• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Indosat dan Google Berkolaborasi Hadirkan Akses Google Gemini AI Plus
Dibaca : 87 Kali
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Dibaca : 117 Kali
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
Dibaca : 129 Kali
Menaker: Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
Dibaca : 131 Kali
Lantik Anggota Bapekam Dua kampung di Sungai Mandau, Wabup Siak Dorong Optimalkan SDA Kampung
Dibaca : 153 Kali

  • Home
  • Ekonomi

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Zulmiron
Rabu, 08 April 2026 18:26:02 WIB
Cetak
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan Muhamad Arifin saat memberikan materi pada ajang OTC Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (02/04/2026).

Jakarta, Hariantimes.com - Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK).

Langkah strategis ini guna menjaga keberlanjutan produksi dan berpotensi menjadi game changer memperkuat portofolio masa depan Pertamina, sekaligus menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan lapangan migas konvensional yang semakin menua (mature fields).

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, baru-baru ini.

Dalam paparannya, Muhamad Arifin menekankan, pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional.

“Dengan kondisi produksi lapangan tua yang terus menurun, pengembangan migas non-konvensional bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis. MNK berpotensi menjadi game changer dalam memperkuat portofolio energi masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Arifin.

PHR mengidentifikasi potensi besar pada sub-cekungan North Aman yang diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 11,3 miliar barel minyak di tempat (BBO). Potensi ini menjadi peluang signifikan yang selama ini belum pernah tergarap  di Indonesia.

Sejalan dengan upaya tersebut, PHR telah mencatatkan progres penting dalam pengembangan MNK di Wilayah Kerja Rokan. Pada struktur sub-basin North Aman mencakup Gulamo dan Kelok, PHR berhasil membuktikan keberadaan hidrokarbon melalui sumur eksplorasi yang telah dilakukan single frac  horizontal dan uji alir (flowback test) , menjadikannya sebagai salah satu tonggak awal pengembangan MNK di Indonesia.

Selanjutnya melalui proses Appraisal, PHR tengah melanjutkan perencanaan pengeboran horizontal dan dilanjutkan dengan multi-stage fracturing horizontal sebagai tonggak awal tahapan pengembangan migas non-konvensional di Rokan.

Struktur North Aman ini memang merupakan salah satu struktur penting sebagai fondasi penting dalam membuka potensi MNK yang luas pada sub-basin lainnya di Blok Rokan seperti South Aman, Rangau dan Balam. 

Namun demikian, Arifin menegaskan, tantangan utama pengembangan MNK tidak hanya terletak pada aspek bawah permukaan ( subsurface), tetapi juga faktor di atas permukaan ( above ground).

“Tantangan terbesar MNK justru berada pada aspek above ground, mulai dari biaya investasi yang masih tinggi, dukungan regulasi dan fiskal yang kompetitif, hingga kesiapan infrastruktur dan penguatan kemampuan dan pengalaman. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” jelasnya.

Untuk mencapai skala ekonomis, PHR menekankan pentingnya sinergi dalam ekosistem pengembangan MNK, yang melibatkan Pemerintah sebagai pembuat regulasi, operator sebagai pengelola asset, serta mitra strategis yang memiliki teknologi, kapabilitas operasi MNK dan atau kapasitas finansial.

PHR juga telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dimulai dari target pemberian kontrak bagi hasil ( Production Sharing Contract/PSC) pada kuartal II 2026, dilanjutkan dengan pengeboran sumur appraisal pada kuartal IV 2026. Produksi awal ditargetkan mulai pada 2028, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037.

“Kami optimistis Indonesia siap beralih dari tahap pilot menuju pengembangan MNK yang terukur dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, MNK akan menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di masa depan,” ujar Arifin.

Partisipasi Grup Pertamina dalam OTC Asia 2026 juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah pembicara lainnya. Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi yang tampil dalam sesi Leadership Dialogue. Dalam paparannya, Awang menyoroti, bahwa energi berbasis hidrokarbon masih menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan energi dunia yang terus meningkat.

Namun, tekanan global untuk menurunkan emisi karbon juga tidak bisa diabaikan. Sebagai respons atas tantangan tersebut, PHE mengusung strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy. Pendekatan ini menggabungkan penguatan bisnis hulu migas dengan pengembangan energi rendah karbon.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, turut berbagi pandangan mengenai strategi pengembangan bisnis hulu migas, transformasi menuju energi berkelanjutan, serta peran Pertamina Hulu Energi dalam mendukung transisi energi di tingkat regional.

Tak kalah menarik, Manager Bidding & Business Performance Pertamina Drilling Services Indonesia, Ahmad Burhan Noviaris, memaparkan materi bertajuk “Pertamina Drilling Capabilities Through Integrated Project Management”.  Dan menyoroti penerapan konsep Integrated Project Management (IPM) untuk meningkatkan efisiensi operasi, didukung kapabilitas 57 rig dan lebih dari 110 layanan pengeboran.

Melalui forum ini dan komitmen pada inovasi, PHR menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi sektor hulu migas nasional, sekaligus mendorong optimalisasi sumber daya energi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Indosat dan Google Berkolaborasi Hadirkan Akses Google Gemini AI Plus
08 April 2026
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
08 April 2026
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
07 April 2026
Menaker: Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
07 April 2026
Lantik Anggota Bapekam Dua kampung di Sungai Mandau, Wabup Siak Dorong Optimalkan SDA Kampung
07 April 2026
Tandatangani MoU, Polres Siak dan PGRI Perkuat Pendidikan dan Perlindungan Guru
07 April 2026
SMSI Riau Dukung Kebijakan Plt Gubri Rombak Direksi BUMD
07 April 2026
Pantau TKA di SMPN 1 Mempura, Sekda Siak Mahadar Dorong Siswa Adaptif di Era Digital
07 April 2026
Cetak Hafidz 30 Juz, KWQ Salurkan 97 Mushaf ke Mahasiswa Tahfidz UMRI
07 April 2026
PEKOPI 2026 Hadirkan Spektrum Emosi yang Lengkap
07 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
  • 2 Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
  • 3 Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
  • 4 Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
  • 5 Pemkab Siak Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wabup: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
  • 6 Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"
  • 7 Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
  • 8 Lantik Anggota Bapekam se Kecamatan Mempura, Afni Tekankan Kolaborasi Program Strategis di Tengah Defisit Anggaran
  • 9 Lantik 12 Pejabat Fungsional, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Akselerasi Kinerja dan Integritas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved