• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
Dibaca : 186 Kali
Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
Dibaca : 183 Kali
PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
Dibaca : 185 Kali
Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
Dibaca : 185 Kali
KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
Dibaca : 201 Kali

  • Home
  • Wisata

Didukung PHR, Dirjen Migas Kementerian ESDM Kunjungi Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui

Zulmiron
Senin, 11 November 2024 12:16:42 WIB
Cetak
Dirjen Migas Kementerian ESDM Kunjungi Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui

Pekanbaru, Hariantimes.com - Direktoral Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengunjungi Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kampar.

Kunjungan bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagut ini merupakan rangkaian dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kementerian ESDM terhadap kegiatan Program Pengembangan Masyarakat (PPM)  KKKS PT Pertamina Hulu Rokan.

Rombongan Kementerian ESDM bersama SKK Migas Sumbagut melihat langsung perkembangan Ekosiwata Hutan Adat Imbo Putui di bawah binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui saat ini menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Selain suasana alam yang asri, ekowisata ini dilengkapi fasilitas wisata yang memadai Kawasan ini dikelola oleh kelompok sadar wisata yang terus mempertahankan kebudayaan dan kearifan lokalnya.

Baca Juga :
  • Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu
  • LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan
  • Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

“Kami melihat sejauh ini program yang ditetapkan oleh pemerintah berjalan dengan baik dan sesuai dengan penempatannya. Mari bersama-sama berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjaga hutan ini dengan baik,” ajak Analis Kerja Sama, Dirjen Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Syarif Hidayat.

Hutan Adat Imbo Putui merupakan salah satu hutan alam yang tersisa di Provinsi Riau. Kawasan seluas 251 hektare ini ditetapkan sebagai hutan adat pada 21 Februari 2020 oleh Presiden RI Joko Widodo saat berkunjung ke Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim di Kabupaten Siak, Riau. Hutan Imbo Putui bahkan menjadi hutan adat pertama di Riau yang mendapat pengakuan negara.

Hutan Adat Imbo Putui memiliki aneka ragam flora antara lain anggrek, liana, kantong semar, jenis palem-paleman dan pohon. Juga terdapat jenis tanaman paku-pakuan yang kerap dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh masyarakat. Hutan Adat Imbo Putui juga memiliki kekayaan fauna seperti berbagai jenis burung, mamalia, serangga, ikan, reptil dan amfibi.

Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Pandjie Galih Anoraga mengatakan, Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui merupakan salah satu lokus desa wisata binaan PHR WK Rokan melalui mitra pelaksana Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau. Dukungan yang diberikan oleh PHR meliputi penyediaan sarana prasarana, FGD dan sosialisasi program pendampingan serta pelatihan bagi pelaku wisata lokal dan tata kelola destinasi.

“Pengembangan ekowisata ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lewat pariwisata berbasis komunitas, mendukung Hutan Adat Imbo Putui sebagai destinasi ekowisata dan meningkatkan pendapatan berkelanjutan komunitas lokal,” katanya.

Bersama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau, PHR telah memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk pariwisata dan kelembagaan Desa Wisata bagi masyarakat.

Pelatihan dan pendampingan peningkatan kapasitas pelaku wisata berfokus pada pemahaman masyarakat tentang konsep dan pengelolaan desa wisata. Kiat mengembangkan keterampilan SDM dalam memberikan pelayanan pariwisata. Kemudian mendorong inovasi dalam pengembangan produk dan atraksi wisata serta meningkatkan kemampuan promosi dan pemasaran desa wisata.

Lewat program TJSL, PHR berkomitmen dapat memberdayakan masyarakat secara luas, meningkatkan ekonomi masyarakat binaan serta mendukung kemandirian ekonomi dan lingkungan. "Diharapkan kawasan ekowisata hutan adat Imbo Putuih menjadi daya tarik destinasi wisata unggulan yang ada di Desa Petapahan," ucap Pandjie.

Kepala Desa Petapahan Said Aidil Usman memberikan apresiasi kepada PHR dan STP Riau atas dukungan pengembangan desa wisata lewat Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui. “Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PHR atas terlaksanakanya Program Desa Wisata ini. Kami berharap program ini  berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.  

Selain Desa Petapahan, sebelumnya PHR WK Rokan juga telah melakukan intervensi dalam pengembangan Desa Wisata di banyak daerah seperti: Desa Koto Mesjid atau lebih dikenal Kampung Patin, Kampar, Desa Tanjung Punak, Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Lalu pengembangan Desa Wisata Budaya di Pulau Belimbing Kuok, Kabupaten Kampar, Kampung Tenun di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dan Desa Kreatif di Kampung Bandar, Kota Pekanbaru

Desa binaan PHR bahkan meraih prestasi hingga tingkat nasional yakni Desa Wisata Bukit Batu, Bengkalis meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 kategori daya tarik pengunjung dan berhasil mencatatkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kemudian Desa Koto Mesjid yang terkenal dengan Desa Wisata Kampung Patin, meraih Juara 1 regional wilayah I Sumatera Lomba Desa/Kelurahan 2023 tingkat Nasional.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci

Indosat Mitra Resmi Ajang Samosir Run 2025, Agus Sulistio: Kami Ingin Jadi Bagian dari Pertumbuhan Danau Toba

Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat

Siapkan Sepuluh Unit Armada, SJW Travel Berikan Tarif Mulai Rp140 Ribu

LPE Riau Gelar Diskusi Ekowisata dan Lingkungan

Ratusan Pemilik Media Anggota SMSI Ikuti Ekspedisi Banten Lama

Polda Riau Berangkatkan 10 Bhabin Peraih Green Policing Award Umroh ke Tanah Suci

Indosat Mitra Resmi Ajang Samosir Run 2025, Agus Sulistio: Kami Ingin Jadi Bagian dari Pertumbuhan Danau Toba



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
30 Maret 2026
Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
28 Maret 2026
PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
28 Maret 2026
Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
30 Maret 2026
KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
30 Maret 2026
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 2 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 3 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 4 Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
  • 5 Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
  • 6 Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
  • 7 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 8 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 9 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved