• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
Dibaca : 161 Kali
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
Dibaca : 168 Kali
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
Dibaca : 220 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
Dibaca : 223 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
Dibaca : 211 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Didukung Seluruh Stakeholder, FK Unri Segera Hadirkan Prodi S3 Ilmu Kedokteran

Zulmiron
Senin, 07 Juli 2025 14:35:00 WIB
Cetak
Peserta Lokakarya Perumusan Visi, Misi dan Kurikulum Program Studi S3 Ilmu Kedokteran FK Unri.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menggelar Lokakarya Perumusan Visi, Misi, dan Kurikulum Program Studi S3 Ilmu Kedokteran di Auditorium Maharaja Indera, Kampus FK Unri, Senin (07/07/2025).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pengembangan pendidikan kedokteran lanjutan di Sumatera.

Lokakarya ini bertujuan untuk menyusun arah pengembangan Program Doktor Ilmu Kedokteran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

Dekan FK Unri, Prof dr Arfianti M.Biomed MSc PhD yang secara resmi membuka acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan, program ini adalah bagian dari komitmen FK Unri dalam mencetak generasi kedokteran masa depan yang unggul secara akademik dan profesional.

“Fakultas Kedokteran Universitas Riau berkolaborasi dengan para akademisi, praktisi, dan mitra lintas sektor untuk menciptakan pendidikan berkualitas dan berorientasi pada kemajuan bangsa,” ujar Prof Arfianti.

Baca Juga :
  • Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
  • 5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026
  • KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

Lokakarya ini merupakan respons terhadap kebutuhan akan pendidikan doktoral yang relevan di bidang kedokteran di wilayah Sumatera. Hingga kini, baru terdapat empat program sejenis di pulau tersebut, menjadikan inisiatif FK Unri sebagai langkah strategis dan penting.

Program ini disiapkan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menjadi akademisi, tetapi juga ilmuwan peneliti dan perumus kebijakan yang kompeten di tingkat nasional maupun regional.

Visi dari program doktoral ini sejalan dengan arah besar FK Unri yang menargetkan menjadi fakultas kedokteran terkemuka di Asia Tenggara pada tahun 2035. Penyusunan visi dan misi dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam pemaparannya, pimpinan fakultas menjelaskan bahwa persiapan dokumen kurikulum dan akademik telah dilakukan sejak awal tahun. Diskusi kelompok terfokus (FGD) menjadi salah satu metode yang digunakan untuk menjaring masukan konstruktif dari berbagai pihak.

Masukan datang dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, universitas-universitas lokal, serta lima fakultas kedokteran yang ada di Pekanbaru. Hal ini menunjukkan keterlibatan multipihak dalam menyusun arah dan konten kurikulum program.

Program ini akan mencakup tiga bidang utama yaitu ilmu biomedis, kedokteran klinis, dan kesehatan masyarakat. Pendekatan multidisipliner ini diharapkan membuka ruang riset dan kolaborasi yang lebih luas bagi para mahasiswa doktoral.

Dekan FK Unri menyampaikan harapannya agar lulusan program ini mampu berkiprah tidak hanya sebagai pengajar, namun juga sebagai inovator dalam kebijakan kesehatan dan pengembangan riset kedokteran.

Nomenklatur “Ilmu Kedokteran” dipilih untuk mencakup berbagai disiplin, termasuk kedokteran klinik, biomedik, dan kesehatan masyarakat. Hal ini sekaligus membuka fleksibilitas dalam peminatan dan metode riset mahasiswa.

Fakultas juga berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk fasilitas pendidikan di rumah sakit serta bantuan beasiswa tugas belajar bagi calon mahasiswa doktoral.

Penelitian translasional, yakni penelitian yang langsung dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan, menjadi salah satu fokus utama yang akan dikembangkan melalui program ini.

Hasil dari lokakarya ini akan dirumuskan ke dalam dokumen resmi yang akan menjadi dasar pengajuan pembukaan program studi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Waktu pelaksanaan program dijadwalkan akan dimulai setelah proses administrasi dan akreditasi selesai.

Program S3 Ilmu Kedokteran ini juga membuka peluang besar bagi para dosen dan dokter spesialis yang berdomisili di Pekanbaru dan sekitarnya, sehingga mereka dapat melanjutkan studi tanpa harus berpindah ke luar daerah.

“Lulusan harus mampu menjawab tantangan sistem kesehatan dan riset masa kini. Oleh karena itu, kompetensi yang dirancang dalam kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna lulusan,” ujar Prof Arfianti.

Ketua Panitia Lokakarya, Dr dr Wiwit Ade Fidiawati M Biomed Sp PA menyampaikan, lokakarya ini dirancang untuk merumuskan visi dan misi yang tidak hanya akademis, tetapi juga kontekstual dengan tantangan kesehatan global dan lokal.

“Kegiatan ini adalah bagian penting dari proses peningkatan mutu pendidikan doktoral. Kami ingin lulusan program ini tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berdaya saing dalam dunia riset dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Lokakarya dihadiri ratusan peserta, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dari seluruh kabupaten dan kota se-Riau, praktisi kesehatan, asosiasi profesi seperti IDI, serta pimpinan perguruan tinggi dan lembaga adat Melayu Riau.

Diskusi yang berlangsung selama lokakarya berjalan intensif dan produktif. Ragam perspektif yang dihadirkan memberi warna dalam proses penyusunan visi dan misi serta arah kurikulum yang akan diajukan ke Kementerian Pendidikan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FK Unri berharap bahwa Program Studi S3 Ilmu Kedokteran ini menjadi lompatan strategis dalam membangun ekosistem pendidikan dan riset kedokteran yang lebih maju dan inklusif di wilayah Sumatera.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
21 September 2026
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
21 September 2026
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
21 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
21 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
21 September 2026
Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota
21 September 2026
MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi
21 September 2026
Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi
20 September 2026
Siak Half Marathon 2026 Dilaunching, Syamsurizal: Jadi Iven Olahraga Tahunan dan Bisa Terus Berkembang
20 September 2026
Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
20 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 2 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 4 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 5 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 6 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 7 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 8 MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Mediasi Dugaan Pelanggaran Indikasi Geografis Kopi Liberika Meranti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved