• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
LMC Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
Dibaca : 110 Kali
Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
Dibaca : 109 Kali
Melalui Perseroan Perorangan, Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
Dibaca : 199 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual
Dibaca : 196 Kali
Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
Dibaca : 195 Kali

  • Home
  • Nasional

LMC Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Zulmiron
Sabtu, 15 Agustus 2026 13:07:18 WIB
Cetak
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono yang juga adalah salah satu inisiator Local Media Community.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Local Media Community (LMC) sebagai jejaring kerjasama sekaligus komunitas ratusan media lokal dan skala kecil se Indonesia baru saja selesai menggelar rangkaian diskusi bertajuk "Keberlanjutan Media dan Ekosistem" di tiga kota, yaitu Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya. 

Kegiatan yang berlangsung sepanjang 10 hingga 13 Agustus 2026 dan melibatkan perwakilan manajemen media dari setidaknya 13 provinsi, ini turut menghadirkan perwakilan Google sebagai salah satu narasumber.

Diskusi ini mempertemukan para pemilik, CEO, pemimpin maupun manajemen redaksi selaku pelaku industri media lokal, pimpinan organisasi media siber serta ketua umum asosiasi jurnalis di berbagai daerah di Indonesia, untuk membahas tantangan keberlanjutan bisnis media. Topik-topik bahasan yang termasuk di dalamnya antara lain adalah strategi pertumbuhan audiens, diversifikasi pendapatan, serta bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk mendukung kerja jurnalistik berkualitas.

Bagi pihak Google, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan mereka dalam memperkuat ekosistem media di Indonesia, khususnya di tengah pergeseran perilaku pengguna dan pesatnya perkembangan teknologi AI. 

Baca Juga :
  • Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
  • Melalui Perseroan Perorangan, Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual

Dalam rangkaian diskusi di tiga kota ini Google diwakili oleh Adeel Farhan selaku Head of News Partnerships Southeast Asia, serta Yos Kusuma selaku News Partner Manager untuk Indonesia, Filipina dan Bangladesh.

Kegiatan ini sekaligus melanjutkan beragam program Google, salah satunya melalui Google News Initiative (GNI) di Indonesia, yang selama ini telah menjangkau ratusan organisasi media melalui pelatihan, pendanaan, serta pendampingan. 

Seperti disampaikan dalam paparannya, sepanjang tahun lalu saja misalnya, GNI mencatatkan ada lebih dari 20 program di kawasan Asia Tenggara sejak Januari 2025, yang telah menjangkau lebih dari 7.000 peserta dari 165 organisasi, dengan tingkat kepuasan peserta (CSAT) mencapai 4,7 dari 5.

Di Indonesia secara khusus, program seperti Project Sigma Indonesia: Gen Z & Berita, telah melibatkan 10 newsroom cetak, siaran, radio, hingga digital native dari Jakarta dan Surabaya, dengan hasil rata-rata pertumbuhan audiens Gen Z sebesar 1,5 kali lipat. 

Selain itu, ada juga program Revenue Growth Lab Indonesia yang telah mendampingi 12 penerbit dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur, yang mencatatkan peningkatan pendapatan iklan digital hingga 18% dan pertumbuhan kunjungan pengguna hingga 47%.

Head of News Partnerships Google untuk Asia Tenggara, Adeel Farhan menegaskan, kemitraan dengan komunitas media di berbagai daerah, termasuk melalui kegiatan bersama Local Media Community ini, adalah bagian dari upaya Google untuk terus hadir dan berkolaborasi dengan ekosistem berita di tengah perubahan teknologi yang cepat.

“Meski teknologi dan kebutuhan pengguna terus berkembang, misi inti kami tidak berubah: mengorganisasi informasi dunia dan menjadikannya mudah diakses serta bermanfaat bagi semua orang. Kami tetap berkomitmen untuk berkolaborasi dengan ekosistem berita, termasuk media lokal, seiring kami beradaptasi dan berinovasi dalam produk-produk kami,” ujar Adeel Farhan menambahkan, Google dan penerbit berita memiliki sasaran yang sama, yaitu membantu masyarakat menemukan dan mengakses konten berkualitas di web, sehingga kolaborasi seperti diskusi di Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut di tingkat komunitas.

“Google dan penerbit memiliki misi yang sama, yaitu membantu orang menemukan dan mengakses konten di web. Diskusi bersama Local Media Community ini adalah salah satu cara kami memastikan komitmen itu benar-benar dirasakan langsung oleh rekan-rekan media di daerah, bukan hanya di kota-kota besar,” tambah Adeel Farhan.

Dalam beberapa kesempatan, Yos Kusuma menyampaikan bahwa keterlibatan Google pada program rangkaian kegiatan diskusi Local Media Community (LMC) di Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya ini sekaligus sebagai wujud nyata dari komitmen Google untuk hadir langsung di tengah komunitas media lokal, tidak hanya di kota-kota besar.

“Media lokal memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberagaman informasi dan menghadirkan konten yang relevan bagi masyarakat di daerah masing-masing. Melalui diskusi ini, kami ingin mendengar langsung tantangan yang dihadapi teman-teman media lokal, sekaligus berbagi pengetahuan tentang bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjadi alat untuk memperkuat keberlanjutan bisnis mereka, bukan menggantikan peran jurnalisme yang mereka jalankan,” ujar Yos.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, yang juga adalah salah satu inisiator Local Media Community, pun mengungkapkan hal serupa mengenai teknologi AI. Turut hadir di tiga kota memaparkan materi mengenai perkembangan lanskap ekosistem media saat ini, Suwarjono menekankan bahwa media maupun jurnalis yang tidak beradaptasi dengan AI atau bahkan menganggapnya sebagai ancaman atau "musuh", justru akan ketinggalan serta berpotensi bisa kalah dan jatuh.

"Sama halnya dengan kenyataan bahwa publik atau audiens sekarang rata-rata mendapatkan informasi atau mengonsumsi berita dari media sosial, itu juga kalau ada media yang masih tidak melek dan belum mengembangkan medsosnya, akan ketinggalan," tegas Suwarjono, yang membuka setiap paparannya dengan kalimat singkat namun valid yaitu "Yang Pasti Hanya Perubahan!"

Lebih jauh, Yos Kusuma pun menambahkan pihaknya masih berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog terbuka dan kemitraan dengan organisasi berita di berbagai daerah. Hal ini sejalan dengan prinsip Google dalam mengembangkan AI secara berani dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong nilai positif bagi ekosistem informasi secara luas.

“Komitmen kami terhadap industri berita sudah berjalan lebih dari 20 tahun, dan itu tidak berubah. Yang berubah adalah cara kami beradaptasi dengan kebutuhan pengguna dan penerbit, termasuk melalui program-program seperti Subscriptions Academy dan News Consumer Insights yang berfokus pada penguatan pendapatan pembaca dan literasi data bagi newsroom di Indonesia,” tambah Yos.

Rangkaian diskusi di tiga kota ini pada akhirnya memang tidak saja turut membuka ruang bagi media lokal untuk berjejaring dengan sesama pelaku industri. Peserta yang notabene adalah manajemen media lokal sekaligus berkesempatan mendapatkan wawasan langsung dari tim News Partnerships Google, serta menjajaki peluang keterlibatan dalam program-program pelatihan dan pendanaan GNI mendatang. Turut hadir pula pimpinan berbagai organisasi media siber serta ketua umum asosiasi jurnalis dari berbagai wilayah. 

Sebagai catatan, salah satu program dukungan yang juga sedang berjalan saat ini adalah dukungan dan kerja sama Google dengan KG Media dalam melaksanakan rangkaian Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di beberapa daerah di Indonesia. Gelombang pertama UKW ini baru saja dibuka pelaksanaannya pada Jumat (14/8/2026) di Bekasi, melibatkan tak kurang dari 64 peserta dari media cetak, siber, televisi, dan radio, untuk berbagai jenjang kompetensi, yang turut dibuka melalui pengantar oleh Yos Kusuma.

Diketahui, Google News Initiative adalah inisiatif Google untuk bekerja sama dengan industri berita dalam mengembangkan jurnalisme yang berkelanjutan di era digital. Melalui tiga area utama, yaitu program, pelatihan, dan produk, GNI mendukung newsroom di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, untuk berinovasi, meningkatkan keterampilan digital, serta memanfaatkan produk yang dirancang khusus bagi penerbit berita.

Adapun Local Media Community adalah komunitas yang mewadahi kolaborasi khususnya antar-media lokal maupun media skala kecil di Indonesia, bersama dukungan pihak-pihak terkait lainnya, untuk memperkuat keberlanjutan ekosistem media melalui beragam kegiatan berbagi pengetahuan, berjejaring, peluncuran small grant, hingga melakukan advokasi kepentingan bersama.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
LMC Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
15 Agustus 2026
Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
15 Agustus 2026
Melalui Perseroan Perorangan, Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
14 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual
14 Agustus 2026
Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
14 Agustus 2026
Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
14 Agustus 2026
Kemenkum Riau Harmonisasi Lima Ranperbup Kampar
14 Agustus 2026
Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan Pengurus KAI Riau
14 Agustus 2026
Seru dan Kompak, Tim KI Riau Unjuk Ketangkasan di Lomba Antar Bidang Diskominfotik Riau
13 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Sivitas Akademika UIR Lindungi Inovasi melalui Paten
13 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved