• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
Dibaca : 206 Kali
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
Dibaca : 230 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
Dibaca : 216 Kali
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
Dibaca : 210 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
Dibaca : 283 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Hasil Pemetaan Pilar Pendukung Peningkatan Mutu Pendidikan SMA dan SMKN

Fakhri: Masih Ada Empat Pilar yang Masih Rendah

Redaksi
Jumat, 04 Oktober 2019 22:32:19 WIB
Cetak
FGD Pemetaan Potensi Sekolah SMA, SMK dan SLB se Provinsi Riau yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, 2 hingga 4 Oktober 2019.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Dari sembilan pilar pendukung peningkatan mutu pendidikan SMA dan SMK Negeri, ternyata masih ada empat pilar yang masih rendah. 

Salah satunya sarana dan prasarana pendidikan yang masih belum mendukung.

Hal itu berdasarkan hasil pemetaan pilar-pilar pendukung peningkatan mutu pendidikan SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau yang dilakukan Dewan Pendidikan Provinsi Riau pada tahun 2018.

Dan hasil pemetaan itu menjadi kesimpulan Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi Sekolah SMA, SMK dan SLB se Provinsi Riau yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, 2 hingga 4 Oktober 2019.

Pemaparan hasil pemetaan pilar-pilar pendukung mutu pendidikan  SMA dan SMK negeri se Provinsi Riau itu disampaikan Dr Fakhri Ras MEd, Sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Riau. 

Sedangkan Reisky Bestary MPd Widyaiswara dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau memaparkan tentang Delapan Standar Nasional Pendidikan. Sementara Drs Edi Yusrianto MPd, anggota Dewan Pendidikan Riau yang juga dosen UIN Susqa Riau menyajikan materi Pemetaan Potensi Sekolah yang Berkaitan dengan Kewirausahaan.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, H Zulkarnain Noerdin SH MH menyampaikan, selain sarana dan prasarana, tiga pilar lain juga belum mendukung. Yakni, persiapan/terobosan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN), biaya penyelenggaraan persiapan UN dan dukungan pihak-pihak yang relevan (stakeholder). 

‘’Kesimpuan FGD ini akan kami sampaikan kepada Gubernur Riau melalui Dinas Pendidikan Riau,’’ ujarnya kepada wartawan, Jumat (04/10/2019) siang. 

Sedangkan lima pilar pendukung lainnya yakni dasar penyelenggaraan dan Bimtek UN, pengelolaan penyelenggaraan persiapan UN dan SNMPTN, dukungan perpustakaan, dukungan laboratorium dan dukungan komite sekolah sudah baik.
Dikatakan, persiapan sekolah dalam menghadapi Ujian Nasional dinilai terlambat dan sangat kurang, karena sebagian sekolah baru akan memulai persiapan Ujian Nasional dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada umumnya pada semester 6 (enam), sedangkan waktu yang tersedia pada semester 6  tersebut sangat pendek (berkisar 3 bulan). 

Dijelaskan, frekuensi dan intensitas pembahasan soal-soal ujian dan Uji Coba (Try out) UN, Tes Masuk Perguruan Tinggi, dan Tes Potensi Akademik (TPA) dinilai ‘kurang’ dan sekolah berdalih tidak punya dana dan takut memungut sumbangan kepada orangtua.

Di sisi lain, kata mantan anggota DPRD Riau ini, penataan administrasi perpustakaan sekolah sebagian sekolah sudah ‘baik’, namun sebagian sekolah koleksi buku masih kurang dan secara umum kondisi perpustakaan belum memenuhi standar yang diharapkan termasuk pengelola perpustakaan (pustakawan). 

Sedangkan pengelolaan laboratorium di sebagian besar sekolah masih kurang, karena kurang  tersedianya peralatan/bahan praktek, tidak tersedianya meja praktek, peralatan yang belum digunakan, tidak adanya tenaga laboran dan bahkan ruang laboratorium digunakan sebagai ruang kelas disebabkan kekurangan ruang belajar.

Hasil pemetaan melalui penyebaran kuisner di hampir 90 persen SMA dan SMK Negeri itu, menurut Zulkarnain, juga memperlihatkan peranan Komite Sekolah dinilai sudah ‘baik’ karena secara organisasi di setiap sekolah sudah terbentuk Komite Sekolah. Namun pemberdayaan Komite Sekolah belum mampu memberikan kontribusi yang optimal dalam mengelola sumbangan pendidikan untuk menunjang operasional dan peningkatan pelayanan mutu pendidikan.

‘’Peranan stakeholder juga perlu ditingkatkan untuk mendapatkan sumbangan dalam menunjang terlaksananya program sekolah yang biayanya tidak teralokasi di dalam dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Nasional dan BOS Daerah,’’ ujarnya.

FGD yang berlangsung tiga hari itu juga menyimpulkan berdasarkan hasil pemetaan mutu pendidikan yang dilakukan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau diketahui dari delapan standar nasional pendidikan (SNP) ternyata tiga standar belum terpenuhi yakni Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), standar sarana dan prasarana serta pembiayaan. Sedangkan lima standar lain yakni standar pengelolaan, standar isi, standar proses, standar penilaian dan standar kompetensi lulusan sudah memenuhi persyaratan.

Begitupun pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship), terutama di SMK di Provinsi Riau, sudah mulai berkembang. Namun mengalami hambatan karena faktor regulasi (peraturan yang menghalangi) dan permodalan. 

Padahal kewirausahaan sudah menjadi tugas pokok kepala sekolah di semua tingkatan satuan pendidikan yang memiliki fungsi sebagai manajerial, supervisor dan koordinator kewirausahaan sesuai dengan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.(*)


Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026

UIR Perkuat Posisi sebagai Salah Satu Perguruan Tinggi Terdepan di Indonesia

UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi

Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi

UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal

Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026

UIR Perkuat Posisi sebagai Salah Satu Perguruan Tinggi Terdepan di Indonesia

UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi

Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi

UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal

Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris
15 Oktober 2026
Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Torehkan Prestasi di Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
15 Oktober 2026
Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved