• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI dan RRI
Dibaca : 125 Kali
Ratusan Baliho, Spanduk dan i-Media Digital Mempromosikan HPN sudah Terpasang Semarak se Indonesia
Dibaca : 126 Kali
Sukseskan Puncak Peringatan HPN, Pengurus PWI Pusat Rapat Konsolidasi Bersama Panitia
Dibaca : 235 Kali
Lantik 5 Penyidik PNS di Riau, Rudy Hendra Pakpahan: Kami Berharap Selalu Berpedoman pada Aturan Hukum yang Berlaku
Dibaca : 236 Kali
Pelindungan KI Sektor Ekonomi Kreatif, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Dinas Pariwisata
Dibaca : 233 Kali

  • Home
  • Siak

Pembangunan Jembatan Siak-Mempura, Kebutuhan Nyata atau Proyek Ambisius?

Zulmiron
Sabtu, 08 Februari 2025 10:00:43 WIB
Cetak
Anggota DPRD Siak, Alfitra.

Siak, Hariantimes.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mencanangkan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Kecamatan Siak dan Kecamatan Mempura.

Namun, rencana ini langsung mendapat sorotan dari anggota DPRD Siak, Alfitra, yang mempertanyakan urgensi wacana pembangunan tersebut.

Di tengah krisis keuangan daerah dan masih banyaknya infrastruktur yang terbengkalai, proyek ini dikhawatirkan hanya menjadi beban tambahan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jembatan yang direncanakan ini akan menghubungkan Kampung Parit Baru, Belantik, Kecamatan Siak dengan Kampung Koto Ringin, Kecamatan Mempura. Namun, menurut Alfitra, keberadaan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) yang sudah beroperasi dengan baik seharusnya cukup untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :
  • Lantik 5 Penyidik PNS di Riau, Rudy Hendra Pakpahan: Kami Berharap Selalu Berpedoman pada Aturan Hukum yang Berlaku
  • Pelindungan KI Sektor Ekonomi Kreatif, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Dinas Pariwisata
  • Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

“Di mana urgensinya? Apa yang menjadi dasar pembangunan jembatan ini? Apakah Pemkab memiliki kajian yang menunjukkan bahwa jembatan yang ada tidak lagi memadai? Apakah ada lonjakan lalu lintas yang begitu tinggi sehingga butuh infrastruktur baru?” kritiknya.

Jika tidak ada alasan yang kuat, proyek ini berpotensi menjadi pembangunan mubazir yang hanya menghabiskan anggaran tanpa manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Alfitra juga menegaskan bahwa banyak masalah infrastruktur lain yang jauh lebih mendesak dibandingkan membangun jembatan baru.

Beberapa di antaranya,  jalan penghubung antar-kecamatan dan desa yang rusak dan tidak layak,  pelayanan kesehatan yang masih minim dan kurang fasilitas, sekolah-sekolah di pedesaan yang masih kekurangan sarana dan prasarana serta akses air bersih dan irigasi yang belum optimal bagi masyarakat.

“Kalau jalan desa masih penuh lubang, rumah sakit masih kekurangan alat, anak-anak masih sulit mendapatkan sekolah yang layak, kenapa Pemkab lebih memilih membangun jembatan baru yang belum tentu diperlukan?” tegasnya.

Sorotan lain yang lebih serius adalah kondisi keuangan daerah yang sedang tidak sehat. Pemkab Siak tercatat mengalami kurang bayar sebesar Rp 331 miliar pada tahun 2024, yang hingga kini belum jelas bagaimana akan dilunasi.

“Pendapatan daerah tidak sebanding dengan belanja yang semakin membengkak. Kalau kondisi keuangan seperti ini, lalu dari mana anggaran untuk membangun jembatan yang nilainya cukup besar? Ini keputusan yang sangat tidak bijak,” kata Alfitra.

Ia menegaskan bahwa anggaran daerah tidak bisa digunakan secara sembarangan. Ada aturan ketat terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang tidak boleh dialihkan sesuka hati.

Di sambungnya, Pemkab Siak melalui Dinas PU Tarukim telah mengalokasikan Rp4,5 miliar dalam APBD 2025 hanya untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) proyek ini. Namun, yang menjadi perhatian adalah anggaran pembangunan jembatan yang diperkirakan bisa mencapai puluhan miliaran atau ratusan miliar.

“Kalau sekadar DED saja sudah Rp4,5 miliar, berapa besar dana yang harus disiapkan untuk konstruksinya? Apakah Pemkab sudah mempertimbangkan sumber pendanaannya dengan matang? Jangan sampai proyek ini justru menambah utang daerah,” tambah sekretaris komisi III DPRD Siak.

Politikus Partai Demokrat ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika proyek ini terbukti tidak memiliki urgensi yang jelas dan hanya menjadi proyek mercusuar untuk kepentingan tertentu.

“Jangan sampai ini hanya proyek ambisius yang justru membebani masyarakat di kemudian hari. Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat, bukan sekadar memenuhi ambisi tidak menentu,” pungkasnya.

Ia mempertegaskan,dengan kondisi infrastruktur dasar yang masih tertinggal dan keuangan daerah yang kritis, pertanyaan besar bagi Pemkab Siak adalah: Apakah jembatan ini benar-benar kebutuhan masyarakat, atau hanya proyek ambisius yang tidak memiliki urgensi?.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Rombongan Studi Tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Luka-Luka

Trestle Pelabuhan Umum Tanjung Buton Ambruk, Polres Siak Lakukan Mitigasi Keselamatan

Hari ke-9 Operasi Lilin 2025, Polres Siak Intensifkan Pengaturan Lalin di Exit Tol Minas

HUT ke-12 Tahun, BSP Zapin Terus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan Sekitar

Temui Dirjen Migas, Bupati Siak Afni Bahas Kedaulatan Energi dan Masa Depan PT BSP

Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Rombongan Studi Tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Luka-Luka

Trestle Pelabuhan Umum Tanjung Buton Ambruk, Polres Siak Lakukan Mitigasi Keselamatan

Hari ke-9 Operasi Lilin 2025, Polres Siak Intensifkan Pengaturan Lalin di Exit Tol Minas

HUT ke-12 Tahun, BSP Zapin Terus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan Sekitar

Temui Dirjen Migas, Bupati Siak Afni Bahas Kedaulatan Energi dan Masa Depan PT BSP



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI dan RRI
04 Februari 2026
Ratusan Baliho, Spanduk dan i-Media Digital Mempromosikan HPN sudah Terpasang Semarak se Indonesia
04 Februari 2026
Sukseskan Puncak Peringatan HPN, Pengurus PWI Pusat Rapat Konsolidasi Bersama Panitia
03 Februari 2026
Lantik 5 Penyidik PNS di Riau, Rudy Hendra Pakpahan: Kami Berharap Selalu Berpedoman pada Aturan Hukum yang Berlaku
03 Februari 2026
Pelindungan KI Sektor Ekonomi Kreatif, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Dinas Pariwisata
03 Februari 2026
Operasi Keselamatan LK 2026, Satlantas Polres Siak Gencarkan Edukasi Tertib Lalu Lintas
03 Februari 2026
Dukung LK 2026, Polres Siak Periksa Kelengkapan Berkendara Milik Seluruh Personel
03 Februari 2026
SMSI Riau Kirim Delegasi ke Puncak HPN 2026 di Serang, Banten
03 Februari 2026
Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang Luncurkan Video Edukasi Multimodal Terapi Kombinasi untuk Pasien Hipertensi
02 Februari 2026
HPN 2026 di Banten, Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa
02 Februari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Rombongan Studi Tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Luka-Luka
  • 2 CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera
  • 3 Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
  • 4 Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
  • 6 Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
  • 7 Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
  • 8 Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
  • 9 Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved