• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
Dibaca : 122 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Disiplin dan Matangkan Persiapan Penilaian WBBM
Dibaca : 121 Kali
Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
Dibaca : 230 Kali
PWI Riau dan PKS Adu Skill di Mini Soccer
Dibaca : 189 Kali
313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla
Dibaca : 210 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Hasil Pemetaan Pilar Pendukung Peningkatan Mutu Pendidikan SMA dan SMKN

Fakhri: Masih Ada Empat Pilar yang Masih Rendah

Redaksi
Jumat, 04 Oktober 2019 22:32:19 WIB
Cetak
FGD Pemetaan Potensi Sekolah SMA, SMK dan SLB se Provinsi Riau yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, 2 hingga 4 Oktober 2019.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Dari sembilan pilar pendukung peningkatan mutu pendidikan SMA dan SMK Negeri, ternyata masih ada empat pilar yang masih rendah. 

Salah satunya sarana dan prasarana pendidikan yang masih belum mendukung.

Hal itu berdasarkan hasil pemetaan pilar-pilar pendukung peningkatan mutu pendidikan SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau yang dilakukan Dewan Pendidikan Provinsi Riau pada tahun 2018.

Dan hasil pemetaan itu menjadi kesimpulan Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi Sekolah SMA, SMK dan SLB se Provinsi Riau yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, 2 hingga 4 Oktober 2019.

Pemaparan hasil pemetaan pilar-pilar pendukung mutu pendidikan  SMA dan SMK negeri se Provinsi Riau itu disampaikan Dr Fakhri Ras MEd, Sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Riau. 

Sedangkan Reisky Bestary MPd Widyaiswara dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau memaparkan tentang Delapan Standar Nasional Pendidikan. Sementara Drs Edi Yusrianto MPd, anggota Dewan Pendidikan Riau yang juga dosen UIN Susqa Riau menyajikan materi Pemetaan Potensi Sekolah yang Berkaitan dengan Kewirausahaan.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, H Zulkarnain Noerdin SH MH menyampaikan, selain sarana dan prasarana, tiga pilar lain juga belum mendukung. Yakni, persiapan/terobosan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN), biaya penyelenggaraan persiapan UN dan dukungan pihak-pihak yang relevan (stakeholder). 

‘’Kesimpuan FGD ini akan kami sampaikan kepada Gubernur Riau melalui Dinas Pendidikan Riau,’’ ujarnya kepada wartawan, Jumat (04/10/2019) siang. 

Sedangkan lima pilar pendukung lainnya yakni dasar penyelenggaraan dan Bimtek UN, pengelolaan penyelenggaraan persiapan UN dan SNMPTN, dukungan perpustakaan, dukungan laboratorium dan dukungan komite sekolah sudah baik.
Dikatakan, persiapan sekolah dalam menghadapi Ujian Nasional dinilai terlambat dan sangat kurang, karena sebagian sekolah baru akan memulai persiapan Ujian Nasional dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada umumnya pada semester 6 (enam), sedangkan waktu yang tersedia pada semester 6  tersebut sangat pendek (berkisar 3 bulan). 

Dijelaskan, frekuensi dan intensitas pembahasan soal-soal ujian dan Uji Coba (Try out) UN, Tes Masuk Perguruan Tinggi, dan Tes Potensi Akademik (TPA) dinilai ‘kurang’ dan sekolah berdalih tidak punya dana dan takut memungut sumbangan kepada orangtua.

Di sisi lain, kata mantan anggota DPRD Riau ini, penataan administrasi perpustakaan sekolah sebagian sekolah sudah ‘baik’, namun sebagian sekolah koleksi buku masih kurang dan secara umum kondisi perpustakaan belum memenuhi standar yang diharapkan termasuk pengelola perpustakaan (pustakawan). 

Sedangkan pengelolaan laboratorium di sebagian besar sekolah masih kurang, karena kurang  tersedianya peralatan/bahan praktek, tidak tersedianya meja praktek, peralatan yang belum digunakan, tidak adanya tenaga laboran dan bahkan ruang laboratorium digunakan sebagai ruang kelas disebabkan kekurangan ruang belajar.

Hasil pemetaan melalui penyebaran kuisner di hampir 90 persen SMA dan SMK Negeri itu, menurut Zulkarnain, juga memperlihatkan peranan Komite Sekolah dinilai sudah ‘baik’ karena secara organisasi di setiap sekolah sudah terbentuk Komite Sekolah. Namun pemberdayaan Komite Sekolah belum mampu memberikan kontribusi yang optimal dalam mengelola sumbangan pendidikan untuk menunjang operasional dan peningkatan pelayanan mutu pendidikan.

‘’Peranan stakeholder juga perlu ditingkatkan untuk mendapatkan sumbangan dalam menunjang terlaksananya program sekolah yang biayanya tidak teralokasi di dalam dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Nasional dan BOS Daerah,’’ ujarnya.

FGD yang berlangsung tiga hari itu juga menyimpulkan berdasarkan hasil pemetaan mutu pendidikan yang dilakukan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau diketahui dari delapan standar nasional pendidikan (SNP) ternyata tiga standar belum terpenuhi yakni Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), standar sarana dan prasarana serta pembiayaan. Sedangkan lima standar lain yakni standar pengelolaan, standar isi, standar proses, standar penilaian dan standar kompetensi lulusan sudah memenuhi persyaratan.

Begitupun pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship), terutama di SMK di Provinsi Riau, sudah mulai berkembang. Namun mengalami hambatan karena faktor regulasi (peraturan yang menghalangi) dan permodalan. 

Padahal kewirausahaan sudah menjadi tugas pokok kepala sekolah di semua tingkatan satuan pendidikan yang memiliki fungsi sebagai manajerial, supervisor dan koordinator kewirausahaan sesuai dengan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.(*)


Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026

Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern

Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026

UIR Raih Penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing Award Riau 2026

Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR

UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026

Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern

Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026

UIR Raih Penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing Award Riau 2026

Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
24 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Disiplin dan Matangkan Persiapan Penilaian WBBM
24 Agustus 2026
Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
23 Agustus 2026
PWI Riau dan PKS Adu Skill di Mini Soccer
23 Agustus 2026
313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla
23 Agustus 2026
APHI-GAPKI Dorong Penguatan Kolaborasi Multipihak Percepat Pemadaman Karhutla
23 Agustus 2026
Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
22 Agustus 2026
IMRA RAPP Gelar MTQ Riau Komplek 2026, Tujuh Kafilah Siap Tampilkan Potensi Terbaik
22 Agustus 2026
SMSI dan RRI Dorong Kolaborasi Media Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi
22 Agustus 2026
Perkuat Responsivitas Pelayanan Publik, Kemenkum Riau Ikuti Forum “PASTI ADA SOLUSI” Episode 12
21 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • 2 KLH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Secara Komprehensif
  • 3 LMC Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
  • 4 Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
  • 5 Melalui Perseroan Perorangan, Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • 6 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual
  • 7 Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
  • 8 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
  • 9 Kemenkum Riau Harmonisasi Lima Ranperbup Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved