• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
Dibaca : 328 Kali
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
Dibaca : 397 Kali
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
Dibaca : 393 Kali
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
Dibaca : 383 Kali
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
Dibaca : 378 Kali

  • Home
  • Opini

Kisah Miris JCH di Makkah, Dihipnotis Hingga Ditangkap karena Merokok

Zulmiron
Kamis, 30 Juni 2022 20:20:55 WIB
Cetak
Beberapa JCH asal Riau menikmati sarapan pagi di Tower Zamzam usai beribadah di Masjidil Haram.

Laporan: Erisman Yahya (Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik Provinsi Riau/Petugas Haji Daerah (PHD) Riau)

SETIAP musim haji, umat Islam dari seantoro dunia tumpah-ruah di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah.

Tidak terkecuali umat Islam dari Indonesia. Bahkan setiap tahun, Indonesia selalu mendapat kuota haji terbesar dari seluruh negara.

Namun setiap musim haji, tidak selalu kisah bahagia menghampiri Jemaah Calon Haji (JCH) terutama asal Indonesia.

Selalu ada kejadian-kejadian miris, menyedihkan bahkan menimbulkan rasa kekhawatiran.

Kasus seperti pemerkosaan terhadap JCH wanita asal Indonesia, sering menjadi bahan cerita di antara JCH. Sebab itu, para JCH wanita biasanya akan bersikap ekstra hati-hati setiap keluar dari penginapan.

Termasuk ketika hendak melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Mereka tidak boleh pergi sendirian, apalagi tanpa suami atau mahram.

Pakaian yang dipakai, juga harus pakaian yang benar-benar menutup aurat dan tidak menonjolkan lekuk tubuh.

Meski sudah mendapat pembekalan sejak di tanah air. Tentang bagaimana harus bersikap hati-hati ketika sudah berada di Tanah Suci, terkadang tetap ada kejadian-kejadian yang tak diinginkan.

Beberapa hari lalu misalnya, seorang JCH asal Kampar dirampok oleh supir taksi.

Sebagaimana diceritakan Pendamping Haji Daerah (PHD) asal Riau, Indrawan yang kebetulan sekamar dengan yang bersangkutan.

Kejadian bermula saat yang bersangkutan bersama temannya pulang dari Masjidil Haram. Karena sudah tidak ada bus yang biasa antar-jemput jamaah, yang bersangkutan pun memilih naik taksi.

"Jadi katanya tiba-tiba ada taksi berhenti di depan dia, menyuruh dia masuk dan mengatakan, free, free (gratis)," ungkap Indrawan.

Namun, setelah ia dan temannya masuk ke dalam taksi, sang supir malah langsung merebut tasnya dan mengambil uang yang ada.

"Terjadilah saling rebut dan saling dorong. Alhamdulillah uang yang dirampok tak seberapa, dan dia bersama temannya akhirnya bisa keluar dari taksi dengan selamat," tutur Indrawan lagi.

Namun tentu saja rasa trauma masih menghantui korban.

Nasib malang juga menimpa salah seorang JCH asal Jambi. Seperti diungkap PHD T Rusli Ahmad yang tergabung dalam satu kloter dengan korban. Yang bersangkutan malah dihipnotis.

Uang sekira Rp23 juta pun berpindah tangan. Untung rekan-rekan JCH sesama satu kloter berbaik hati, dengan menyumbang semampunya untuk membantu korban.

Namun ada juga cerita miris lain akibat ulah kurang terpuji JCH asal Indonesia.

Beberapa hari lalu ada JCH asal Indonesia yang ditangkap oleh Askar atau petugas pengamanan Ka'bah, karena berani merokok di dalam areal Masjidil Haram.

Berita ini pun langsung viral di kalangan JCH asal Indonesia.

Makkah memang Kota Suci umat Islam. Siapa yang berbuat kebaikan di tanah ini, dijanjikan pahala 100 kali lipat dibanding di luar tanah haram.

Begitupun sebaliknya. Setiap kejahatan yang dilakukan bakal disanksi 100 kali lipat.

Tapi nyatanya tidak semua orang baik ada di tanah ini. Sepertinya beberapa ada juga yang tetap "berulah" bagai Abu Jahal, tokoh ternama dalam sejarah Islam, yang identik dengan kejahatan.

Ikut Anjuran Pemerintah

Seperti disampaikan berkali-kali oleh para petugas haji Indonesia kepada para JCH, agar ibadah haji berjalan lancar, diminta kepada semua JCH agar mengikuti berbagai anjuran yang disampaikan pemerintah.

Misalnya, selalu berkoordinasi dengan pengurus kloter, ketua rombongan dan ketua regu. Juga selalu menjalankan berbagai ibadah dalam tata aturan yang disampaikan pemerintah atau petugas haji yang diberi mandat oleh Pemerintah Indonesia.

Dengan begitu, ibadah haji akan terlaksana dengan baik, aman dan insya Allah mabrur/mabrurah.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
03 April 2026
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
02 April 2026
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
02 April 2026
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
02 April 2026
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
02 April 2026
Pemkab Siak Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wabup: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
02 April 2026
Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"
02 April 2026
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
02 April 2026
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan
02 April 2026
Lantik Anggota Bapekam se Kecamatan Mempura, Afni Tekankan Kolaborasi Program Strategis di Tengah Defisit Anggaran
01 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
  • 2 Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
  • 3 PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
  • 4 Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
  • 5 KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
  • 6 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 7 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 8 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 9 Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved