• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi
Dibaca : 124 Kali
Indosat Percepat Transformasi Berbasis AI, Vikram: Semakin Integral dalam Pengalaman Digital Sehari-Hari Pelanggan
Dibaca : 150 Kali
First Half Media Update 2026, Vikram: NeoCloud Jadi Mesin Pertumbuhan Indosat
Dibaca : 159 Kali
Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja
Dibaca : 134 Kali
Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak
Dibaca : 148 Kali

  • Home
  • Siak

Pasca Minyak Bumi dan Sawit, Pemkab Siak akan Gerakan Sektor Pariwisata Berdaya Saing

Zulmiron
Jumat, 24 Juli 2020 13:44:57 WIB
Cetak
Penjabat Sekda Siak Jamaluddin saat mengikuti diskusi dengan tema Goverment Roundtable Riau, Pasca Minyak Bumi dan Sawit melalui virtual di Ruang Live Room lantai dua, Kantor Bupati Siak, Kamis (23/07/2020).

Siak, Hariantimes.com - Potensi minyak kelapa sawit dan minyak bumi di Kabupaten Siak, untuk minyak Bumi pada tahun 2017 lifting minyak mencapai 14,587 ribu/barel pertahun, di tahun 2018 turun menjadi 13,843 ribu/barel pertahun. 

Kenapa di tahun 2018 terjadi penurunan? Penyebapnya, karena harga minyak dunia turun. Selanjutnya biaya untuk pengembangan berkurang, tentu berdampak terhadap produksi.

"Turunnya harga minyak, sangat berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak. Kondisi semakin diperparah dengan adanya wabah covid-19 yang berdampak turunnya harga minyak di angka US$ 31/barel," beber Penjabat Sekda Siak Jamaluddin saat mengikuti diskusi dengan tema Goverment Roundtable Riau, Pasca Minyak Bumi dan Sawit melalui virtual di Ruang Live Room lantai dua, Kantor Bupati Siak, Kamis (23/07/2020).

Diskusi tersebut ditaja oleh Mark Plus Inc sebuah prusahaan konsultan manajemen yang berkantor di Jakarta.

Sebagai pembicara pada diskusi itu pimpinan Mark Plus Inc Hermawan Kartajaya, Gubernur Riau Syamsuar, Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Riau. Mereka memaparkan Pasca Minyak Bumi dan Sawit di Riau tak lagi dihandalkan dan solusinya.

Pada kesempatan itu, Jamaluddin menyampaikan langkah dan skema Pemkab Siak untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedepan Pasca Minyak Bumi dan Sawit.

Menurut Jamaluddin, ada tiga sektor besar yang mempengaruhi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2019. Pertama; sektor pertambangan dan penggalian, 31,82 persen, kedua; sektor industri dan pengolahan 36,78 persen dan ketiga; di ikuti sektor pertanian, perkebunan dan perikanan sebesar 20,10 persen.

"Potensi perkebunan kelapa sawit Siak salah satu kabupaten yang memiliki lahan kebun sawit terluas. Data tahun 2017, luas kebun sawit di Kabupaten Siak berjumlah 324,332 hektare dengan produksi pertahunnya mencapai 1.139.000 ton. Kalau dilihat tahun 2019, ini mengalami peningkatan baik jumlah maupun produkainya," sebut Jamaluddin.

Dikatakannya, saat ini, minyak Bumi dan industri minyak Sawit masih menjadi menjanjikan. Kedua sektor ini mampu memberikan kontribusi yang berimbang bagi pembanggunan daerah. Melalui dana bagi hasil DBH, pajak industri hilir CPO termasuk pajak ekspor dan industri lain.

"Memang kedua sektor diatas kalau kita mengikuti prediksi ahli ekonomi tidak bisa dihandalkan kedepan. Makanya sesuai dengan  misi Siak, kami ingin menggerakan sektor pariwisata yang berdaya saing. Target kami kedepan, pariwisata di Siak akan tumbuh berkembang serta mampu meningkatkan pendapatan asli daerah kabupaten  Siak," katanya.

Jamal juga menjelaskan, wisata di Siak selain didukung dengan obyek wisata sejarah, kuliner, alam dan religi juga tumbuh kelompok sadar wisata yang mengembangkan destinasi wisata alam dan tumbuhan seperti wisata Manggrove dan Merembang di sepanjang daerah aliran Sungai Siak.

"Untuk wisata Alam, Siak memiliki danau Zamrud danau Rawa yang terbesar di Asia. Danau ini memiliki zonasi yang dapat di kembangkan sebagai obyek wisata baru. Ini kami buktikan bekerjasama dengan BKSDA provinsi Riau. Tidak itu saja, termasuk danau Naga Sakit, Giam Siak biosfir termasuk sport  sport tourism seperti Serindit Boat dan Tour de Siak yang sudah berjalan tujuh tahun berturut," katanya.

Selain Kabupsten Siak yang mengikuti diskusi itu, juga terlihat Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Wakil Bupati Rokan Hilir Jamiludin. Video Conference itu juga dihadiri Asisten II Setdakab Siak Hendrisan,  Kepala Dinas Pariwisata Fauzi Asni.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak

Investasi versi Fortune Indonesia, Kabupaten Siak Masuk Daftar Best Places to Invest

Gelar Muskab, SOIna Siak Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi

Dorong Aparatur Sehat dan Produktif, ASN Diskominfo Siak Jalani Cek Kesehatan Gratis

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Siak Canangkan Gerakan Tanam Serempak di Lokasi OPLAH

Sembilan Petani Penerima Manfaat Zakat di Bungaraya Panen Padi Perdana di Lahan Seluas 9 Ha

Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak

Investasi versi Fortune Indonesia, Kabupaten Siak Masuk Daftar Best Places to Invest

Gelar Muskab, SOIna Siak Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi

Dorong Aparatur Sehat dan Produktif, ASN Diskominfo Siak Jalani Cek Kesehatan Gratis

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Siak Canangkan Gerakan Tanam Serempak di Lokasi OPLAH

Sembilan Petani Penerima Manfaat Zakat di Bungaraya Panen Padi Perdana di Lahan Seluas 9 Ha



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi
28 Juli 2026
Indosat Percepat Transformasi Berbasis AI, Vikram: Semakin Integral dalam Pengalaman Digital Sehari-Hari Pelanggan
28 Juli 2026
First Half Media Update 2026, Vikram: NeoCloud Jadi Mesin Pertumbuhan Indosat
28 Juli 2026
Di Tengah Perubahan Industri, Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja
28 Juli 2026
Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak
28 Juli 2026
Semangat Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual
28 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kesiapan Purnabakti
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Nanas Mahkota Siak Raih Perlindungan Indikasi Geografis
28 Juli 2026
Kemenkum Riau Kawal Penguatan Regulasi Daerah
28 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
  • 2 Supriyadi: Instrumen Penting Mendorong Budaya Deteksi Dini Penyakit
  • 3 Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan Kantor Imigrasi Pekanbaru
  • 4 Kakanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Tata Kelola Kinerja Organisasi
  • 5 Kemenkum Riau Gelar Diskusi Publik Layanan Kewarganegaraan di Siak
  • 6 Kemenkum Riau Hadiri FGD Kurikulum Magister Kenotariatan dan Doktor Ilmu Hukum Unri
  • 7 Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up
  • 8 Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • 9 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved