• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
Dibaca : 133 Kali
Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
Dibaca : 133 Kali
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Dibaca : 216 Kali
Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
Dibaca : 291 Kali
Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
Dibaca : 274 Kali

  • Home
  • Meranti

Kebiasaan Membuang Sampah Sembarang Tempat

Wabup Meranti Minta Masyarakat Supaya Tumbuhkan Budaya Malu

Redaksi
Selasa, 23 Juli 2019 16:43:45 WIB
Cetak
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim.
Meranti, Hariantimes.com - Masyarakat diminta supaya menumbuhkan budaya malu dan merubah kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Kelolalah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bukan dijadikan musuh yang tak berguna.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim saat membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan di salah satu hotel, Selatpanjang, Selasa (23/07/2019).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Meranti Hendra Putra MSi, Camat Tebing Tinggi Helfandi SE MSi, Perwakilan Dinas LHK Provinsi Riau Sovia Seven peraih Kalpataru Tahun 2013 dan penghargaan dari Presiden SBY atau kepeduliannya terhadap lingkungan, serta 40 orang peserta yang terdiri dari Perwakipam Lurah dan Kades, Ikatan Masyarakat Kampung Baru Pengelola Kompos, Relawan Bank Sampah, Kelompok Pecinta Alam Tegas, Ormas dan LSM lainnya.

Wabup mengatakan, dalam pengelolaan sampah pemerintah harus tegas. Jika tidak, maka sangat sulit merubah mainset masyarakat yang sudah terbiasa membuang sampah disembarang tempat mulai dari tanah kosong, selokan, pinggir jalan hingga laut.

"Pada dasarnya semua orang pasti ingin bersih dengan tidak membuatkan sampah berserakan. Tapi akibat kebiasaan masyarakat acapkali membuang sampah dijalan-jalan tanpa rasa malu. Jadi mainset ini harus dirubah tumbuhkanlah dalam diri rasa malu membuang sampah sembarangan," ucap Wabup.

Menurut Wabup, sampah tidak dapat dihindari. Karena sudah menjadi bagian dari kehidupan. Untuk itu, perlu dikelola dengan baik. Karena pada dasarnya sampah dapat dimanfaatkan. 

"Sampah plastik dan logam jika dijual memiliki nilai ekonomi. Begitu juga sampah Organik dapat dijadikan pupuk penyubur tanah," ujar Wabup.

Untuk itu, Wabup berharap kepada masyarakat dapat mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bukan dijadikan musuh yang tak berguna. Dan melalui kegiatan pengelolaan sampah yang ditaja oleh Dinas Lingkungan Hidup Meranti ini, kepada peserta diharapkan dapat belajar bagaimana menjadikan sampah lebih bermanfaat. Sehingga 20 Ton sampah yang dihasilkan perhari di Meranti dimana 70 persenya merupakan sampah Organis dapat bermanfaat. Dengan begitu lingkungan akan lebih bersih, indah dan asri dan yang tak kalah penting masyarakat terbebas dari berbagai penyakit paru-paru, hepatitis, TBC, Leber dan lainnya.

Dari pantauan media, di lokasi kegiatan sosialisasi terlihat sampah plastik dengan kreatifitas disulap menjadi berbagai benda bermanfaat mulai dari tas plastik, dompet dan lainnya nantinya keterampilan ini akan diajarkan kepada peserta sosialisasi yang akan diteruskan kepada masyarakat lainnya sehingga sampah yang dihasilkan rumah tangga dapat lebih bermanfaat.

Kadis Lingkungan Hidup Meranti Hendra Putra, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan, merubah mainset masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan pengelolaan sampah menjadi barang bermanfaat sesuai konsep 3 R dapat digiatkan.

"Semoga melalui kegiatan ini kesadaran dan kepedulian masyarakat mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menjaga kebersihan lingkungan dapat ditingkatkan," ujar Hendra.

Nantinya para peserta akan dilatih oleh tenaga ahli untuk mengolah sampah menjadi berbagai barang yang bermanfaat sepeti tas untuk sampah plastik dan pupuk untuk jenis sampah organik.(*)


Penulis : Azwin
Editor   : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
12 April 2026
Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
12 April 2026
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
11 April 2026
Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
10 April 2026
Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
10 April 2026
Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out
09 April 2026
Versi EduRank dan UniRank, UIR Tiga Tahun Berturut Sukses Duduki Peringkat 1 PTS se Riau
09 April 2026
Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR
09 April 2026
Dorong Produktivitas Petani, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi
09 April 2026
Prodi Magister Manajemen Rekayasa Unilak Resmi Berdiri, Junaidi: Siap Menerima Mahasiswa Baru
09 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI, Hubungan Industrial Harus Naik Kelas
  • 2 Kemnaker Buka Program Pembinaan K3, Gratis untuk 2.100 Peserta
  • 3 Lantik 11 Orang PAW Bapekam, Afni: Perkuat Sinergi dan Bekerjasama Secara Optimal
  • 4 Jadi Mitra Strategis Bidang Akademik, UIR Teken MoU dengan UITM Perlis Malaysia
  • 5 Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
  • 6 Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
  • 7 Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
  • 8 Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
  • 9 Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved