup.

Ditegaskan Wabup, hal itu harusnya tidak perlu terjadi jika semua ASN ditiap OPD/Dinas bisa bekerja serius dengan mengedepankan hati nurani.

"Kita punya dinas dan dana. Saya minta kepada OPD yang menangani masalah ini dapat menangkap semua masalah yang terjadi dimasyarakat sehingga program yang berjalan sinergi dengan program Desa dan kebutuhan masyarakat," perintahnya.

Wabup tidak ingin Kepala OPD hanya bisa menyusun program dibelakang meja tanpa mengetahui secara jelas apa yang terjadi dilapangan. Karena Pemkab. Meranti ditegaskannya tidak ingin masyarakat Meranti yang berada dinegeri subur justru hidup miskin sampai menjadi buruh dinegeri orang.

"Kita tidak ingin masyarakat Meranti yang yang tinggal di negeri subur justru menjadi buruh di negeri seberang dengan gaji yang kecil dan dikejar-kejar aparat keamanan," ucap Wabup serata menegaskan sikap tegas dirinya menyikapi masalah di Meranti semata-mata didasari oleh tanggungjawab dirinya sebagai Wakil Kepala Daerah untuk memberikan pelayanan optimal dan menggesa kesejahteraan masyarakat.

"Saya sangat berharap kepada masyarakat untuk menjaga kekompakkan dan saling bantu-membantu bersama Pemda dalam menangani masyarakat yang dalam kesusahan atau tak berdaya," harap Wabup.(*)

Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang Luncurkan Video Edukasi Multimodal Terapi Kombinasi untuk Pasien Hipertensi
02 Februari 2026
HPN 2026 di Banten, Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa
02 Februari 2026
PW Hima Persis Riau Minta Pemerintah dan Aparat Harus Tegas
01 Februari 2026
Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama
01 Februari 2026
Gelar Majelis Edukasi Bulanan, DWP Kemenag Riau Perkuat Kepedulian untuk Anak Inklusi
29 Januari 2026
Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut
31 Januari 2026
Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Rombongan Studi Tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Luka-Luka
31 Januari 2026
Perkuat Pers yang Profesional, 160 Perwakilan PWI Pusat dan Daerah Jalani Retret di Cibodas
30 Januari 2026
CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera
30 Januari 2026
Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
29 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
  • 2 Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
  • 3 Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
  • 4 Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
  • 5 Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
  • 6 Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
  • 7 Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
  • 8 Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
  • 9 MAN 1 Pekanbaru Buka PMBM 2026/2027, Tersedia Dua Jalur Penerimaan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved