• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Seminar Nasional di UPNVJ, Assoc Prof Harry Setiawan Dorong Penerapan AI yang Adaptif dan Terukur
Dibaca : 213 Kali
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II
Dibaca : 253 Kali
Terkait Lanskap Media Massa, Ketum SMSI Firdaus Petakan Pengaruh Politik global dan Masa Depan Pers Nasional
Dibaca : 265 Kali
Pimpin Apel Jumat Pagi, Rudy Hendra Pakpahan: Saya Minta Seluruh Jajaran Terus Memacu Performa Kerja dan Jaga Akuntabilitas
Dibaca : 256 Kali
Pelayanan Informasi Publik Kemenag, Ismail Cawidu: Prinsip MALE Jadi Landasan Penting
Dibaca : 248 Kali

  • Home
  • Opini

Kisah Miris JCH di Makkah, Dihipnotis Hingga Ditangkap karena Merokok

Zulmiron
Kamis, 30 Juni 2022 20:20:55 WIB
Cetak
Beberapa JCH asal Riau menikmati sarapan pagi di Tower Zamzam usai beribadah di Masjidil Haram.

Laporan: Erisman Yahya (Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik Provinsi Riau/Petugas Haji Daerah (PHD) Riau)

SETIAP musim haji, umat Islam dari seantoro dunia tumpah-ruah di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah.

Tidak terkecuali umat Islam dari Indonesia. Bahkan setiap tahun, Indonesia selalu mendapat kuota haji terbesar dari seluruh negara.

Namun setiap musim haji, tidak selalu kisah bahagia menghampiri Jemaah Calon Haji (JCH) terutama asal Indonesia.

Selalu ada kejadian-kejadian miris, menyedihkan bahkan menimbulkan rasa kekhawatiran.

Kasus seperti pemerkosaan terhadap JCH wanita asal Indonesia, sering menjadi bahan cerita di antara JCH. Sebab itu, para JCH wanita biasanya akan bersikap ekstra hati-hati setiap keluar dari penginapan.

Termasuk ketika hendak melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Mereka tidak boleh pergi sendirian, apalagi tanpa suami atau mahram.

Pakaian yang dipakai, juga harus pakaian yang benar-benar menutup aurat dan tidak menonjolkan lekuk tubuh.

Meski sudah mendapat pembekalan sejak di tanah air. Tentang bagaimana harus bersikap hati-hati ketika sudah berada di Tanah Suci, terkadang tetap ada kejadian-kejadian yang tak diinginkan.

Beberapa hari lalu misalnya, seorang JCH asal Kampar dirampok oleh supir taksi.

Sebagaimana diceritakan Pendamping Haji Daerah (PHD) asal Riau, Indrawan yang kebetulan sekamar dengan yang bersangkutan.

Kejadian bermula saat yang bersangkutan bersama temannya pulang dari Masjidil Haram. Karena sudah tidak ada bus yang biasa antar-jemput jamaah, yang bersangkutan pun memilih naik taksi.

"Jadi katanya tiba-tiba ada taksi berhenti di depan dia, menyuruh dia masuk dan mengatakan, free, free (gratis)," ungkap Indrawan.

Namun, setelah ia dan temannya masuk ke dalam taksi, sang supir malah langsung merebut tasnya dan mengambil uang yang ada.

"Terjadilah saling rebut dan saling dorong. Alhamdulillah uang yang dirampok tak seberapa, dan dia bersama temannya akhirnya bisa keluar dari taksi dengan selamat," tutur Indrawan lagi.

Namun tentu saja rasa trauma masih menghantui korban.

Nasib malang juga menimpa salah seorang JCH asal Jambi. Seperti diungkap PHD T Rusli Ahmad yang tergabung dalam satu kloter dengan korban. Yang bersangkutan malah dihipnotis.

Uang sekira Rp23 juta pun berpindah tangan. Untung rekan-rekan JCH sesama satu kloter berbaik hati, dengan menyumbang semampunya untuk membantu korban.

Namun ada juga cerita miris lain akibat ulah kurang terpuji JCH asal Indonesia.

Beberapa hari lalu ada JCH asal Indonesia yang ditangkap oleh Askar atau petugas pengamanan Ka'bah, karena berani merokok di dalam areal Masjidil Haram.

Berita ini pun langsung viral di kalangan JCH asal Indonesia.

Makkah memang Kota Suci umat Islam. Siapa yang berbuat kebaikan di tanah ini, dijanjikan pahala 100 kali lipat dibanding di luar tanah haram.

Begitupun sebaliknya. Setiap kejahatan yang dilakukan bakal disanksi 100 kali lipat.

Tapi nyatanya tidak semua orang baik ada di tanah ini. Sepertinya beberapa ada juga yang tetap "berulah" bagai Abu Jahal, tokoh ternama dalam sejarah Islam, yang identik dengan kejahatan.

Ikut Anjuran Pemerintah

Seperti disampaikan berkali-kali oleh para petugas haji Indonesia kepada para JCH, agar ibadah haji berjalan lancar, diminta kepada semua JCH agar mengikuti berbagai anjuran yang disampaikan pemerintah.

Misalnya, selalu berkoordinasi dengan pengurus kloter, ketua rombongan dan ketua regu. Juga selalu menjalankan berbagai ibadah dalam tata aturan yang disampaikan pemerintah atau petugas haji yang diberi mandat oleh Pemerintah Indonesia.

Dengan begitu, ibadah haji akan terlaksana dengan baik, aman dan insya Allah mabrur/mabrurah.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Mengapa Harus Don Kancil?

Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Layanan KI dan Penghimpunan Dokumen PKS

Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan

Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,

Persiapan ARMUZNA, Petugas Kesehatan Kloter BTH 04 Intensif Periksa Jamaah

437 Jemaah Riau BTH 09 Menuju Madinah, Defizon: Ddampingi 2 PHD dan 4 Petugas Kloter

Mengapa Harus Don Kancil?

Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Layanan KI dan Penghimpunan Dokumen PKS

Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan

Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,

Persiapan ARMUZNA, Petugas Kesehatan Kloter BTH 04 Intensif Periksa Jamaah

437 Jemaah Riau BTH 09 Menuju Madinah, Defizon: Ddampingi 2 PHD dan 4 Petugas Kloter



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Seminar Nasional di UPNVJ, Assoc Prof Harry Setiawan Dorong Penerapan AI yang Adaptif dan Terukur
13 Juni 2026
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II
12 Juni 2026
Terkait Lanskap Media Massa, Ketum SMSI Firdaus Petakan Pengaruh Politik global dan Masa Depan Pers Nasional
12 Juni 2026
Pimpin Apel Jumat Pagi, Rudy Hendra Pakpahan: Saya Minta Seluruh Jajaran Terus Memacu Performa Kerja dan Jaga Akuntabilitas
12 Juni 2026
Pelayanan Informasi Publik Kemenag, Ismail Cawidu: Prinsip MALE Jadi Landasan Penting
12 Juni 2026
Dukung Pembangunan Daerah, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Policy Talks Kebijakan Berbasis Bukti
12 Juni 2026
Wujudkan Layanan Responsif, Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik "PASTI ADA SOLUSI" Bersama Menteri Hukum
12 Juni 2026
Nurhasanah: Jangan Mudah Terpengaruh oleh Pesan yang Belum Jelas Sumber dan Kebenarannya
12 Juni 2026
KI Riau Ingatkan Pentingnya Optimalisasi PPID di Lingkungan Pemko Pekanbaru
11 Juni 2026
Tingkatkan Kepatuhan dan Kualitas Layanan, Kemenkum Riau Lakukan Pengawasan Kantor Notaris Baru Secara Daring
11 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemenkum Riau Gelar Rapat Harmonisasi Ranperbup Kuansing
  • 2 Mengapa Harus Don Kancil?
  • 3 Wujudkan “Zero Balap Liar”, Polres Siak Gelar Latihan Bersama Drag Bike Antisipasi Balap Liar 2026
  • 4 Pengurus Squash Riau Dilantik, Nurlia Optimis Squash Riau akan Membaik dan Berprestasi
  • 5 PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
  • 6 Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Layanan KI dan Penghimpunan Dokumen PKS
  • 7 KWQ Serahkan Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Rengat
  • 8 UIR Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Pemasaran Bisnis dan Kecerdasan Buatan
  • 9 Jemaah Haji Kampar, Muhammad Amin Kiran Wafat di Pemondokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved