• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
Dibaca : 168 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
Dibaca : 189 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi
Dibaca : 172 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai
Dibaca : 180 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum
Dibaca : 183 Kali

  • Home
  • Sosialita

Aris Abeba: Harus Dibedakan Mengeritik dengan Memvonis

Zulmiron
Rabu, 28 Oktober 2020 22:24:52 WIB
Cetak
Tokoh Masyarakat dan Budayawan Riau HA Aris Abeba.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Aksi demonstrasi dan kritikan keras dari kalangan mahasiswa maupun pemuda yang ditujukan kepada Gubernur Riau H Syamsuar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau beberapa hari belakangan perlu disikapi. 

Karena mengeritik dengan cara-cara yang tidak pada tempatnya, bisa merugikan nama baik seorang. Apalagi yang dikeritik adalah orang nomor satu di tanah Melayu, yang juga belum tentu bersalah. 

"Harus dibedakan mengeritik dengan memvonis," kata Tokoh Masyarakat dan Budayawan Riau HA Aris Abeba kepada sejumlah media, Rabu (28/10/2020). 

Aris menyebut, mengeritik kebijakan kepala daerah boleh saja. Tapi lakukanlah dengan cara-cara yang bermartabat atau cara orang Melayu. Jangan asal tuduh atau langsung mengatakan Gubri korupsi, tangkap dan lain sebagainya. Karena yang boleh memvonis itu adalah hak hakim di pengadilan. 

Bagi orang Melayu, jelas Aris, Raja Adil Raja Disembah Raja Alim Raja disanggah. Tapi ada cara-cara mengeritik yang santun dan tidak merusak nama baik. Karena pemimpin itu, didahulukan selangkah, ditinggikan seranting. Serahkan kepada yang berkompeten untuk menanganinya. 

"Jika kita mencubit orang, jangan sampai orang dipermalukan atau merasa sakit di depan umum. Dalam adat Melayu ada rasa dan periksa atau praduga tak bersalah," jelas Alumni Pondok Pesantren Gontor dan UIN Sultan Syarif Qasim Riau ini. 

Menurut Aris, Gubernur Riau, juga memiliki beberapa pejabat ahli dan staf khusus yang menangani masalah hukum dan masalah yang berkaitan dengan komunikasi massa. Jadi bisa saja sanggahan atau kritikan itu, disampaikan atau didiskusikan kepada mereka.

Kepada Gubernur Riau, Aris juga menyarankan, agar memilih pejabat dan orang-orang yang cakap dan paham menerima dan menampung kritikan masyarakat. 

"Gubernur Riau juga mesti secara intens melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang mengkritisi kepemimpinannya. Bisa secara langsung atau melalui orang-orang yang mampu berkomunikasi," ujar Aris. 

Seperti diberitakan sejumlah media, beberapa kritikan keras disampaikan sejumlah pemuda Riau kepada Gubernur H Syamsuar dan Sekdaprov Yan Pranajaya lewat aksi-aksi unjuk rasa di halaman Kejaksaan Tinggi Riau. 

Namun menurut Aris, tak ada yang salah dengan aksi itu. Tetapi ini kan bisa dikomunikasikan. Sebab ada pepatah yang menyebutkan Bulat Air di Pembuluh, Bulat Kata di Mufakat. Artinya, tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan apabila dibicarakan dengan baik-baik. 

"Apalagi, saya mendengar Pak Gubernur juga punya tim yang bisa menjembatani antara satu pihak dengan pihak lainnya," ujar Aris.

Untuk itu, Aris menghimbau kepada tim Gubernur Syamsuar supaya pro-aktif dan menjembatani permasalahan yang menjadi tuntutan aksi-aksi demonstrasi.

"Sebaiknya tim ini bisa bergerak  menjembataninya dan dicarikan apa akar masalahnya," ujar Aris Abeba.

Sebelumnya Pengamat Komunikasi Politik, Dr Aidil Haris dalam sebuah wawancara dengan media menyebutkan ktitikan kepada kepala daerah, akan berpengaruh terhadap kinerja Gubernur Riau. 

"Dalam konsep komunikasi pembangunan, tentunya aksi-aksi ini memberikan pengaruh terhadap kinerja pemimpin. Apalagi kasus yang dipermasalahkan  itu berhubungan langsung dengan pemimpinnya," kata Aidil Haris, Senin lalu seperti dikutip dari laman fixpekanbaru.com.

Menurut Aidil, yang parah lagi, ternyata nama Sekdaprov Riau Yan Prana pun juga terseret-seret dalam kasus  itu.

"Semakin terasa pengaruh demontrasi tersebut ketika para pembantu gubernur seperti Sekdaprov dan kepala dinas juga diseret-seret dalam dugaan kasus korupsi itu," kata Aidil lagi.

Dikatakan Aidil, diperlukan komunikasi yang baik dari gubernur agar demonstrasi itu tidak menjadi-jadi. Sehingga gubernur dan jajarannya dapat bekerja dengan baik.

"Selama ini, informasi tentang berbagai dugaan itu masih satu arah saja, masih bersumber dari pihak pengunjuk rasa. Sebaiknya, ada komunikasi dua arah yang dibangun gubernur dalam kasus ini sehingga masyarakat bisa diberi pengertian bahkan bisa jadi mendapat simpati," ulas Aidil.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum

Kanwil Kemenkum Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Kebijakan Permenkumham Nomor 16 Tahun 2021

Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum

Kanwil Kemenkum Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Kebijakan Permenkumham Nomor 16 Tahun 2021



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai
23 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Pelindungan Pekerja Lintas Batas dan Kepastian Hukum
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Kebijakan Permenkumham Nomor 16 Tahun 2021
23 September 2026
Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Perencanaan Regulasi Daerah
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 3 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 5 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 6 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 8 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 9 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved