• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
Dibaca : 117 Kali
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
Dibaca : 128 Kali
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
Dibaca : 132 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
Dibaca : 200 Kali
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
Dibaca : 217 Kali

  • Home
  • Meranti

Melakukan Pertemuan dengan Pengusaha

Irwan: Jika Sagu Mati, Maka Ekonomi Selatpanjang akan Jatuh

Zulmiron
Rabu, 22 Juli 2020 01:40:37 WIB
Cetak
Bupati Meranti Drs Irwan.Nasir melakukan pertemuan dengan pengusaha sagu, Selasa (21/07/2020).

Meranti, Hariantimes.com - Salah satu daerah penghasil Sagu terbesar di Indonesia, hasil produksi tepung sagu Kabupaten Kepulauan Meranti mencapai 241.277 ton per tahun. 

Karena di Kabupaten Kepulauan Meranti, sebanyak 20 persen masyarakat menggantungkan hidupnya pada perkebunan sagu dengan luasan lahan 39.664 hektare (ha) dan terdapat 95 unit kilang/pabrik.

Selain dari kebun sagu, terdapat juga kebun Sagu miliki PT Nasional Sagu Prima (NSP) seluas 21.000 ha yang diberi izin dan telah diolah seluas 14.000 ha. 

Hasil produksi sagu PT NSP diekspor ke berbagai begara di antaranya Jepang, Korea Selatan dan Singapura. 

"Saat ini, harga Tepung Sagu kering berkisar Rp5.500 sampai Rp6000 per kilogram. Dan Sagu basah antara Rp1.800 sampai Rp2.000 per kilogram. Sebagian hasil produksi Sagu Meranti dijual ke Cirebon, Pekanbaru, Medan dan Malaysia," beber Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha Sagu yang ada di Kepulauan Meranti, Selasa (21/07/2020).

Pertemuan itu untuk menghimpun semua masukkan dan aspirasi dari para pengusaha untuk disampaikan kepada pihak Bulog.

Salah satu yang dibicarakan adalah masalah sertifikasi sagu untuk memudahkan pemasaran seperti Sertifikat Halal dan Sertifikat Kualitas Sagu yang diproduksi di Meranti. Hal itu dianggap penting, karena akan menjadi pertimbangan dari Perum Bulog untuk menjalin kerjasama di bidang pemasaran.

Dalam pertemuan antara Bupati dengan para pengusaha sagu tersebut, juga membicarakan wacana pembentukkan Asosiasi Pengusaha Sagu Kepulauan Meranti (APSKM). Pembentukan asosiasi ini bertujuan untuk mempermudah pengurusan Sertifikasi Produk Sagu. Termasuk juga untuk menyampaikan aspirasi pembebasan kilang-kilang Sagu masyarakat yang diketahui masuk dalam kawasan hutan lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Bappeda Meranti H Azza Fahroni MSi, Kabag Ekonomi Sekda Meranti Abu Hanifah, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabag Kesra Hery Saputra SH, Pengusaha Sagu Candra dan rombongan, serta pihak Disperindagkop Meranti.

Kepada para pengusaha, Bupati Irwan menegaskan sangat berkomitmen untuk membantu masyarakat pengolah Sagu dan pengusaha Sagu di Meranti. Karena stabilitas ekonomi Meranti sangat bergantung pada pemasaran produksi sagu yang menjadi potensi perkebunan andalan daerah. Dimana sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sagu.

Dari data yang diperoleh Bupati dari Bank Indonesia, perputaran uang yang dihasilkan oleh Sektor Industri Sagu lebih besar dari APBD Kabupaten Meranti. Dan jika pemasaran sagu terganggu, maka bisa memicu kiamat ekonomi di Meranti.

"Dari informasi Bank Indonesia perputaran uang yang dihasilkan dari produksi dan pemasaran sagu sebesar Rp2 triliun per tahun. Dan ini lebih besar dari APBD Meranti. Jika Sagu mati, maka ekonomi Selatpanjang akan jatuh," ucap Bupati.

Namun dengan terjadinya wabah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), sebut Bupati, sangat berdampak pada pemasaran hasil produksi tepung sagu dan juga berpengaruh pada ekonomi petani sagu di Meranti.

"Akibat adanya penutupan wilayah atau daerah yang menjadi tempat penjualan hasil tepung sagu menyebabkan terganggunya pemasaran dan juga berpengaruh pada ekonomi masyarakat khususnya petani Sagu," jelas Irwan.

Agar petani tetap bersemangat mengolah sagu sekaligus memberikan kepastian Pemasaran Sagu, Bupati berharap kepada Perum Bulog RI dapat menampung dan membeli hasil produksi tepung sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Hal ini, menurut Bupati, juga sesuai dengan penugasan Perum Bulog dalam rangka menjaga ketahanan dan menjaga stabilitas pangan Nasional.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi dalam perjuangannya untuk memasukkan sagu dalam komoditi pangan basional mengusulkan ke Perum Bolog RI agar dapat menampung produk sagu. Bahkan Bupati telah menggelar pertemuan dengan Direktur Operasional II Perum BULOG RI, Tri Wahyudi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketika itu Bupati Meranti yang juga Ketua Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu Indonesia (Fokus-Kapassindo) meminta kepada pihak Perum Bulog untuk menjadikan Sagu sebagai salah satu komoditi pangan basional. Sehingga hasil produksi Sagu Nasional khususnya Meranti dapat dibeli, dipasarkan dan diekspor hingga ke mancanegara oleh Bulog RI layaknya beras.

Menurutnya, Pemerintah Pusat melalui Perum Bulog RI harus turun tangan memasukan Sagu dalam managemen Logistik Nasional. Caranya dengan menampung dan membeli hasil produksi Sagu masyarakat layaknya Bulog membeli beras sehingga memberikan jaminan kepada masyarakat pengolah Sagu disektor pemasaran

Tampaknya usulan itu mulai berproses. Hal itu ditandai dengan kunjungan pihak Bulog Wilayah Riau-Kepri untuk menggelar pertemuan bersama Bupati Meranti dan OPD terkait sekaligus survei lapangan untuk menghimpun semua informasi tentang potensi sagu yang ada di Meranti. 

Bahkan Direktur Operasional II Perum Bulog RI, Tri Wahyudi Saleh menyambut baik usulan sagu masuk komoditi pangan pokok nasional dan dapat ditampung oleh Perum Bulog RI.

Namun untuk menjadikan sagu sebagai komoditi pangan Nasional yang dapat dibeli oleh Perum Bulog, menurut Tri Wahyudi Saleh, tidak bisa diterapkan sepihak oleh Bulog. Melainkan harus berkoordinasi dulu dengan Kementerian terkait seperti Menko Perekonomian dan lainnya, yang nantinya memberikan penugasan kepada Perum Bulog.

Selain itu, Tri Wahyudi juga meminta Bupati Meranti untuk terlebih dahulu membahas masalah tersebut ke Menko Perekonomian dan Kementerian terkait lainnya. 

Untuk lebih menguatkan usulan Bupati Meranti tersebut, pihak Perum Bolog juga meminta kajian dari akademisi. Sehingga dapat ditindaklanjuti dengan survei di lapangan sebagai pertimbangan dikeluarkannya kebijakan.

Kemungkinan kunjungan Perum Bulog Wilayah Riau-Kepri ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan di Bupati dengan Perum Bulog RI di Jakarta. Yakni dengan melakukan survei di lapangan sebagai salah satu bahan pertimbangan dikeluarkannya kebijakan sagu masuk dalam komoditi pangan Nasional yang dapat dibeli atau ditampung oleh Bulog untuk kembali dipasarkan.

"Ya benar Perum BULOG Wilayah Riau-Kepri yang membawahi wilayah kerja Kabupaten Kepulauan Meranti bermaksud untuk melakukan Penjajakan Pengelolaan Sagu di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurut rencana, pertemuan itu akan digelar Rabu (22/07/2020)," sebut Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH kepada media, Selasa (21/07/2020).

Menurut informasi dari pihak Bulog, sebut Rudi, pertemuan itu akan menjadi tahap awal penjajakan pengelolaan sagu yang kemudian akan menjadi pertimbangan manajemen Perum BULOG Pusat dalam Pengelolaan Sagu.(*)


Penulis: Tengku Harzuin


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
16 Juni 2026
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
16 Juni 2026
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
16 Juni 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
15 Juni 2026
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
15 Juni 2026
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
15 Juni 2026
Pimpin Apel Senin Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Serahkan Penghargaan Pegawai Teladan dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II
15 Juni 2026
Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
15 Juni 2026
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
15 Juni 2026
Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi
13 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Apresiasi UMKM Lokal dan Layanan Hukum di Balai Serindit
  • 2 Jaring Aspirasi Masyarakat, TVRI Riau Adakan Forum Konsultasi Publik
  • 3 Indosat dan Nokia Berkolaborasi Tingkatkan Jaringan 5G dan Hadirkan Layanan Berbasis AI
  • 4 Bangun Keluarga yang Kuat dan Harmonis, Hj Helmi Ajak Seluruh Anggota DWP Jadi Agen Perubahan
  • 5 Mediasi Sengketa Informasi Disdik Riau dan Zonny Hundri Capai Kesepakatan
  • 6 Jemaah Haji Kloter BTH-07 Tiba di Batam, Defizon: Proses Pemulangan Berjalan Lancar
  • 7 Harmonisasi Ranperda Rohil Hijau untuk Pembangunan Berkelanjutan
  • 8 Melalui Sosialisasi Perseroan Perorangan di Kelurahan Mentangor, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Legalitas UMKM
  • 9 Perkuat Layanan Kenotariatan, Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Lantik Notaris Pengganti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved