• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
Dibaca : 196 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
Dibaca : 196 Kali
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
Dibaca : 202 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
Dibaca : 199 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Peraturan Kabupaten Rohil
Dibaca : 193 Kali

  • Home
  • Opini

Purnomo Yusgiantoro Figur Strategis untuk Memimpin IKAL Lemhannas

Zulmiron
Ahad, 06 Juli 2025 17:33:02 WIB
Cetak
Purnomo Yusgiantoro.

Oleh: Musfi Yendra (Wakil Ketua IKAL Lemhannas Sumbar/Alumni Taplai 2014)

IKATAN Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) merupakan simpul penting dari para pemikir strategis dan tokoh lintas sektor yang pernah mengikuti pendidikan Lemhannas.

Di tengah tantangan kebangsaan yang kian kompleks dan dinamis, peran IKAL semakin strategis sebagai jembatan pemikiran, forum komunikasi lintas profesi, serta penggerak nilai-nilai kebangsaan yang berakar pada wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

Dalam konteks tersebut, sosok Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU muncul sebagai figur yang sangat layak memimpin IKAL Lemhannas. Bukan hanya karena ia alumni Lemhannas terbaik tahun 1992 dengan penghargaan Wibawa Seroja Nugraha, melainkan juga karena rekam jejak panjangnya dalam kepemimpinan strategis nasional, baik di ranah energi, pertahanan, diplomasi internasional, maupun pendidikan.

Baca Juga :
  • Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran
  • Forum Pimred Multimedia dan Humas Polri Akan Sinergi Perkuat Perlindungan Wartawan di Lapangan

Purnomo juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) dalam rentang tahun 1998 hingga 2000.

Purnomo dikenal sebagai teknokrat multidisipliner yang berhasil menjembatani antara dunia kebijakan dan dunia akademik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral selama hampir satu dekade (2000-2009) serta Menteri Pertahanan RI (2009,-2014) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam dua jabatan strategis ini, ia menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan kapasitas nasional dan kemandirian bangsa.

Sebagai Menteri Pertahanan, Purnomo mengawal pelaksanaan agenda Minimum Essential Force (MEF), mendorong modernisasi alutsista, serta memperkuat industri pertahanan dalam negeri melalui PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia.

Ia juga menjalin berbagai kerja sama strategis dengan negara sahabat untuk pengembangan teknologi militer, termasuk Korea Selatan, Rusia, dan Jerman. Kepemimpinannya sebagai sosok sipil di lingkungan pertahanan diterima dengan baik oleh TNI, bahkan dihormati karena pendekatannya yang kolaboratif dan strategis.

Lebih dari itu, Purnomo juga membangun jejaring diplomasi pertahanan global yang memperkuat posisi Indonesia dalam forum-forum seperti ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM), ADMM-Plus, dan forum energi internasional. Ia pernah menjadi Gubernur OPEC dan bahkan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal OPEC tahun 2004 pengakuan atas kemampuan diplomatik dan negosiasi tingkat tinggi yang jarang dimiliki oleh tokoh Indonesia.

Pasca menjabat di kabinet, ia mendirikan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah lembaga nirlaba yang berfokus pada riset energi, sumber daya alam, ketahanan nasional, serta penguatan kapasitas generasi muda. Melalui PYC, Poernomo konsisten melahirkan gagasan kebijakan berbasis data, mendorong dialog lintas generasi, dan menumbuhkan kesadaran strategis anak muda terhadap isu-isu nasional dan global.

Hal ini menjadi poin penting. Sebab, IKAL Lemhannas bukan hanya wadah nostalgia atau forum senioritas, tetapi harus menjadi ruang konsolidasi nilai dan aksi strategis antar-generasi. Kemampuan Purnomo dalam merekatkan berbagai potensi generasi muda, sekaligus menjembatani pengalaman para senior alumni Lemhannas dengan semangat inovatif generasi baru, menjadikannya figur pemersatu yang dibutuhkan IKAL hari ini.

Ketika fragmentasi sosial-politik menguat dan krisis multidimensi mengancam kohesi bangsa, maka IKAL Lemhannas perlu dipimpin oleh sosok yang dapat membumikan nilai-nilai Lemhannas dalam praktik kebijakan publik, pembangunan sumber daya manusia, dan penguatan wawasan kebangsaan.

Kepemimpinan Purnomo telah menunjukkan itu, bahwa ia mampu tidak hanya berpikir strategis, tetapi juga menggerakkan sistem, menjembatani perbedaan, dan menyusun langkah konkret untuk masa depan bangsa.

Dalam konteks itu, pencalonan Purnomo Yusgiantoro sebagai Ketua IKAL Lemhannas bukan semata-mata tentang siapa yang layak secara administratif, tetapi siapa yang relevan secara strategis. Ia membawa kombinasi langka: kapasitas akademik, pengalaman birokrasi tingkat tinggi, rekam jejak internasional, dan komitmen membina generasi muda. Semua itu dibalut dengan etos Lemhannas: kebangsaan, integritas, dan wawasan strategis.

Dengan segala modal kepemimpinan dan visi kebangsaannya, Purnomo Yusgiantoro bukan hanya layak memimpin IKAL Lemhannas. Tapi ia adalah kebutuhan strategis yang mendesak di tengah zaman yang penuh ketidakpastian. Beliau adalah figur yang mampu menyatukan semangat alumni dan memberi suara kuat bagi masa depan anak bangsa.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN

Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
18 September 2026
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Peraturan Kabupaten Rohil
18 September 2026
Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
17 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
17 September 2026
Kanwil Riau Perkuat Layanan AHU melalui Koordinasi dengan Ditjen AHU
17 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
17 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
  • 2 Jajaran Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Edisi ke-14
  • 3 Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • 4 PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
  • 5 Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak
  • 6 Melalui Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • 7 Evaluasi IRH 2026, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Reformasi Hukum Daerah yang Lebih Substantif dan Berdampak
  • 8 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
  • 9 Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved