Kanwil Kemenkum Riau Gelar Turnamen Tenis Meja dan Domino
Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen
Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs
Huawei dan BSSN Perbarui MoU Kerjasama Strategis
Kemenkum Riau dan Pengadilan Tinggi Riau Perkuat Akses Keadilan
Pilkada 2024, Raja Isyam: Kita Harus Independen dan Obyektif dalam Menulis dan Menyampaikan Informasi
Pekanbaru, Hariantimes.com - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar mengingatkan pentingnya independensi dan obyektivitas wartawan dalam menulis dan menyampaikan informasi terkait Pilkada 2024.
"Sebagai pers, kita harus independen dan obyektif dalam menulis serta menyampaikan informasi. Wartawan PWI, sesuai dengan kode etik dan kode perilaku wartawan, harus menjaga integritas pers sebagai salah satu pilar demokrasi," tegas Raja Isyam, Sabtu (21/09/2024).
Raja Isyam juga menekankan bahwa wartawan PWI harus menyampaikan berita yang bermanfaat dan penting bagi masyarakat.
"Kita harus bertanggung jawab atas setiap berita yang kita sampaikan. Yang paling penting, berita tersebut tidak boleh memancing keresahan atau memicu ketegangan di tengah masyarakat," ujarnya sembari menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar, meskipun terkait dengan berita Pilkada yang dianggap "panas".
- KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu
- Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan
- Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat
"Orientasinya tetap harus mendinginkan situasi dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," tambahnya.
Saat ini, PWI telah meluncurkan program "Wartawan PWI Support Pilkada Damai" untuk mendukung peliputan Pilkada yang damai dan kondusif.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua Komisi Pendidikan Dewan Pers, Paulus Tri Agung Kristanto dalam Workshop Peliputan Pilkada 2024 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.
Paulus mengingatkan wartawan agar tetap memegang prinsip netral, berimbang, dan independen dalam pemberitaan.
"Wartawan harus berpikir kritis, menggali rekam jejak para kandidat, potensi daerah, serta mengkritisi peran penyelenggara Pilkada dan data calon pemilih," tegas Paulus.(*)
.jpeg)










Tulis Komentar