• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026
Dibaca : 107 Kali
Kunjungi PLN UID Riau dan Kepri, Komisi VI DPR RI Bahas Penguatan Keandalan Kelistrikan
Dibaca : 142 Kali
Menuju WBBM 2026, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Penguatan Inovasi dan Dampak Pelayanan
Dibaca : 141 Kali
Sempena HUT Riau ke-69 dan HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Berbagai Lomba Antar Bidang
Dibaca : 149 Kali
Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern
Dibaca : 169 Kali

  • Home
  • Nasional

Seminar Internasional ‘Media Massa yang Berkelanjutan dalam Tantangan Digitalisasi Platform Global’

Pengelola Media Tak Sepenuhnya Tergantung pada Platform Digital

Zulmiron
Rabu, 08 Februari 2023 21:44:34 WIB
Cetak
Seminar Internasional bertajuk ‘Media Massa yang Berkelanjutan dalam Tantangan Digitalisasi Platform Global’.

Medan, Hariantimes.com - Teknologi digital menghadirkan kemungkinan-kemungkinan baru yang menggiurkan untuk memproduksi konten, menciptakan interaksi dan menjangkau khalayak secara lebih intens.

Dan ini penting untuk dipikirkan bagaimana agar penerbit atau pengelola media tak sepenuhnya tergantung pada platform digital.

"Penerbit seharusnya tak cuma mengandalkan jerjasama dengan platform digital dalam mendistribusikan konten, meraih pendapatan dan mengelola data pengguna,” ujar Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal Sembiring Depari pada Seminar Internasional bertajuk ‘Media Massa yang Berkelanjutan dalam Tantangan Digitalisasi Platform Global’ di Hotel Grand Mercure, Medan, Selasa (07/02/2023).

Menurut Atal yang juga menjabat sebagai Presiden CAJ (Confederation ASEAN Journalist) sejak Oktober 2022, sector media dan profesi wartawan termasuk yang mesti mempersiapkan diri menerima kebaikan dan juga mengantisipasi keburukan dari kehadiran media-media sosial seperti Facebook, Google, Amazon, Apple, Alibaba, Twitter dan lainnya.

"Tak ada sektor yang bisa menghindar dari transformasi digital," katanya.

Sementara itu, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong yang hadir sebagai keynote speech mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika yang berhalangan berharap seminar internasional yang digelar lewat kolaborasi CAJ, PWI dan BBC Media Action serta sejumlah pakar terkait sebagai pembicara, mampu menghadirkan solusi dari problem dari Kerjasama yang timpang antara pengelola media dan platform digital. 

Seminar berjalan menarik dengan sejumlah pembicara top dari beragam latar belakang. Ada Rod Sims dari Universitas Nasional Australia, Agus Sudibyo, Anggota Dewan Pers yang juga menginisiasi regulasi pengelolaan media di Indonesia.  

Llau ada juga Nelson Yap, anggota Australian Press Council yang juga Publisher & Editor of Australian Property Journal yang tergabung dalam LINA Australia. Juga Dahlan Dahi, CEO Tribun Network. Semua pemateri begitu gamblang dan lugas dalam menyampaikan materinya dengan dipandu oleh Moderator cerdas, Christiana Chelsia Chan yang juga merupakan Sekjen dari CAJ. 

Nelson Yap mengemukakan soal bagaimana posisi tawar yang benar oleh pengelola media ke platform digital yang ketika itu diperkenal kan langsung oleh Pemerintah Australia.

Nelson juga memaparkan bagaimana situasi dan kondisi media pers di Australia yang awalnya mengalami kurang menyenangkan dan mengalami ketimpangan. Apalagi jika melihat di antara mereka yang tak dilirik platform besar seperti Google atau Facebook.

Nelson benar-benar mengalami pengalaman itu. “Sebagai penerbit media kecil tentu kami mengalami bagaimana kami tak dianggap  platform global seperti google dan facebook. Meskipun tergabung di Public Interest Publishers Alliance (PIPA) yang diperkenalkan pemerintah Australia dengan bargaining code bekerja sama dengan platform digital, tapi kenyataannya mereka hanya melirik media-media besar seperti News Ltd, Nine, Seven West Media, ABC dan beberapa grup media menengah terpilih,” jelas Nelson.

Platform digital itu tak tertarik dan tak merespon komunikasi dengan mereka yang merupakan media kecil. "Kemudian The ACCC di bawah kepemimpinan Rod Sims memperkenalkan ketidakseimbangan kekuatan antara platform digital raksasa dan media kecil dan memungkinkan untuk bersatu," beber Nelson lagi.

Sementara Agus Sudibyo mengatakan, pemilik media tak bisa berjalan tanpa platform digital. Sebab jika diperhatikan sampai 80 persen google dan facebook mengontrol pemberitaan, juga iklan.

"Penerbit dan pengelola media harus bernegosiasi dengan google dan facebook karena memang merupakan platform digital. Mereka harus membantu anggotanya bagaimana mempersiapkan diri agar media di Indonesia memiliki peluang, bagaimana menuntut Google, FB agar berita yang dihasilkan media ada nilai beritanya," tutur Agus.

Dahlan Dahi pun menyatakan hal serupa dengan Agus dan Nelson. Menurutnya, CEO Tribun Network ini yang terpenting saat ini adalah bagaimana media mampu dan harus cerdas mengembangkan teknologi digital.

“Kita semua tahu ada banyak model sosial media seperti facebook, twitter, youtube dan masih banyak lagi. Terpenting bagaimana media mampu memanfaatkannya agar ekosistem media bisa terus berkembang,” kata Dahlan.

Salah satu perwakilan Dubes Asing dari Polandia, Karolina Ionescu yang juga mengikuti jalannya seminar internasional ini mengatakan gembira bisa mengambil bagian di seminar yang menambah wawasan berpikirnya soal media dan segala tuntutannya.

“Sejauh ini saya bisa mengerti dan itu menambah wawasan saya soal industri media yang ternyata ikut terganggu dengan kehadiran media sosial. Tapi, senang sekali mendengar media terus survive untuk mendapat solusinya,” tutur Karolina dengan bahasa Inggris fasih.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026
13 Agustus 2026
Kunjungi PLN UID Riau dan Kepri, Komisi VI DPR RI Bahas Penguatan Keandalan Kelistrikan
13 Agustus 2026
Menuju WBBM 2026, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Penguatan Inovasi dan Dampak Pelayanan
13 Agustus 2026
Sempena HUT Riau ke-69 dan HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Berbagai Lomba Antar Bidang
13 Agustus 2026
Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern
13 Agustus 2026
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
12 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
12 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
12 Agustus 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
12 Agustus 2026
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
12 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved