• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
Dibaca : 179 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Ranperda Kekayaan Intelektual dan Tata Kelola Sentra KI
Dibaca : 181 Kali
Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat
Dibaca : 199 Kali
Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan, Kapolda Riau: Karhutla Tidak Bisa Ditangani Sendiri-Sendiri
Dibaca : 194 Kali
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU
Dibaca : 217 Kali

  • Home
  • Wisata

KSB Rumah Sunting Bersama PuitikNature Jalankan Misi Kebudayaan di NTT

Zulmiron
Sabtu, 11 Mei 2024 21:10:00 WIB
Cetak
Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting asal Pekanbaru, Riau melaksanakan misi kebudayaan ke tanah timur, tepatnya Nusa Tenggara Timur pada tanggal 02 hingga 11 Mei 2024.

NTT, Hariantimes.com - Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting asal Pekanbaru, Riau melaksanakan misi kebudayaan ke tanah timur, tepatnya Nusa Tenggara Timur pada tanggal 02 hingga 11 Mei 2024.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara KSB Rumah Sunting dengan Komunitas PuitikNature Lamahala, Adonara, Flores Timur, di bawah pimpinan penyair Bara Pattyradja.

Dalam menjalankan misi kebudayaan yang diberi nama Panggung Budaya, Diskusi  Seni Pertunjukan dan Jelajah Budaya ini, KSB Rumah Sunting didukung Kemendikbudristek, Dana Indonesia dan LPDP. Dukungan juga datang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui BBKSDA NTT, TN Kelumutu dan TN Komodo dalam Jrlajah Alam dan Budaya yang dibungkus dengan kegiatan Literasi Konservasi.

Pimpinan sekaligus Pembina KSB Rumah Sunting, Kunni Masrohanti, menjelaskan,  misi kebudayaan ke tanah timur khususnya NTT ini tidak akan berjalan sempurna tanpa dukungan banyak pihak.

Baca Juga :
  • Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
  • Kemenkum Riau Perkuat Ranperda Kekayaan Intelektual dan Tata Kelola Sentra KI
  • Melalui Pelatihan Teknis Strategis, Kemenkum Riau Tingkatkan Kapasitas Analisis Kebijakan Hukum

""Terimakasih kepada sahabat Barra Battyradjha yang mengundang kami untuk berkolaborasi bersama dalam Panggung Budaya yang juga dihadiri Yayasan Jepang,  Sakuranesia. Berkat undangan itulah kami mendapat dukungan perjalanan budaya  dari Kemendikbudristek melalui Dana Indonesia, khususnya untuk transportasi udara berangkat dan kembali pulang ke Pekanbaru. Lalu, perjalanan budaya, yakni jelajah alam dan budaya selama 10 hari ini tidak akan selesai kami laksanakan tanpa keterlibatan KLHK khususnya BBKSDA Kupang, TN Kelimutu dan TN Komodo. Berkat mereka, Jelajah Alam dan Budaya yang kami sandingkan dengan Literasi Konservasi, selesai kami laksanakan hingga tuntas, dari Larantuka hingga Labuan Bajo melalui jalur darat," kata Kunni kepada Hariantimes.com, Sabtu (11/05/2024) malam.

Selain Kunni ada lima anggota Rumah Sunting yang turut dalam perjalanan ini,  yakni Siti Salmah, Muhammad Ade Putra, Butet, Syamsir dan Yosi Eka Putra. Mereka berangkat dengan peran masing-masing yang telah ditetapkan sejak awal.

Panggung Budaya di Lamahala

Dijelaskan Kunni, kegiatan Panggung Budaya di Lamahala, Kecamatan Adonara,  dilaksanakan tanggal 4 hingga 5 Mei dan keberangkatan dari Pekanbaru tanggal 2,  mengingat perjalanan yang jauh, empat kali naik pesawat udara dan transit yang sangat lama.

Pada Panggung Budaya yang dilaksanakan di halaman Bale Adat Lamahala,, Rumah Sunting menampilkan seni kolaborasi yang diberi judul Semah Tanah, yakni sebuah teatrikal puisi tentang prosesi merawat kampung di Provinsi Riau.

Malam itu berbagai pertunjukan seni juga ditampilkan oleh seniman-seniman lokal,  juga melibatkan anak-anak sekolah mulai TK hingga SMA. Ada tari, pembacaan puisi, monolog, dan musik.

Pertunjukan Seni dan Budaya juga sangat dirasakan Kunni dan tim KSB saat kunjungan di beberapa lokasi baik di sekolah atau saat ketibaan di Bale Adat disambut dengan Tarian Hedung yang dihadiri seluruh tokoh adat di Lamahala.

Diskusi
Diskusi dalam kegiatan Panggung Budaya ini dilaksanakan hampir di setiap titik kegiatan, baik di Lamahala maupun tempat-tempat yang menjadi lokasi Jelajah Budaya hingga ke Labuan Bajo. Di Lamahala, Diskusi dilaksanakan di halaman terbuka dengan laut dan Pulau Lembata serta Pulau Solor sebagai latar belakang.

Dalam kegiatan Diskusi di Lamahala ini  melibatkan beberapa pembicara, antara lain, Bara Pattyradja, Kunni Masrohanti, yang dimoderatori oleh Siti Salmah. Sedangkan peserta Diskusi yakni seniman  budayawan dan komunitas-komunitas seni di Lamahala.

Jelajah Budaya
Jelajah Budaya dimulai dari Desa Lamahala. Diawali dengan berkunjung ke Rumah Tenun Ibu Nurbaya di Lamahala dan Ziarah Makam Kapitan Lingga.

Di Rumah Tenun, seluruh tim KSB Rumah Sunting belajar, menggali, dan mencatat tentang tenun, khususnya peran perempuan dan makna atau filosofi di balik tenun itu sendiri.

Selesai kegiatan di Lamahala, Jelajah Budaya kemudian disandingkan dengan Literasi Konservasi yang didukung penuh oleh KLHK khususnya BBKSDA NTT, TN Kelimutu dan TN Pulau Komodo.

Maka, perjalanan Jelajah Budaya, singgah di TN Kelimutu, Moni, Kabupaten Ende. Di sini, selain menjelajahi keindahan alam Kelimutu dan budaya masyarakat Lio dan Ende di sekitar Kelimutu, juga dibuat diskusi kecil-kecilan bersama masyarakat adat dan tim Balai TN Kelimutu yang mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Dari TN Kelimutu, Moni,  perjalanan Jelajah Budaya dilanjutkan ke Kota Ende yang berjarak sekitar tiga jam. Di sini, tim Rumah Sunting berkunjung ke situs sejarah  pengasingan dan tempat perenungan Bung Karno.

Selesai di Ende dan memginap di sana, tim melanjutkan perjalanan menuju Bajawa  Kabupaten Ngada. Di sini, tim mengeksplorasi keindahan alam dan budaya Bajawa. Sebagian tim naik gunung Inerie, sebagian tinggal dan berdiskusi dengan masyarakat adat Bena serta para pengusaha kopi di Bajawa. Tim Rumah Sunting masih didampingi tim dan BBKSDA NTT yang dipimpin langsung Kepala Seksi Wilayah IIi, Yance.

Dari Desa Adat Bena, Bajawa, Kabupaten Ngada, tim menuju Ruteng, singgah di resort BBKSDA dan berlanjut ke desa adat Waerebo, Kabupaten Manggarai. Karena tiba di lokasi sudah kesorean, tim yang didampingi tim BBKSDA NTT memutuskan untuk menginap di desa terdekat dengan Waerebo, dan paginya menuju Waerebo dengan berjalan kaki.

Sama halnya di desa adat Bena, di Waerebo tim juga menggali kekayaan alam dan budaya yang ada di sana, termasuk filosofi rumah adat, simbol-simbol yang ada, hingga tradisi serta kekayaan sastra lisannya.

Dari Waerebo, tim melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat untuk menjelajahi kekayaan budaya masyarakat suku Bajo di Dusun Bajo, Desa Pasir Panjang,  Pulau Rinca. Tim Rumah Sunting kali ini didampingi oleh tim TN Komodo yang dipimpin langsung Kasi Wilayah II, Lukman Hidayat.

Perjalanan kebudayaan yang dibungkus dalam kegiatan Panggung Budaya dan Jelajah Budaya bersanding dengan Literasi Konservasi ini, kata kunni, mundur dari jadwal yang sesungguhnya.

"Harusnya program Panggung Budaya ini dilaksanakan tanggal 27 April hingga 5 Mei sesuai proposal yang kami sampaikan ke Kemendikbudristek, tapi karena  Dana Indonesiana baru kami terima tanggal 2 Mei, maka kegiatan kami sesuaikan dengan turunnya anggaran, termasuk perjalanan Jelajah Budaya via jalur darat dari Adonara-Larantuka hingga Labuan Bajo . Tentu kami berkomunikasi intens dengan panitia Panggung Budaya di Lamahala serta pihak kementerian. Bahkan anggaran baru turun saat di hari perjalanan kegiatan ini sudah kami mulai," jelas Kunni.

Secara khusus Kunni mengucapkan terimakasih kepada KLHK melalui BBKSDA NTT, TN Kelimutu dan TN Komodo yang mendukung penuh kegiatan Jelajah Budaya yang dibungkus dalam Literasi Konservasi tersebut.

"Kalau tidak ada teman-teman dari BBKSDA NTT, TN Kelimutu dan TN Komodo, misi kebudayaan dan Jelajah Alam serta Budaya ini tidak akan terjadi. Terimakasih Pak Arief selaku Kepala BBKSDA NTT yang mengarahkan dan mengkoordinir tim untuk mendukung  kegiatan kami ini sehingga berjalan lancar. Apalagi begitu tiba di Kupang, kami langsung bisa berkegiatan Literasi Konservasi di Kantor BBKSDA Kupang bersama anak-anak milenial di sana," sambung Kunni.

Perubahan jadwal kegiatan Panggung Budaya, Diskusi, dan Jelajah Budaya ini juga disampaikan Ketua Panitia Panggung Budaya di Lamahala, Bara Pattyradja. Kata Bara, semua kegiatan disesuaikan dengan kedatangan tim KSB Rumah Sunting, khususnya Jelajah Budaya.

"Harusnya kegiatan diawali dengan Jelajah Budaya, yakni dari tanggal 27 April hingga 03 Mei 2024. Tapi karena kendala lambatnya turun anggaran sehingga memperlambat ketibaan tim Rumah Sunting, Jelajah Budaya kita pindah ke belakang, yakni setelah puncak Panggung Budaya tanggal 04 dan 05 Mei 2024," kata Bara pula.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
20 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Ranperda Kekayaan Intelektual dan Tata Kelola Sentra KI
20 Agustus 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat
20 Agustus 2026
Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan, Kapolda Riau: Karhutla Tidak Bisa Ditangani Sendiri-Sendiri
20 Agustus 2026
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU
20 Agustus 2026
Melalui Pelatihan Teknis Strategis, Kemenkum Riau Tingkatkan Kapasitas Analisis Kebijakan Hukum
20 Agustus 2026
Dukung Pacu Jalur 2026, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan Siagakan 102 Personel
19 Agustus 2026
Kemenkum Riau Serahkan Sertifikat Hak Cipta Gratis
19 Agustus 2026
Penuh Kebersamaan, Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81 Pererat Kekeluargaan Jajaran Kemenkum Riau
19 Agustus 2026
Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Riau Teguhkan Transformasi Digital dan Sinergi untuk Pelayanan Hukum Berdampak
19 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
  • 2 Melalui Perseroan Perorangan, Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • 3 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual
  • 4 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
  • 5 Kemenkum Riau Harmonisasi Lima Ranperbup Kampar
  • 6 Kemenkum Riau Dorong Sivitas Akademika UIR Lindungi Inovasi melalui Paten
  • 7 UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026
  • 8 Kunjungi PLN UID Riau dan Kepri, Komisi VI DPR RI Bahas Penguatan Keandalan Kelistrikan
  • 9 Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved