• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
Dibaca : 224 Kali
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 293 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 305 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 260 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 287 Kali

  • Home
  • Nasional

Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

Zulmiron
Jumat, 11 September 2026 19:33:16 WIB
Cetak
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Semarang, Hariantimes.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berharap Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah menjadi momentum untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai living Quran, yakni nilai-nilai Al-Qur’an yang hidup dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Menurut Menag, membaca dan menghafal Al-Qur’an merupakan bagian dari proses mendekatkan diri kepada kitab suci. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan. Al-Qur’an harus hadir dalam cara manusia bersikap, menyelesaikan persoalan, dan membangun hubungan dengan sesama.

“Jadi ada beberapa kategori, ada yang dekat dengan Al-Quran, ada yang melekat dengan Al-Quran, dan ada yang menjadi living Quran, (being the Quran), ibaratnya sudah seperti Quran berjalan,” ujar Menag di Jakarta, Jumat (11/09/2026).

Menag menegaskan, semangat MTQ bukan hanya melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi. Lebih dari itu, MTQ harus mendorong lahirnya pribadi yang mampu menghadirkan Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :
  • Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
  • PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten
  • Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

“Jadilah sebagai penjernih, bukan pengeruh, jadilah penghubung, bukan pemisah, jadilah moderator, bukan provokator, jadilah problem solver, bukan problemator, jadilah penyuluh, bukan perusuh,” tegasnya.

Karena itu, keberhasilan MTQ tidak cukup diukur dari siapa yang meraih juara. Para peserta diharapkan membawa semangat dan nilai Al-Qur’an setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Prestasi di arena musabaqah harus berlanjut menjadi keteladanan di tengah masyarakat.

MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11–20 September 2026. Gelaran ini mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Semangat living Quran juga tercermin dalam penyelenggaraan MTQ yang semakin inklusif. Tahun ini, penyandang disabilitas mendapat ruang untuk berpartisipasi dalam syiar Al-Qur’an. MTQ menghadirkan ekshibisi bagi Teman Tuli. Terdapat pula Golongan Tilawah Disabilitas Netra putra dan putri.

Ekshibisi Teman Tuli berlangsung pada 14–16 September 2026. Sebanyak 28 peserta dari 14 komunitas Tuli Muslim di berbagai daerah Indonesia dijadwalkan ambil bagian. Mereka mengikuti golongan Tilawah berupa membaca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat dan golongan Kitabah berupa menulis Al-Qur’an Isyarat.

Kementerian Agama juga memperkenalkan Mushaf Al-Qur’an Isyarat dalam momentum MTQ Nasional XXXI. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperluas akses Teman Tuli untuk membaca, mempelajari, dan memahami Al-Qur’an.

Bagi Menag, syiar Al-Qur’an harus dapat dirasakan seluruh anak bangsa tanpa terkecuali. Nilai Al-Qur’an harus hadir sebagai kekuatan yang menyatukan, memberi kemaslahatan, dan menjawab persoalan kehidupan.

“Semangat yang kita hadirkan melalui MTQ ini adalah syiar Al-Qur’an yang merangkul semua, dan menghadirkan kemaslahatan bagi semua,” ujarnya.

Dengan demikian, MTQ Nasional XXXI diharapkan tidak sekadar menghasilkan para juara. Lebih jauh, MTQ menjadi ruang untuk menumbuhkan manusia yang membaca Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an, dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
27 Oktober 2026
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Landasan Hukum Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 5 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Regulasi Kuansing
  • 7 Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik
  • 9 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved