• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 286 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 282 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 279 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 263 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 268 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Tugasi Disparbud Kuansing Pelaksanakan Parahu Baganduang Lebih Meriah

Plt Bupati Suhardiman Minta Pelaksanan Iven Kebudayaan Harus Berbudaya Asli Kuansing

Redaksi
Sabtu, 07 Mei 2022 21:02:00 WIB
Cetak
Foto : Istimewa

LUBUK JAMBI, HarianTimes.com — Plt Bupati Kuantan Singingi Drs H Suhardiman Amby Ak MM minta Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Kuantan Singingi agar bisa mencarikan solusi untuk bisa menambah anggaran pembiayaan pelaksanaan kegiatan tardisi manjopuik limau dengan “Parahu Baganduang” di masa akan datang.

Hal itu di tegaskan Plt Bupati H Suhardiman Amby saat menyampaikan arahannya selaku orang nomor 1 di Kabupaten Kuantan Singingi pada pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan, Sabtu (07/05/2022) siang menjelang petang di Tepian Muko Lobuah Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

“Pak Kadis Pariwisata, tolong di carikan anggaran untuk bisa ditingkatkan lagi anggaran dana pelaksanaan kegiatan ini di tahun depan, sehingga pelaksanaannya bisa lebih meriah dan diisi dengan ciri khas kebudayaan asli daerah,” pinta Suhardiman Amby di hadapan seluruh Forkopimda, pemanggku adat, pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.

Dikatakan Plt Bupati Kuansing, bahwa mengembalikan ciri khas kebudayaan yang ada di Kabupaten Kuansing adalah tugas berat kita bersama, namun demikian ini adalah tanggung jawab kita sebagai pemerintah daerah dan masyarakat Kuansing.

“Parahu Baganduang ini adalah Iven Kebudayaan Lokal yang sudah kita promosikan ke tingkat nasional, Alhamdulillah tahun yang lalu sudah menjadi agenda Nasional, dan diakui sebagai Kebudayaan Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nah, hari ini kita mulai karena kita sudah masuk andemi, mudah mudahan bisa terselenggara seterusnya, namun tahun ini dianggap pelaksanaannya baru pra, dan akan ditingkatkan terus ke depannya, dimana kegiatan ini akan menampilkan semua kearifan lokalnya yang memang sarat kebudayaan yang berbudaya asli Kuantan Singingi, hal ini juga tertuang dalam visi dan misi Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi saat ini,” jelas Suhardiman Amby yang juga bergelar adat Datuk Panglimo Dalam itu.

Dimana hal ini, sambung Suhardiman Amby, dirinya sudah menugaskan kepada OPD yang membidangi Kebudayaan agar bisa memberikan dan mengembalikan ciri khas kebudayaan lokalnya, meskipun akan di kemas juga dengan sejumlah kebudayaan lain nantinya.

“Hal ini agar mampu menarik perhatian turis turis nasional dan manca negara nantinya, untuk itu dinas terkait sudah kita tugaskan agar mengerjakan tugas tugas yang cukup berat ini untuk segera dilakukan persiapan sehingga di tahun akan datang bisa terwujud, mampu menampilkan kebudayaan daerah yang memang berbudaya nantinya,” tegas Sang Kepala Daerah yang berjuluk Negeri Kota Pacu Jalur itu.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuansing Datuk Seri Pebri Mahmud juga menceritakan terkait tradisi Parahu Baganduang yang ada di Kenegerian Lubuk Jambi Gajah Tunggal.

“Parahu Baganduang itu adalah kendaraan tradisional yang dulunya jalur transportasi melalui sungai, jadi Parahu Baganduang itu adalah kendaraan tradisional di Kenegerian Lubuk Jambi Gajah Tunggal, dan Parahu Baganduang ini di buat sebagai wujud kegembiraan masyarakat adat, contohnya dalam perayaan hari raya Idul Fitri, manjalan ninik mamak atau pemangku adat, dan juga apabila panen berhasil di jemput dengan Parahu Baganduang, nah seperti itulah kebudayaan aslinya,” jelas Datuk Seri Pebri Mahmud.

Ke depan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuansing berencana dalam pelaksanaan Pacu Jalur akan dilaksanakan lebih meriah dan lebih besar lagi dengan dilengkapi juga pertunjukan kebudayaan Kabupaten Kuansing lainnya.

Dimana hal itu, sesuai instruksi Plt Bupati Kuansing H Suhardiman Amby dan telah dilakukan sejumlah progres untuk perhelatan yang lebih besar lagi ke depannya.

“Kami sampaikan kepada media sosial agar senantiasa bersinergi dan menyampaikan kepada masyarakat luas sehingga hal ini bisa terlaksana sesuai rencana nantinya, dimana Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi ini hanya akan dilaksanakan dalam tiga agenda besar kabupaten nantinya,” kata Azhar.

Lebih lanjut, dikatakan Azhar, bahwa dalam pelaksanaan agenda Pacu Jalur di Kabupaten Kuansing ke depannya tidak ada lagi istilah pacu rayon, namun akan dilaksanakan di tiga iven besar daerah nantinya.

“Sudah tidak ada lagi istilah pacu rayon, ke depan hanya akan dilaksanakan tiga iven besar kebudayaan kabupaten, yakni Pacu Jalur Iven Kabupaten di Lubuk Jambi yang akan dilaksanakan pada setiap awal bulan Agustus, dan Pacu Jalur Iven Kebudayaan di Baserah yang akan dilaksanakan setiap pertengahan bulan Agustus, serta Pacu Jalur Iven Nasional di Teluk Kuantan dilaksanakan akhir bulan Agustus nantinya,” jelas Azhar.*


 Editor : Hendra Datuk

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved