• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
Dibaca : 184 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
Dibaca : 200 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
Dibaca : 183 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
Dibaca : 182 Kali
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
Dibaca : 200 Kali

  • Home
  • Pendidikan

"Berbakti, Teruji dan Berperstasi" di Milad ke-38

Unilak Budayakan Pesona Segak dan Lawa

Zulmiron
Selasa, 09 Juni 2020 02:34:28 WIB
Cetak
Unilak luncurkan Segak dan Lawa.

SEMARAK Universitas Lancang Kuning (Unilak) ke-38 ini, taglinenya "Berbakti, Teruji dan Berperstasi".

Kenapa berbakti? Karena Unilak sudah 38 tahun teruji, masih surprise dan bertahan. Berprestasi, banyak mahasiswa dan dosen-dosen Unilak yang berprestasi. Itulah makna tagline dari hari jadi Unilak tahun ini.

Kemudian apa yang dilakukan Unilak? Dalam rangka rangkaian milad ke-38 ini, Unilak akan membuat film. Dalam film ini ada semangat Unilak disitu. Naskah film ini diambil dari buku sejarah berdirinya Unilak. Di dalam buku itu, tergambar betapa susahnya para tokoh-tokoh Riau dulu mendirikan Unilak. Penuh tantangan. Dan inilah yang didramatisir menjadi suati film yang berdurasi lebih kurang 45 menit. Film yang disutradarai oleh Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unilak, Jefrizal SHum MSn ini bertujuan agar terdokumentasi sejarah Unilak. Yang pemainnya ada karyawan, dosen dan mahasiswa. Bahkan, salah satu pemainnya juga melibatkan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi.

Selain membuat film, semarak milad ke-38 tahun ini juga ada lomba video pendek pengalaman kuliah di Unilak untuk mahasiswa dan alumni.

Menariknya lagi, khusus untuk mahasiswa ada lomba tik tok. Segmen lomba ini sengaja dibuat untuk anak muda yang hobby tik tok.

"Apakah itu ilmiah? Menurut saya itu ilmiah. Karena itu bagian dari budaya yang populer yang dilakukan oleh orang pada hari ini," tutur Rektor Unilak Dr Junaidi SS MH dalam acara peluncuran milad-38 Unilak beberapa waktu lalu.

Disamping itu, juga ada lomba video flog. Lomba ini diperuntukkan bagi masyarakat umum. Selain itu, juga ada lomba mengaji online dan lomba pidato untuk siswa Sekolah Menengah Atas dengan tema "Kreatif dan Produktif di Masa Pandemi Covid-19".

Kemudian ada lomba branded learning. Jadi siapa yang branded learningnya kurang bagus, diminta untuk dibaguskan. Apanya yang dilombakan? Materinya kreatif atau tidak dan juri nanti melihat seperti apa materi yang diupload pada branded learning tersebut. Selanjutnya juga ada penyerahan Shinta Award dan Lomba Karya Jurnalistik untuk kalangan wartawan tentang Unilak.

Pesona Segak dan Lawa

Selanjutnya, juga ada Lomba Duta Unilak. Nanti pemenang Lomba Duta Unilak ini yang akan menjadi Tim Promosi kedepan. Dan Duta Unilak ini dinamakan bukan Bujang dan Dara. Tapi dinamakan Cik Segak dan Cik Lawa. Nah ini nanti menjadi maskot Unilak. Yang mana nanti akan dibuatkan boneka maskotnya.

"Kami masuk ke segmen anak-anak muda seperti itu caranya. Jadi Duta Unilak Cik Segak dan Cik Lawa," cakap Rektor dengan penuh semangat.

Latar belakang diangkatnya Cik Segak dan Cik Lawa ini sebagai maskot Unilak, Rektor menjelaskan, itu adalah tokoh Melayu yang laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki (Cik Segak) itu adalah sosok intelektual, yang baik dan memiliki jiwa kepahlawanan. Sedangkan Cik Lawa adalah sosok perempuan yang lembut, cantik dan pintar.

"Jadi kami mengadopsi dari cerita-cerita atau kisah-kisah yang ada di Melayu," sebut Rektor.

Dengan adanya tokoh Cik Segak dan Cik Lawa ini, Rektor berharap kepada mahasiswa, dosen dan karyawan Unilak punya nilai seperti Segak. Yakni orang yang tunak, pekerja keras dan punya semangat. Dan Lawa itu menceritakan bagaimana sosok perempuan dalam budaya Melayu.

"Jadi nilai itu yang kami angkat," ucap Rektor.

Berbicara soal sosok maskot Cik Segak dan Cik Lawa ini, Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unilak Jefrisal SHum MSn menceritkan, dari makna secara kamusnya Cik Segak itu untuk laki-laki yang gagah, ganteng dan rapi. Dan Lawa itu khusus untuk perempuan. Biasanya dalam konteks rupa berwajah cantik dan rapi.

Dalam filosofinya, Segak dan Lawa itu lebih kepada pesona yang hampir sempurna. Artinya dia tampak berpakaian rapi, atitudenya bagus, punya intelektualnya bagus. Itu juga disebut dengan Segak.

"Makanya tak jarang misalnya kita mendengar Segak kali kau hari ini. Begitu juga dengan Lawa," jelas Jefri.

Jadi maknanya secara filosofi lebih dalam, dia (Segak dan Lawa) bermakna pesona yang padu dari unsur yang ada di dalam manusia. Yakni pintarnya, cantiknya dan gantengnya. Jadi padu dia, dalam sopan santunnya dan tata tuturnya. Itulah yang dimaksud dengan Segak dan Lawa ini.

"Tokoh Segak dan Lawa ini umumnya di alam Melayu. Jadi untuk wilayah Melayu Nusantara," sebut Jefri.

Dipilihnya Segak dan Lawa sebagai maskot Unilak, Jefri menyampaikan ini sesuai dengan spirit 38. Dimana di dalam buku detak 38 Unilak, tercermin ada spirit pesona dan kesempurnaan tim yang bekerja keras, punya attitude tokoh-tokoh orang dahulu yang mendirikan Unilak ini atas kehendak yang sama dan atas mimpi yang sama.

"Makanya saya berpikir, saya kaitkan dengan filosofi Segak dan Unilak. Kesempurnaan, keutuhan itu pesona terpadu dalam filosofi yang terkandung di dalam Segak dan Lawa itu," terang Jefri seraya menyampaikan, tujuh nilai Unilak itu ada di filosofi Segak dan Lawa. Ketujuh nilai itu antara lain jujur, religius, visioner dan bijak. Sebenarnya, aplikasi dari Segak dan Lawa itu adalah tujuh nilai tersebut.

Unilak akan Dirikan Prodi Baru

Di usianya ke-38 ini, Unilak akan mendirikan program studi (prodi) baru. Prodi baru ini didirikan dalam rangka untuk membesarkan Unilak kedepan.

"Selama 38 tahun Unilak berdiri, sudah ada 21 prodi. Banyak perguruan tinggi yang berdirinya 5 tahun, lebih banyak prodinya dari Unilak. Makanya kita harus berpikir secara lebih luas untuk pengembangan menambah prodi-prodi itu," ujar Rektor.

Dalam masa pandemi covid-19, walau masuk dalam kondisi New Normal, milad ke-38 Unilak tetap memperhatikan protokol kesehatan. Biasanya gerak jalan ramai-ramai. Tapi pada milad ke-38, unsur pimpinan Unilak khusus melakukan kegiatan jelajah kampus.

Dan jelajah kampus ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam kepada semua pimpinan dan karyawan tentang kondisi Unilak yang memiliki lahan ada 55 hektare.(*)

Penulis: Zulmiron


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak

Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
24 September 2026
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
24 September 2026
Kaukus Parlemen Hijau Riau Segera Dideklarasikan, Fraksi PKS Nyatakan Dukungan
24 September 2026
Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu
24 September 2026
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved