• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Bersatu di Rimbang Baling, Mahasiswa, Polri dan Intelektual Perkuat Gerakan Cegah Karhutla dan Narkoba di Riau
Dibaca : 106 Kali
Bentuk Satgas Anti Narkoba, Plt Gubri dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
Dibaca : 108 Kali
Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
Dibaca : 182 Kali
443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah
Dibaca : 235 Kali
Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
Dibaca : 242 Kali

  • Home
  • Opini

Purnomo Yusgiantoro Figur Strategis untuk Memimpin IKAL Lemhannas

Zulmiron
Ahad, 06 Juli 2025 17:33:02 WIB
Cetak
Purnomo Yusgiantoro.

Oleh: Musfi Yendra (Wakil Ketua IKAL Lemhannas Sumbar/Alumni Taplai 2014)

IKATAN Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) merupakan simpul penting dari para pemikir strategis dan tokoh lintas sektor yang pernah mengikuti pendidikan Lemhannas.

Di tengah tantangan kebangsaan yang kian kompleks dan dinamis, peran IKAL semakin strategis sebagai jembatan pemikiran, forum komunikasi lintas profesi, serta penggerak nilai-nilai kebangsaan yang berakar pada wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

Dalam konteks tersebut, sosok Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU muncul sebagai figur yang sangat layak memimpin IKAL Lemhannas. Bukan hanya karena ia alumni Lemhannas terbaik tahun 1992 dengan penghargaan Wibawa Seroja Nugraha, melainkan juga karena rekam jejak panjangnya dalam kepemimpinan strategis nasional, baik di ranah energi, pertahanan, diplomasi internasional, maupun pendidikan.

Baca Juga :
  • Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
  • Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
  • PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Purnomo juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) dalam rentang tahun 1998 hingga 2000.

Purnomo dikenal sebagai teknokrat multidisipliner yang berhasil menjembatani antara dunia kebijakan dan dunia akademik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral selama hampir satu dekade (2000-2009) serta Menteri Pertahanan RI (2009,-2014) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam dua jabatan strategis ini, ia menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan kapasitas nasional dan kemandirian bangsa.

Sebagai Menteri Pertahanan, Purnomo mengawal pelaksanaan agenda Minimum Essential Force (MEF), mendorong modernisasi alutsista, serta memperkuat industri pertahanan dalam negeri melalui PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia.

Ia juga menjalin berbagai kerja sama strategis dengan negara sahabat untuk pengembangan teknologi militer, termasuk Korea Selatan, Rusia, dan Jerman. Kepemimpinannya sebagai sosok sipil di lingkungan pertahanan diterima dengan baik oleh TNI, bahkan dihormati karena pendekatannya yang kolaboratif dan strategis.

Lebih dari itu, Purnomo juga membangun jejaring diplomasi pertahanan global yang memperkuat posisi Indonesia dalam forum-forum seperti ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM), ADMM-Plus, dan forum energi internasional. Ia pernah menjadi Gubernur OPEC dan bahkan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal OPEC tahun 2004 pengakuan atas kemampuan diplomatik dan negosiasi tingkat tinggi yang jarang dimiliki oleh tokoh Indonesia.

Pasca menjabat di kabinet, ia mendirikan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah lembaga nirlaba yang berfokus pada riset energi, sumber daya alam, ketahanan nasional, serta penguatan kapasitas generasi muda. Melalui PYC, Poernomo konsisten melahirkan gagasan kebijakan berbasis data, mendorong dialog lintas generasi, dan menumbuhkan kesadaran strategis anak muda terhadap isu-isu nasional dan global.

Hal ini menjadi poin penting. Sebab, IKAL Lemhannas bukan hanya wadah nostalgia atau forum senioritas, tetapi harus menjadi ruang konsolidasi nilai dan aksi strategis antar-generasi. Kemampuan Purnomo dalam merekatkan berbagai potensi generasi muda, sekaligus menjembatani pengalaman para senior alumni Lemhannas dengan semangat inovatif generasi baru, menjadikannya figur pemersatu yang dibutuhkan IKAL hari ini.

Ketika fragmentasi sosial-politik menguat dan krisis multidimensi mengancam kohesi bangsa, maka IKAL Lemhannas perlu dipimpin oleh sosok yang dapat membumikan nilai-nilai Lemhannas dalam praktik kebijakan publik, pembangunan sumber daya manusia, dan penguatan wawasan kebangsaan.

Kepemimpinan Purnomo telah menunjukkan itu, bahwa ia mampu tidak hanya berpikir strategis, tetapi juga menggerakkan sistem, menjembatani perbedaan, dan menyusun langkah konkret untuk masa depan bangsa.

Dalam konteks itu, pencalonan Purnomo Yusgiantoro sebagai Ketua IKAL Lemhannas bukan semata-mata tentang siapa yang layak secara administratif, tetapi siapa yang relevan secara strategis. Ia membawa kombinasi langka: kapasitas akademik, pengalaman birokrasi tingkat tinggi, rekam jejak internasional, dan komitmen membina generasi muda. Semua itu dibalut dengan etos Lemhannas: kebangsaan, integritas, dan wawasan strategis.

Dengan segala modal kepemimpinan dan visi kebangsaannya, Purnomo Yusgiantoro bukan hanya layak memimpin IKAL Lemhannas. Tapi ia adalah kebutuhan strategis yang mendesak di tengah zaman yang penuh ketidakpastian. Beliau adalah figur yang mampu menyatukan semangat alumni dan memberi suara kuat bagi masa depan anak bangsa.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Umumkam Pemenang Lomba Menulis Opini, Syahrul Aidi Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Redefinisi Fakir dan Miskin: Memberi 'Ikan' atau 'Kail'?

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Umumkam Pemenang Lomba Menulis Opini, Syahrul Aidi Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Redefinisi Fakir dan Miskin: Memberi 'Ikan' atau 'Kail'?

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Bersatu di Rimbang Baling, Mahasiswa, Polri dan Intelektual Perkuat Gerakan Cegah Karhutla dan Narkoba di Riau
25 April 2026
Bentuk Satgas Anti Narkoba, Plt Gubri dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
25 April 2026
Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur
25 April 2026
443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah
24 April 2026
Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
24 April 2026
Isak Tangis Kolega Mewarnai Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Zulmansyah Sekedang
24 April 2026
Buka ICEV-MIA 2026, Agung Nugroho Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Negara
24 April 2026
Hadiri Wisuda UGM, Prof Junaidi Sematkan Pin Alumni ke Wisudawan
24 April 2026
Syahrul Aidi: KDMP Program Strategis, tapi Punya Risiko Ganggu Usaha Masyarakat Desa
23 April 2026
PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
23 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR
  • 2 Halal bi Halal PGRI Riau, Adolf Bastian: Mari Kita Perbarui Niat
  • 3 PWI Pusat Serahkan Sagu Hati ke Ahli Waris Almarhum Zulmansyah Sekedang
  • 4 Lewat Pelatihan Wirausaha, Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas
  • 5 Agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja, Kemnaker Rancang Program Pelatihan Vokasi Nasional
  • 6 Kompetisi Teknisi Perangkat Digital Perluas Kesempatan Kerja
  • 7 KWQ Serahkan Mushaf Al-Qur’an ke Pelajar Tahfidz Mushalla Al-Ukhuwah Pekanbaru
  • 8 Milad ke-25 IKLA Riau, Markarius Anwar: Jadi Simbol Keharmonisan Budaya di Pekanbaru
  • 9 Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved