• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kampar Sambut Era Digital Bantuan Hukum dengan TUANKU Online
Dibaca : 148 Kali
Dua Mahasiswa Unilak Raih Predikat Juara Umum 2
Dibaca : 160 Kali
PWI Riau Bentuk Tim Persiapan Porwanas dan HPN 2027 di Lampung
Dibaca : 215 Kali
Melalui Dialog Riau Cemerlang TVRI, Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Posbankum
Dibaca : 231 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Penghapusan Jaminan Fidusia
Dibaca : 228 Kali

  • Home
  • Ekonomi

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Zulmiron
Rabu, 08 April 2026 18:26:02 WIB
Cetak
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan Muhamad Arifin saat memberikan materi pada ajang OTC Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (02/04/2026).

Jakarta, Hariantimes.com - Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK).

Langkah strategis ini guna menjaga keberlanjutan produksi dan berpotensi menjadi game changer memperkuat portofolio masa depan Pertamina, sekaligus menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan lapangan migas konvensional yang semakin menua (mature fields).

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, baru-baru ini.

Dalam paparannya, Muhamad Arifin menekankan, pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional.

“Dengan kondisi produksi lapangan tua yang terus menurun, pengembangan migas non-konvensional bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis. MNK berpotensi menjadi game changer dalam memperkuat portofolio energi masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Arifin.

PHR mengidentifikasi potensi besar pada sub-cekungan North Aman yang diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 11,3 miliar barel minyak di tempat (BBO). Potensi ini menjadi peluang signifikan yang selama ini belum pernah tergarap  di Indonesia.

Sejalan dengan upaya tersebut, PHR telah mencatatkan progres penting dalam pengembangan MNK di Wilayah Kerja Rokan. Pada struktur sub-basin North Aman mencakup Gulamo dan Kelok, PHR berhasil membuktikan keberadaan hidrokarbon melalui sumur eksplorasi yang telah dilakukan single frac  horizontal dan uji alir (flowback test) , menjadikannya sebagai salah satu tonggak awal pengembangan MNK di Indonesia.

Selanjutnya melalui proses Appraisal, PHR tengah melanjutkan perencanaan pengeboran horizontal dan dilanjutkan dengan multi-stage fracturing horizontal sebagai tonggak awal tahapan pengembangan migas non-konvensional di Rokan.

Struktur North Aman ini memang merupakan salah satu struktur penting sebagai fondasi penting dalam membuka potensi MNK yang luas pada sub-basin lainnya di Blok Rokan seperti South Aman, Rangau dan Balam. 

Namun demikian, Arifin menegaskan, tantangan utama pengembangan MNK tidak hanya terletak pada aspek bawah permukaan ( subsurface), tetapi juga faktor di atas permukaan ( above ground).

“Tantangan terbesar MNK justru berada pada aspek above ground, mulai dari biaya investasi yang masih tinggi, dukungan regulasi dan fiskal yang kompetitif, hingga kesiapan infrastruktur dan penguatan kemampuan dan pengalaman. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” jelasnya.

Untuk mencapai skala ekonomis, PHR menekankan pentingnya sinergi dalam ekosistem pengembangan MNK, yang melibatkan Pemerintah sebagai pembuat regulasi, operator sebagai pengelola asset, serta mitra strategis yang memiliki teknologi, kapabilitas operasi MNK dan atau kapasitas finansial.

PHR juga telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dimulai dari target pemberian kontrak bagi hasil ( Production Sharing Contract/PSC) pada kuartal II 2026, dilanjutkan dengan pengeboran sumur appraisal pada kuartal IV 2026. Produksi awal ditargetkan mulai pada 2028, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037.

“Kami optimistis Indonesia siap beralih dari tahap pilot menuju pengembangan MNK yang terukur dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, MNK akan menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di masa depan,” ujar Arifin.

Partisipasi Grup Pertamina dalam OTC Asia 2026 juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah pembicara lainnya. Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi yang tampil dalam sesi Leadership Dialogue. Dalam paparannya, Awang menyoroti, bahwa energi berbasis hidrokarbon masih menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan energi dunia yang terus meningkat.

Namun, tekanan global untuk menurunkan emisi karbon juga tidak bisa diabaikan. Sebagai respons atas tantangan tersebut, PHE mengusung strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy. Pendekatan ini menggabungkan penguatan bisnis hulu migas dengan pengembangan energi rendah karbon.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, turut berbagi pandangan mengenai strategi pengembangan bisnis hulu migas, transformasi menuju energi berkelanjutan, serta peran Pertamina Hulu Energi dalam mendukung transisi energi di tingkat regional.

Tak kalah menarik, Manager Bidding & Business Performance Pertamina Drilling Services Indonesia, Ahmad Burhan Noviaris, memaparkan materi bertajuk “Pertamina Drilling Capabilities Through Integrated Project Management”.  Dan menyoroti penerapan konsep Integrated Project Management (IPM) untuk meningkatkan efisiensi operasi, didukung kapabilitas 57 rig dan lebih dari 110 layanan pengeboran.

Melalui forum ini dan komitmen pada inovasi, PHR menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi sektor hulu migas nasional, sekaligus mendorong optimalisasi sumber daya energi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pembukaan Kembali Gerai di Mal SKA Pekanbaru, The Palace Jeweler Hadirkan Berbagai Promo Menarik

Re-opening The Palace SKA Pekanbaru Hadir dengan Konsep Terlengkap, Terjangkau dan Terjamin

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

Pembukaan Kembali Gerai di Mal SKA Pekanbaru, The Palace Jeweler Hadirkan Berbagai Promo Menarik

Re-opening The Palace SKA Pekanbaru Hadir dengan Konsep Terlengkap, Terjangkau dan Terjamin

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kampar Sambut Era Digital Bantuan Hukum dengan TUANKU Online
08 Juli 2026
Dua Mahasiswa Unilak Raih Predikat Juara Umum 2
08 Juli 2026
PWI Riau Bentuk Tim Persiapan Porwanas dan HPN 2027 di Lampung
07 Juli 2026
Melalui Dialog Riau Cemerlang TVRI, Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Posbankum
07 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Penghapusan Jaminan Fidusia
07 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Beri Dukungan Penuh Terhadap Harmonisasi Ranperkada Rokan Hilir
07 Juli 2026
Dilantik Jadi Direktur BSP, Bupati Siak Minta Robi Junipa Segera Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas
07 Juli 2026
Lewat Program Z-Mart dan Z-Auto, Wabup Siak Dorong Mustahik Naik Kelas Jadi Muzakki
07 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rekonsiliasi Pemutakhiran Data Pegawai Triwulan II Secara Virtual
07 Juli 2026
Kemenkum Riau Edukasi Hak Cipta dan Kewirausahaan di Kampus ITB Riau
07 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional
  • 2 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
  • 3 Perlombaan Usai, Rapat Pleno Tentukan Pemenang MTQ XLIV Provinsi Riau
  • 4 Prodi Doktor Ilmu Hukum UIR Jadi Penyelenggara Beasiswa BPDDI 2026
  • 5 Kemenkum Riau Koordinasikan Layanan Fidusia dan Administrasi Badan Usaha ke Ditjen AHU
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Usulan Sarpras TA 2027 ke Sekjen
  • 7 Tinjau Progres Remediasi TTM, PHR dan Komisi III DPRD Riau Perkuat Sinergi Pemulihan Lingkungan
  • 8 Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved