• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 224 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 221 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 223 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 221 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Meranti

Angka Kemiskinan di Meranti 43 Ribu Jiwa

Bupati: Kita Ingin Kemiskinan di Meranti Dapat Turun Signifikan

Redaksi
Senin, 27 Januari 2020 14:48:32 WIB
Cetak
Penandatanganan MoU antara Pemkab Meranti dalam hal ini Bupati Meranti Drs H Irawan MSi dan Presiden Institut Otonomi Daerah Prof DR Djohermansyah Johan.

Meranti, Hariantimes.com - Angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti jauh menurun dari saat kabupaten ini terbentuk. Yakni dari angka 43 persen lebih menjadi 27 persen saat ini atau sebanyak 43 ribu jiwa.

"Di tengah angka kemiskinan yang cukup tinggi itu, ternyata kinerja ekonomi Meranti cukup baik mencapai 3.9 persen. Angka ini jauh diatas rata-rata Provinsi Riau yang hanya berkisar diangka 2,3 persen. Artinya pertumbuhan ekonomi di Meranti lebih baik dari Kabupaten Kota lainnya di Riau," ujar Bupati Meranti Drs H. Irwan MSi saat membuka sekaligus mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Inventarisasi Potensi Ekonomi dan Strategi Perencanaan Pembangunan Ekonomi di Meranti, Senin (27/01/2020).

Turut hadir sebagai Nara Sumber Presiden Institut Otonomi Daerah Jakarta Prof Dr Djohermansyah Johan, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Penjabat Sekdakab. Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kepala Bappeda Meranti Dr H Makmun Murod MM, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner SPd MPd, serta Jajaran Pejabat Eselon II dan III, serta Camat Se-Kabupaten Meranti, Ketua MUI Meranti H Mustafa SAg MM, Pimpinan Perguruan Tinggi, Perwakilan Perusahaan PT EMP, RAPP, Sampoerna Agro, Pihak Perbankan, Ormas, Tokoh Masyarakat/Agama dan stakeholders terkait lainnya.

Dikatakan Bupati, salah satu tujuan FGD ini adalah untuk menyusun formulasi perencanaan yang tepat dalam menggesa pembangunan daerah.

"Pemkab Meranti dalam memberikan kemudahan perizinan bagi pengusaha dan investor yang ingin berinvetasi di Kota Sagu" kata Bupati.

Disamping itu, kata Bupati lagu, Pemkab Meranti berupaya secepatnya untuk melaksanakan kegiatan anggaran. Sehingga dana APBD tidak lama-lama mengendap di bank. Selain itu, juga selalu berupaya membayar gaji dan insentif pegawai tepat waktu. Dengan begitu uang dapat beredar dipasaran dan menggerakan sektor-sektor ekonomi masyarakat.

Yang tak kalah penting, sebut Irwan, Pemkab Meranti berkomitmen menjamin semua industri kerakyatan berjalan dengan lancar dengan tidak membiarkan perilaku birokrasi pola lama yang berbelit-belit, sehingga menghambat jalannya investasi di suatu daerah.

"Kita selalu mendorong agar anggaran yang ada segera digunakan. Sehingga dapat beredar dipasaran. Kita juga tidak membiarkan perilaku birokrasi yang dapat menghambat berkembangnya investasi," jelas Bupati seraya menyampaikan, Pemkab Meranti selalu memberikan kemudahan kepada pengusaha dan investor yang ingin berinvestasi di Meranti. 

"Kepada para pejabat, saya minta untuk memberikan kemudahan kepada pengusaha. Sehingga mereka tidak merasa berat untuk membuka usaha di Meranti. Jangan ada lagi kata jika bisa dipermudah kenapa dipersulit," tegas Bupati. 

Bupati mengibaratkan pengusaha atau investor seperti memelihara ayam bertelor emas yang jika dirawat dan diperhatikan dengan baik akan menghasilkan banyak telor yang manfaatnya akan dirasakan oleh pemeliharanya yakni pemerintah sendiri.

OPD yang dimaksud Bupati adalah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dimana Bupati telah menginstruksikan untuk melakukan pelayanan prima dengan memanfaatkan teknologi internet. Sehingga para pengusaha yang ingin mengurus izin tidak perlu lagi datang ke kantor tapi cukup dengan membuka situs Pemda di internet semua administrasi perizinan selesai.

"Jadi bagi pengusaha tidak perlu lagi datang kekantor untuk mengurus perizinan cukup akses lewat internet saja, tahun ini saya harapkan tidak ada lagi yang dipersulit, kita ingin kemiskinan di Meranti dapat turun signifikan dan pelayanan publik yang sebakin baik," pungkas Bupati Irwan. 

Kepala Bappeda Meranti Dr H Makmun Murod menyampaikan, Kabupaten Meranti masih memiliki angka kemiskinan yang cukup tinggi dibanding kabupaten/kota lainnya di Riau. Namun dibalik permasalahan itu, ternyata pertumbuhan ekonomi di Kota Sagu ini naik cukup signifikan. Artinya, jika semua potensi ekonomi yang ada di Meranti dapat dikelola dengan maksimal diyakini dapat menyelesaikan permasalahan kemiskinan tersebut.

"Melalui kegiatan FGD ini diharapkan dapat dirumuskan berbagai strategi solusi untuk menuntaskan kemiskinan dan percepatan pembangunan daerah," harap Makmun Murod.

Adapun tujuan dari acara ini, beber Makmun Murod, pertama untuk mengidentifikasi potensi ekonomi sebagai dasar peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Kedua untuk mendorong penguatan dan pengembangan produk lokal. Ketiga untuk menyusun formulasi perencanaan yang tepat dalam menggesa pembangunan di Meranti.

Sekedar informasi dalam kegiatan FGD yang ditaja oleh Bappeda Meranti itu, menghadirkan narasumber yang sangat profesional yakni Prof Dr Djohermasnyah Johan (Presiden Institut Otonomi Daerah dan juga Mantan Dirjend Otda Kemendagri).

Diharapkan melalui pemaparan mantan Plt. Gubernur Riau ini dapat memberikan pemahaman kepada para Kepala OPD untuk merumuskan berbagai program kebijakan dalam upaya pengentasan masalah kemiskinan dan mengesa pertumbuhan serta kesejahteraan masyarakat Meranti. 

Sekedar informasi dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab Meranti dalam hal ini Bupati Meranti Drs H Irawan MSi dan Presiden Institut Otonomi Daerah Prof DR Djohermansyah Johan terkait dukungan perumusan kebijakan pembangunan.(*)

Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 2 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 3 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 4 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 5 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 6 Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • 7 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 8 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 9 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved