• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 321 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 587 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 591 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 513 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 646 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Hampir Sepekan, Kawanan Gajah Rusaki Lahan Perkebunan Warga Inuman

Redaksi
Selasa, 18 Mei 2021 09:13:51 WIB
Cetak

Inuman, HarianTimes.com - Sejak sepekan terakhir kawanan gajah yang berjumlah belasan ekor memasuki lahan perkebunan warga masyarakat di Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Dimana dari data dan informasi yang berhasil dirangkum HarianTimes.com pada Senin (17/05/2021) di lokasi, kawanan gajah ini berasal dari Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).

Lahan perkebunan warga masyarakat Kecamatan Inuman yang saat ini dikuasai oleh kawanan gajah tersebut ada beberapa desa, diantaranya Desa Koto Inuman, Kampung Baru Koto, Pasar Inuman, Lebuh Lurus, dan Bedeng Sekuran.

Kawanan gajah itu tidak hanya merusak lahan perkebunan warga, bahkan dari keterangan Kepala Desa Koto Inuman, Darmawan mengatakan kepada HarianTimes.com pada Senin (17/05/2021) sore sudah ada warganya yang menjadi korban diakibatkan gajah tersebut.

"Warga kita atas nama Aswan usia sekitar 40 tahunan menjadi korban dari gajah tersebut. Dimana saat itu korban bersama warga lainnya tengah berupaya mengusir gajah," kata Darmawan.

Secara terpisah, hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Kampung Baru Koto, Khairul kepada HarianTimes.com pada Senin (17/05/2021) malam di Inuman.

"Kawanan gajah ini mulai masuk ke lahan perkebunan warga sejak Rabu, 12 Mei 2021 lalu, tepatnya sehari sebelum lebaran hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah," terang Khairul.

Sementara itu Ketua PK KNPI Inuman, Herika Putra, S.Sos yang ikut bersama-sama dengan Pemerintahan Desa, Kecamatan, TNI Koramil 06/ Cerenti, dan juga para petugas dari Polhut dan BBKSDA, mahasiswa asal Inuman serta masyarakat mengatakan bahwa dirinya sangat berharap hal ini agar segera bisa teratasi.

"Kita berharap adanya perhatian dari Pemda Kuansing, serta para wakil rakyat terkait penyelesaian masalah ini. Sebab, hal ini sudah berulang kali dan bahkan setiap tahun terjadi, tidak hanya kali ini," kata Herika Putra yang juga merupakan Bakal Calon Ketua Umum KNPI Kuantan Singingi periode mendatang.

Selain itu Mahasiswa Kuansing asal Inuman, Edo Cipta Wiganda juga mengatakan bahwa hal ini butuh perhatian khusus dari pemerintah daerah sehingga kejadian ini tidak terulang lagi untuk dimasa mendatang.

"Pemerintah daerah bersama sama dengan BBKSDA Riau seharusnya mencarikan solusi terbaik untuk hal ini. Apalagi, kali ini sudah ada warga yang menjadi korban gajah tersebut," pinta mahasiswa aktivis anti korupsi Kuansing yang lebih dikenal dengan sebutan ECW.

Secara terpisah Wakil Bupati Kuantan Singingi Terpilih, Drs. H. Suhardiman Amby, Ak.,MM saat dikonfirmasi HarianTimes.com via selluler pribadinya terkait hal ini mengatakan bahwa peristiwa ini sangat merugikan masyarakat setempat yang merupakan kampung halamannya.

"Kejadian ini sudah berkali kali, ini sangat meresahkan masyarakat kita. Dan, begitu saya mendapat informasi dari warga, saya langsung menghubungi pihak BBKSDA Riau pada Jum'at, 14 Mei 2021 lalu," kata Suhardiman Amby.

"Alhamdulillah, para petugas dari BBKSDA Riau khususnya Wilayah 1 itu langsung terjun ke lokasi tersebut," sambung Suhardiman Amby yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Provinsi Riau.

Dikatakan Suhardiman Amby, persoalan atau permasalahan kawanan gajah yang sudah memasuki lahan perkebunan masyarakat tersebut, sepantasnya pihak pemerintahan ikut serta dalam menyelesaikan hal tersebut.

"Ini kan menyangkut khalayak ramai, menyangkut masyarakat. Apalagi sudah terjadi ada korban, jika terus dibiarkan akan membahayakan jiwa atau keselamatan warga masyarakat kita, jangan hanya kita peduli disaat masa masa politik saja, ini masyarakat kita," tegas Suhardiman Amby.*


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved