• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
Dibaca : 252 Kali
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
Dibaca : 336 Kali
Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
Dibaca : 349 Kali
Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
Dibaca : 348 Kali
Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
Dibaca : 380 Kali

  • Home
  • Politik

Jeritan Hati di Tengah Fitnah yang Menghunjam, Muflihun: Apa Salah Saya?

Zulmiron
Ahad, 24 November 2024 12:07:05 WIB
Cetak
Muflihun SSTP MAp.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Malam itu, suasana rumah Muflihun SSTP MAp di Jalan Bakti, Kecamatan Bukitraya, begitu hening.

Di ruang tamu Muflihun duduk sendirian, merenungi hari-hari berat yang telah ia lalui.

Mata lelaki berusia 40 tahun itu terlihat sembap, namun berusaha menyembunyikan rasa pedih di balik senyumnya yang tipis.

“Saya hanya ingin mengabdi untuk kota ini. Apa salah saya sampai mereka tega menyebarkan fitnah seperti ini?” ucapnya pelan, berusaha menahan tangis.

Baca Juga :
  • Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
  • Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
  • Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Muflihun menjadi sorotan. Calon Wali Kota Pekanbaru yang lahir dan besar di kota ini menjadi target berbagai serangan politik. Dari isu hukum, berita bohong tentang keluarganya, hingga tuduhan yang tak berdasar, semuanya diarahkan untuk menjatuhkannya menjelang hari pencoblosan.

“Lawan politik saya tidak hanya menyerang saya, tapi juga keluarga. Mereka ingin membuat saya terlihat buruk di mata masyarakat. Tapi yang lebih menyakitkan, fitnah ini membuat anak-anak saya ikut menanggung beban,” katanya lirih.

Sebagai satu-satunya calon Wali Kota yang asli Pekanbaru, Muflihun tumbuh besar dengan memahami denyut kehidupan masyarakat di kota ini. Ia mengawali kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan perlahan meraih berbagai pencapaian hingga menjadi Penjabat Wali Kota Pekanbaru. Namun, keputusan untuk meninggalkan kenyamanan sebagai ASN demi mencalonkan diri sebagai Wali Kota Pekanbaru ternyata membawanya pada jalan yang penuh onak duri.

“Saya bisa saja tetap jadi ASN, hidup nyaman, dan mengejar karier. Tapi saya memilih untuk melangkah ke politik agar bisa membangun Pekanbaru lebih baik. Saya tidak ingin kota ini dikuasai oleh mereka yang hanya memikirkan keuntungan pribadi,” tegasnya.

Namun, perjuangan itu harus dibayar mahal. Tak hanya kehilangan privasi, ia juga menjadi sasaran empuk dari berbagai pihak yang merasa terganggu oleh visinya yang tegas melawan mafia proyek dan politik uang.

Menolak Politik Uang
Salah satu hal yang membedakan Muflihun dari calon lainnya adalah keberaniannya untuk menolak campur tangan pemodal besar. Bagi Muflihun, setiap rupiah yang ia terima sebagai dana kampanye harus bersih dari kepentingan yang berpotensi mencederai APBD Pekanbaru.

“Saya tidak mau APBD Pekanbaru tergadai hanya karena saya meminjam dana dari pemodal. Kalau itu terjadi, program seperti berobat gratis, dokter on call, santunan kematian, atau subsidi bunga nol persen untuk UMKM akan hilang. Saya tidak rela masyarakat kehilangan hak mereka,” tegasnya.

Namun, sikap itu membuatnya menjadi musuh banyak pihak. Fitnah demi fitnah dilontarkan untuk merusak reputasinya. Bahkan, survei terbaru yang menunjukkan elektabilitasnya unggul justru membuat serangan politik semakin tajam.

“Mereka tahu masyarakat mendukung saya, jadi mereka mulai menggunakan cara-cara kotor. Tapi saya percaya, masyarakat Pekanbaru bisa melihat mana yang benar dan mana yang hanya fitnah,” katanya optimis.

Dukungan di Tengah Fitnah
Meski didera berbagai tuduhan, Muflihun tak pernah kehilangan semangat. Dukungan dari masyarakat, terutama mereka yang merasakan dampak langsung dari program-program yang ia jalankan, menjadi sumber kekuatannya.

“Ketika ada warga yang bilang bahwa santunan kematian membantu mereka bertahan, atau bahwa dokter on call menyelamatkan nyawa anggota keluarganya, saya merasa semua perjuangan ini tidak sia-sia,” ujarnya sambil tersenyum tipis.

Ia juga berharap masyarakat Pekanbaru bisa tetap bijak menghadapi fitnah yang beredar. “Jangan biarkan demokrasi kita dirusak oleh kebohongan. Pilihlah dengan hati nurani, bukan karena hasutan atau tekanan,” imbaunya.

Air Mata di Malam Sunyi
Malam semakin larut, dan Muflihun kembali tenggelam dalam keheningan. Ia mengambil Al-Quran kecil yang tergeletak di meja, membacanya perlahan. Bagi Muflihun, di tengah badai fitnah, ia hanya bisa berserah kepada Sang Pencipta.

“Saya yakin Allah tidak akan membiarkan kezaliman terus terjadi. Saya hanya ingin membangun Pekanbaru. Kalau niat saya tulus, saya percaya keadilan akan datang,” ucapnya sebelum menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Perjalanan Muflihun mungkin belum selesai. Namun, kisahnya sebagai seorang putra daerah yang mencoba melawan fitnah dan tetap berpegang pada integritas adalah pengingat bahwa kejujuran dan ketulusan selalu memiliki tempat di hati rakyat. Di tengah gemuruh politik yang kerap tak kenal belas kasihan, Muflihun berdiri tegak dengan keyakinan bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
27 Januari 2026
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
26 Januari 2026
Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
26 Januari 2026
Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
26 Januari 2026
Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
26 Januari 2026
Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Wilayah Kerja West Kampar
26 Januari 2026
PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
19 Januari 2026
Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
22 Januari 2026
Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan
20 Januari 2026
Unri Kukuhkan 8 Profesor, Dari Ahli Rantai Pasok Ikan Hingga Perancang Mobil Masa Depan
19 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
  • 2 Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
  • 3 Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan
  • 4 Unri Kukuhkan 8 Profesor, Dari Ahli Rantai Pasok Ikan Hingga Perancang Mobil Masa Depan
  • 5 PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X
  • 6 Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik, Sri Sultan HB X: Kemerdekaan Pers Harus Berjalan Beriringan dengan Integritas
  • 7 Cegah Listrik Padam di Sumatera, PLN Minta Gubernur Sumsel Buka Jalan Truk Batubara di Lubuk Linggau
  • 8 KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi
  • 9 Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved